KOMUNITAS
Informasi! Kaskus Update Fitur Baru! Intip di Sini!
Home / FORUM / All / Entertainment / The Lounge /
3 Cara Merespon Pertanyaan Soal Perawan dan Perjaka, yang Terakhir Tidak Mudah
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/60d5294debf6292b6a791be2/3-cara-merespon-pertanyaan-soal-perawan-dan-perjaka-yang-terakhir-tidak-mudah

3 Cara Merespon Pertanyaan Soal Perawan dan Perjaka, yang Terakhir Tidak Mudah

3 Cara Merespon Pertanyaan Soal Perawan dan Perjaka, yang Terakhir Tidak Mudah

Persoalan keperawanan dan keperjakaan sangat sensitif bagi masyarakat Indonesia. Hanya saja ada sebagian orang yang enteng saja bertanya soal status perawan dan perjaka. Ada beberapa cara meresponnya, tergantung siapa yang bertanya.
 
Dihimpun dari berbagai sumber kajian sudut pandang Islam, berikut cara merespon pertanyaan tentang keperawanan dan keperjakaan berdasarkan kedudukan orang yang bertanya.
 
1. Tidak perlu menjawab
 
Apabila orang yang bertanya cuma iseng, tidak begitu akrab, dan tidak ada tujuan yang begitu penting, abaikan saja pertanyaannya. Cukup diam, memicingkan mata dan mengerutkan dahi sudah menjadi jawaban bagi penanya yang cerdas: “untuk apa tanya-tanya soal keperawanan atau keperjakaan.”
 
Jawaban ya atau tidak bisa berkembang jadi pertanyaan selanjutnya. Maka dari itu mengabaikan adalah cara terbaik. Apabila tindakan diam malah membuat si penanya melakukan perundungan dan ejekan, pertanda bahwa si penanya memang bukan orang yang layak mendapat jawaban.
 
2. Balik bertanya
 
Pernyaan soal keperawanan dan keperjakaan bisa datang dari teman, sahabat, atau kerabat. Ada beberapa kemungkinan mereka bertanya soal sensitif itu. Pertama, si penanya tidak benar-benar mengenal orang yang ditanya sehingga mempertanyakan keperawanan atau keperjakaannya. Kedua, ada rasa tidak percaya kepada orang yang ditanya sehingga meragukan keperawanan atau keperjakaan.
 
Untuk menghadapinya, balik bertanya saja soal tujuan pertanyaannya itu. “Untuk apa kamu bertanya seperti itu?”
 
Dalam Islam ada kewajiban menjaga aib saudara sesama muslim. Mempertanyakan soal keperawanan atau keperjakaan sama saja mencari-cari aib. Orang yang bertanya seperti itu tanpa tujuan yang kuat patut diwaspadai. Berikut ini hadistnya.
 
Siapa yang mencari-cari aib saudaranya sesama muslim, Allah akan mencari-cari aibnya. Dan siapa yang Allah cari aibnya, akan Allah permalukan meskipun dia berada di dalam rumahnya. (HR. Turmudzi 2164 dan dinilai hasan shahih oleh al-Albani).
 
Sudahi saja pertanyaannya dengan pertanyaan bahwa tidak ada manfaatnya membahas keperawanan dan keperjakaan. Buka-bukaan masa lalu tanpa tujuan yang sangat penting tidak disarankan oleh mayoritas ulama. Apalagi sekadar untuk jadi konten media sosial.
 3 Cara Merespon Pertanyaan Soal Perawan dan Perjaka, yang Terakhir Tidak Mudah


3. Menjawab jujur
 
Pertanyaan soal keperawanan ini dapat datang dari calon suami atau calon istri. Apabila yang bertanya adalah calon suami atau istri maka konteksnya sudah berbeda. Ustad Felix Siauw dan Mamah Dedeh dalam satu siaran video Youtube yang berbeda menyarankan pertanyaan itu mau tidak mau harus dijawab dengan jujur. Katakan saja jika sudah tidak perawan atau tidak perjaka lagi.
 
Kejujuran soal tidak perawan dan perjaka lagi itu untuk mencegah masalah di kemudian hari. Ini jujur dalam konteks jika calon suami dan istri mempertanyakan keperawanan dan keperjakaan. Apabila tidak bertanya soal itu, simpan saja aib tersebut. Tidak perlu dibuka.
 
Keraguan untuk berkata jujur tentu ada. Kekhawatiran calon menyebarkan atau membuka aib itu kepada orang lain pasti ada. Namun calon pasangan yang baik tentu mau menerima kekurangan dan kelebihan, bukan? Apabila sudah menerima status tidak perawan dan perjaka lagi, tidak boleh juga mengungkitnya saat telah menikah nanti. Terutama saat bertengkar dan di hadapan anak-anak.
 3 Cara Merespon Pertanyaan Soal Perawan dan Perjaka, yang Terakhir Tidak Mudah

Mamah Dedeh mengingatkan seseorang itu harusnya melihat ke depan. Pria atau wanita yang pernah berzina tobat saja sebenar-benarnya, kemudian fokus selalu memperbaiki diri. Tutup aib masa lalu dari siapa pun yang tidak berkepentingan.
 
 
Ustad Felix pun menyatakan orang yang pernah berbuat salah, seringkali lebih baik daripada orang yang tidak pernah berbuat salah. Karena pernah berbuat, pernah pula merasakan akibatnya sehingga kapok, tidak akan lagi mengulanginya.
 


Rujukan 


Konsultasi Syariah
Konten Youtube Felix Siauw
Konten Youtube Mamah Dedeh


Foto Freepik by
asier-relampagoestudio
contributor29639600
cookie_studio








Terima Kasih

emoticon-Shakehand2

emoticon-Toast









profile-picture
profile-picture
profile-picture
knightadde dan 6 lainnya memberi reputasi
Halaman 1 dari 2
4. Yuk kita lihat bareng2 barangnya, situ mau nggak? emoticon-Malu
profile-picture
profile-picture
EnzoMan dan bararadeyeuh memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 2 balasan
Kalau sama2 udah ga perjaka perawan mungkin asik2 aja ya, tp kalau salah satunya masih dan yg satu enggak, itu yg biasanya jadi masalah. Biasanya sih kalau cwnya yg udah ga perawan sdgkan cowonya perjaka ting2, nah biasanya cowonya serasa ditendang c. Ronaldo di dua buah biji nongolnya. Rasanya jleb sampai ke lubang pantat. Tp bnyk jg sih yg fine2 aja karena bucin bgt. Yg penting udah ada keterbukaan sebelum nikah, baik harfiah, rohani dan jasmani. If you know what i mean 🐱. Apa hasil dari keterbukaan tsb, ya diterima aja. Kalau keputusannya ga jadi nikah, ya berarti bukan jodoh. Kalau keputusannya nikah, jgn sampai jadi bahasan jelek nanti ke depannya.
Memang seks bukan segalanya dalam pernikahan. Tapi menurut gw salah satu tujuan utama dalam pernikahan ya legalisasi seks antara dua insan untuk menghasilkan insan2 baru. Jadi seharusnya terkait seks jadi bahasan penting sebelum menikah ya. 🐱
profile-picture
Kokonata memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Harusnya Di perhalus pertanyaan nya..
Kamu suka col* nggak? emoticon-Smilie
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
YNTKTS
Post ini telah dihapus
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
hmm ane pantau aja, masalah sensi gini nanti lurah bakal muncul emoticon-Leh Uga
profile-picture
Rainbow555 memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 2 balasan
Yaaa kalo ane sih jawab aja gan wkwk
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 2 balasan
itu pertanyaan ga penting banget emoticon-Big Grin
profile-picture
secer memberi reputasi
Test drive aja emoticon-Leh Uga
3 Cara Merespon Pertanyaan Soal Perawan dan Perjaka, yang Terakhir Tidak Mudah
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
mending jawab lucu lucuan aja sih sama sok sokan ngaku biar lebay emoticon-Malu (S) ngasih bahan ke orang seru bre
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 2 balasan
pilih jawab jujur aja lah toh sehebatnya sembunyikan kedustaan pasti kelak ketauan juga.
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
CoIi dihitung sudah tidak pejaka?

tolong kasih penjelasan yang merasa punya gelar master of coIi

emoticon-Thinking
Enak mana genjot perawan ama gk perawan?
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Emang kayanya di Indonesia masih tabu banget ya ini, makanya kalo ditanyain jadi masalah
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Bilang jujur aje
"Perjaka gue hilang direnggut sabun" apa susahnya sih

emoticon-Leh Uga
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Ngapain tanya² urusan orang 😂 mungkin kalo ane bakal jawab gitu gan 😁
gausah jawab kalo gue ya karena kan itu privasi, lagian gue udah punya anak hahahahaha
hmmm...
kalau perjaka ya tidak ada efeknya sih... makanya cewek jarang tanya, karena bedanya hanya sudah ahli atau belumemoticon-Ngakak
kalau perawan itu baru masalah, karena pasti beda after and before emoticon-Ngakak
Mending sekalian dijawab enggak dengan nada bercanda, pasti mereka malah kebingungan ngeresponsnya emoticon-Ngakak
Halaman 1 dari 2


×
© 2022 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di