CARI
KATEGORI
KATEGORI
Pengumuman! Segera Daftarkan Komunitas Kalian Disini
Home / FORUM / All / Story / ... / Stories from the Heart /
Kisah Seorang Wanita Membesarkan Putrinya Seorang Diri ( Real Horror Romantic Story )
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/60cc121f86320a50273f40a7/kisah-seorang-wanita-membesarkan-putrinya-seorang-diri--real-horror-romantic-story

Kisah Seorang Wanita Membesarkan Putrinya Seorang Diri ( Real Horror Romantic Story )

" Kisah ini terjadi dan benar-benar ane alami dan menjadi pelajaran untuk menjalani kehidupan ini. Perjuangan seorang single mother untuk membesarkan putrinya sehingga harus melakukan berbagai pekerjaan untuk mencari uang ".

" Fit mau pergi kemana kamu? Pagi-pagi udah dandan yang cantik aja? " Tanyaku mengagetkan Fitria yang sedang asyik berdandan di kamarnya.

Memang sebagai tetangga kosan yang dekat dengan kamarnya Fitria dan Natasha maka aku cukup diberikan keleluasaan untuk masuk ke kamar mereka berdua.

" Biasalah Ndree, mau mencari sebongkah berlian..ini mau ke mall, aku giliran masuk shift pagi " jawab Fitria sambil membereskan alat-alat make up nya.

Fitria terlihat sangat cantik dan mempesona pagi itu. Fitria yang mempunyai body sedikit berisi alias montok depan belakang memang harus diakui kecantikannya. Wajah yang ayu dengan senyum yang manis serta rambut hitam bergelombang sebahu menambah kesempurnaan kecantikan perempuan ini.

" Emang lagi pandemi begini, mal rame gitu Fit " tanya ku sambil mengagumi kecantikan wajah dan body Fitria.

" Ya sepi sih sekarang tapi ada sih beberapa pembeli, kan kami juga menjual beberapa kebutuhan pokok seperti daging, sayur, ikan dan makanan kaleng " jawab Fitria sembari memakainya sepatu kerjanya.

Saat sedang memakai sepatu kerjanya, Fitria menunduk dan otomatis memperlihatkan belahan payudaranya karena baju yang digunakan Fitria cukup terbuka pada bagian dada.

" Hmmm indah banget Fit, sayang bukan milik ku " gumam ku dalam hati sembari melirik kearah dada Fitria.

" Kamu gak pergi kerja Ndree " tanya Fitria sembari melirik ke arah ku dan dengan tangan kirinya menutupi bagian dadanya yang terbuka.

" Aku masuk jam 14.00 siang Fit, kan shift siang " jawabku seraya segera mengalihkan pandangan ku dari payudara Fitria yang dari tadi aku lirik-lirik.

" Kalau begitu, aku berangkat duluan ya " ucap Fitria.

" Aku anterin yah, daripada kamu naik angkot atau naik ojek " tawar ku karena pagi itu aku ingin sekalian keluar kamar untuk membeli sarapan pagi.

" Boleh banget abaaaangg " kata Fitria dengan wajah sumringah.

Setelah kami selesai beres-beres maka kami langsung menuju parkiran kosan tempat motor ku diparkir.

Ku panaskan motor ku dan ku ajak Fitria untuk naik ke motor sport yang aku gunakan.

" Nih motor kamu, nungging banget yah tempat duduk buat boncengannya " gerutu Fitria.

Memang model motor ini cukup membuat susah penumpang alias boncengan karena tempat duduknya menungging.

" Sengaja ya kamu modif nih motor biar kamu dipeluk dari belakang " lanjut Fitria sekaligus naik ke motor sport ku.

" Ya nggak lah.. emang udah bawaan pabrik itu " sanggah ku membela diri.

Ku nyalakan motor ku dan ku bawa pelan-pelan melalui gang-gang sempit tempat kos-kosan kami yang terkenal wilayah padat penduduk.

" Nihhhhhh... empuk kan " ucap Fitria sembari memeluk tubuh ku dari belakang.

" Ahhh mantap " ucap ku setelah merasakan benturan dari gunung empuk di punggung ku.

" Idihhhh kasian kamu, udah lama gak dipeluk hahahaha " tawa Fitria seraya mempererat pelukannya ke tubuhku.

Tidak terlalu jauh mall tempat Fitria bekerja, cukup 10 menit untuk sampai ditempat jika tidak macet.

" Udah nyampe kita nih neng..15 ribu ya sesuai aplikasi dan jangan lupa bintang 5 nya " canda ku seraya menghentikan laju motor ku.

Akhirnya kami pun sampai di depan mall tempat Fitria bekerja dan Fitria pun turun sembari melepaskan helm yang digunakannya.

" Inih nih abang helmnya..makasih ya.. bayarnya nanti malam aja yah dikosan " ucap Fitria sembari mencolek pinggang saya.

" Oke deh Fit, semangat ya kerjanya "

" Dadaaahh " ujar ku sembari aku pulang untuk mencari sarapan pagi.

( Bersambung..))
profile-picture
profile-picture
profile-picture
mr..dr dan 11 lainnya memberi reputasi
Nunggu adegan nanti malemnya gan sapa tau ada enak2nyaemoticon-Betty
profile-picture
profile-picture
fitriasarina dan akunkubaik memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Reserved
" lontong padang satu da, telornya dua ya " ujar ku sambil duduk menunggu pesanan ku datang.

Kunikmati sepiring lontong yang sudah tersedia di meja. Lumayan enak lontong ini dan wajarlah selalu ramai pembeli ditambah harganya yang sangat terjangkau. Satu porsi saja dijual 8 ribu rupiah dan itu sudah membuat perut ini kenyang.

" Bungkus satu bang, pakai telornya 1 aja ya " ujar ku ketika ku ingat Natasha juga kemungkinan belum sarapan pagi karena tadi masih tidur waktu saya ke kamar Fitria.

Setelah pesanan ku selesai dan sudah kubayar. Aku kembali lagi pulang ke kosan. Butuh skill yang mumpuni untuk melewati lorong gang sempit untuk menuju kos-kosan ku.

Ku ketuk pintu kamar Fitria dan Natasha sembari ku panggil nama Natasha yang kemungkinan masih belum bangun.

" Siapaaaa itu.. pagi-pagi ngeganggu aja " terdengar suara teriakan kesal dari dalam kamar.

" Andre ini.. Andre" jawab ku.

Natasha pun bangun dan membukakan pintu kamarnya.

" Ehh abang.. ngantuk banget nih aku, tadi subuh baru pulang jam 3 pagi " ucap Natasha sambil mengucek-ngucek kedua bola matanya.

Natasha yang aku tau bekerja di salah satu klinik kecantikan, tetapi aku heran karena Natasha dan Fitria cukup sering pergi dari kosan pada malam hari dan pulang saat subuh.

" Nat sarapan dulu nat..abis sarapan baru tidur lagi " ucap ku sembari menyodorkan sebungkus lontong padang ke Nathasa.

" Iya bang.. tolong taro di meja aja bang..ini aku lagi cuci muka " teriak Natasha yang lagi bersih-bersih di kamar mandi.

" Cuma satu aja nih bang sarapannya? Abang udah sarapan? ", Tanya Natasha sambil menikmati sepiring lontong padang yang aku belikan.

Aku jelaskan kalau aku sudah sarapan sehingga cuma satu bungkus yang aku bawa.

Natasha berpindah dari meja dan duduk di karpet di dekat ku duduk sambil makan sarapan.

Natasha walaupun baru bangun tetap terlihat cantik dan seksi. Mata ku tiba-tiba tertuju menerobos ke tengtop yang digunakan Natasha.

" Apaan tuh yang menonjol " pikir ku sembari memicingkan mata ku untuk meningkatkan kemampuan fokus mata ku.

" Nih cewek gak pakai beha nih " gumam ku sembari senyum setelah rasa penasaran ku terjawab.

" Makasih loh bang lontongnya " ujar Natasha sembari memalingkan badannya ke arah ku.

Otomatis dada Natasha menghadap ke arah ku dan jelas terlihat kedua gundukan payudara Natasha.

" Ehh bang , maaf maaf.. kebiasaan nih kalau tidur nggak pakai beha emoticon-Ngakak (S) " ujar Natasha sembari senyum malu-malu.

Ku alihkan pandanganku agar Natasha tidak berpikiran negatif terhadap ku.

" Santai aja Nat.. gak lihat kok emoticon-Ngakak (S), cuma lirik-lirik tipis-tipis aja " canda ku sembari mengelus rambut Natasha.

" Ihhh enak aja abang " sanggah Natasha sembari menarik tengtopnya kebawah.

Natasha tetap aja tidak memakai bra nya atau menutupi areal dadanya dengan menggunakan baju atau jaket. Seakan-akan Natasha tidak mempermasalahkan aku yang sekali-sekali menikmati keindahan dada Natasha atau mungkin Natasha nyaman karena kami sudah cukup sering ngobrol-ngobrol berdua bahkan pernah sekali berciuman dengan mesra.

" Nanti masuk jam berapa nat? " Tanya ku.

" Hari ini libur bang..kan aku kemarin masuk dari pagi sampai sore " jelas Natasha sembari duduk bersandar diatas kasur.

Aku juga masuk sore hari ini, sehingga bisa santai sejenak dan ngobrol-ngobrol bersama Natasha.

" Geser dong Nat..aku baring-baring disini yah sambil main game " ujar ku sembari naik ke kasur disamping Nathasa.

" Sini..sini..baring disamping aku " jawab Nathasa sambil menepuk-nepuk kasurnya yang empuk.

" Ahhh istirahat sejenak " gumam ku sambil melipat tangan ku dibelakang kepala ku dan menatap ke langit-langit.

( Bersambung.. ))
profile-picture
profile-picture
profile-picture
69banditos dan 3 lainnya memberi reputasi
Geniiit...
profile-picture
profile-picture
fitriasarina dan akunkubaik memberi reputasi
wah seru juga nich, baca ach pelan pelan.
profile-picture
profile-picture
fitriasarina dan akunkubaik memberi reputasi
" Udah jam 1 siang aja nih Nat..aku mandi dulu deh..mau berangkat kerja " ucap ku sambil berjalan menuju ke kamar ku.

" Iya bang Andre.. nanti malam main kesini yah..biar rame " jawab Nathasa.

Setelah mandi dan menggunakan dinas perusahaan, akupun pergi berangkat ke tempat ku bekerja. Cukup capek bekerja di tempat kerja ku karena perusahaan tersebut mempunyai banyak klien.

" Ndree kinerja kamu bulan ini cukup bagus juga yah..klien kamu nambah cukup banyak " puji Cindy teman kerja ku.

" Itu bukan hanya kerja keras ku Cin..itu pencapaian kita semuanya " balasku sembari senyum ke arah Cindy.

" Wah udah jam 7 malam aja nih Cin, tinggal kita berdua aja di kantor ini " ujar ku sambil membereskan barang-barang ku.

Aku memang sering terlambat pulang dari kantor karena beban kerja yang cukup banyak dan aku selalu berusaha untuk menyelesaikan pekerjaan sesuai jadwal sehingga sering harus terlambat pulang.
Selain karena beban kerja yang banyak, cukup nyaman juga berlama-lama di kantor ini apalagi ditemani wanita cantik, seksi, baik dan ramah bernama Cindy.

" Ahhh iya nih bang..udah malam, tapi males banget aku pulang ke rumah " ujar Cindy sambil menatap jauh.

" Kok males sih pulang ke rumah " tanyaku penasaran.

" Suami aku malesin..dia sering uring-uringan, udah itu tiap malam keluyuran mulu deh.. pulang aja selalu subuh " gerutu Cindy.

" Kalau begitu..kita nyari makan yuk nunggu jalanan gak macet, setelah itu aku antar kamu pulang " tawar ku ke Cindy.

" Yukkk ah..kita makan di luar aja..males aku masak..udah masak juga tetap aja gak dicicipi suami ku " gerutu Cindy dengan ekspresi wajah yang sedih.

" Udah..udah gak usah sedih gitu " ujar ku kepada Cindy.

Setelah membereskan barang-barang kami turun ke lantai dua dan segera menuju parkiran. Sembari mengendarai motor, kami keliling-keliling kota. Cindy cukup senang ku ajak keliling-keliling kota di malam hari. Mungkin sudah lama Cindy untuk bersantai-santai hanya sekedar berkeliling kota di malam hari.

" Kita makan sate aja yuk ", ajak ku sambil mengarahkan motor ku ke penjual sate di pinggir jalan yang cukup enak di kota ini.

" Boleh banget ndree..aku juga pengen makan sate " jawab Cindy sambil menganggukkan kepalanya.

Setelah menikmati makan malam, aku pun mengantarkan Cindy menuju rumahnya.

Tidak tau entah kenapa, baru kali ini aku membonceng Cindy tapi Cindy tidak segan-segan untuk memeluk ku dari belakang.

" Ahhh mantap " gumam ku dalam hati kecil ku.

( Bersambung..))
profile-picture
profile-picture
profile-picture
69banditos dan 3 lainnya memberi reputasi
Quote:


Quote:


Tapi yang ini sedih gan ceritanya 😢😢
profile-picture
profile-picture
profile-picture
69banditos dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Bagus nih ceritanya emoticon-Toast
profile-picture
profile-picture
riez_wan dan akunkubaik memberi reputasi
" snuut..snuuutt " smartphone Cindy bergetar tanda ada pesan masuk.

Cindy membuka smartphone nya untuk melihat pesan yang masuk.

" Tuh kan..suami aku gak pulang lagi malam ini.. katanya mereka mau touring bareng klub moge nya " keluh Cindy dan menutup smartphonenya dengan kesal.

" Males aku kek gini deh ndree.. suami aku jarang banget di rumah..kalau begini terus ya gimana bisa cepat punya momongan " keluh Cindy sembari mengelus-elus perutnya.

Betul juga kata Cindy tersebut, apalagi mereka udah nikah 3 tahun dan belum mempunyai keturunan. Padahal Cindy kelihatan sehat-sehat saja jadi kurang masuk akan kalau dia mandul atau tidak bisa mendapatkan keturunan. Aku pun menghayal untuk menawarkan jasa menyumbangkan bantuan agar Cindy segera hamil.

" Jadi kalau suami mu jarang pulang..ya kamu jarang dibelai dong emoticon-Ngakak (S) " canda ku sambil berdiri untuk membayar makan malam kami.

" Ihhh malah diperjelas lagi..ya iyalah jarang dibelai " ujar Cindy sembari mencubit pinggangku lalu membereskan barang-barangnya.

" Kita mau kemana lagi nih?? Aku anter pulang " tanya ku sembari di dalam hati berharap ingin menghabiskan waktu lebih lama bersama Cindy.

" Kita ke cafe yuk..minum bir aja sambil dengerin Live Music, bosan nih.. refreshing bentar lah " ajak Cindy.

" Boleh tuh Cin, kita santai-santai di cafe aja " ujar ku dan kami pun berangkat menuju salah satu cafe yang menyediakan minuman beralkohol di kota ini.

Setelah sampai di cafe tersebut kami pun minum beberapa botol minuman dengan kadar alkohol yang cukup ringan.

" Agak pusing nih bang, kita ke kosan kamu yuk " ajak Cindy.

" Ke kosan aku?? Gak aku anterin kamu pulang ke rumah ", tanyaku memastikan.

" Ke kosan kamu aja bang..lebih dekat kosan kamu.. istirahat bentar lah.. puyeng nih " jawab Cindy sembari memijit-mijit kepalanya.

Setelah menyelesaikan pembayaran minuman, kami pun segera menuju kosan ku.

" Ahh sampe juga di kosan " ujar ku.

Ku tuntun Cindy yang agak sempoyongan jalan ke kamar ku.

" Hmm Natasha dan Fitria belum pulang nih " gumam ku melihat kamar mereka berdua masih gelap gulita.

" Sini masuk yuk " ku tuntun Cindy masuk ke kamar ku dan Cindy berbaring di kasur ku.

" Siniiiiiiii " ucap Cindy sembari merenggangkan kedua tangannya.

" Waduuuhhh kok gitu.. bahaya nih " gumam ku dalam hati.

" Sini bang Andre..sentuh aku, dah lama gak di peluk " rengek Cindy sembari memayunkan bibirnya.

Dengan ragu-ragu ku sambut pelukan kedua tangan Cindy dan otomatis badan Cindy aku peluk dari atas.
Wangi tubuh Cindy tercium jelas di hidung ku. Cindy adalah tipe wanita karir yang sangat merawat tubuhnya dan menjaga penampilannya. Sejak awal bekerja, aku emang cukup dekat dengan Cindy namun agak susah untuk ku ajak ngobrol-ngobrol santai karena dia mempunyai jabatan yang cukup tinggi di perusahaan ini.

" Ku belai dengan lembut dan pelan rambut Cindy serta ku kecup mesra kening Cindy " muaaachhh..muacchhh suara kecupan ku di kening Cindy.

" Ahhh nyaman " desis Cindy perlahan.

" Aku udah lama nih bang nggak merasakan sentuhan kasih sayang " desah Cindy sembari memeluk erat tubuh ku.

Tanpa menjawab perkataan Cindy, aku mencium mesra bibir Cindy yang merah jambu dan sungguh sensual.

" Andree.." desis Cindy.

Ku lanjutkan mengulum bibir Cindy dengan lembut dan sekali-sekali menciumi leher jenjang Cindy.

" Ahhhh Andre aku ini atasan kamu loh ", desah Cindy.

Mendengar Cindy mengatakan kalau dia adalah atasan saya malah membuat ada sesuatu yang bergejolak di dalam hati ane.

Perlahan-lahan tangan ku ke gerakan mengelus leher lalu mulai turun menuju dada Cindy. Ke remas dada Cindy dari luar secara perlahan-lahan.

" Lepas aja bang kancing baju Cindy ", pinta Cindy.

Satu per satu kancing baju Cindy ku lepaskan dan dengan jelas terlihat oleh ku payudara Cindy yang ditutupi oleh beha berwarna pink.

" Cantik banget Cin..sumpah cantik banget " puji ku sambil menciumi payudara Cindy.

Ku lihat ekspresi Cindy yang menikmati ciuman ku pada kedua payudara Cindy. Cindy memejamkan kedua matanya sembari menggigit bibirnya.

Ku coba untuk mencari pengait talu beha Cindy di bagian punggungnya. Setelah ketemu maka kubuka kancing tersebut dan terlepaslah payudara Cindy dari cup behanya.

" Cinnnnn " ucap ku

" Ya andre " jawab Cindy

" Indah banget payudara kamu Cin " puji ku.

" Nikmati sayang " bales Cindy sembari mendekatkan wajah ku ke kedua payudaranya.

" Ahhh sayaaaang " desah Cindy berulang kali menikmati ciuman dan emutan ku di kedua payudara dan puting Cindy.

" Masukin dong bang " pinta Cindy sembari melebarkan kedua pahanya dan menurunkan dalemannya dari rok nya.

Perlahan-lahan kulakukan sesuai dengan permintaan Cindy.

" Ahhh enak banget sayang " terdengar desahan kami bedua.

Udah sekitar 15 menit kami saling memadu kasih dengan nafsu yang membara.

" Ahhh aku mau keluar bang, ahhh ahh " desah Cindy.

" Aku juga Cin..kita barengan, dalem atau luar Cind ? ", Tanya ku.

" Dalem aja bang " desah Cindy.

Akhirnya yang seharusnya terjadi maka terjadilah..

( Bersambung..)
profile-picture
profile-picture
profile-picture
69banditos dan 4 lainnya memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 2 balasan
Ini lanjutan cerita ya gan Ts?
Atau baru lagi
profile-picture
akunkubaik memberi reputasi
Kisah Seorang Wanita Membesarkan Putrinya Seorang Diri ( Real Horror Romantic Story )
Nitip sepatu...
profile-picture
akunkubaik memberi reputasi
🤩🤩ijin ya bang...
profile-picture
akunkubaik memberi reputasi
Wowww menarik kak
profile-picture
akunkubaik memberi reputasi
Lanjut bang
profile-picture
akunkubaik memberi reputasi
Quote:


Quote:


Quote:


Quote:


Quote:


Silahkan dinikmati gan
profile-picture
69banditos memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
lanjut, gas terus.
profile-picture
akunkubaik memberi reputasi
Lanjut 😍😍
profile-picture
akunkubaik memberi reputasi
titip sandal
profile-picture
akunkubaik memberi reputasi
naaakdeeekkkkk...thread ntap ntap
profile-picture
akunkubaik memberi reputasi


GDP Network
© 2021 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di