CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Mengapa Masih Banyak Orang Tak Percaya Covid-19?
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/60d3e45698b8bd7f555ad5c0/mengapa-masih-banyak-orang-tak-percaya-covid-19

Mengapa Masih Banyak Orang Tak Percaya Covid-19?

Tampilkan isi Thread
Halaman 3 dari 6
Biarlah sekarang seleksi alam yang bicara...emoticon-Cool
profile-picture
Ribao memberi reputasi
"biasanya mereka yang tidak percaya, kecenderungan lebih suka konspirasi itu, tidak percaya pemerintah, posisinya oposisi,"

mari lupakan masalah oposisi apa enggak, setuju sama pemerintah apa enggak
dan bersatu lawan Covid karena ini benar nyata dan sudah serius



profile-picture
profile-picture
Ribao dan areszzjay memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Herd tololity.
profile-picture
profile-picture
Ribao dan areszzjay memberi reputasi
ane sangat percaya covid itu ada, dan telah membuktikan dengan adanya covid ane kehilangan penghasilan yg signifikan, kehilangan motor, mobil kejual semua, tabungan ludes, mencoba bangkit dengan buka usaha kecil2an biar bisa makan aja.

covid itu sebenernya membunuh mental, nyerang psikis, lama2 kondisi berat wong cilik yg kena dampaknya, masih untung ndak stres krn pandemi yg terlalu lama ga tau sampai kapan, kalau yg penghasilannya dpt dari pemerintah masih bisa jogetan aman. yg wong kasta bawah kerasa bgt adanya covid
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Kranevitter dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 4 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 4 balasan
1. Kurangnya informasi/pendidikan
2. Banyak gabung grup sosmed (FB,IG,WA) penebar kebencian dan suudzhon / Anti Pemerintah dmn biasa sering ada share yg menyudutkan/curiga thd pemerintah dan Covid jadi salah satu isue andalan
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Ribao dan 3 lainnya memberi reputasi
Ane aja mau vaksin kalau ada barengannyaa nih gansiss... Jujur, ane sebenernya takut sama yang namanya jarum suntik entuu... Sure.. Ane merasa harus mempersiapkan diri untuk bisa yakin akan vaksin....
profile-picture
profile-picture
Ribao dan areszzjay memberi reputasi
Bandel amat
profile-picture
Ribao memberi reputasi
menurut gua sendiri, virus itu ada, cuman cara pengecekannya yang masih salah atau keliru. dah segitu aja.
profile-picture
Ribao memberi reputasi
Salah satu jawabannya: politisasi

Orang2 sekarang udah terpolar sama politik praktis/identitas jadi walaupun ada permasalahan yang nyata tapi karena lawan politik yang berkuasa maka jadi gak percaya. Ini juga berlaku untuk sebaliknya, sayang banget makin kesini orang malah makin gampang disetir bukannya makin kritis. Ingat junjungan politik kalian itu manusia, bisa melakukan kesalahan jadi jangan terlalu buta dan ini berlaku untuk pihak pendukung pemerintah dan juga oposisi. Kalau sikap orang2 terpolarisasi kayak gini mulu, dijamin makin kedepan makin suram negara.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
jiresh dan 2 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh PhaantomPain
Sederhana,
Karena mereka lebih meyakini kalo umur sudah ditentukan.
Mati bukan karena virus tapi karena sudah waktunya mati
profile-picture
Ribao memberi reputasi
Kalau bisa banyak baca dan buka mata banyak korbannya, jangan mentingin ego sendiri.
profile-picture
Ribao memberi reputasi
Karena edukasi yg kurang, rasa ingin tahu yang kurang, banyak dana bocor dr pemerintah
profile-picture
Ribao memberi reputasi
Karena corona itu gak tampak alias gak bisa dilihat.. Sedangkan kebanyakan orang cenderunh lebih percaya sesuatu yg memiliki tampak.. Ditambah lagi gejalanya juga samar samar.. Mirip seperti orang flu atau demam.. Jadi makin ragu lah orang orang karena lebih yakin itu cuma sebatas flu biasa
profile-picture
Ribao memberi reputasi
Gw ikut grup wa alumni SMA... Adminnya covidiot sering posting ga percaya covid ini inu cm proyek pemerintah bla bla, padahal digrup ada yg berprofesi sbg nakes baik itu dokter, punya istri perawat, ada 4 org yg pernah kena, salah satu anggota keluarga ada yg meninggal (bokap mertua ane meninggal gegara covid)... Sangat ga etis, satu persatu pada left grup, yg stay tinggal yg tolol2 doangan
profile-picture
profile-picture
profile-picture
jiresh dan 4 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh didi_skywalker
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Hasil dari sebaran opini2 gblk para org terkenal yg ga percaya covid tanpa ada data fakta yg bisa dipertanggungjawabkan emoticon-Leh Uga
profile-picture
profile-picture
Ribao dan areszzjay memberi reputasi
Eh dibawa ke politik.
Sama aja Pak kubu manapun ada yang gak percaya. Lihat aja di daerah yang banyak pendukung rezim sering melakukan pelanggaran prokes.
Justru ada pihak oposisi yang ane kenal gak menolak vaksin dan udah divaksin.
IMO sebab orang gak percaya :
1. Influencer dan tokoh populer yang bikin konten konspirasi covid bebas tanpa ada aksi take down dari pemerintah.
2. Warga +62 sulit diajak berpikir ilmiah.
3. Lebih percaya klenik dan mistik.
4. Akses ke fasilitas kesehatan kurang dan mahal sehingga ada stigma "dokter nyari duit ngakalin pasien"
profile-picture
profile-picture
profile-picture
didi_skywalker dan 2 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh Hendracute
Salah satunya karena ketidakkonsistenan emoticon-Big Grin emoticon-Ngacir
profile-picture
Ribao memberi reputasi
Mengapa masih banyak orang percaya covid 19 ?

emoticon-Ngakak (S)
profile-picture
Ribao memberi reputasi
ya karena orang tersebut belum pernah merasakan penderitaan orang covid

bini gw awalnya nggak percaya, tapi setelah bini gw kena covid ya akhirnya doi percaya juga
profile-picture
Ribao memberi reputasi
Kalo gak kena covid langsung gak bakal percaya breemoticon-Ngakak
profile-picture
profile-picture
Ribao dan areszzjay memberi reputasi
Lihat 3 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 3 balasan
Halaman 3 dari 6


GDP Network
© 2021 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di