CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Hobby / Anime & Manga Haven /
One Piece Vs Tower of God! Antara Jepang Dan Korea
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/60c5a0194087a45f982f0187/one-piece-vs-tower-of-god-antara-jepang-dan-korea

One Piece Vs Tower of God! Antara Jepang Dan Korea

One Piece Vs Tower of God! Antara Jepang Dan Korea

Banyak orang, terutama mereka yang mencari bacaan berkualitas, sepakat bahwa One Piece (yang disingkat OP) merupakan manga terbaik dari Jepang sedangkan Tower of God (ToG) adalah manhwa terbaik dari Korea. Sudah jadi rahasia umum di internet bahwa jika ada orang Jepang yang membangga-banggakan OP maka orang Korea akan membawa ToG. Sama seperti permusuhan karate dan taekwondo, kedua komik ini juga menciptakan permusuhan tersendiri diantara penggemar masing-masing.

Sebagai salah satu pembaca dari kedua masterpiece ini saya memang menemukan beberapa kemiripan yang membuat keduanya terus dibanding-bandingkan, hal tersebut adalah misteri dan world bulidingnya.

Selain kedua hal itu tentunya ada banyak hal yang membuat kedua karya tersebut digemari banyak orang dan terkenal secara internasional seperti adegan aksi, karakter maupun jokes recehnya. Di thread ini saya ingin membandingkan kedua karya tersebut dari berbagai aspek dan semoga saja di akhir tulisan ini kita bisa mengetahui mana yang lebih baik.

One Piece Vs Tower of God! Antara Jepang Dan Korea

***


Pertama, mari kita lihat ceritanya terlebih dahulu. OP bercerita mengenai seorang anak yang ingin menjadi raja bajak laut. Dengan mengarungi lautan dia menemui banyak orang dan petualangan yang menegangkan, semua demi menemukan harta karun legendaris One Piece. ToG sendiri bercerita mengenai seorang anak yang memasuki menara demi mencari seorang wanita. Semakin tinggi dia menaiki menara semakin dia sadar bahwa dirinya memang ditakdirkan untuk berada disana. Dia tidak berniat menaiki menara namun menara itu sendirilah yang menariknya keatas.

One Piece Vs Tower of God! Antara Jepang Dan Korea

Kedua karya ini sama sama menyajikan petualangan yang penuh misteri dan aksi. Meski demikian OP adalah sebuah manga yang ditujukan untuk demografi shonen, target pembacanya adalah remaja laki-laki sedangkan ToG memiliki cerita yang penuh dengan pengkhianatan sehingga target pembacanya adalah remaja ke dewasa. Sekali lagi OP adalah manga dari shonen jump sehingga harus tetap berpegangan pada 3 moto yakni persahabatan, kerja keras dan kemenangan sedangkan ToG sebagai webtoon tidak terikat oleh hal itu. Keduanya memiliki target pembaca masing-masing namun populer di semua kalangan.

One Piece Vs Tower of God! Antara Jepang Dan Korea

Kedua karya ini juga dimulai dengan satu tujuan besar. Luffy ingin menjadi raja bajak laut, bagaimana cara dia mencapainya dan siapa yang harus dia kalahkan adalah anak tangga yang akan membawanya pada tujuan tersebut. Bam, disisi lain, tidak berniat untuk menaiki menara namun semua orang disekitarnya ingin mencapai lantai tertinggi sehingga dia juga harus naik kesana. Apa yang ada di lantai tertinggi? Itu masih menjadi misteri.

Kedua karya ini selalu konsisten dengan tujuan pokok mereka yang, meski sangat berbeda, amat mirip satu sama lain. OP menyajikan petualangan besar di setiap pulau yang mereka kunjungi dan ToG memberikan konflik serta ancaman baru setiap kali mereka naik ke lantai yang lebih tinggi. terkadang beberapa misteri akan terpecahkan namun tak jarang misteri-misteri baru bermunculan.

Bagaimana dengan misterinya? Misteri terbesar di OP berpusat pada abad kekosongan yang mana di masa-masa itu sesuatu yang besar sudah terjadi dan merubah seisi dunia. Misteri di OP sama sekali tidak ada hubungannya dengan Luffy (tidak sampai chapter-chapter terbaru) sedangkan dalam ToG keberadaan Bam adalah misteri itu sendiri. Dalam OP misteri tersebut hanya bisa dipecahkan dengan mengumpulkan poneglyph dan sayangnya Luffy sama sekali tidak peduli dengan misteri tersebut. Bam dari ToG sebaliknya, dia sangat ingin tahu dia itu sebenarnya apa. Jawaban dari misteri tersebut terletak pada orang-orang yang ada di puncak menara sehingga sekali lagi dia memang harus menaiki menara.

One Piece Vs Tower of God! Antara Jepang Dan Korea

Dari segi misteri sendiri saya menganggap ToG punya misteri yang lebih kompleks dan membuat penasaran. Kenapa? Dalam OP satu-satunya jawaban hanyalah poneglyph yang artinya tak mungkin ada dua versi dari jawaban yang pembaca inginkan sedangkan dalam ToG jawaban akan misteri tersebut terletak pada orang yang masih hidup entah itu kawan maupun lawan. Apakah orang tersebut mengatakan kebenaran atau memanipulasi jawabannya sendiri, tak akan ada yang tahu. Hal ini membuat misteri ToG hanya membawa spekulasi lain yang tak kalah membingungkan. Belum lagi sumber misterinya buka cabang dimana-mana.

One Piece Vs Tower of God! Antara Jepang Dan Korea

Ada banyak misteri di OP seperti buah iblis, D, ancient weapon dan laugh tale yang mana semuanya saling berkait. Membuka satu rahasia sama artinya dengan memecahkan separoh rahasia yang lain. Bisa dibilang misteri dalam OP adalah satu novel tebal yang terbagi menjadi beberapa bab sedangkan misteri ToG itu lebih mirip…. Jalan raya. Meski terhubung dengan jalan utama namun banyak sekali cabangnya.

Sampai saat ini misteri terbesar dalam ToG adalah Jahad dan 10 keluarga. Bersamaan dengan misteri itu ada juga misteri 13 senjata bulan, putri jahad, lantai 135, outer god dan Bam itu sendiri. Anehnya, setiap misteri ini rasanya malah memancing pembaca pada sebuah misteri yang lebih besar yakni menara itu sendiri. siapa yang menciptakan menara? Apa tujuannya? Meski tidak pernah disinggung namun inilah misteri terbesar di benak para pembaca.

Lalu bagaimana dengan world buildingnya? Sekali lagi menurut saya ToG menang (dari tadi ToG melulu). World building untuk ToG sudah ditulis sejak season pertama (yang mana amat beresiko) sedangkan OP baru memperluas dunia mereka dengan kemunculan shicibukai Mihawk. Baik OP maupun ToG memperkenalkan banyak makhluk dan ras selain manusia dan keduanya dilakukan secara perlahan seiring perjalanan yang semakin aneh dan berbahaya.

One Piece Vs Tower of God! Antara Jepang Dan Korea

OP memperkenalkan pada kita berbagai pulau dengan panorama unik seperti hujan petir dan badai salju abadi. Setiap pulau yang kru topi jerami kunjungi benar-benar berbau petualangan seperti pulau langit dan pulau manusia ikan. Setiap pulau juga memiliki keunikannya masing-masing sehingga sulit untuk menentukan tempat favorit sedangkan ToG… well, tempat-tempat seperti kereta neraka, lantai kematian dan lantai tersembunyi memang tidaklah buruk, bagus malah, namun tidak sebagus OP.

Meski demikian ada satu hal yang membuat ToG unggul jauh dalam hal world building yakni ruang dan waktu. Menara terdiri dari 134 lantai yang mana satu lantai saja sama luasnya dengan benua Amerika. Sudah jelas menara tempat Bam dan kawan-kawan bermain lebih luas dibandingkan dunia OP. Selain itu ada juga faktor umur dari para penghuni menara. Mereka yang berhasil mencapai puncak menara akan awet muda dan bisa hidup selamanya entah itu seribu maupun 10 ribu tahun. Bahkan mereka yang hanya sekedar kacang goreng saja bisa hidup sampai 300 tahun sehingga di dalam menara umur itu cuma angka. Kebayang nggak kalo orangtuamu ternyata 10 ribu tahun lebih tua darimu? Weww, populasi menara pastilah sangat padat.

One Piece Vs Tower of God! Antara Jepang Dan Korea

Okay, sekarang mari bahas aspek dimana OP unggul, biar fans OP bisa berbangga hati terlebih dahulu. Aspek yang saya maksud disini adalah power system atau ukuran kekuatan di dalam cerita. Di dalam OP ada berbagai jenis kekuatan namun yang paling utama jelas buah iblis. Buah iblis ada banyak macamnya dari yang kuat hingga yang tidak berguna. Selain buah iblis ada juga haki, pedang dan juga kekuatan unik yang dimiliki berbagai ras dalam OP.

Tak ada level kekuatan yang jelas dalam OP, kalaupun ada itu hanya ulah fans yang menggolongkan karakter ke tingkat yonkou, tingkat admiral, tingkat shicibukai dan sebagainya. Meski demikian tingkatan ini sendiri tak jelas batasannya. Power system dalam OP lebih seperti batu-gunting-kertas yang mana batu mengalahkan gunting, gunting mengalahkan kertas dan kertas mengalahkan batu yang mana itu unik dan lebih sulit diprediksi.

One Piece Vs Tower of God! Antara Jepang Dan Korea

Di ToG sendiri power level diatur dengan jelas karna adanya regular rank F, rank E, rank D dst. Lalu ada ranker, advanced ranker, high ranker dan akhirnya axis. Saat seseorang menjadi ranker mereka akan memperolah ranking yang secara kasar menjadi tolak ukur kekuatan mereka. Ada sekitar 100 ribu ranker dan hanya 1000 teratas yang pantas mendapat title high-ranker. Mereka ini adalah makhluk-makhluk yang keberadaannya tidak tergoyahkan dan mereka yang berada di 100 besar adalah dewa itu sendiri. semakin tinggi peringkatnya maka semakin kuat pula orang tersebut. Sesederhana itu, meski terkadang ada monster entah darimana yang merusak aturan tersebut.

Saya pribadi lebih suka power sistem OP karna melibatkan banyak taktik dan juga lebih mendebarkan karna tidak terduga. Lihat aja Usopp, kalau dia serius dan penuh persiapan bukan tak mungkin dia mengalahkan Luffy. Lalu lihat juga kemampuan karetnya Luffy. Dimana lagi ada karakter utama yang punya kekuatan macam itu? meski begitu Luffy memanfaatkan kemampuannya dengan kreatif yang mana kita kenal sebagai gear.

Tapi bukan berarti power sistem di ToG jelek. Regular memang tak punya kesempatan menang melawan ranker namun karakter utama disini adalah Bam si irregular. Bam merupakan perwujudan sempurna dari karakter overpower yang biasa kita lihat di anime-anime isekai atau manhua cina. Dia memang luar biasa kuat untuk ukuran rangkingnya namun masih ada perbedaan yang amat besar antara dia dengan high-ranker. Perbedaan level yang besar ini membuatnya bisa melakukan pembantaian pada regular di levelnya namun juga bisa menyajikan pertandingan yang menegangkan melawan high-ranker. Jadi Bam belum bisa disebut yang terkuat dan ancaman kematiannya masih tinggi.

One Piece Vs Tower of God! Antara Jepang Dan Korea

Okay, mari bahas aspek lain yang tak kalah penting dibanding cerita, karakter. Mari kita mulai dari karakter utama.

Dari apa yang saya lihat Luffy ini adalah karakter yang tidak terlalu pintar dan cenderung masa bodoh dengan perbuatannya. Meski demikian dia memiliki nilai-nilai luhur layaknya seorang karakter utama shonen jump. Dia pemberani, menolong yang lemah, peduli pada teman dan mempercayai siapapun termasuk musuhnya. Karakternya bisa menarik di satu waktu namun tak jarang juga bisa membosankan bagi sebagian orang. Bisa dilihat Oda memilih bermain aman dengan karakter Luffy.

Dan untuk Bam sendiri, dia adalah orang yang polos, terlalu baik dan juga naif. Dia tak suka kompetisi dan sama sekali tak pernah meragukan temannya meskipun teman itu mengkhianatinya. Meski punya beberapa kemiripan dengan Luffy tapi karakter Bam terasa jelek dan tidak mencolok, setidaknya dalam season pertama. Bam mendapatkan pengembangan karakter yang baik di season 2 dan seterusnya sedangkan Luffy… hmm, tak banyak pengembangan karakter yang bisa dilihat dari Luffy namun dia akan baik-baik saja dengan sifatnya itu.

One Piece Vs Tower of God! Antara Jepang Dan Korea

Dan untuk karakter-karakter lain, kedua komik ini sama-sama memperlakukan karakternya dengan baik. Cerita tidak selalu terfokus pada karakter utama dan karakter pendukung pun diberi kesempatan untuk bersinar.

Dari segi keragaman karakter, karakter-karakter OP masih harus memegang moto persahabatan, kerja keras dan kemenangan sehingga bisa kita lihat semua kru kapal Luffy memiliki beberapa sifat yang mirip seperti keberanian dan kesetiaan. Karakter ToG bisa dibilang lebih beragam karna tidak seperti Luffy yang harus berlayar dengan nakamanya, anggota tim Bam selalu berganti dan masing-masing anggota tersebut memiliki sifat dan keahlian mereka masing-masing, tak jarang juga karakter-karakter ini memiliki tujuan dan cara yang bertentangan. Sekali lagi ini hanya perbedaan target pembaca. Untuk anak-anak hingga remaja pasti lebih menyukai kru topi jerami Luffy namun untuk yang menginginkan bacaan lebih berat akan memilih tim ala ToG.

Dan bagaimana dengan antagonistnya? Dalam OP keseimbangan dunia terjaga dengan adanya Yonkou, WG, Marine dan Shicibukai. Marine akan melakukan apa saja untuk mencegah bajak laut menemukan Laugh tale dan karna inilah bentrokan-bentrokan selalu terjadi.

Dalam ToG, pemerintahan Jahad dan 10 keluarga sama sekali tidak menghalangi siapapun untuk menaiki menara. Mereka menerima dengan tangan terbuka kedatangan siapapun. Hal ini menjadikan perselisihan kedua belah pihak menjadi pasif sehingga 2 season pertama lebih banyak diisi dengan konflik internal FUG. Kendati demikian sejak season ketiga perang sudah benar-benar pecah dan menara mulai berguncang.

One Piece Vs Tower of God! Antara Jepang Dan Korea

Tak terasa pembahasan ini sudah sedemikian panjang. Popularitas kedua komik ini memang tidak diragukan lagi namun masih ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dan dijadikan bahan perbandingan.

Pertama, OP sudah memiliki jumlah chapter yang lebih dari 1000 sedangkan ToG masih belum menyentuh 500 chapter. SIU sebagai author ToG sering kali harus libur karna kesehatannya dan selalu mengambil break setiap kali menyelesaikan 1 season. Eichiro oda sendiri sebagai author OP memiliki jadwal kerja yang berbeda dengan mangaka lain karna dia diwajibkan mengambil 1 minggu libur setiap 3 atau 4 chapter. Hal ini dilakukan demi kesehatannya juga jadi bisa dibilang kedua author ini memiliki tekanan kerja yang berat dan keduanya juga punya riwayat penyakit serius.

ToG jelas perlu dipuji karna bisa disandingkan dengan OP meski jumlah chapternya baru setengah dari jumlah chapter OP. Namun untuk yang tidak tahu, panjang dari 1 chapter ToG mulai dari season 2 itu bisa 2 sampai 3 kali panjang chapter webtoon biasa sehingga series mana yang lebih panjang itu sulit diputuskan.

Dalam urusan promosi dan pemasaran jelas OP ada diatas awan. Anime, game, novel dan volume cetaknya merajai industri entertaiment jepang dan OP juga memiliki 14 movie yang tayang di bioskop. Belum lagi OP bisa dibaca secara online dan legal di situs mangaplus.

One Piece Vs Tower of God! Antara Jepang Dan Korea

Untuk ToG… ToG memang memiliki beberapa volume cetak, marchendise dan 13 episode anime namun jelas itu tak bisa disandingkan dengan OP. Webtoon jelas belum bisa dibandingkan dengan perusahaan besar seperti Shueisha dan karna itu tak bisa memberikan banyak support pada karya-karya dalam naungan mereka. Dari segi publikasi jelas sebuah keajaiban ToG bisa disandingkan dengan OP.

Dan yang terakhir adalah art atau gambar. Rasanya mudah saja jika kita bilang OP lebih baik dibanding manga manapun karna mereka semua memiliki format yang sama yakni hitam-putih dengan ukuran page yang sudah ditentukan namun jika dibandingkan dengan webtoon rasanya lain. ToG adalah webtoon bertipe long-vertical-strip full color dan gaya gambar yang berbeda ini sungguh-sungguh pengalaman lain bagi mereka yang terbiasa membaca manga. Karna itulah tak adil rasanya jika kita membandingkan keduanya dari segi gambar.

One Piece Vs Tower of God! Antara Jepang Dan Korea

Okay, rasanya saya sudah menulis terlalu banyak. Sebelum selesai saya ingin menambahkan hal-hal yang saya sukai dari kedua komik ini.

One piece:

+ OP seringkali memberikan foreshadow di chapter-chapter awal yang akan membuat pembaca berkata 'Loh?' saat hal itu benar-benar terjadi di chapter kedepan. Foreshadow ini biasanya tersembunyi namun ada saja orang yang selalu berhasil menemukannya.

+ OP sering mengambil kisah berdasarkan sejarah seperti kisah momotaro yang kini sedang berjalan di Wano. Buat yang penasaran tentang referensi-referensi yang dipakai Oda dalam membuat cerita bisa cek ke website Library of Ohara.

+ oda sangat aktif berhubungan dengan para penggemarnya. Di setiap volume cetak terbaru akan selalu ada kolom SBS alias silahkan bertanya sepuasnya yang mana dia menjawab pertanyaan para penggemar dan terkadang juga ada beberapa spoiler disana.

+ forum diskusi manga OP jauh lebih aktif dibanding forum manga manapun

+ Beberapa jokes yang diselipkan Oda terkadang membuat heran sendiri. beberapa jokesnya masuk akal namun ada juga jokes yang terang-terangan mengatakan 'Fuck logic.'

+ kebiasaan Oda yang jarang sekali menjelaskan sesuatu secara detail membuat forum diskusi tetap ramai. Beberapa orang menganggap ini menyebalkan namun saya suka. Kebiasaannya itu sudah memancing master master analisis untuk meletakkan pendapat mereka dalam berbagai media.

+ Oda suka bermain dengan angka angka chapternya. Contoh yang paling terkenal adalah kemunculan gear 2 di chapter 387 lalu kemunculan gear 4 di chapter 783. Kebiasaannya ini menarik karna membuat pembaca menebak-nebak namun juga menjengkelkan karna dia harus membuat arc dressrosa bertele-tele demi angka cantik ini.

+ Oda banyak menggambar karakter berdasarkan artis atau tokoh nyata. Meski saya tak kenal sebagian besar orang-orang itu namun saya suka kebiasaannya ini.

+ Oppai Nami.

One Piece Vs Tower of God! Antara Jepang Dan Korea

Hal yang saya suka dari ToG:

+ ToG memberikan kepuasan bagi mereka yang menyukai MC overpower namun tetap memiliki cerita yang dalam dan solid.

+ ada banyak permainan otak dalam ToG dan saya selalu suka melihat Khun Aguero Agnes mengambil jalan pintas alias cara licik untuk memenangkan game tersebut. Ini sekaligus membuktikan bahwa power bukanlah segalanya.

+ desain karakter atau lebih tepatnya selera fashion SIU sangat menyegarkan. Para karakternya tak pernah memakai pakaian yang itu itu saja dan design fashionnya keren. Membuat karakter disana lebih tampan dan cantik.

+ SIU juga aktif dalam berhubungan dengan penggemarnya. Dia memiliki blog sendiri dan setiap chapter yang rilis dia akan memposting sesuatu disana. Sering kali dia menjelaskan sesuatu yang belum ditampilkan di cerita dan itu membuat rasa antusias fans semakin menjadi-jadi.

+ ada banyak jenis senjata dan peralatan unik di ToG dan kebanyakan belum pernah saya lihat di manga maupun manhwa lain. Contohnya saja lighthouse, dimana lagi ada komputer berbentuk kotak yang bisa dijadikan tempat tinggal sekaligus alat untuk bertarung? Uniknya, senjata dan alat-alat ini juga punya peringkat.

+ SIU sering mengambil nama tokoh dari artis, atlet maupun tokoh sejarah. Meski demikian dia tidak mengangkat penampilan mereka ke dalam manhwa nya.

+ Ada banyak sekali kisah, topik dan rahasia yang muncul seiring berjalannya cerita namun ini tidak membuat cerita menjadi terlalu berat untuk diikuti. Sama seperti Oda, SIU juga lebih banyak membiarkan detail ceritanya mengambang sehingga para pembaca punya lebih banyak hal untuk didiskusikan

+ Meski beberapa karakternya sungguh seksi namun ToG tidak menjual pakaian dalam maupun belahan. Memang jarang webtoon yang menjual hal-hal semacam ini namun itu tidak mengecewakan.

One Piece Vs Tower of God! Antara Jepang Dan Korea

Well, jumlah batas karakter dalam satu thread sudah hampir habis jadi disinilah pembahasan ini berakhir. Apakah anda lebih menyukai ToG atau OP dan tidak setuju dengan tulisan saya marilah kita berperang di kolom komentar. Sekian dari saya mari bertemu di thread saya yang lainnya.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
ShinYuna4 dan 23 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh ih.sul
Halaman 1 dari 3
Woowww ini thread terpanjang yang pernah saya tulis. Apa ada agan sista disini yang sering membandingkan dua karya ini? Kalau di forum forum sih banyak.
One Piece Vs Tower of God! Antara Jepang Dan Korea
profile-picture
cattleyaonly memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Sekarang kedua fandom dipersilahkan gelud.
Baris yang rapi di bawah yahemoticon-Toast

Anyway, i really don't care about both titles, bcause i dropped it long ago. emoticon-Ngacir
profile-picture
profile-picture
profile-picture
EriksaRizkiM dan 5 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh arai01
Lihat 5 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 5 balasan
Dua-duanya bagus, sayangnya ane gak baca ToG emoticon-Big Grin

Btw, ToG udah lanjut lagi?
profile-picture
profile-picture
Aramina dan ih.sul memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 2 balasan
Jejak
profile-picture
ih.sul memberi reputasi
Animasi masih jauh lebih bagus jepang
profile-picture
ih.sul memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Manhwa korea yang fantasi kebanyakan terlalu ambisius dan mengejar "wah". Tapi storytelling keteteran kayak dice ama god of highschool. Untuk TOG belum baca lagi setelah SIU balik hiatus. Manhwa sekarang ane baca genre preman sekolah aja sih kayak weak hero, ama lookism
profile-picture
ih.sul memberi reputasi
Lihat 8 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 8 balasan
Desain karakter manhwa saya rasa masih kurang wah, terlalu biasa
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Berhubung ane udah baca tog dari lama dan one piece juga dari lama maka ane akan bilang begini.

Solo leveling sama dengan sword art onlinenya manhua.
Tog sama dengan one piece nya manhua...

Tapi kelas mereka bukan di tingkat yang sama. Jadi begini....

Saat kalian baca manga kalian akan merasa seperti kalian nonton japan movie. Genji atau yang lain...

Tapi kalo manhua kalian akan merasa nonton drakor yang penuh intrik dan alur yang roller coaster...

Jadi dari rasa dan template mereka bukan di alur yg sama dan sengaja tidak di sama sama kan.

Aku yakin karena target pasar mereka ya org dari mereka sendiri jadi mereka membuat rasa dan template yang sudah di kenal....

Tog memiliki alur yang bagus dan karakter yang dalam. Tapi ngak semua misteri di ungkap supaya menarik pembaca terus membaca dan di tambah misteri lagi dan lagi. Ane sampe terpaksa ngikutin update mingguan. Tapi akhirnya ane lepas dari jerat penasaran karena kesibukan dan udah lupa alurnya emoticon-Big Grin.

Op udah tau lah. Tapi bedanya ane bisa nungguin update mingguan tanpa terpaksa entah karena tiap chapter memuaskan atau karena udah bisa..

Buat world building sama sama bagus. Tapi dalam filosofi tempat biasanya op lebih memberi kesan tempat yg mereka pijak sama pentingnya dengan karakter yang akan mereka temui. Kya drum kingdo. Water 7. Dan dresrosa.

Buat joke ane engak masalah joke. Fans servis. Dan hal lainnya ane ngak masalah.

Power level tog dan op ane no komen karena kalo power level merupakan keunikan dari komik tersebut.

Apa lagi ya. Udah lah. Silahkan tambahin atau perbaiki kalo ane ada yg salah dan kurang pas.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Aramina dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 3 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 3 balasan
ane malah emosi nntn TOG, ni mc nya cengeng gitu , trus bisa2 nya kek jadi pusat dari orang2 sekitar, padahal cengeng gitu emoticon-DP
ntah lah ane kurang demen, mungkin karena sedari kecil nntn shounen mc nya berapi2 bahkan bisa bikin musuh jadi hormat
ane nntn OP juga cuma sampe lufy vs katakuri , mo nntn lanjutannya juga udah males2an karena sibuk juga
TOG ane nntn sampe episode 10 udah males juga, nntn eps 11-13 juga agak terpaksa karena nanggung
tapi manhwa ini emang secara art amazing , ane baca cem girls trial, study group, bastard keren semua, bukan suatu yg mustahil kalo kelak manhwa bakal menggusur manga emoticon-Matabelo
profile-picture
profile-picture
mizu19 dan ih.sul memberi reputasi
Diubah oleh .wendy.
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
kagak tau sih
sejak pulau langit ane emang males liat bajak laut
amburadul desainnya
apalagi ntah tamatnya kapan
profile-picture
ih.sul memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 2 balasan
Tower of god memang bagus, tapi kalo dari segi kualitas, masih jauh dibawah One Piece yang ceritanya lebih luas, lebih mengalir, lebih kompleks. Belum lagi karakter2nya lebih meninggalkan kesan kuat dipembaca bukan cuma jagoannya aja, tapi villainnya juga. Pertarungan2nya pun epic, bukan cuma keren, tapi juga lucu dan menghibur...

Masih lebih seimbang kalo membandingan tower of god dengan black clover, bukan dengan one piece..

Terlalu naif rasanya membandingkan tower of god dengan manga super masterpiece sekelas One Piece..
profile-picture
Aramina memberi reputasi
Lihat 13 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 13 balasan
SENSOR/BeqNmKJ
Itu ada di Drive one pice
Kebanyakan pembaca ToG yang ngedrop pasti berada di sekitar chapter 70-an atau sebelumnya. Sementara banyak kasus orang gak baca OP karena udah terlanjur panjang, udah malas mengikuti.

Ane kebetulan ada di dua kondisi di atas dan ane yakin banyak orang yang kasusnya mirip kayak ane emoticon-Big Grin

Soal platform, ToG unggul duluan karena ToG rilis di Line Webtoon yang emang free access sejak 2016 dan udah berbahasa Indonesia. Free access OP jauh lebih terlambat (2019 dalam Bahasa Inggris dan 2021 dalam Bahasa Indonesia di Mangaplus) kendati versi bukunya udah terbit di awal 2000-an di Indonesia. Namun keduanya dikenal penggemar kita karena rilisan online bajakan yang memang sudah marak sejak awal dekade 2010-an.
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
2 2 bagus...

yg jelek itu hanya solo leveling emoticon-Leh Uga
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 2 balasan
TOG?

maksud lu HXH tower trick arc?emoticon-Najis

Kok kompare nya ke one piece?emoticon-DP
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 2 balasan
Semoga penulis keduanya dicukupkan umurnya sampai ceritanya selesai. Kasian para fansnya klo ceritanya gantung n penulis ud gk bs lanjutin ceritanya kyk Manga sebelah emoticon-Smilie
TOG, Ane baca di webtoon
Secara Ane uda langganan webtoon bertaun2 lamanyaemoticon-Leh Uga
Kalau One Piece hanya gamenya saja di ps4
Gile TS nya, niat banget bikin trit panjang begini
:emoticon-Cendol Gan
Diubah oleh Cikklancang
Post ini telah dihapus oleh KS06
Saya suka neh
Halaman 1 dari 3


GDP Network
© 2021 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di