CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Entertainment / The Lounge /
Dianggap Promosi Yang Merusak, Film Animasi Nussa Menjadi Trending Topik Di Twitter!
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/60d0fe3789d326251a13457f/dianggap-promosi-yang-merusak-film-animasi-nussa-menjadi-trending-topik-di-twitter

Dianggap Promosi Yang Merusak, Film Animasi Nussa Menjadi Trending Topik Di Twitter!

Dianggap Promosi Yang Merusak, Film Animasi Nussa Menjadi Trending Topik Di Twitter!
sumber
Film animasi Nussa sebelumnya sudah pernah tayang di layar kaca nasional yang mana tokoh utamanya adalah seorang anak laki-laki yang baernama Nussa. Dengan latar belakang keluarga muslim, Nussa dan adiknya Rara menceritakan kesehariannya sebagai anak-anak dengan mengajarkan untuk bersikap baik dan menerapkan ajaran yang dia yakini dalam kehidupannya sehari-hari tanpa 'menyenggol' agama atau keyakinan lain.

Quote:

Dalam waktu dekat Nussa akan diangkat ke layar lebar dan kemudian menjadi trending tipok di twitter lantaran cuitan Eko Kuntadhi yang menyoal masalah pakaian Nussa yang 'menurutnya' merupakan propaganda Taliban, bahkan dirinya dengan jelas mengatakan bahwa pakaian dari Nussa ini sama sekali tidak mencerminkan pakaian anak Indonesia, dan mengkategorikan jika film Nussa ini adalah promosi yang merusak.

Karena pakaian yang dikenakan oleh Nussa tidak mencerminkan pakaian anak Indonesia pada umumnya tapi lebih identik dengan para bomber. Entah bomber mana yang dimaksud, tapi jika dikaitkan dengan pandangannya soal propaganda tadi, ane menyimpulkan jika bomber yang dimaksud adalah para pelaku bom bunuh diri yang oleh masyarakat kita disebut dengan teroris.

Dalam lanjutan cuitannya Eko Kuntadh juga mempertanyakan dimana ada anak indonesia yang berpakaian seperti Nussa? Aduuuh Bang, yang pake baju kayak gitu mah jaman sekarang udah berserakan dan bukan lagi hal 'aneh' keleeeeesss!
Apa abang ini kelamaan di rumah kali ya? sampe-sampe hal-hal disekitarnya sampe missed dari pengamatan dia?
Quote:


Jujur ane sebagai masyarakat awam merasa ngeri dengan 'tuduhannya' yang seolah membenturkan agama dengan mengasumsikan sebuah karya anak bangsa hanya dari tampilan atau kemasan luarnya saja. Dan ane juga merasa ngga habis pikir dengan pemikiran seorang penggiat media sosial dengan solah 'ngaco' dalam memberikan pendapat.

Jika ditanya apa yang ane lihat ketika melihat pakaian Nussa, dengan tanpa ragu ane jawab Nussa mencerminkan seorang anak muslim yang mencoba menerapkan apa yang diajarkan oleh agamanya, dengan membiasakan menggunakan pakaian sunah. Jika dikatakan itu bukan pakaian anak Indonesia, lha latar belakang Nussa adalah seorang anak dari kelurga muslim, jadi sah-sah aja sih menurut ane. Karena Nussa bukan Si Komo. Walaupun film nasional, tapi background ceritanya jelas.

Dengan pemahaman yang menurut ane 'minim' komen dari Mas Eko ini jelas bisa menggiring opini masyarakat ke arah yang salah dan menurut ane sangat mengkhawatirkan, dan menanggapi cuitan dari Mas Eko tadi bahkan Ernest Prakasa menyindirnya dengan 'kode minta jatah'.

“Belum kebagian jatah komisaris ya Mas? Semoga segera, amin!” 

Quote:


Tak hanya sampai di situ, sang sutradara Angga Sasongko pun meradang membaca cuitannya di twitter dan membalasnya dengan sindiran yang tak kalah pedas'

“Ah elo ayam sayur, Eko. Diajak nonton dan diskusi lgsg sama gue, gak nongol idung lo. Mengkonfirmasi untuk tidak datang. Ayam sayur kayak lo cuma berani sembunyi di balik jempol. Gak cukup pny nyali dan intelektualitas buat berdebat. Bisanya cm datang isu identitas pake jempol,” 

Quote:


Sebuah komen yang sangat tidak pantas dan memprovokasi sih kalo menurut ane, terlebih Mas Eko ini adalah seorang kapiten, eh seorang penggiat yang sedikit banyak ucapannya bisa dijadikan tolak ukur oleh masyarakat awam. Dan apa yang terjadi jika yang disampaikan malah seperti 'membenturkan' satu dengan yang lainnya.

Siapapun agan sista di ranah media sosial, jangan asal 'mangap' dalam mengkritisi sesuatu, iya kalo tepat, kalo keliru dan malah menjerumuskan diri sendiri dan orang banyak dalam pemahaman yang keliru akan berabe nantinya.

Semoga masyarakat kita tidak mudah untuk diprovokasi dan lebih bijak untuk menyaring berita yang digulirkan di media sosial dengan melakukan crosscek dengan pihak-pihak yang lebih paham dan lebih berkompeten untuk menjelaskan sesuatu, bukan sekadar cuitan tanpa dasar.

Ane masih pengen sambat sih sebenernya, tapi cukup sekian aja deh buat kali ini. Sampai jumpa di thread ane lainnya, terima kasih.

emoticon-terimakasih

Ulasan dan Opini Pribadi
sumber referensi:
1, 2
profile-picture
profile-picture
profile-picture
anton2019827 dan 45 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh DianAhmadKaskus
anak2 indonesia yang sesungguhnya
Dianggap Promosi Yang Merusak, Film Animasi Nussa Menjadi Trending Topik Di Twitter!
profile-picture
profile-picture
profile-picture
plek12 dan 26 lainnya memberi reputasi
Lihat 5 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 5 balasan
Dianggap Promosi Yang Merusak, Film Animasi Nussa Menjadi Trending Topik Di Twitter!
Dianggap Promosi Yang Merusak, Film Animasi Nussa Menjadi Trending Topik Di Twitter!

Bubar, bubar, bubar!

Nusa Rara tobat, sudah lakukan pensucian jiwa dengan air kobokan.

Tidak ada lagi taiban, mereka berdua sudah nasionalis pancasilais.

emoticon-Wakaka
profile-picture
profile-picture
profile-picture
harsontol dan 11 lainnya memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 2 balasan
stereotyping emang yang paling gampang dilakukan..

orang pake celana cingkrang, jenggot panjang, pake gamis, pake cadar, ya seringkali dituduh teroris.
sama kayak orang tatoan, seringnya dituduh kriminal.
sama kayak cewek yang sering pulang malem, seringnya dituduh cewek nggak bener.
Gampang banget ngasih label orang lain cuma berdasar asumsi.

Soal Nussa ini, ane sih ngeliatnya dia kurang relate sama anak2 indonesia. Terlepas dari bajunya, untuk anak usia 9 tahun nussa ini terlalu dewasa. Kayak orang dewasa yang terjebak dalam tubuh anak2. Nussa ini adalah gambaran anak2 yang diinginkan sama orang tua muslim di indonesia, tapi nggak menggambarkan anak2 itu sendiri. Yaa menurut ane sih..

kalo angga marah ke si kuntadhi, ya wajar. Duitnya terancam hangus kalo nggak ada yang nonton filmnya...
profile-picture
profile-picture
profile-picture
jiresh dan 15 lainnya memberi reputasi
Lihat 9 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 9 balasan
Di Indonesia sekarang memang rasanya serba salah kalau berpakaian selayaknya muslim, dibilang sok alim, terrorist, cuma topeng semata dan lebih parahnya dikucilkan dari pergaulan bermasyarakat, saya tidak tahu apa yang ada di pemikiran orang sekarang tentang muslim, memang sih beberapa tahun belakangan muslim sedikit terpojok gara-gara bahas kadrun dan segalamacam itu, padahal tidak setiap muslim seperti itu kan?
profile-picture
profile-picture
profile-picture
caduceus22 dan 20 lainnya memberi reputasi
Lihat 15 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 15 balasan
Kaya gak ada baju yang lebih indonesia aja kok harus pake gamis
profile-picture
profile-picture
profile-picture
aloha.duarr dan 7 lainnya memberi reputasi
Lihat 6 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 6 balasan
Gk boleh dikasih ruang yg kaya gini, aplg dipromosiin sama pentolan HTI. Org2 kaya Felix Siao, ini klo dikasih dikit kesempatan aja, nanti bisa minta lebih ini. Lgpla mana ad anak2 Indonesia yg tiap hari pakai gamis dan peci putih? Ini jelas2 film yg ad bawa unsur propoganda di dalamnya. Aplg dipromosiin sama si Felix Siao.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
areszzjay dan 6 lainnya memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 2 balasan
ya intinya selama ga bawa2 nama Indonesia terang2an ga usah dipusingin....karena Indonesia itu multi kultural dan multi etnis....dah itu aja emoticon-Ngacir
profile-picture
profile-picture
profile-picture
lqmnnhkm dan 6 lainnya memberi reputasi
Lihat 3 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 3 balasan
sumpah ye gara2 tweet Eko ini ane jadi kepikiran juga apa bener animasi ini mengandung "taliban".

Setelah ane cek sendiri, ternyata banyak muatan positif islami dan mengajarkan budi pekerti yang baik untuk anak2. gak ada nilai radikalnya sama sekali.

gila ya, kalau dibenturin terus kaya gini mah gak akan maju2 bangsa inih
profile-picture
profile-picture
profile-picture
lqmnnhkm dan 5 lainnya memberi reputasi
Lihat 6 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 6 balasan
Kami sekeluarga belum pernah sekalipun nonton animasi Nussa ini.

Waktu anak2 gue masih kecil, mereka pernah gue suguhi animasi Nadia dan Syamil.
Among other cartoons yg mereka tonton lho. emoticon-Smilie

Kalo gue sih, Nadia dan Syamil gue suguhkan dengat niat pengenalan dan pendidikan agama Islam dalam bentuk yg lebih menyenangkan aja untuk dikonsumsi.
Kalo untuk hiburan dan pendidikan / pengenalan ilmu lain sih, ya mereka nonton kartun yg lain.

Secara pribadi, gue ngga prefer soal penampilan dan kosmetik.
Gue lebih mementingkan kualitas "isi" ketimbang penampilan luar.
Makanya gue lebih pilih beli buku dan mengkonsumsi konten yang benilai informasi dan ilmu ketimbang beli baju dan fashion.

Beli barang apapun (elektronik, mobil, makanan, sampe hunian), gue ngga pernah memrioritaskan penampilan / design sebagai prioritas atas.

Demikian pula dalam hal agama.
Buat gue, kualitas akhlak dan action jauh lebih penting ketimbang penampilan semata.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
lqmnnhkm dan 5 lainnya memberi reputasi
setiap orang punya pendapat masing masing, hak dia mau bersuara seperti itu.
memang lebih baik kalau kartun itu kalau mau diterima semua masyarakat pakaian nya yang umum aja.

menurut gw sih kartun anak dengan multi kultural yang lumayan bagus upin ipin, dia muslim tapi pakaian nya layaknya anak anak pada umumnya. juga mencontohkan hal hal baik, toleransi sama temen temen nya yang beda ras & agama.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
jiresh dan 13 lainnya memberi reputasi
Lihat 8 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 8 balasan


GDP Network
© 2021 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di