TS
SalmaMarkets
Kelas Regulator Broker Forex Berdasarkan Broker Teregulasi atau Tidak
Tidak hanya aktivitas trading, trader juga perlu tahu kelas regulator broker forex berdasarkan sistem teregulasi atau tidak. Karena ini menentukan bagaimana jenis broker tersebut memiliki kualitas yang baik atau tidak bagi seorang trader.
Website resmi yang dimiliki oleh Salmamarket dapat dipercaya karena juga memberikan ilmu dan wawasan besar mengenai trading. Trader harus memperhatikan setiap broker di Indonesia apakah sudah memiliki lisensi atau dasar hukum yang kuat seperti ketiga tipe kelas regulator broker forex di atas.
Regulator berkaitan dengan keamanan dana antara broker dengan trader yang kerapkali menimbulkan masalah kerugian jika tidak sepaham keduanya. Disinilah metode broker yang sudah teregulasi sangat dibutuhkan, meski masih banyak trader tidak memilihnya.
Kelas atau level pada regulasi broker akan tergantung sesuai dengan tingkat keamanan serta syarat pendaftaran yang harus dilalui. Oleh karena itu, sebagai seorang trader tidak boleh menyepelekan hal yang semacam regulasi ini.
Regulasi atau regulator juga dibuat dengan memikirkan tujuan dan fungsi yang dapat diberikannya. Tidak ada broker yang ingin membuat trader merasa tidak nyaman dalam bertransaksi, apalagi jika transaksi tersebut berjumlah cukup besar.
Setidaknya ada tiga kelas regulator broker forex yang bisa dipahami dan masing-masing kelas akan dijelaskan secara rinci dan ringkas. Serta akan menampilkan beberapa keunggulan dari masing-masing kelas regulator tersebut.


Kelas Regulator Broker Forex
Sebagai trader tentu akan kebingungan menentukan regulator apa yang bagus dan terbaik? Anda bisa menyesuaikannya sesuai kebutuhan dari tiga kelas regulator di bawah ini.
1. Regulator Kelas Elite
Kelas regulator yang pertama ini cukup terkenal dengan keamanannya yang ketat serta mampu menjalankan tugas dengan baik. Sebutan bagi kelas regulator yang pertama ini adalah regulator kelas elite.
Beberapa contohnya adalah NFA/CFTC Amerika Serikat, FINMA Swiss, JFSA Jepang dan beberapa lagi. Ini tidak hanya semata nama yang tampaknya sulit dan mahal, karena keamanan trader saat bertransaksi bisa dijamin cukup baik.
Ketika memilih kelas regulator broker forex satu ini maka kelebihan yang akan didapatkan adalah jaminan keamanan dana utamanya. Dimana para trader harus memenuhi setiap syarat yang ketat bahkan monitor secara berkala.
Monitoring tersebut juga dilakukan oleh pihak berwenang dan ahlinya agar semakin kecil kemungkinan yang hendak berbuat curang atau bahkan sampai melarikan dana. Kelebihan lainnya juga dilihat saat broker-broker ini gulung tikar atau bangkrut.
Mengapa? Karena sudah teregulasi maka sudah disiapkan sistem yang dapat membuah seluruh atau sebagian dana dari klien untuk dikembalikan. Disinilah letak kehebatan dari broker teregulasi kelas elite.
2. Regulator Kelas Menengah
Jika ada regulator kelas pertama atau kelas elite, maka ada kelas menengah yang tidak kalah baik namun mungkin banyak trader merasa belum bisa menyaingi kelas elite. Dimana kelas menengah ini mencakup FMA/FSP New Zealand serta di daerah Euro.
Kelas regulator broker forex di zona Euro berlaku undang-undang MiFID yang sudah berlaku layaknya sebuah “paspor”. Oleh karena itu ketika ada broker yang sudah teregulasi di wilayah Euro maka dapat izin di negara anggota Euro lainnya.
Beberapa wilayah yang masuk dalam regulator pada zona Euro adalah AMF Perancis, CONSOB Italia, dan lain-lain. Dari penjelasan ini bisa disimpulkan bahwa wilayah regulator kelas menengah tidak sebanyak kelas elite.
3. Regulator Offshore
Dibandingkan dua regulator di atas, maka regulator offshore adalah yang paling longgar. Maksud dari regulator ini adalah broker yang sudah mendapatkan lisensi tipe ini hanya menjamin keamanan di daerah perusahaan saja.
Kekurangannya adalah ketika broker tersebut mengalami kerugian atau bangkrut maka tidak ada jaminan dana klien kembali. Bahkan broker dapat melarikan dana tanpa ada jaminan apapun bagi para kliennya.
Tentu di Indonesia, broker forex terbaik tidak ada yang menggunakan hal ini demi kenyamanan para tradernya. Selain tipe regulasi yang longgar ini, maka broker yang tidak memiliki lisensi akan lebih diragukan.
Memang masih banyak masyarakat yang meragukan aktivitas seperti trading karena takut bermain dengan transaksi dana atau uang. Akan tetapi, bagi para pemula tidak perlu khawatir karena ada broker forex Salmamarket yang bisa dipercayakan.
Website resmi yang dimiliki oleh Salmamarket dapat dipercaya karena juga memberikan ilmu dan wawasan besar mengenai trading. Trader harus memperhatikan setiap broker di Indonesia apakah sudah memiliki lisensi atau dasar hukum yang kuat seperti ketiga tipe kelas regulator broker forex di atas.
Diubah oleh SalmaMarkets 12-07-2021 16:23
0
241
1
Komentar yang asik ya
Urutan
Terbaru
Terlama
Komentar yang asik ya
Komunitas Pilihan