CARI
KATEGORI
KATEGORI
Pengumuman! Segera Daftarkan Komunitas Kalian Disini
Home / FORUM / All / Story / Heart to Heart /
Perlukah Seseorang Mengumumkan Dirinya Terinfeksi Covid-19??
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/60d156e884dcdd3624339481/perlukah-seseorang-mengumumkan-dirinya-terinfeksi-covid-19

Perlukah Seseorang Mengumumkan Dirinya Terinfeksi Covid-19??

Selamat pagi agan dan sista semuanya.
Hari ini kan, ane membaca-baca sosmed Instagram dan juga berita sosial media.
Cukup banyak cerita yang hangat yang ane baca dan termasuk kontroversial diantara para warganet.

Banyak warganet yang setuju namun banyak juga warganet yang tidak setuju disertai dengan berbagai argumentasi masing-masing.

Salah satu berita yang cukup mendapat perhatian warganet adalah tentang artis yang mengumumkan kalau dirinya terinfeksi virus Corona ( Covid-19 ).

Beberapa artis ataupun selebgram yang mempunyai followers sangat banyak memang mengumumkan lewat sosial media nya jika mereka terinfeksi virus Corona ( Covid-19 ).

Hal inilah yang membuat perbedaan pendapat dari netizens.

Ada juga artis atau aktivis yang tidak setuju jika artis yang mengumumkan dirinya sendiri terinfeksi virus Corona ( Covid-19 ) karena hal itu akan membuat daerahnya semakin sedikit dikunjungi oleh pendatang atau wisatawan. Karena menurut artis tersebut hal ini akan membuat ekonomi masyarakat semakin lesu. Kunjungan wisatawan akan semakin sedikit dan masyarakat yang ekonomi nya tergantung dengan aktivitas wisatawan akan semakin susah pada masa pandemi ini.

Bahkan artis yang mengumumkan dirinya terinfeksi virus Corona ( Covid-19 ) dianggap di endorse oleh Covid-19. Tidak jelas maksudnya di endorse Covid-19.

Artis yang mengumumkan dirinya terinfeksi Covid-19 juga membantah jika dirinya di endorse Covid-19 dan mengatakan bahwa dirinya benar-benar terinfeksi virus Corona ( Covid-19 ).



Menjadi diskusi menarik adalah " perlukah seseorang untuk mengumumkan dirinya terkena suatu penyakit khususnya Covid-19?? "

Seperti kita ketahui bahwa seseorang menderita suatu penyakit maka orang tersebut mempunyai hak untuk mendapatkan privasi agar orang lain tidak mengetahui penyakitnya namun jika dia mempunyai inisiatif sendiri untuk memberitahu bahwa dia menderita suatu penyakit maka itu menjadi kewenangan orang tersebut.

Mungkin untuk kasus Covid-19 jika seseorang memberitahu kalau dirinya terinfeksi Covid-19 maka orang yang pernah kontak dengan dirinya bisa waspada dan memeriksakan dirinya untuk mengetahui apakah dirinya terinfeksi Covid-19 atau tidak.

Hal inilah yang menjadi perdebatan diantara para warganet.
Nah, bagaimana pendapat para kaskuser sekalian??

Apakah perlu seseorang mengumumkan bahwa dirinya terinfeksi Covid-19 atau tidak??

Mari kita diskusikan masalah ini dengan argumentasi yang baik.

Silahkan berikan komentar terbaik agan dan sista
profile-picture
profile-picture
profile-picture
aaawancuzcuz780 dan 10 lainnya memberi reputasi
Halaman 1 dari 4
Mohon komentarnya
profile-picture
johanbaikatos memberi reputasi
Kalau orang yg sering berinteraksi sama banyak orang harus mengumumkan sih menurut ane. Tujuannya biar orang lain yg sempat berinteraksi dengan dia sebelumnya juga memeriksakan diri. Soal wisata jadi menurun udah jadi risiko. Namanya juga masa pandemi.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
irmawidjaya dan 2 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh mypurplesaturn
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Tetangga ane kena covid, bapaknya meninggal ane gatahu sampe ada yg kasih tahu...itupun tetangga dusun sebelah yg ngasih tahu.
Ane cuma pernah lihat ada mobil mampir rumah situ.. keluar ibu2 kaya pegawai PNS. Mungkin ngecek kondisi keluarga yg ditinggalkan.
Untungnya yaaa...tetangga ane sedikit banyak patuh prokes. Selama 2 minggu ngilang ga keluar2 rumah. Biasanya belanja ke toko enyak ane..dia kaga belanja2 sama sekali. Tapi efeknya skrg klo ketemu di tukang sayur pagi2, ane agak menyingkir...karena ibuknya ga pake masker...busyet dah...udah pernah kena kok ya ga pake masker
profile-picture
profile-picture
profile-picture
caerbannogrbbt dan 4 lainnya memberi reputasi
Lihat 7 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 7 balasan
Kalau ane sih setuju aja gan agar orang yang pernah kontak dengan pasien tersebut lebih aware dan segera untuk memeriksakan dirinya ke petugas kesehatan dan ini membantu petugas kesehatan untuk melakukan tracking..

Lagian Covid-19 juga bukan penyakit yang memalukan jadi tidak apa-apa kalau orang mengetahui status seseorang terinfeksi Covid-19.
profile-picture
profile-picture
sibuk.nyaleg dan akunkubaik memberi reputasi
Lihat 5 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 5 balasan
Tidak perlu.

Yang diperlukan adalah ketabahan hati menghadapi ketidakadilan hidup. Contohnya gw ngerasa gak adil knp gw jelex tapi ce gw kece.

sekian.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
ShinYuna4 dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 10 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 10 balasan
ane punya kawan kerja dia umumkan dirinya terinfeksi itu hal yang wajar karena dia punya ikatan kerja di kantor tempat ane bekerja, jadi wajar sich jika di umumkan via grup whatsapp ya bukan di umumkan di mushola atau masjid terdekat.
profile-picture
profile-picture
xandernathaniel dan akunkubaik memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
perlu dong, kalo misal males buat ngabarin 1 1 orang yg ada kontak buat test covid, biar mempermudah tracing + memperingatkan org yg kenal buat jaga kesehatan.
lagian skrg banyak yg cuek ama covid kan
profile-picture
akunkubaik memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
kayaknya gak perlu di perdebatakan deh.. Jawabanya HARUS.

Budaya Malu dan Aib, masih kental di Indonesia, terlepas dari rasa takut. Mengumumkan bahwa sesorang terinfeksi Covid-19, bisa membantu dirinya sendiri dan orang lain.

Kalo diem diem bae.. yang susah orang banyak. ini bukan masalah hak gw urusan gw, masalahnya adalah, Kalok kagak ngomong, sakit ente bisa bikin sekelurahan jadi ketularan emoticon-Cool
profile-picture
profile-picture
profile-picture
caerbannogrbbt dan 3 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Jika saat itu atau terakhir kali kita kontak erat dengan circle atau orang lain, akan lebih baik diinformasikan jika tengah terpapar. Namun jika kemudian hanya inner circle saja ane rasa sih cukup melalui broadcast WA sudah cukup ke beberapa orang terutama keluarga, lalu segeralah kita isoman atau dirujuk ke RS untuk pertolongan lebih lanjut.

Akan tetapi tidak bisa dipungkiri saat ini kita terjangkit pola pikir untuk selalu update sesuatu di media sosial kita, entah mulai dari senang, sedih bahkan saat sakit sekalipun.

Menurut ane, kembali sama masing2, jika memang memberikan status jika kita terpapar di media sosial, dengan harapan agar orang yang kontak erat oleh kita di beberapa waktu lampau bisa waspada maka boleh2 saja, namun jika hanya pansos ya maaf, hanya menebar ketakutan saja pada orang lain.

Perlu kita ingat bahwasanya kondisi jiwa masing2 individu itu beda2, ada yang dapat berita dia santai pun begitu sebaliknya.
profile-picture
akunkubaik memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
ya perlu lah bray kasian tetangga kiri kanan kalau gak tau takut ketularan juga
corona bukan penyakit memalukan macam sipilis ngapain sembunyi
profile-picture
profile-picture
profile-picture
irmawidjaya dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
apa perlu gua umumkan kl di bawah ane kena sifilis?
Diubah oleh sibuk.nyaleg
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Perlu banget gan, bukan dengan tujuan mendiskriminasi tapi saling menjaga aja.
profile-picture
akunkubaik memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
emoticon-Jempol
perlu gan... supaya bisa di tracing kira² siapa saja yang sudah kontak sama kita, untuk mencegah penyebaran selanjutnya....
profile-picture
akunkubaik memberi reputasi
Lihat 5 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 5 balasan
Menurut ane harus, supaya yg pernah berinteraksi sama si orang covid juga waspada. Sapa tau mereka2 (yg pernah berinteraksi sama dia) kena juga malah bisa nyebarin ke orang lain.
profile-picture
akunkubaik memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Sebenarnya gpp sih orang lain tahu.. toh itu bukan aib, biar kita jg lebih hati" siapa tahu pernah kontak sama yg bersangkutan..
profile-picture
akunkubaik memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 2 balasan
Setuju gan, palago dgn dunaia sodmed yg terbuka skrg.. close contact akn sgera tahu n meski ga mampu utk antigen/pcr. Paling g sdh sadar n berhati2 dlm berinteraksi.. shgg pelan2 kedaran masyarakat bs terus tumbuh
profile-picture
akunkubaik memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Pertanyaan gua, perlukah orang memposting apa Yang dia lakukan, apa Yang dia rasakan, apa yang dia lihat Semuanya di Sosial media?
profile-picture
akunkubaik memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Masih ditunggu pendapat agan dan sista sekalian

ga perlu

ga perlu juga sih, yg penting lapor satgas, biar cepet diciduk buat dikarantina, kecuali kalo di lingkungan kerja, ya minimal lapor bos
profile-picture
profile-picture
profile-picture
rennevarte dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Dulu gak berani
Sekarang berani, WHY?
Because kalo gak viral gak makanemoticon-Wkwkwk
profile-picture
profile-picture
kodokuper dan akunkubaik memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Halaman 1 dari 4


GDP Network
© 2021 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di