CARI
KATEGORI
KATEGORI
Pengumuman! Ikuti Surveynya, Dapatkan Badge-nya! Klik Disini
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Ironi Pajak Era Jokowi: Si Miskin Tercekik, Si Kaya Diservis
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/60c19687d2fe2f27bf7faaaf/ironi-pajak-era-jokowi-si-miskin-tercekik-si-kaya-diservis

Ironi Pajak Era Jokowi: Si Miskin Tercekik, Si Kaya Diservis

Ironi Pajak Era Jokowi: Si Miskin Tercekik, Si Kaya Diservis

Jakarta, CNN Indonesia -- Pemerintah Presiden Jokowi mengotak-atik aturan pajak dalam RUU tentang Perubahan Kelima atas UU Nomor 6 Tahun 1983 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (UU KUP). Beleid itu sudah dibawa ke DPR dan masuk dalam Prolegnas 2021 yang diprioritaskan selesai untuk dapat diimplementasikan.
Teranyar, seperti beras, gabah, jagung, sagu, kedelai, garam konsumsi, daging, telur, susu, buah-buahan, sayur-sayuran, ubi-ubian, bumbu-bumbuan, hingga gula konsumsi.

Penarikan PPN juga akan menyasar hasil pertambangan dan pengeboran, misalnya emas, batu bara, minyak dan gas bumi, dan hasil mineral bumi lainnya. Kemudian, jasa pelayanan kesehatan medis, jasa pelayanan sosial, dan jasa pengiriman surat dengan perangko.

Tak ketinggalan, jasa keuangan, jasa asuransi, jasa angkutan umum di darat di air serta angkutan udara dalam negeri dan angkutan udara luar negeri, jasa tenaga kerja, jasa telepon umum dengan menggunakan uang logam, serta jasa pengiriman uang dengan wesel pos bakal jadi objek pajak.

Selain PPN, pemerintah juga berencana mengeluarkan ketentuan pajak baru, yaitu pajak karbon bagi orang atau korporasi yang membeli barang dengan kandungan karbon atau melakukan aktivitas yang menghasilkan karbon. Ide pajak ini muncul untuk mengisi kantong penerimaan negara sekaligus mengurangi emisi karbon.

Sebelum kedua jenis pajak ini, ada juga wacana pengampunan pajak (tax amnesty), yang rencananya juga akan tertuang di RUU. Meski diklaim merupakan program yang berbeda dengan tax amnesty yang pernah dilaksanakan pada 2016 lalu, wacana pengampunan pajak ini juga sempat membuat geger masyarakat.

Selain itu, ada juga rencana kenaikan tarif pajak penghasilan (PPh), khususnya bagi 'orang tajir', yang tarifnya bakal naik dari 30 persen menjadi 35 persen. Sementara, bagi masyarakat dengan lapisan penghasilan lainnya tetap.

Yang juga disiapkan sejak jauh-jauh hari adalah perubahan tarif PPh badan dari 25 persen pada 2020 menjadi 20 persen pada 2022 mendatang.

Di luar rencana otak-atik itu, pemerintah telah melakukan beberapa penyesuaian pajak. Misalnya, memberikan relaksasi pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM) bagi kendaraan bermotor dengan alasan ingin mendongkrak pemulihan ekonomi usai tertekan dampak pandemi covid-19.

Begitu juga dengan pajak properti untuk pembelian rumah siap huni (ready stock). Dan tentunya, beberapa insentif pajak lain dalam rangka meringankan beban masyarakat di tengah pandemi.

Kendati begitu, Ekonom sekaligus Direktur Center of Economic and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira Adhinegara menyebut berbagai wacana pajak baru Jokowi ini mengisyaratkan ketidakadilan. Bahkan, aturan pajak berpotensi memperlebar jurang ketimpangan antara si kaya dan si miskin.

"Ini ketidakadilan pajak yang kelewat batas. Kalau pemerintah tidak menggunakan logika yang lurus, bisa buyar pemulihan ekonomi. Jadi, kebijakan pajak ala Sri Mulyani (Menteri Keuangan) ini akan suburkan ketimpangan pasca-pandemi," tutur Bhima kepada CNNIndonesia.com, Kamis (10/6).

Hal ini tercermin dari realisasi pengeluaran masyarakat kelompok 20 persen paling atas, di mana mereka kontribusi pengeluarannya naik dari 45,3 persen pada September 2019 menjadi 46,2 persen per September 2020. Sementara

"Sementara kelompok terbawah mengalami tekanan kehilangan pendapatan bahkan jadi pengangguran baru. Ini ditambah kebijakan pajak baru sampai bahan pangan dikenakan PPN sepertinya jelas pemerintah lebih berpihak pada orang kaya," imbuhnya.

Menurut Bhima, pemerintah memberi banyak relaksasi pajak bagi orang kaya. Misalnya, relaksasi PPnBM, pajak properti, hingga tax amnesty, meski PPh berencana dinaikkan. Toh, PPh naik hanya bagi orang super kaya yang penghasilannya di atas Rp5 miliar.

"Orang kaya sudah diservis banyak oleh pemerintah. Sebentar lagi ada tax amnesty juga yang mengampuni wajib pajak kakap. Padahal, jelas-jelas tax amnesty gagal meningkatkan rasio pajak," katanya.

Bagi mereka yang berstatus pengusaha, keringanan pajaknya semakin bertambah. Sebutlah, PPh badan akan turun menjadi 20 persen. Belum lagi, tax holiday dan lain sebagainya.

Senada, Ekonom CORE Indonesia Yusuf Rendy Manilet juga melihat ironi dalam aturan pajak baru pemerintah, khususnya ketika wacana PPN sembako dan tax amnesty muncul.

Menurutnya, PPN sembako seharusnya tidak perlu ada karena kinerja PPN sudah cukup baik tanpa perlu ekstensifikasi ke objek pajak baru.

Begitu pula dengan tax amnesty, seharusnya tidak perlu ada. Toh, pemerintah sudah pernah sekali memberi pengampunan, masa diampuni berkali-kali?

"PPN sembako dan tax amnesty merupakan kebijakan ironi, karena disaat barang yang dikonsumsi oleh kelompok masyarakat luas malah dipajaki, namun di sisi lain pemerintah malah memberikan pengampunan pajak kepada orang yang berpotensi selama ini justru tidak tertib dalam menjalankan kewajiban perpajakannya," ujarnya.

Apalagi, gagasan ini muncul di tengah pandemi covid-19. Sekalipun baru akan dilaksanakan pada tahun depan atau tahun selanjutnya pun, tetap saja masih kurang tepat karena belum ada jaminan perekonomian akan kembali seperti sebelum pandemi atau lebih baik dari sebelumnya.

Ekonom sekaligus Direktur Eksekutif Indef Tauhid Ahmad mewanti-wanti pemerintah atas wacana aturan pajak baru ini. Ia menilai kebijakan pemerintah berpotensi membuat pemulihan ekonomi semakin jauh. Di sisi lain, jurang ketimpangan semakin menganga lebar.
"Apalagi kalau PPN sembako diterapkan, ini dampaknya bisa multiplier ke inflasi, ke ekonomi, ke kemiskinan yang semakin tinggi, ketimpangan juga. Tentu, seberapa besar dampaknya masih perlu dihitung, tapi mininal garis batas kemiskinan akan naik," jelas Tauhid.

"Ketika harga bahan pokok naik karena PPN, maka masyarakat akan mengurangi konsumsi, otomatis barang yang diperjual-belikan berkurang, pengusaha pun mengurangi produksi dan pendapatan mereka turun. Ekonomi turun juga. Efek ini yang kajiannya harus segera dipaparkan pemerintah ke publik dulu," lanjutnya.

Agenda reformasi perpajakan yang selama ini rajin digaungkan pun menjadi sia-sia karena tidak akan pernah terimplementasi. Sebab, pemerintah justru sibuk mencari-cari pajak baru, bukan membenahi sistem yang selama ini kurang efektif.

Akibatnya, rasio pajak Indonesia belum tentu bisa naik dan akan tetap tertinggal bila dibandingkan negara-negara tetangga, seperti Malaysia dan Filipina.

Dampak lebih luasnya, Indonesia akan semakin tertinggal dan sulit naik kelas dari negara berpendapatan menengah (middle income country) menjadi negara maju (high income country).

Bhima memberikan gambaran dampak lain dari berbagai aturan pajak ini. Menurut dia, ketimpangan yang terlalu lebar justru bisa membuat orang kaya merasa tidak aman berbisnis dan tinggal di Indonesia.

"Orang kaya dapat penghasilan dari bisnis di indonesia yang notabene konsumennya kelas menengah dan bawah. Tetapi karena merasa tidak aman, akhirnya dana disimpan keluar negeri," ungkapnya.

Hal ini nantinya juga tidak akan menggerakkan ekonomi di dalam negeri. Begitu pula dengan tax amnesty yang diberikan berkali-kali.

"Ini mengkhianati wajib pajak yang sudah bayar tebusan pada tax amnesty jilid I pada 2016," pungkasnya.

https://www.cnnindonesia.com/ekonomi...aya-diservis/2


profile-picture
profile-picture
profile-picture
screamo37 dan 36 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh kaskus.infoforum
Halaman 1 dari 6
sumbang arap getol, disuruh sumbang negeri sendiri jadi sarap. tuak emoticon-Angkat Beer
profile-picture
profile-picture
profile-picture
petersnusnu dan 32 lainnya memberi reputasi
Lihat 16 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 16 balasan
Yak dicobak dlu, mereka pan idiot. Siapa taw setuju ? emoticon-Bingung kebanyakan duid dapet pan dari kerja kek gt
profile-picture
profile-picture
poorkreta dan gh20 memberi reputasi
Eaaa satu ekor Bipang sarap diatas gw ngamuk2 dan Baper...
Nyinyirin arap

emoticon-Leh Uga emoticon-Leh Uga

Bipang2 kok banyak yang sarap ya akhir2 ini
emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak
profile-picture
profile-picture
profile-picture
viniest dan 14 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh selldomba
Lihat 5 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 5 balasan
Mobil mewah dibikin nol pajak trus sembako dipajakin?
Sri mulyani kudu diganti
Otaknya mulai konslet
profile-picture
profile-picture
profile-picture
screamo37 dan 33 lainnya memberi reputasi
Lihat 27 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 27 balasan
Bisa nyumbang puluhan milyar ke luar negeri, tapi masih ada si miskin yg tercekik...........
profile-picture
profile-picture
profile-picture
selldomba dan 3 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Harusnya yang korupsi, suap, penyelewengan posisi itu yang dihajar habis habisan.

Duit aja kurang ada duit dari rakyat dikantongin. Kan Bang$at !!!!

emoticon-Blue Guy Bata (L)
profile-picture
profile-picture
profile-picture
pecintabot dan 17 lainnya memberi reputasi
Lihat 7 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 7 balasan
Sumbangan solidaritas dikaitin Ama pajak...
emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak

Dasar Bipang rampok APBN, belain Sri Mulyani dan si Udin sampe segitunya
emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak

Masa solidaritas Ama negara lain yang terjajah mau di pajakin juga
emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak
profile-picture
profile-picture
profile-picture
aldonistic dan 7 lainnya memberi reputasi
Lihat 4 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 4 balasan
Nyumbang ke hamas aja lah emoticon-Cool
profile-picture
profile-picture
profile-picture
pecintabot dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
judulnya tendensius sekali.
sejak kapan warung bakso pinggir jalan itu bayar pajak?emoticon-Ngakak (S)
mana ada orang naik becak kudu bayar ppn untuk tarif gowes?
mana ada orang bayar ppn ketika nyari tukang pijat wicet?
bansos-bansos itu ente pikir duitnya dari mana?

nggak usah cape baca pun sudah hampir bisa dipastikan ini berita besutan kadrun.emoticon-Ngakak (S)
profile-picture
profile-picture
profile-picture
pecintabot dan 19 lainnya memberi reputasi
Lihat 16 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 16 balasan
Saya dukung!

Awas kalo u gak berhasil ngumpulin banyak Sri.

Ayo kawan2, kita nyanyikan lagu 'Indonesia Raya' sama2 !

emoticon-#MAR16ERAK
profile-picture
profile-picture
profile-picture
aldonistic dan 5 lainnya memberi reputasi
heran sama kadrun idiot ini, nyumbang duit nghaji ke ngarab gpp

nyumbang duit ke negara kagak mau??

baik sekali teroris tetap lah teroris emoticon-Blue Guy Bata (L)
profile-picture
profile-picture
profile-picture
andree.hehasaaa dan 25 lainnya memberi reputasi
Lihat 21 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 21 balasan
Pajak berlapis

Dr tengkulak dipajakin, dr produsen dipajakin dr konsumen dipajakin

Konsumen jual onlen barang preloved dipajakin

Cuan cuan cuan


Negara hadir bagi mreka yg menghasilkan cuan

Klo rakyat minta makan apalagi sakit molo ya cuekin aja, ntr juga meninggal
profile-picture
profile-picture
profile-picture
aldonistic dan 10 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh 3770372
Lihat 3 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 3 balasan
miris class warfare, kapan indon mengerti musuh kalian itu bukan si kaya atau si miskin, bipang atau cebong tapi PEMERINTAH
profile-picture
profile-picture
profile-picture
aldonistic dan 16 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh obnoxiouspussy
Lihat 4 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 4 balasan
Memang masih banyak potensi pajak. Gali terus dak apa. Tapi tolong banget buat juga aturan hukum mati koruptor

Kalo di biarin aja, dama aja ngisi ember bocor, gak bakalan bisa penuh
profile-picture
profile-picture
profile-picture
selldomba dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 4 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 4 balasan
Makanya, jadilah kaya emoticon-Mad





























































emoticon-Belgia
profile-picture
profile-picture
profile-picture
mammoth46 dan 4 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Tinggal nunggu listrik & BBM di pajekin
Jgn tanggung2 lah

Kalo mau nyalahin ya salahin yg kmaren coblos
Salah sendiri goblog dlm memilih
profile-picture
profile-picture
profile-picture
selldomba dan 8 lainnya memberi reputasi
Ironi Pajak Era Jokowi: Si Miskin Tercekik, Si Kaya Diservis

"Tikus"nya nggak disebut ? makin gembrot lah.

Siapapun presidennya, tetap kurang greget dlm ngurusin korupsi, padahal itu akar dari segala masalah. Liat aja Korsel waktu krismon penduduknya malah berlomba2 sumbang emas ke negaranya, tua muda miskin kaya dari berbagai profesi. Tanya kenafa.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
dananjayaricky dan 2 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh donal.duck.
Lihat 5 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 5 balasan
Siabud anjeng bukanya ngenain pbb yg uda dihapuskan ahok buat rumah dibawah 1m?

Oh arab mah bebas ya?
profile-picture
profile-picture
profile-picture
selldomba dan 6 lainnya memberi reputasi
Quote:


Ironi Pajak Era Jokowi: Si Miskin Tercekik, Si Kaya Diservis

Kejet2, stres junjungan dibully habis2an sama rakyat.

Disuruh sumbang negara tapi duit digarong sama buat kasih makan binatang peliharaan model ente.

Jilat terus sampai bersih bong, maha benar segala kebijakan kerajaan kodok.

Menjijikan.

emoticon-Ngacir
profile-picture
profile-picture
profile-picture
selldomba dan 12 lainnya memberi reputasi
Lihat 7 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 7 balasan
Pemerintah oligarkis bajingan. Masa harus kejadian kayak revolusi prancis?
profile-picture
profile-picture
profile-picture
selldomba dan 5 lainnya memberi reputasi
Lihat 3 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 3 balasan
Halaman 1 dari 6


GDP Network
© 2021 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di