CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Entertainment / The Lounge /
TV Analog Resmi Akan dimatikan Total di Tahun 2022, Inilah 4 Tips Migrasi ke Digital
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/60c89d2a385684746a005952/tv-analog-resmi-akan-dimatikan-total-di-tahun-2022-inilah-4-tips-migrasi-ke-digital

TV Analog Resmi Akan dimatikan Total di Tahun 2022, Inilah 4 Tips Migrasi ke Digital

Selamat datang kembali di thread ane gan.

TV Analog Resmi Akan dimatikan Total di Tahun 2022, Inilah 4 Tips Migrasi ke Digital

Pemerintah dalam hal ini melalui Kementrian Kominfo tengah menjalankan program Analog Switch Off (ASO) atau penghentian siaran analog di seluruh Indonesia. Penghentian ini guna migrasi siaran analog ke digital secara menyeluruh di mana Indonesia sudah jauh tertinggal dengan negara-negara lain dalam hal penyiaran tv digital.

Kabarnya migrasi analog ke digital ini dilakukan secara bertahap dan pada 2 November 2022 siaran tv analog akan dimatikan secara total setelah 50 tahun lamanya mengudara. Selanjutnya frekuensi bekas untuk siaran analog ini akan digunakan untuk keperluan 5G yang nantinya ditargetkan harus merata dan menggantikan 4G.

Secara garis besar, siaran tv digital memberikan kualitas gambar dan suara yang lebih baik dari analog. Untuk dapat menikmatinya, para pemilik tv analog sebenarnya tidak perlu membeli tv baru. Melainkan cukup dengan membeli set top box DVB T2 dari berbagai merk yang harganya berkisar mulai dari 200 sampai 300 ribuan.

Sebenarnya bagi sebagian orang pergantian dari analog ke digital ini bukanlah sebuah masalah karena banyak orang yang sudah apatis dan bodo amat dengan acara tv. Tapi bagi sebagian orang lagi menonton tv masih cukup sering dilakukan terutama para orang tua yang media hiburannya jarang menggunakan internet. Dari itu berikut ini adalah beberapa tips sebelum menghadapi Analog Switch Off.

1. Pastikan Menggunakan Antena UHF yang Bagus
TV Analog Resmi Akan dimatikan Total di Tahun 2022, Inilah 4 Tips Migrasi ke Digital
Sebelum memutuskan untuk beralih ke siaran digital dengan membeli STB, ada baiknya memaksimalkan penangkapan kekuatan sinyal yaitu dengan menggunakan antena yang berkualitas dan mampu menangkap channel analog sebanyak-banyaknya. Karena STB membutuhkan antena yang bagus agar siaran channel digital ditangkap dengan baik. Jika sinyal analog jelek akan ada semutnya maka kalau digital kalau sinyalnya jelek maka akan seperti video kaset yang rusak bahkan tidak ada sama sekali.

2. Cek Sinyal TV Digital
TV Analog Resmi Akan dimatikan Total di Tahun 2022, Inilah 4 Tips Migrasi ke Digital

Sebaiknya jangan terburu-buru membeli STB karena masih ada beberapa stasiun tv yang siaran digitalnya belum merata. Jangan sampai STB tapi di daerah agan belum ada channel yang sudah digital ataupun masih sedikit, kan rugi. Bagaimana cara mengecek sinyal TV digital di daerah agan? Ada aplikasinya di Play Store dengan nama Sinyal TV Digital. Di aplikasi tersebut bisa mengecek seberapa kuat sinyal tv digital di seluruh penjuru tanah air, melihat di mana sajakah ada pemancar stasiun tv, sampai berapa perkiraan jumlah channel yang bisa ditangkap di daerah agan.

3. Pilih STB Berkualitas
TV Analog Resmi Akan dimatikan Total di Tahun 2022, Inilah 4 Tips Migrasi ke Digital

Di sini ane tidak akan menyebutkan merek dan tidak akan merekomendasikan satu merk karena toh ane bukan sales atau dibayar. Tetapi memang saat ini cukup banyak STB DVB T2 dari berbagai merk dan harga. Saran ane, belilah yang paling laris dan reviewnya banyak yang positif. Hindari harga murah tapi kualitas dipertanyakan. Lebih baik bayar lebih tapi dapat kualitas yang maksimal kalau menurut ane.

4. Tunggu Sampai Ada Kebijakan dari Pemerintah
TV Analog Resmi Akan dimatikan Total di Tahun 2022, Inilah 4 Tips Migrasi ke Digital
Agan dan keluarga masih sering nonton tv tapi belum mau migrasi ke digital karena harga STB dirasa cukup mahal bagi agan? Sebenarnya bisa ditunggu dulu karena menurut kabar yang ane dengar nantinya ada program kompensasi STB bagi masyarakat yang belum mampu membeli perangkat STB. Prediksi ane sih tetap tidak gratis tapi harganya akan dikenakan kompensasi hingga lebih dari 50%. Bagus-bagus kalau sampai Rp. 50 ribuan.

Nah itu dia tips dari ane mengenai persiapan Analog Switch Off. Apakah agan saat ini sudah migrasi ke digital? emoticon-Big Grin

Quote:
profile-picture
profile-picture
profile-picture
archangela13 dan 12 lainnya memberi reputasi
Halaman 1 dari 3
Post ini telah dihapus oleh KS06
matikan saja TV nya biar ramaiemoticon-Embarrassment
profile-picture
profile-picture
otongtongki dan pein666 memberi reputasi
acaranya jelek swmua
profile-picture
pein666 memberi reputasi
ane sejak kenal internet tahun 2008 dah jarang nonton tv analog. apalagi zaman android udah pake kuota kebanyakan nonton di cenel tertentu buat hiburan diri ane.
Sekitar 2 taon yang lalu, gue beli smart TV.
Sebelumnya, gue masih pake TV konde 21 inci.
Telat ya ? emoticon-Big Grin

Smart TV yg gue beli sudah built-in digital receiver.

Gue berhuni di rusunami. Di sini, susah dapet gelombang televisi.
Biarpun pasang antena luar secanggih dan semahal apapun, tetep akan susah dapet hasil gambar yang jernih.
Malah belakangan ini, tidak disarankan pasang outdoor antenna.

Oleh karena itu, gue beli indoor antenna yg ada loop dan built-in booster-nya.
Untuk nangkep gelombang analog sih untung2an doang.
Gue beli ini antena cuman untuk nonton sepakbola.
Sehari-hari gue dulu langganan channel berbayar.
Sekarang malah ngga langganan lagi, beralih ke langganan streaming aja.

Iseng2 gue cek siaran digital dengan indoor antenna tsb.
Alhamdulillaah, bisa dapet 23 channel dengan gambar yang bening.
Ngga usah puter2 antena, tinggal nyalain boosternya doang.
Asik deh, bisa untuk nonton Euro 2020. emoticon-Big Grin

Kesimpulan gue, gelombang digital lebih canggih ketimbang gelombang analog.
Kalo selama ini antena anda sudah bisa nangkep gelombang analog, mustinya sih bisa2 aja nangkep gelombang digital.
Wong indoor antenna gue aja yg kepayahan nangkep gelombang analog (musti diputer-puter dulu, itupun gambarnya masih ada semutnya), eh malah bisa nangkep gelombang digital dengan mudahnya.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
rickyrickardo dan 4 lainnya memberi reputasi
Lihat 8 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 8 balasan
Wah, keren nih gan TS.
Ane masih bingung sih apa bedanya sama TV konvensional
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Udah jarang nonton siaran analog, lebih banyak streaming sekarangemoticon-Big Grin
Gue beli alat tv digital di online shop , bisa nyangkut teve luar negri.
Eh tiba tiba ada teve vietnam.., dan tiba tiba ada jeda iklan , Muncul gambar logo palu arit gede di layar.., langsung kaget seketika.. wkwk sebelum akhir nya maklum chanel negara lain. Wkwk
profile-picture
Gailham memberi reputasi
Lihat 3 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 3 balasan
Channel TV LOKAL pada ngamuk² nggk nih!?? emoticon-Big Grin


Yang ANALOG aja.. Yg nonton (pemirsa) sepi.. emoticon-Big Grin

Apalagi ANALOG DIMATIKAN..!!! emoticon-Big Grin
profile-picture
profile-picture
pein666 dan secer memberi reputasi
Lihat 6 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 6 balasan
Waduh mana TV tabung ane belon lunas emoticon-Hammer2
profile-picture
profile-picture
profile-picture
opisial dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Kalo emang ada rencana mau beli TV baru mending beli Smart TV sekalian yang udah built-in android. Jadi kedepan enak gak perlu pasang STB Android lagi. HDMI Port.nya bisa digunakan untuk petangkat lain seperti PC.
profile-picture
pein666 memberi reputasi
Klo dah ngerasain liat siaran digital, bakalan ogah balik ke analog emoticon-Malu (S)
Anti semut, anti geser2 antena emoticon-Ngakak (S)
profile-picture
profile-picture
Gailham dan pein666 memberi reputasi
Akhirnya beneran Migrasi. Dulu pernah wacana, terus akhirnya ane beli STB. Tapi ga ada realisasi, akhirnya ane balik pake Analog lagi. Grup2 gede (MNC Grup, Trans Grup) , sering offline. Apalagi klo sedang live cara bola / motoGP.

Tapi skr ane pake Smart TV, sudah built-in. Lokasi ane di Tambun Utara. Semua siaran TV dapet kecuali emtek grup (Indosiar-SCTV)
profile-picture
pein666 memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 2 balasan
wah sedih juga neeh, mana anak sayah masih demen ama upin ipin & boboi boy lagi...
emoticon-Mewek
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 2 balasan
Udah ga pernah nonton tipi lagi beberapa tahun belakangan ya akhiemoticon-Maaf Agan
4. Tunggu Sampai Ada Kebijakan dari Pemerintah
ini yg bikin lama emoticon-Leh Uga

Sebelum UU Cipta Kerja disahkan, pemerintah Indonesia telah menetapkan bahwa selambat-lambatnya implementasi penyiaran digital dimulai 2012 dan di tahun-tahun berikutnya di kota-kota besar yang telah bersiaran digital akan dilakukan analog switch-off.
Dalam roadmap implementasi penyiaran televisi digital, pemerintah mengklaim merencanakan bahwa pada 2018 akan dilakukan analog switch-off secara nasional. Jika mengacu UU Ciptaker, analog switch-off secara nasional paling lambat akan terjadi mulai 2022

bayangin 2012 stasiun TV disuruh pindah ke digital dari 2018 udah desus pindah digital tapi sampe sekarang belom pindah2 emoticon-Leh Uga pemerintah sini mana berani sih maksa pengusaha/perusahaan gede nurut aturan emoticon-Leh Uga kartel otomotif aja g berani diapa2in emoticon-Big Grin yg ada pemerintah disini diancem pabriknya bakal cabut dari indonesia emoticon-Big Grin
untung udah g nonton TV dari 2009 emoticon-Big Grin
profile-picture
Gailham memberi reputasi
Diubah oleh gusmi21
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 2 balasan
What the.... Saatnya tv tabung ane pensiun
Lihat 4 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 4 balasan
Waspada tengkulak
Walah, udah berapa tahun ngga pernah nonton TV yaa... di pakai youtube anak n netflix saja sesekali..

acara dan iklan nya itu lho... emoticon-linux
jarang dan hampir ga pernah nonton tv sih gan
update berita lebih sering ke platform online, kaskus salah satunya
hehe
Halaman 1 dari 3


GDP Network
© 2021 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di