CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Epidemiolog: Jika Tak Ada Pengetatan, 1-2 Minggu Lagi Faskes Kolaps
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/60cb3860641cdb47b4309b84/epidemiolog-jika-tak-ada-pengetatan-1-2-minggu-lagi-faskes-kolaps

Epidemiolog: Jika Tak Ada Pengetatan, 1-2 Minggu Lagi Faskes Kolaps

Epidemiolog: Jika Tak Ada Pengetatan, 1-2 Minggu Lagi Faskes Kolaps


Keterisian tempat tidur (BOR) di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan di berbagai daerah saat ini semakin hari kian penuh oleh pasien COVID-19. Jika lonjakan kasus tidak bisa dikendalikan, maka dapat dipastikan bahwa rumah sakit tidak akan lagi sanggup merawat pasien.

Beberapa fasilitas bahkan telah terisi hingga lebih dari separuhnya. Contohnya saja di Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet Kemayoran yang per Kamis (17/6) ini telah terisi hingga 77,5 persen. Sementara, angka kasus di Jakarta terus meroket.

"Jika tidak ada containment, pengendalian yang ketat, saya bisa katakan 2 minggu sampai 1 bulan lagi (Faskes) kita akan kolaps. Karena itu strategi mengatasi masalah ini tidak bisa hanya dengan menambah tempat tidur," ujar Kabid Pengembangan Profesi Perhimpunan Ahli Epidemiologi Indonesia, Dr Masdalina Pane, dalam diskusi virtual, Kamis (17/6).

Epidemiolog: Jika Tak Ada Pengetatan, 1-2 Minggu Lagi Faskes Kolaps

Ia juga menilai, penambahan kapasitas tempat tidur di berbagai rumah sakit bukanlah solusi satu-satunya. Masyarakat harus dapat mencegah penularan COVID-19 yang lebih luas.

"Karena ada satu titik di mana akan terjadi kapasitas lonjakan. Di mana rumah sakit dan tempat tidur sudah tidak bisa lagi mengatasinya. Makanya yang harus dilakukan adalah containment di hulu. Jadi bagaimana caranya agar masyarakat itu bisa tetap mematuhi protokol kesehatan tapi tracingnya tetap kuat," tambah Masdalina.

Epidemiolog: Jika Tak Ada Pengetatan, 1-2 Minggu Lagi Faskes Kolaps

Kondisi lonjakan ini sebenarnya sudah dapat dipelajari dari beberapa momen libur panjang sebelumnya. Bahkan pernah ada libur panjang yang tidak diikuti dengan kenaikan kasus. Maka dari itu, masyarakat sudah seharusnya mengurangi mobilisasi agar pola yang sama ini tidak terjadi lagi.

"Karena kita juga pernah mengalami libur panjang yang kasusnya tidak naik. Artinya model-model seperti itu yang harus kita lakukan, tentu peran serta masyarakat jadi faktor penting. Jadi pada saat ini pembatasan mobilitas bisa jadi solusi, tapi itu tidak bisa lama," tutup Masdalina.

https://kumparan.com/kumparannews/ep...xbPYGkOc3/full






emoticon-Hammer2 emoticon-Hammer2 emoticon-Hammer2
profile-picture
profile-picture
profile-picture
dika110103 dan 24 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh kaskus.infoforum
Halaman 1 dari 4
Ngapain harus 2 minggu, pemakaman korban Covid-19 di TP Rorotan aja sdh membludak.



Apa kudu harus nunggu kayak India?
profile-picture
profile-picture
profile-picture
viniest dan 12 lainnya memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 2 balasan
jadi solusinya apa ???

dari dulu jual ketakutan doang

congor udah dimaskerin, jaga jarak udah sekarang apa ???

mau lokdon sampe 2025 ??? elu aja sono makan tanah
profile-picture
profile-picture
profile-picture
yoga111 dan 18 lainnya memberi reputasi
Lihat 50 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 50 balasan
Ayo generasi tua, silahkan bikin surat wasiat.

Buat yang poligami, mau berapa persen nih warisannya untuk istri2nya?
profile-picture
profile-picture
profile-picture
EriksaRizkiM dan 5 lainnya memberi reputasi
ga bisa mencegah covid dan tdk tegas
profile-picture
profile-picture
Sang Pembantai dan Adit.m.n memberi reputasi
epidemiolog kadroon. agustus herd immunity.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
MafTrack dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 3 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 3 balasan
Hoax ih
Semoga kita semua selalu dalam keadaan sehat agar bisa terus berbagi di forum ini. Stay safe ya guys
profile-picture
indrastrid memberi reputasi
Jadi begitu ya kata epidemiolog.
profile-picture
jerrystreamer1 memberi reputasi
Lihat 4 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 4 balasan
ikutin aja seleksi alam
profile-picture
profile-picture
jerrystreamer1 dan Gurke memberi reputasi
Ane demen yang ketat ketat emoticon-Malu
















































emoticon-Genit
Nunggu yg komeng copid cm bisnis 😂
profile-picture
profile-picture
profile-picture
EriksaRizkiM dan 5 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Punya sodara, tinggal di daerah jawa tengah tiba tiba dia dan ibunya kena, waktu di tracing dari cluster mudik dan taunya covid delta varian. Mereka berdua 1 ruangan rawat dan ibunya lewat alias meninggal anaknya nyaksiin sendiri di setelahnya ibunya meninggal.. Tapi banyak yg masi ngeyel yaudah lah ya.. tau kok bosen, tau kok butuh kerja butuh makan, tau kok lo butuh sosialisasi, minimal jgn lengah aja prokesnya..
profile-picture
profile-picture
profile-picture
SuaraLagita dan 11 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh kyoucuma
Lihat 13 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 13 balasan
Nunggu instruksi bapak Presiden aja deh
profile-picture
jerrystreamer1 memberi reputasi
Mengerikan kan
Nyeremin lagi dah, mikir mikir mau mudik
sudah sore
Tarik rem darurat lagi gak nih ?
baguslah bentar lagi muncul. virus variant indonesia. lebih berbahaya lebih mematikan lebih menular dan lebih ndableg
profile-picture
profile-picture
rz.m dan jerrystreamer1 memberi reputasi
Diubah oleh foolbaby
2 tahun yg sia2 emoticon-Smilie
profile-picture
profile-picture
jerrystreamer1 dan kaiserwalzer memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 2 balasan
Caranya gimana? Lokdong total aja dulu ketimbang gak jelas.
Lihat 8 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 8 balasan
Halaman 1 dari 4


GDP Network
© 2021 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di