CARI
KATEGORI
KATEGORI
Pengumuman! Segera Daftarkan Komunitas Kalian Disini
Home / FORUM / All / Entertainment / The Lounge /
Sepenggal Kisah Pembersih "Kematian Sendirian" di Korea. Bisnis Dibalik Kematian.
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/60cbcb8c9bd06870f81a6cc0/sepenggal-kisah-pembersih-quotkematian-sendirianquot-di-korea-bisnis-dibalik-kematian

Sepenggal Kisah Pembersih "Kematian Sendirian" di Korea. Bisnis Dibalik Kematian.

Selamat pagi Agan Aganwati. Sehat dan bahagia selalu ya.emoticon-Nyepi


Sepenggal Kisah Pembersih "Kematian Sendirian" di Korea. Bisnis Dibalik Kematian.

Quote:


Sepenggal Kisah Pembersih "Kematian Sendirian" di Korea. Bisnis Dibalik Kematian.


Setiap negara memiliki fenomena unik yang berbeda. Serupa namun tak sama, fenomena Lonely Death atau kematian sendirian yang terjadi di Korea Selatan juga terjadi di Jepang. Jika di Jepang bernama Kodokushi(孤独死), sedangkan di Korea Selatan bernama Godoksa ( 고독사 ). Keduanya memiliki arti yang sama, kematian sendirian. 
Namun, berbeda dengan Kodokushi di Jepang yang sering terjadi lansia lajang, fenomena Godoksa banyak terjadi pada kalangan orang yang berumur 50-an. Bukan karena lajang, tapi karena sudah tidak produktif lagi atau sudah pensiun. Berbeda juga dengan Jepang yang masih memegang teguh budaya bekerja sampai tua atau bekerja seumur hidup sehingga di Jepang jarang terjadi kematian sendirian pada umur paruh baya, sedangkan di Korea Selatan usia pensiun terbilang cukup rendah, yaitu sekitar umur 40-an sampai dengan 50-an. Inilah faktor pemicu terbesarnya di Korea Selatan.
Orang Korea Selatan memiliki anggapan bahwa mereka yang sudah kehilangan nilai mereka dengan hilangnya kekuatan ekonomi mereka memiliki kecenderungan diasingkan oleh masyarakat.
Sepenggal Kisah Pembersih "Kematian Sendirian" di Korea. Bisnis Dibalik Kematian.


Laporan Layanan Informasi Ketenagakerjaan Korea (KEIS - Korea Employment Information Information Service) pada bulan Maret tahun 2017 menunjukan bahwa umur rata-rata orang pensiun pada umur 51,6 tahun. Menurut sebuah studi tentang kematian sendirian di Seoul dan langkah-langkah dukungan yang diterbitkan oleh Seoul Welfare Foundation pada Desember 2016, orang-orang berusia lima puluhan ada 58 kasus dari 162 kasus kematian sendirian yang dikonfirmasi pada tahun 2013 atau memiliki prosentase sebesar 35,8%. Mereka mewakili proporsi terbesar berdasarkan usia kelompok, diikuti oleh orang berusia 40-49 (34 kasus, 21%) dan 60-69 (32 kasus, 20%).
Sepenggal Kisah Pembersih "Kematian Sendirian" di Korea. Bisnis Dibalik Kematian.

Orang berusia 50-59 tahun juga menyumbang 524 dari 2.181 kasus kematian yang diduga karena kesepian, melebihi jumlah orang berusia 70-79 dengan enam poin persentase. Dengan laki-laki menjadi mayoritas korban – 84,57% dari 162 kasus yang dikonfirmasi – fenomena tersebut tampaknya menjadi krisis, terutama bagi laki-laki berusia lima puluhan.
Dengan adanya fenomena ini, artinya banyak masyarakat yang meninggal di apartemen atau rumah mereka sendirian dan itu merupakan suatu problem yang butuh penyelesaian.
Quote:



Kematian sendirian tersebut butuh perhatian dalam hal pembersihan mayat dan lokasi kediaman sang mayat. Pembersihan dan perawatan mayat ini menjadi sebuah industri yang ada di Korea Selatan dan Jepang. Bukan bisnisnya yang menjadi perhatianku di sini, cerita dibalik pekerja yang menjalani bisnis inilah yang menjadi perhatianku. Kebetulan ada media yang meliput salah satu pekerjanya. Banyak cerita dibalik pekerjaannya tersebut yang bisa membangun empati kita sebagai manusia.



Ketika dia melakukan aktivitas pembersihan di rumah orang yang meninggal sendirian, dia merasa seperti akan mengunjungi sesuatu yang benar-benar baru. Sesuatu yang mungkin dia tidak pernah bisa memahaminya, namun dia tetap tidak pernah menilai orang yang meninggal tersebut berdasarkan penilaian pribadinya.
Quote:

Petugas penyedia jasa pembersihan bagi yang meninggal sendirian tersebut bernama Kim Wan.
Quote:

Hal ini dia lakukan karena biasanya pemilik apartemen memilih untuk menyembunyikan berita bahwa apartemennya pernah ada orang yang meninggal yang mengenaskan.
Quote:

Kim Wan selama ini tetap mempertahankan rambutnya tetap pendek karena kondisi tersebut. Selain agar tidak gerah, hal itu menghindari dirinya terkena kotoran yang mungkin menempel pada rambutnya. Kondisi apartemen yang akan dia bersihkan terkadang sangatlah kotor, bahkan dia pernah menjumpai kondisi apartemen dengan sampah setinggi dirinya.
Spoiler for Sampah:

Kondisi kamar atau ruangan seperti ini biasanya terjadi pada mereka yang sedang depresi atau dalam kondisi mental yang sangat rapuh.
Quote:

Tidak hanya di Korea Selatan, hal seperti ini sepertinya sering terjadi juga di negara lain. Urusan perasaan bukan urusan main-main bagi sebagian orang. Sangat tepat jika setiap orang memikirkan hal yang cukup jauh untuk mengambil keputusan saat menjalin sebuah hubungan.
Quote:

Ada beberapa pekerjaan yang dapat menjadikan seseorang lebih terbangun empatinya terhadap orang lain. Salah satu perkerjaan itu adalah petugas pembersihan ini.
Siapapun kalian, kesendirian memang menyiksa, Aku pernah merasakannya. Namun, terkadang kesendirian itu perlu untuk mengasah cara pikir kita dan mengasah diri kita dalam bertahan hidup.
Sepenggal Kisah Pembersih "Kematian Sendirian" di Korea. Bisnis Dibalik Kematian.

sumber

Quote:

Berusaha mengolah dan memahami kesehatan mental itu sangat perlu di jaman yang penuh kemajuan ini. Temui keluarga atau orang yang dianggap keluarga, karena keluarga tidak harus memiliki ikatan darah. 

Quote:





Bercengkrama dengan alam itu juga menyehatkan pikiran dan menyegarkan tubuh, sesekali manjakan diri dengan alam itu baik.
Sepenggal Kisah Pembersih "Kematian Sendirian" di Korea. Bisnis Dibalik Kematian.
Terimakaish sudah membaca thread sederhanaku ini. Semoga menambah wawasan dan menginspirasi pembaca.emoticon-Nyepi

Sumber : 1,2,3,4,5,6, & opini pribadi.

profile-picture
profile-picture
profile-picture
lingkar123 dan 31 lainnya memberi reputasi
Halaman 1 dari 4
Take your time to bloom.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
serapionIeo dan 2 lainnya memberi reputasi
pekerjaan yang mulia sih sebenernya
profile-picture
profile-picture
machin dan Wongkentiir memberi reputasi
...............ini problem yang akan ditemui di negara2 maju....sebenernya negara2 terbelakang juga ada problem kayak gini tapi ga akan ada eskposenya alias dikubur atau dikremasi kayak biasa aja gitu sama aparat.....

dan mati sendirian itu nasib yang jauh lebih baik daripada mati disiksa mafia atau sama pembunuh berdarah dingin....emoticon-Ngacir
profile-picture
profile-picture
profile-picture
zeenanju18 dan 8 lainnya memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 2 balasan
Dah paling enak memang diindonesia gans, gak ada negara lain yang senyaman negara kita. Negra lain itu cuman bentuk luarnya ssaja menarik, kehidupan disananya berat
profile-picture
profile-picture
profile-picture
skull18 dan 12 lainnya memberi reputasi
Lihat 8 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 8 balasan
"tidak punya tujuan hidup"
profile-picture
penyukabiru memberi reputasi
ini yang ada di series drakor MOVE TO HEAVEN,,baguss banget pesan moralnyaemoticon-Cool
profile-picture
profile-picture
profile-picture
zeenanju18 dan 5 lainnya memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 2 balasan
film koreanya ada ini. judulnya Move To Heaven. top alur ceritanya.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
penyukabiru dan 3 lainnya memberi reputasi
Sedih ya.. Ga kebayang hidup sndiri.. Apalagi mati sendiri.. I hope we live and die happily..
profile-picture
profile-picture
profile-picture
kaiserwalzer dan 3 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Anak belum tentu mau urus org tua nya.. itu fakta dan si org tua gak bisa berbuat apa²
profile-picture
profile-picture
machin dan Wongkentiir memberi reputasi
Kasihan juga ya, muda giat cari uang, tua hidup sendirian akhirnya meninggal kesepian
profile-picture
profile-picture
machin dan madjoeki memberi reputasi
ngeri
question : jika pihak apartemen menggunakan jasa 'pembersih' yang tidak resmi /ilegal demi menjaga image dan memilih untuk tidak melapor polisi, bagaimana si pemilik jasa pembersih 'memproses' jenazah tersebut, dan juga bagamana barang-barang milik jenazah?
profile-picture
machin memberi reputasi
Lihat 3 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 3 balasan
sedih juga kisahnya emoticon-Mewek
profile-picture
machin memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
bersyukurlah tinggal di indonesia. pergi ke warung aja udah ketemu teman ngobrol
profile-picture
ekastn07 memberi reputasi
gw pernah kerja di perusahaan korea yang mana manager dan senior manager sama strukturalnya orang korea, engineer dan pekerjanya baru indonesia semua.
mereka emang orangnya baik dan strict to the rule saat kerja, loe boker lebih dari 10 menit udah dicariin manager. santai pas break.
cmn satu yang salah ama mereka, 3 bulan awal pas baru datang ke indo...mereka ga pernah ketawa, beban hidup tinggi.
awal2 manager gw tanya, berapa gaji gw? gmana enak ga kerja d sini? dkk
gaji gw dibilang dikit, cmn 1/6 punya dia lah kira2..kata dia.
tapi anehnya orang indo bisa ketawa lepas dgn gaji segitu, sedangkan dia keq depresi akut...satu2nya pelarian ya kerja.
dia bilang di korea udah ga bisa jadi entrepreneur kerja bikin bisnis sendiri, karena setiap bidang udah ada penguasanya...mulai dari bisnis daur ulang, fast food sampai heavy industries...terutama bidang2 yang dikuasain chaebol (konglomerasi macam samsung dan hyundai).
loe bikin usaha baru bakal hancur2an perang harga ama pemain besar.
satu2nya jalan hidup cuman jadi budak pekerja..kata dia

makanya gw ga heran ketika mereka dah pensiun dan ga kerja, mereka depresi berat karena merasa ga guna..selama ini hidupnya cmn kerja2...macam mantan senior manager gw dl dari korea
profile-picture
profile-picture
profile-picture
AbdChaniago dan 3 lainnya memberi reputasi
Lihat 8 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 8 balasan
"Urusan perasaan bukan urusan main-main bagi sebagian orang"
profile-picture
profile-picture
profile-picture
seojoon dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Alhamdulilah
jadi orang indonesia
profile-picture
profile-picture
machin dan 1.3.3.1 memberi reputasi
waduhhh
profile-picture
machin memberi reputasi
Sisi gelap negara maju. Pressure terhadap individu besar.
Gak tau di Jerman gini juga ato kagak, keknya kagak.
profile-picture
machin memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
negara maju ya..?
yang terlihat bahagia dan dipuja2 sama negara asia tenggara?
tapi dibelakang itu bobrok.

Indonesia "mangan ora mangan sing penting ngumpul"
kalo yang sendiri2 no sosialisasi ma tetangga biasanya teroris..emoticon-Big Grin
profile-picture
profile-picture
profile-picture
AbdChaniago dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 2 balasan
Halaman 1 dari 4


GDP Network
© 2021 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di