KOMUNITAS
Home / FORUM / All / News / ... / Sejarah & Xenology /
Sejarah "Sex Toys" dan Perkembangannya
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/60d15a3d195e88768d0b61ad/sejarah-quotsex-toysquot-dan-perkembangannya

Sejarah "Sex Toys" dan Perkembangannya

Sex Toys Sudah Ada Sejak Zaman Purba?
Penggunaan peralatan seks mungkin bukan hanya monopoli manusia modern. Ada beberapa penelitian yang menunjukkan sex toys ternyata sudah ada sejak zaman purba meski bentuknya tidak seperti sex toys yang kita kenal.

Pada bulan Juli lalu (Tahun 2010, berdasarkan berita diterbitkan) di sebuah penggalian barang kuno di Swedia para ahli menemukan sebuah benda yang sangat mirip dengan bentuk penis. Benda tersebut dipahat pada tulang rusa. Walaupun para ahli belum yakin kegunaan benda tersebut namun rupa benda yang mirip dengan penis itu menimbulkan kemungkinan itu adalah sebuah sex toy, serupa dengan Dildo.

Sejarah "Sex Toys" dan Perkembangannya

"Dildo" kuno itu memiliki panjang sekitar 10,5 cm dan diameter 2 cm. "Benda ini sangat mirip dengan bentuk penis yang sedang ereksi. Namun apakah cara pandang manusia di zaman batu juga seperti itu, kami tidak bisa memastikan," kata arkeolog Goran Gruber dari National Heritage Board di Swedia.

Penemuan tulang yang dipahat mirip penis itu berasal dari lokasi penggalian Mesolihic di Motala, Swedia yang sarat dengan berbagai artefak yang berasal dari tahun 4000 - 6000 SM. Lokasinya yang terletak di garis pantai dan berada di bawah endapan lapisan sungai membuat benda tersebut masih utuh.

Penemuan benda kuno mirip kelamin seperti di Swedia itu bukanlah satu-satunya. Benda serupa juga pernah ditemukan di lokasi penggalian di German tahun 2005 yang terbuat dari batu dan diperkirakan berasal dari 28.000 tahun lalu.

Memang belum pasti apakah benda-benda purbakala semacam itu memang dipakai untuk tujuan seksual. Menurut Gruber, dari bentuknya benda itu juga bisa dipakai alat untuk pemantik api atau memecahkan benda keras.

Sejarah "Sex Toys" dan Perkembangannya

Sementara seperti dimuat laman BBC, 14 Mei 2010, peneliti Universitas Tubingen di gua yang sama juga menemukan pahatan gading setinggi 6 inci yang membentuk tubuh perempuan dengan payudara dan bokong besar, dan alat kelamin ditonjolkan -- yang paling tidak berumur lebih dari 35.000 tahun.

Namun, profesor prasejarah Universitas Tubingen, Nicholas Conard memperingatkan, hati-hati agar tak terlalu cepat menginterpretasikan benda-benda itu sebagai sesuatu yang 'porno'.

"Kami memproyeksikan gagasan kita hari ini pada benda-benda yang berasal dari 40.000 tahun lalu," kata dia. Ilmuwan, hingga saat ini belum membuat kesimpulan.

Diduga kuat, barang-barang ini dibuat oleh manusia yang tergolong modern (Homo sapiens) bukan sepupunya yang lebih tua, Homo neanderthalensis.


"Sex Toys" di Era Romawi Kuno
Seksualitas masa Romawi dan Yunani Kuno, sekitar 2000 tahun lalu, ternyata lebih liar dan mengejutkan daripada yang diduga. Hal tersebut terungkap dalam buku "The Joy of Sexus : Lust, Love and Longing in Ancient World" tulisan Vicki Leon.

Vicki mengatakan, "Di masa lalu, tak ada yang mengidentifikasi diri sebagai hetero, gay atau biseksual."

Vicki dalam tulisannya di blog The Huffington Post, Selasa (29/1/2013) lalu mengatakan, menikmati seks dengan sejenis ataupun lain jenis adalah hal biasa di masa Romawi dan Yunani Kuno. Orang menikmati seks dengan sesama jenis tanpa rasa bersalah.

Fakta lain yang diungkapkan Vicki dalam bukunya adalah soal sex toys dan obat kuat. Orang Romawi Kuno ternyata punya sex toys dan obat kuat yang aneh bin ajaib.

Salah satu sex toys adalah breadsticks, roti kering berbentuk batang. Breadsticks mulai dipakai sejak Romawi mengenal cara membuat roti. Bahan tersebut kemudian menjadi dildo biodegradable pertama Romawi dan Yunani.

Sejarah "Sex Toys" dan Perkembangannya

"Sejak masa itu, janda kesepian di Arcadia, ibu yang tak puas dengan seksnya di Athena, serta pasangan lesbian punya sahabat tersembunyi dan bisa dibuang," ungkap Vicki dalam bukunya.

Terkait obat kuat, Vicki seperti dikutip Daily Mail, Rabu (30/1/2013), mengungkapkan bahwa orang Romawi pun mengenalnya. Kadang, orang Romawi Kuno juga membutuhkan anti Viagra berupa salep yang anehnya dibuat dari kotoran tikus dan selada.

Romawi dan Yunani Kuno juga mengenal hukuman bagi pezina. Menurut deskripsi Vicki, seorang suami dapat menyodomi orang yang berzina dengan istrinya di depan umum.

"Daripada penetrasi sebenarnya, hukuman kadang simbolik. Pihak yang dirugikan bisa memasukkan lobak ke dalam anus pezina," papar Vicki yang dikenal sebagai penulis sejarah dan arkeologi, baik untuk dewasa maupun anak-anak.

Untuk mendapatkan fakta keliaran seksualitas Romawi kuno itu, Vicki melakukan penelitian di beberapa situs arkeologi Romawi. Ia meneliti seni terkait Yunani dan Romawi atau Greco-Roman Art.

Vicki tertarik dengan sejarah sejak kecil. Ia yang kini berusia 70 tahun menghabiskan 40 hidupnya untuk meneliti sejarah. Terkait dengan apa yang ditulis dalam buku terbarunya, Vicki mengatakan bahwa manusia masa kini selayaknya merayakan seksualitasnya dengan "kegembiraan".


"Sex Toys" di Era China Kuno
Menurut laporan ranker.com, semakin besar kekayaan seorang pria pada jaman China purba, maka semakin banyaklah istrinya. Sehingga kegiatan ranjang bisa bertubi-tubi dan melelahkan.

Dengan demikian, kaum pria (dan mungkin juga kaum wanita) pada masa China purba sangat mendukung masturbasi bagi wanita. Dengan adanya pengganti penis, istri-istri itu tidak menyeleweng dengan pria lain.

Sejarah "Sex Toys" dan Perkembangannya

Dildo menjadi cukup populer dan para istri kaum pria kaya bahkan mendapatkan hadiah dildo ukiran indah dari bahan perunggu atau batu giok.

Kebanyakan dildo itu dibuat berlubang di tengahnya supaya bisa diisi dengan cairan yang dapat disemprotkan untuk meniru suasana ejakulasi.

Sejarah "Sex Toys" dan Perkembangannya

Kaisar Sui Yang To meminta rancangan khusus kursi roda untuk suatu keperluan, yaitu sebagai perangkap bagi para ramaja perawan.

Alat ini memiliki capitan-capitan yang melesat menjepit seorang wanita muda ketika ia didudukkan di atas kursi.

Kursi ini kemudian menyengkang kaki-kakinya den menguncinya pada sudut tertentu untuk memastikan kemudahan kaisar mendekatinya.


Vibrator Pertama
Vibrator diciptakan pada 1869 oleh seorang dokter asal Amerika Serikat bernama George Taylor. Model pertama vibrator ternyata bertenaga uap.

Kemudian model vibrator asal Inggris yang diberi nama Macaura's Pulsocon (Macaura's Blood Circulator) diperkenalkan pada pertengahan 1880-an dan terus terjual baik hingga 1920-an.

Sejarah "Sex Toys" dan Perkembangannya

Vibarot bertenaga baterai dan listrik pertama kali diperkenalkan sekitar pergantian abad ke-20. Ini adalah salah satu perangkat pribadi pertama yang menggunakan tenaga listrik, selain mesin jahit, kipas angin, ceret teh, dan pemanggang roti.

Vibrator pertama dipasarkan untuk digunakan oleh dokter, tapi tahun 1900-an mulai muncul iklan sex toys ini di majalah. American Vibrator Company bahkan begitu berani menyatakan jika produk mereka "dapat digunakan sendiri dalam ruang ganti atau kamar kerja pribadi..." Mereka bahkan mengklaim mampu membuat wanita tetap muda.

Sayangnya di abad 20, vibrator muncul dalam pornografi hingga membuat "nama baik" vibrator menjadi tercoreng.

Pada tahun 1950, salah satu perusahaan mulai memasarkan Vibra Finger "Gum Massager", menampilkan jari "ukuran penuh" yang melekat pada elektrik base. Dijual seharga USD7, gadget kecil ini juga dikatakan menjadi hadiah hebat.

Revolusi seksual pada 1960-an membuat vibrator lenyap dari permukaan bumi. Baru di era 1970-an, vibrator muncul sebagai perangkat yang digunakan hanya untuk seks, seperti dilansir Sheknows.


Boneka Seks Pertama
keberadaan boneka seks sudah lama ada. Bahkan bisa ditelusuri sejak zaman Yunani kuno. Lewat legenda Pygmalion, seorang pematung jatuh cinta pada sosok perempuan cantik hasil pahatannya sendiri. Ia berdoa gadis yang dicintainya menjadi nyata, permohonannya dikabulkan, mereka pun hidup bahagia selamanya.

Menurut buku The Erotic Doll karya Dr Marquard Smith, kepala studi doktoral sekaligus pemimpin riset Royal College of Art’s School of Humanities, dalam kisah asli Ovid, diindikasikan sang pematung itu tidak hanya mencintai hasil karyanya tapi juga melakukan hubungan seks dengan benda itu.

Sejarah "Sex Toys" dan Perkembangannya

Kisah lain menyebut, ahli pidato Yunani Athenaeus menulis tentang seorang pria yang memiliki hubungan cinta secara fisik dengan patung Cupid. Contoh yang relatif lebih baru menyebut, seorang tukang kebun dilaporkan terpergok saat hendak berhubungan seksual dengan replika Venus de Milo pada 1877.

"Sepanjang sejarah, sejumlah pria punya kecenderungan untuk berhubungan badan dengan benda berbentuk perempuan," demikian ditulis Julie Beck, editor situs The Atlantic, seperti dikutip oleh Liputan6.com pada Minggu (17/8/2014).

Para pelaut di masa lalu seringkali menggunakan pakaian untuk membuat boneka kekasih yang disebut dame de voyage -- dalam Bahasa Prancis atau dama de viaje dalam Bahasa Spanyol.

Kini, di Jepang era modern, marak industri boneka seks dikenal sebagai 'Dutch wives' -- merujuk pada boneka kulit dari Abad ke-17 yang dibawa pelaut Belanda yang pada masa itu memiliki hubungan dagang dengan penduduk Negeri Sakura.

Meski boneka pelaut hanya pengganti bentuk perempuan secara umum, ada sejumlah kasus di mana seseorang membuat boneka sebagai pengganti orang tertentu. Pada 1916, seniman Austria-Hungaria, Oskar Kokoschka dicampakkan oleh kekasihnya, pianis sekaligus komposer Alma Mahler.

Cintanya kepada Mahler membuat sang seniman memutuskan membuat boneka tiruan. Meski akhirnya ia kecewa, lalu membakar atau menguburnya.

Namun, boneka seks versi awal yang dikenal publik adalah karya sejenis manekin yang dibuat Man Ray dan Salvador Dali. Karya berjudul 'Mannequin Street' yang ditampilkan di Exposition International du Surrealisme di Galerie des Beaux-Arts pada 1938. Yang menampilkan patung mirip manusia dengan pose erotis.


Industri Awal Boneka Seks
Konon Adolf Hitler pun memerintahkan pembuatan boneka seks. Bos Nazi itu memberi titah pada seorang komandan SS untuk mendesain benda itu untuk dipakai tentara Jerman dalam Perang Dunia II -- untuk mencegah mereka melampiaskan nafsu pada perempuan non-Arya.

Boneka seks tersebut adalah bagian dari "the Borghild Project", misi rahasia pada tahun 1940-an yang adalah buah pikiran dari pemimpin SS Heinrich Himmler -- yang menjadi orang pertama yang memperingatkan Hitler soal bahaya sifilis.

"Bahaya terbesar di Paris adalah kehadiran PSK yang meluas dan terkontrol," kata Himmler dikabarkan melapor dalam laporannya, seperti Liputan6.com kutip dari Daily Mail.

Sejarah "Sex Toys" dan Perkembangannya

Proyek tersebut fokus pada penciptaan boneka yang muat dimasukkan di ransel para serdadu. Artis Hungaria, Kathy von Nagy awalnya dilirik jadi model. Namun sang artis menolak, maka Nazi memilih bentuk mirip perempuan pirang bermata biru.

Sebanyak 50 boneka dipesan untuk tentara Himmler. Namun, 2 tahun kemudian, proyek tersebut mandeg. Gara-garanya, para tentara menolak membawanya. Malu bukan main kalau sampai tertangkap musuh.

Graeme Donald adalah penulis yang menemukan keberadaan boneka seks Nazi saat menginvestigasi sejarah boneka Barbie. "Ketika saya sedang meneliti ini saya menemukan referensi untuk boneka seks Nazi dan menemukan bahwa Hitler telah memerintahkan pembuatannya," kata dia.

Benar atau tidak kabar tersebut, boneka seks komersial memang punya akar di Jerman. Saat boneka Bild Lilli yang memiliki tinggi 11,5 inchi diciptakan pada 1950-an dan meniru bentuk perempuan seksi dan terinspirasi karakter komil dewasa, Lili.

Dalam bukunya, The Sex Doll: A History, Anthony Ferguson menyebut Bild Lilli adalah 'karikatur pornografi'. Meski dipasarkan untuk pria dewasa, boneka tersebut secara luas dianggal sebagai inspirasi Barbie.

Di Amerika Serikat, boneka seks pertama kali diiklankan di majalah porno sekitar tahun 1968, ketika menjual perangkat seks lewat media massa dilegalkan. Pada 1980-an, boneka semacam itu bisa ditemukan di banyak sex shop -- sebagian besar jenis tiup mirip balon.

Lompatan besar industri boneka seks terjadi pada akhir 1990-an, ketika seniman Matt McMullen mulai menggarap proyek pembuatan manekin dari bahan silikon, dan mendokumentasikan perkembangan usahanya itu di situs internet.

Sepanjang sejarah, pencipta dan pengguna boneka seks, mayoritas adalah pria. Dalam bukunya, Studies in the Psychology of Sex yang terbit pada 1936, psikolog Inggris, Henry Havelock Ellis, menulis bahwa laki-laki lebih visual, sementara wanita lebih imajinatif dan lebih mengandalkan rasa sentuhan.

Sejarah "Sex Toys" dan Perkembangannya

Dan, ada banyak alasan seseorang memutuskan untuk memiliki boneka seks. Ada yang ingin bersenang-senang, beberapa menderita kecemasan sosial atau keterbatasan fisik yang membuat mereka sulit untuk memiliki hubungan dengan sesama manusia.

Atau, "Wanita tidak bisa ditebak dan boneka adalah sosok yang sabar; wanita akan meninggalkan Anda dan boneka, mereka tak akan ke mana-mana."


Industri Sex Toys Era Modern
Pasar mainan seks global diperkirakan akan mencapai USD 52,7 miliar pada tahun 2026, menunjukkan CAGR sebesar 9,1%. Penggunaan teknologi inovatif untuk merancang dan membuat mainan seks diharapkan dapat meningkatkan pertumbuhan selama periode perkiraan.

Sejarah "Sex Toys" dan Perkembangannya

Pengguna beralih dari vibrator tradisional dan cincin penis ke perangkat yang dapat dioperasikan melalui aplikasi seluler. Pada bulan April 2017 , We-Vibe, produsen Kanada, meluncurkan aplikasi We-Connect yang dikendalikan dua arah yang tersedia gratis di perangkat Apple dan Android. Perusahaan melaporkan 2 juta pelanggan menggunakan produknya di seluruh dunia.

Sejarah "Sex Toys" dan Perkembangannya

Selain itu, media sosial dan film telah secara signifikan mempengaruhi generasi milenial dan generasi mendatang dalam menerima mainan seks sebagai sarana yang sehat untuk meningkatkan kehidupan seksual mereka. Produsen menggunakan peluang ini untuk meningkatkan kehadiran pasar. Misalnya, pada Februari 2017, Lovehoney meluncurkan Fifty Shades Darker Pleasure Collection. Koleksinya memiliki berbagai mainan seks yang dirancang dengan bahan respons suhu untuk pengalaman seksual yang lebih baik.


[url]https://edukasi.kompas.com/read/2010/09/02/14485731/~LifeStyle~Seks[/url]

https://www.viva.co.id/berita/dunia/...ks-jaman-purba

https://banjarmasin.tribunnews.com/2...an-romawi-kuno

https://m.liputan6.com/global/read/2...ada-masa-lalu#

https://lifestyle.okezone.com/read/2...-anda-terkejut

https://m.liputan6.com/global/read/2...ks-dutch-wife#

https://www.prnewswire.com/news-rele...300973202.html
profile-picture
profile-picture
profile-picture
anton2019827 dan 25 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh LordFaries4.0
Halaman 1 dari 3
Pertamax wajib disita, seandainya ada update ada tempat kosong
thread yang sangat sensitifemoticon-Takut
ane tunggu thread agan selanjutnya
profile-picture
profile-picture
didududi dan Richy211 memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Waduh emoticon-EEK!
Wew merapat
Sejarah yang menarik
profile-picture
profile-picture
hendry_88 dan pang5biru memberi reputasi
sekarang jamannya Tenga
Seks memang kebutuhan pokok manusia kok
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Wogh menarik
profile-picture
Richy211 memberi reputasi
ternyata sudah dari jaman bahela udeh ada yaa
Hmmmm kaget baca ginian pagi2 gan
Wedew jaman purba pun ada ya emoticon-Ngakak (S)
boneka seks modern.. ia selalu cantik, tidak menuntut apapun, dan selalu menurut apa mau tuannya..
profile-picture
profile-picture
septaboement dan madjoeki memberi reputasi
ternyata sebelum cumi dan pare
ada roti emoticon-Frown
profile-picture
madjoeki memberi reputasi
Lihat 4 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 4 balasan
wow panjang juga sejarahnya, kalau yg china dan romawi ane tau gan soalnya pernah baca
Diubah oleh adhityayodha
Lihat 4 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 4 balasan
ternyata udah dari doeloe kala
wanjirrrr permen YUPPY berceceran emoticon-Leh Uga

Sejarah "Sex Toys" dan Perkembangannya




.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
ulermaboq dan 5 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh fellgrey
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 2 balasan
Sekarang bahannya makin lembut. emoticon-Leh Uga
Lihat 6 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 6 balasan
paling patung itu bray
atau semacam asbak konti di bali

sextoy jaman dulu mungkin masih pakek terong atau cumi2
emoticon-Ngacir
profile-picture
dwifrm memberi reputasi
Thread apaan nehh
emoticon-Marah
Gak fermutu
Mulusnya kurang banyak
emoticon-Marah
Diubah oleh capslock.on
Lihat 3 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 3 balasan
Halaman 1 dari 3


×
© 2022 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di