CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Entertainment / The Lounge /
Ujian Online. Antara Nilai Dan Kejujuran
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/60c46fbfeabb4c262e3bb240/ujian-online-antara-nilai-dan-kejujuran

Ujian Online. Antara Nilai Dan Kejujuran

Ujian Online. Antara Nilai Dan Kejujuran

Tak terasa sudah lebih dari 10950 jam alias 15 bulan kita diranda serangan pandemi covid-19. Itu artinya sekarang sudah ada dua angkatan yang dicap dengan label 'lulusan corona.'

Memang banyak yang tidak menyukai title tersebut namun memang seperti itulah adanya. Kenyataannya seluruh siswa sekolah maupun mahasiswa memang dimudahkan dalam pendidikannya karna corona atau lebih tepatnya dimudahkan dalam ujiannya.

Ngaku aja deh, siapa disini yang ujian online sambil buka google?

Ujian Online. Antara Nilai Dan Kejujuran

Namanya juga ujian tanpa pengawasan. Diawasi aja masih ada kok yang berani nyontek apalagi kalau nggak diawasi? Dengan tidak adanya pengawasan maka mendapat nilai 100 dalam ujian bukanlah hal yang sulit sampai sampai guru-guru bakalan curiga kalau ada murid yang biasanya dapat nilai jelek tapi tiba-tiba bisa dapat 100.

Well, pastinya pihak sekolah juga mencoba mencari cara untuk mengatasi hal tersebut. Kampus saya sendiri menggunakan cara yang agak kuno yang mana sebelum membuka soal kami dihadapkan pada hadist berikut:

Quote:


Singkatnya para mahasiswa ditakut-takuti dengan hadist tersebut yang mana arti kasarnya adalah 'jika kalian curang itu artinya murtad.' well, cara itu tampaknya cukup efektif untuk mahasiswa muslim, terbukti dari nilai rata-rata kami yang tidak setinggi semester sebelumnya. Masalahnya adalah, kalau mahasiswanya non-muslim gimana?

Ada juga sih sekolah yang mewajibkan muridnya untuk terhubung dengan zoom disaat ujian berlangsung. Niatnya sih agar guru bisa langsung mengawasi jika ada murid yang melakukan kecurangan namun dengan jumlah murid yang banyak bagaimana caranya mengawasi semua lewat jendela zoom yang kecil?

Ujian Online. Antara Nilai Dan Kejujuran

Kebetulan saya memiliki tetangga seorang guru Sd. Dia pernah curhat tentang kisahnya membuat soal ujian lalu soal itu dibawa pulang oleh murid untuk dikerjakan di rumah dan saat dikumpulkan semua murid mendapat nilai 100. Bayangkan, seluruh tugas dan ujian semua murid dapat 100, gimana caranya bisa nentuin juara kelas?

Terlebih lagi murid-murid selalu dan akan selalu mencari cara agar bisa mendapat nilai setinggi-tingginya. Searching google, open ppt sampai grup chat untuk berbagi jawaban akan ditempuh demi nilai rapor setinggi mungkin. Well, di negeri ini nilai memang lebih penting dari kejujuran kan?

Ujian Online. Antara Nilai Dan Kejujuran

Ahh.... Ujian baik offline maupun online tidak akan lengkap rasanya tanpa sedikit kecurangan dan kecurangan itu semakin mudah dilakukan dalam ujian online. Kira-kira berapa lama lagi kita akan bersekolah secara daring dan mencontek secara online? Saran saya sih buat yang pengen nilainya tinggi, tetaplah bertahan dalam sekolah daring. Memang, deritanya mengerikan tapi hasilnya cukup memuaskan.

Sekian dari saya mari bertemu di thread saya yang lainnya.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
archangela13 dan 20 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh ih.sul
Halaman 1 dari 4
Gimana nih yang sedang menempuh ujian online? Ada tips dan trik biar nggak ketahuan?

Baca juga: duka luka kuliah online
profile-picture
cattleyaonly memberi reputasi
Di sini, yang jujur bisa jadi kalah dengan yang nggak jujur
emoticon-Hammer2
profile-picture
profile-picture
profile-picture
EriksaRizkiM dan 5 lainnya memberi reputasi
Lihat 4 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 4 balasan
Gw klo ikut kursus online, gw kerjain sesuai kemampuan gw.
Ngetes diri sendiri.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Tonozz dan 3 lainnya memberi reputasi
Lihat 5 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 5 balasan
hare gini masih jujur? itu ada yang udah berpuluh taun kerja, prestasi apa lah, toh ujung2nya protes sampai demo ke tipi karena ga lulus tes....ngoahahaha emoticon-Wakaka
profile-picture
profile-picture
felia17 dan ih.sul memberi reputasi
Lihat 3 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 3 balasan
Sebagai pihak yang sudah merasakan bagaimana ujian online saat kuliah.

Memang banyak sekali celah didalamnya,.

1. Mudah mencari jawabannya terumata saat pertanyaaan tentang sejarah, definisi dll yang bersifat teoritis di halaman percarian.

2. Waktu itu ada celah mencari tau jawaban dari teman yang sudah finish karena ada sebahian dosen tidak hiden jawaban, meski di hiden ada kita terkadang tau pertanyaan mana yang salah.

3. Terkadang dosen memberi 2 attemp ini antisipasi kalau eror sistem dan bisa di manfasakan oleh mahasiswa.

4. Ujian online bisa kena mental, soalnya nilai langsung keluar.

profile-picture
profile-picture
hhendryz dan ih.sul memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
selama orientasinya masih lebih mengutamakan nilai dibanding tingkat pemahaman, yaa praktik asal dapet nilai bagus (entah dengan cara positif atau negatif) bakal langgeng... bahkan bisa kebawa sampai di luar urusan sekolah/kuliah emoticon-Shakehand2
profile-picture
profile-picture
profile-picture
anxiousyads dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Bos ane pernah marah ama karyawannya yg nilai kuliahnya bagus tp ga becus kerja

Kata bos ane "kamu nyontek atw nyogok?"





"Nilai yg kamu dapat akan dipertanggungjawabkan ke depannya"
profile-picture
profile-picture
clearhaze18 dan ih.sul memberi reputasi
Lihat 3 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 3 balasan
Selama orentasinya adalah hasil dan bukan proses, kejujuran jadi.... .emoticon-Malu
profile-picture
profile-picture
profile-picture
sulistyo.15641 dan 2 lainnya memberi reputasi
Pake hadist kagak mempan jika yg ikutan tes bukan beragama islam atau cuma islam ktp
profile-picture
profile-picture
felia17 dan ih.sul memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 2 balasan
kadang kasian juga mikirin guru dan dosen yang serius ngajar.. muridnya malah pada bagong-bagong..
profile-picture
ih.sul memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
nilai? jujur? yg sy pikirkan hanya lulus....... emoticon-Ngacir




profile-picture
ih.sul memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 2 balasan
Seinget gue sih sekitar 10 atau 12 tahun lalu ujian online juga udah mulai banyak sih. Tapi ngerjain nya di warnet ya.
Kalau soal - soalnya semacam soal mengenai pemahaman, memang tetap bisa liat tab pencarian, tapi dari segi pembahasan yang ditulis kan bisa diliat mana yang cuma copas - copas atau menyimpulkan sendiri
yg tatap muka aja nyontek semua apalagi online, pendidikan di Indonesia mentingin hapalan mulu, ujian pilhan ganda, nggak mau capek guruny....cb suruh buat karya ilmiah itu lbh tepat
saya ujian online pakai proctorio jadi ngga bisa cheat gan.
Lihat 3 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 3 balasan
Anak ane termasuk yg ikut kelas online dan ujian online, ane tekankan.."ayah lebih suka kamu nilai nya jelek tpi hasil kerja kamu sendiri mas, dri pada nilai bagus tpi hasil nyontek, tanya gogle". Alhamdulillah nilai nya bagus tuh.... Inti nya disiplin aja si..
profile-picture
profile-picture
sulistyo.15641 dan clearhaze18 memberi reputasi
iya itulah yang saya alami di sekolah
Karena dari dulu kita dididik supaya selalu mengejar nilai, bukan pemahaman. Bahkan sistem rangking pun dibuat seperti itu, ujung2nya bagaikan mengajarkan ikan untuk terbang dan burung supaya pandai berenang. Dan ironisnya, nilai-nilai itu yang menjadi dasar pembenar untuk menghukum anak-anak.

Saatnya orang tua pintar2 mencari sekolah yang tidak mengutamakan nilai, tapi pemahaman untuk anak.
profile-picture
MAQ375 memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Temen kelas anak gw yg kelas 3sd.

Pada dpt 100 tiap kali ada tugas dr guru sekolah..

Lah anak gw yg gw ajarin nilai kejujuran rata2 dpt 80, jrg2 dpt 100 kecuali Mtk

Sebab kalau pas ada tugas, bini gw cuma temenin dan bantu ajarin tanpa kasih jawaban..

Gpp dpt nilai lebih dikit, tar kalau dh tatap muka baru terlihat mana yg asli mengerjakan atau di kerjakan ortu/orang lain
Diubah oleh tiobiennyo
jika ujiannya di rumah mah ane juga bakalan ga akan jujur, entah jika ujian onlinenya di tempat lain bakalan ga berkutik tuk curang.
Halaman 1 dari 4


GDP Network
© 2021 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di