CARI
KATEGORI
KATEGORI
Pengumuman! Segera Daftarkan Komunitas Kalian Disini
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Kekejian Polisi Aiptu Roni: Borgol 2 Cewek, Diperkosa di Hotel Lalu Dibunuh di Rumah
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/60d45f5e47ec743bc44f5643/kekejian-polisi-aiptu-roni-borgol-2-cewek-diperkosa-di-hotel-lalu-dibunuh-di-rumah

Kekejian Polisi Aiptu Roni: Borgol 2 Cewek, Diperkosa di Hotel Lalu Dibunuh di Rumah

Kekejian Polisi Aiptu Roni: Borgol 2 Cewek, Diperkosa di Hotel Lalu Dibunuh di Rumah

Kasus pembunuhan seorang anggota polisi Aipda Roni Syahputra (45) yang bertugas di Polres Pelabuhan Belawan terhadap 2 gadis muda mulai disidangkan. Beberapa fakta mencengangkan dan sadis pun terungkap.

Polisi yang harusnya melindungi warga malah tega memperkosa lalu membunuh 2 wanita muda, salah satunya masih di bawah umur. Disitat dari Digtara.com--jaringan Suara.com, Selasa (22/6/2021), aksi keji yang dilakukan Aipda Roni sempat diketahui istrinya.

Berikut delapan kisah yang terungkap dalam berkas dakwaan yang dibacakan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Julita Rismayadi Purba di Ruang Cakra 5 Pengadilan Negeri (PN) Medan, Senin (21/6/2021) kemarin.

1. Sukai Salah Satu Korban

Terdakwa Aipda Roni tertarik dengan korban Riska Fitria (21) warga Lorong VI, Veteran Bagan Deli, Medan Belawan yang merupakan tenaga honorer di Polres Pelabuhan Belawan.

Pada Sabtu, 20 Februari 2021 sekira pukul 14.00 WIB, terdakwa menghubungi Riska untuk bertemu dengan alasan untuk membicarakan masalah titipan.

“Terdakwa membuat suatu cerita seolah-olah barang yang disebutkan oleh Riska sudah ada pada terdakwa,” sebut jaksa di hadapan majelis hakim yang diketuai Hendra Utama Sutardodo.

2. Bertemu di Polres Ditemani Tetangga

Jaksa melanjutkan, terdakwa dan Riska lalu janjian bertemu di Polres Pelabuhan Belawan Dari rumahnya, anggota polisi itu mengendarai mobil Xenia miliknya.

Sedangkan Riska, ditemani oleh tetangganya Aprila Cinta (13) yang juga menjadi korban dalam perkara ini.

“Sesampainya di Polres Pelabuhan Belawan, terdakwa kemudian menyuruh Riska dan Aprila naik ke dalam mobilnya,” kata jaksa.

Riska sempat curiga dan bertanya kepada terdakwa. “Mau kemana pak”, terdakwa mengatakan “Tapi mau mengambil titipan handphone dan uang di ATM”.

3. Mengelabui Korban dan Mencabulinya

Terdakwa selanjutnya mengemudikan mobil ke arah Jln Haji Anif, Kec. Percut Sei Tuan, Kab. Deliserdang.

Di dalam mobil, terdakwa mengatakan kepada Riska “masalah uangmu dan handphone nantilah kita ambil”, dijawab oleh Riska “jangan gitulah pak”, dan terdakwa mengatakan “Ya, udah sabar dululah”.

Dalam dakwaan terungkap, terdakwa sangat bernafsu dan sangat tertarik dengan tubuh Riska maka terdakwa menarik tangan sebelah kiri Riska.

Karena kaget, Riska lalu menolaknya sambil mengatakan “apa ini pak”, terdakwa mengatakan “diam aja kau, biar aku urus perkara mu”, dan Riska menjawab sambil membentak “Ya, udah nggak usah diurus”, namun terdakwa kembali memaksa Riska dan memeluk serta meremas buah da## Riska.

4. Dipukul dan Diborgol, Dibawa ke Hotel

Lebih lanjut jaksa mengungkapkan, saat itu Riska kembali berontak dan temannya Aprila langsung berteriak namun terdakwa melakukan penganiayaan terhadap kedua korban.

Kepala kedua korban dipukul. Tangan diborgol, mulut dilakban. Selanjutnya terdakwa membawa kedua korban ke Hotel Alam Indah di Jln Jamin Ginting, Kel. Simpang Selayang, Kec. Medan Tuntungan dan memesan kamar seharga Rp80 ribu.

“Kemudian tanpa sepengetahuan room boy, terdakwa memasukkan kedua korban ke dalam kamar,” beber jaksa.

5. Perkosa Korban

Di dalam kamar, terdakwa mencoba untuk memperkosa Riska terlebih dahulu. Namun karena saat itu Riska sedang datang bulan sehingga dengan kesal terdakwa kembali memakaikan celana Riska.

Dikarenakan nafsu birahi terdakwa belum tersalurkan, maka terdakwa melampiaskannya kepada Aprila.

6. Dibawa ke Rumah dan Diketahui Istri

Puas melakukan perkosaan, terdakwa lalu membawa kedua korban ke rumah terdakwa masih dengan posisi tangan diborgol dan mulut dilakban.

Jaksa menjelaskan, sebelum tiba di rumah, terdakwa menghubungi istrinya yakni saksi Elvrina Makmur Caniago alias Pipit dan mengatakan “bentar lagi saya nyampe rumah”, supaya bukakan pintu pagar”.

Sesampainya di rumah, terdakwa kemudian memasukkan kedua korban ke kamar. Terdakwa menyekap keduanya.

Istri terdakwa sempat bertanya kenapa kedua korban dibawa ke kamar. Namun terdakwa langsung mengancam akan membunuh istrinya jika banyak tanya.

7. Buang Mayat Korban usai Dibunuh di Rumah

Keesokan harinya karena pikiran terdakwa semakin tidak menentu takut aksinya diketahui orang timbul niat terdakwa untuk menghabisi nyawa kedua korban.

Korban pertama yang dibunuh oleh terdakwa adalah Riska. Terdakwa mengambil bantal dan duduk di atas perut Riska dengan menekan sekuat tenaganya sehingga Riska pun meninggal dunia.

Dengan cara yang sama, terdakwa juga membunuh Aprila. Mayat keduanya lalu dibuang di dua lokasi yang berbeda.

Mayat Riska dibuang di kawasan Perbaungan, Kab. Sergai. Sementara mayat Aprila dibuang di Jalan Budi Kemasyarakatan, Kelurahan Pulo Brayan Kota, Kecamatan Medan Barat.

8. Terancam Hukuman Mati

Tindakan sadis tersangka masuk dalam kejahatan yang sudah direncanakan. Karena itu, jaksa mengenakan pasal berat dalam kasus ini yang ancaman hukuman pidana mati atau seumur hidup atau paling lama dua puluh tahun.

“Perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 340 subs Pasal 338 KUHP Jo Pasal 65 KUHP," kata Jaksa.

https://www.suara.com/news/2021/06/2...rumah?page=all
profile-picture
profile-picture
profile-picture
anton2019827 dan 42 lainnya memberi reputasi
Halaman 1 dari 9
Ga usah disidang yg begini mah langsung serahin ke teroris aj biar diekse emoticon-DP
profile-picture
profile-picture
profile-picture
viniest dan 14 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh miawmeister
Ini sudah sudah masuk pembunuhan berencana. Satu2nya "jalan keluar" yah insanity plea akibat paranoid ketahuan. Tapi cuma dapat bui seumur hidup saja dah hoki.

Yg jelas jangan biarin keliaran di masyarakat lepas.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
jihyunwoo dan 12 lainnya memberi reputasi
Lihat 5 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 5 balasan
Waduhhhh keji amatemoticon-Blue Guy Bata (L)emoticon-Blue Guy Bata (L)emoticon-Blue Guy Bata (L)
profile-picture
profile-picture
profile-picture
jiresh dan 6 lainnya memberi reputasi
emoticon-Turut Berduka

Sadis bener..
profile-picture
profile-picture
profile-picture
jiresh dan 3 lainnya memberi reputasi
Wew gotham city..
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Cunbibab dan 2 lainnya memberi reputasi
ya telanjangin, kakinya diborgol, digantung terbalik ditengah terminal..
biar masyarakat memberi hukum..
profile-picture
profile-picture
profile-picture
jiresh dan 6 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
tidak usah dipenjara lagi, langsung tusuk aja boolnya pake pohon kaktus kemudian tarik yg kencang emoticon-Mad emoticon-fuck emoticon-fuck emoticon-fuck
profile-picture
profile-picture
makgendhis dan lentera.merah memberi reputasi
Hukum mati lebih tepat
sebelum di hukum mati , amputasi satu satu mulai kaki, tangan, contolnya juga

emoticon-Lempar Bata
profile-picture
johanbaikatos memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 2 balasan
Pret hukuman mati g pernah ad vonis baru apa dikebiri. Mending di hajar massa
emoticon-Kagets
profile-picture
profile-picture
profile-picture
aldonistic dan 3 lainnya memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 2 balasan
Gila bener ini, hukum mati masih belum cukup rasanya
profile-picture
iskrim memberi reputasi
Kirim ke Papua biar ditusbol KKB emoticon-Smilie
bisa ga kalo di siksa aja sampe bunuh diri sendiri,,
profile-picture
profile-picture
iskrim dan caerbannogrbbt memberi reputasi
kelakuan khas Kartel.



paling penjara bentar, dan tetap tidak dipecat dari anggota Kartel.
profile-picture
SuniC memberi reputasi
Diubah oleh must.cod.ok
Mudah2an bukan hukuman ringan.
profile-picture
profile-picture
iskrim dan 37sanchi memberi reputasi
Gitu toh ceritanya,
Keterangan polisi laknat ini,
Memang sudah ganjil dari awal.

Wajib hukum mati nih.emoticon-Cool
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Evoriuz dan 2 lainnya memberi reputasi
Post ini telah dihapus oleh KS06
Lihat 4 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 4 balasan
'Bentar ...
Ceritanya agak aneh ...
Apakah istrinya sudah ditanya, mengenai apakah suaminya pada waktu-waktu sebelumnya pernah menunjukkan keanehan (terkait kesadisan) ?
Apakah si istri pernah mengalami kdrt ?
Karena dari kronologi seperti yang dikemukakan di thread ini, sepertinya si pelaku kayak udah biasa aja dalam melakukan hal seperti itu ( termasuk daam hal ini 'ngancam si istri).
Apakah ada korban-korban lain yang belum diketahui ? Dikatakan pesan kamar dan kemudian bisa bawa masuk korban tanpa diketahui si room boy, kayaknya bukan cuma hal kebetulan aja, kecuali kalau si roon boynya mungkin disuruh beli rokok di kutub utara 'gitu.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
jiresh dan 7 lainnya memberi reputasi
Lihat 14 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 14 balasan
Putra putri terbaik bangsa
Salah satu korbannya msh umur 13 thn?!
Keparat anjing emoticon-fuck
Hukuman mati yg pantas buat bedebah pedo anjing gini cuma satu : mutilasi idup2 emoticon-fuck
profile-picture
profile-picture
profile-picture
viniest dan 12 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh beenana
Halaman 1 dari 9


GDP Network
© 2021 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di