CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Story / ... / Stories from the Heart /
[curhat] Yatim Piatu hidup sendiri, sakit dan kesepian
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/60d169d789806d3146659e45/curhat-yatim-piatu-hidup-sendiri-sakit-dan-kesepian

[curhat] Yatim Piatu hidup sendiri, sakit dan kesepian

Tengah malam hampir pagi ini aku terbangun. Tiba-tiba saat terbangun, aku merasa seperti masih ada almarhum ayah dan almarhum ibu di rumah. Rasanya seperti mereka masih ada dan hidup di dalam rumah ku. Seolah-olah ayah sedang membaca koran sambil menikmati kopi, dan ibu sedang memasak di dapur dengan suara klontengan wajan yang bertabrakan dengan gagang alat memasak. Tetiba aku tersadar, ini hanyalah bayangan dalam otakku yang menyeruak ke dalam halusinasi malam ini.
 
Sudah dua tahun ini, aku hidup sendiri. Ayahku meninggal dunia seminggu sebelum wisuda, dan ibuku meninggal dunia dua tahun yang lalu.  Sepeninggal ayah, aku masih ada semangat dalam menjalani hidup. Aku bekerja dengan keras agar kebutuhan ibu dan aku tercukupi. Tetapi setelah ibu meninggal, selama dua tahun ini aku merasakan hidup yang benar-benar hampa. Aku adalah anak tunggal dan hidup di sebuah kampung pinggir kota. Aku menempati rumah kami yang kosong sepeninggal ibu. Dan sepanjang dua tahun ini, aku merasakan kehampaan dalam hidup. Hidup ku terasa kosong, tidak ada semangat dan motivasi.

Aku mencoba untuk bisa tenang, dan berpikir bahwa masih ada harapan untuk masa depan. Tetapi kenyataannya, aku benar benar merasa sedih dan tidak ada motivasi dalam hidup. Mungkin kalian berkata, bagaimana dengan mencari pasangan hidup? Kamu pasti akan lebih bahagia. Tetapi kenyataannya, setelah ibu meninggal, aku berpisah dengan kekasihku. Dan aku benar benar merasakan hidup sendiri tanpa ada seorang pun yang mencintai dan peduli mengenai hidupku.

Aku pernah ingat lagu dari Maudy Ayundya, yang berjudul kamu dan kenangan. Liriknya berkata,” seusai itu, senja jadi sendu, awan pun mengabu. Kepergianmu menyisakan duka dalam hidupku. Ku memintal rindu, menyesali waktu, mengapa dahulu tak ku ucapkan aku mencintaimu sejuta kali sehari. Walau masih bisa senyum, namun tak selepas dulu. Kini aku kesepian….”

Benar.. lagu itu sangat sesuai dengan kehidupanku saat ini. Aku merasakan kesepian dan sendiri.  Tidak ada satupun yang orang yang bisa membuatku peduli mengenai kehidupanku. Tidak ada motivasi, dan benar benar merasa semua nya sia-sia. Yang ku lakukan sekarang, aku bekerja, mendapat gaji dan kupakai untuk makan memenuhi kebutuhan hidupku hingga entah sampai kapan.

Sudah dua hari ini aku sakit. Badan ku demam hingga 39 C. Aku berdiri saja rasanya tidak sanggup. Kemarin sepulang kerja, aku langsung pulang dan meminum obat warung. Pikirku badanku akan membaik, tetapi ternyata dua hari ini aku masih belum sehat. Mulutku pahit, dan setiap kali ku telan makanan, leher ini rasanya sakit sekali. Air putih yang masuk ke mulutku rasanya seperti pisau yang diiiriskan ke leher kerongkonganku. Aku sungguh merasakan penyiksaan dalam tubuhku.

Badanku melemas, minum tidak bisa, makanpun tidak selera. Hingga lambung ini rasanya seperti di tonjok dan dipukul. Saat ku paksa makan, malah mual dan muntah. Dua hari terasa seperti dalam penyiksaan. Aku sungguh-sungguh berada dalam fase lemah dan tidak bisa berbuat apa-apa. Disaat sakit, sendirian di rumah, dan terbaring lemas, aku teringat dengan kedua almarhum orang tuaku.

Dulu saat mereka masih ada, saat aku sakit, ibu pasti akan merawatku. Ia akan menyediakan makanan, memberi obat dan memperhatikan setiap perkembangan kesehatanku. Sedangkan ayah, pasti ayah akan memijitku, dan memberiku semangat agar aku bisa sembuh lagi. Bahkan dibelikan makanan kesukaanku saat ayah pulang kantor. Aku merasakan masa indah itu saat mereka masih ada. Tetapi kali ini… aku sakit, sendiri dan seperti tidak ada harapan dan tidak ada seorangpun peduli mengenai hidupku.

Entah sampai kapan rasa ini akan terus menyiksaku, apakah aku akan mati ditelan rasa kesepian ini? Atau ada suatu secercah harapan dalam hidupku?
 
Sekian
Anto, 26 tahun.


profile-picture
profile-picture
profile-picture
aryanti.story dan 6 lainnya memberi reputasi
Anto?
Oh cwo, ane kira cwe...

Sakit 2 hari, blm ke dokter gan?
belom pernah merantau yak emoticon-Cape deeehh
Semangat Gan , dan jangan lupa bergaul atuh gan.. story of a lonely guy
Ikut prihatin gan
Di rantau juga kayak gitu gan, gak ada sanak saudara. Ane pernah sakit sampe kepikiran "klo mati disini gmn gw nih ?" , Naik motor sendiri pas sakit kambuh lalu masuk UGD daftar sendiri, sampe suster gw kasih ktp suruh isi sendiri, abis itu mau diiket gw karena guling2 ga kuat nahan sakit. Pernah jg kambuh tengah malem berobat jam 1,mana tempat ane rawan ehh antri sama maling yg abis digebukin.
Mau kasih tau keluarga takut bikin khawatir bikin tambah susah mereka ,mana jauh pula, gak bilang kita udah berat banget.

Saat itu ya yg ane lakukan hanya jalani dan hadapi kehidupan yg ada sebisanya, toh ane juga gak tau bakal kayak gimana esok hari. emoticon-Ngacir
profile-picture
profile-picture
profile-picture
sudarmadji-oye dan 6 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh littlevan
Aduh....kalo TS nya cewek dah ane datengin...
Santai sj.. nikmati proses. Jgn lihat kebelakang terus ya pasti nabrak dong.
loe cari istri cakep dan mertua tajir aja
Pertama, hubungi temen deket kalo ngga ada temen kantor untuk dicarikan dokter atau tetangga atau siapun yg bisa minta tolong untuk diobati dokter
Setelah sembuh, bergaul lah dengan tetangga ada banyak cerita yg bisa membuat semnagt hidup.. masih banyak yang kurang beruntung dari agan.
Ketiga, coba sholat berjamaah di masjid gan, Insya Allah dengan berjalannya waktunkita akan menemuhkan arti hidup..
Coba ke palestina aja, soalnya disana dikasih bantuan dari indonesia 👍👍👍
profile-picture
profile-picture
sudarmadji-oye dan arip1992 memberi reputasi
Quote:


Kuat kuatin diri aja bre...
Hidup harus berlanjut...emoticon-Turut Berduka
Udah sehat gan?
pertama2, mintalah kesembuhan sama Tuhan dl gan, ntar Tuhan pasti kasi cara entah melalui orang lain atau melalui tanganNya sendiri. setelah sembuh, yuk tata lagi semangat hidupmu. km masih dikasi nafas artinya Tuhan masih mempercayakan km utk hadapi dan lewati hari per hari. lakukan semua yg kamu suka dengan sendiri, gak papa kok. traveling sendiri, ke bioskop sendiri, ga apa2, siapa tau itu cara Tuhan untuk mempertemukan km dengan org2 baru yang kelak jadi sahabatmu. yok bisa yok... may God bless you
Semangat gan, semoga cepet sembuh.... Hubungi teman atau saudara yg dekat dengan agan atau download aplikasi kenalan online biar gak sepi selama sakit. Jadilah lelaki yg kuat gan, hidup kadang memang seperti itu tapi tetap harus dijalanin supaya kita berguna pernah dilahirkan.
Maka nya selagi orang tua masih lengkap seringlah bersilahturahmi ke saudara,, anggap saudara kandung ibu bapak dan perlakukan mereka seperti orang tua sendiri,, jalin persaudaraan dgn iklas, supaya saat ortu kita tak ada, saudara msh mau peduli dgn kita.
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 2 balasan
Kalau sakit ke dokter, goblok. Jangan minum obat warung, tar mati gak ketahuan berapa hari gimana.


GDP Network
© 2021 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di