Kaskus

News

SalmaMarketsAvatar border
TS
SalmaMarkets
USD/JPY, Apakah Pergerakannya Cukup Menarik
USD/JPY menjadi salah pasangan mata uang yang cukup menarik. Dollar serta Yen ini seperti penuh dengan misteri bahkan cukup sulit dipahami, sebenarnya kemana arah pergerakan harga yang mereka miliki.
Sedangkan, nilai yang dimiliki oleh mata uang Yen waktu ke waktu semakin menguat pada Dollar Amerika Serikat. Seperti yang kita ketahui, hingga sekarang, Jepang bergantung di sektor ekspor. Bahkan menjadi negara eksportir besar ke 4 di dunia.

Dengan tingkat suku bunga yang rendah, mata uang ini menjadi semakin populer. Yen juga bisa dijadikan sebagai pilihan utama ketika akan melakukan carry trade. 

Seperti yang diketahui, ada berbagai macam hal yang menggerakkan nilai dari USD/JPY seperti mata uang Yuan China. Bila China menyesuaikan nilai tukar, dan lebih kuat atau mendekati nilai sebenarnya, produk dari Jepang akan bersaing dengan China di Amerika.

Selain itu USD/JPY juga bisa digerakkan ketika adanya sentimen harga minyak dunia. Jepang cukup bergantung pada impor minyak. Tingginya harga minyak dunia tentu saja bisa menganggu proses produksi manufaktur.

Bagi yang tertarik mencoba forex USD/JPY, tentu saja penasaran dengan pergerakan USD/JPY selama 2 hari ini. Apalagi ditambah dengan kabar yang berhembus jika USD/JPY semakin menarik. 

USD/JPY, Apakah Pergerakannya Cukup Menarik

 


USD/JPY Pada 7 April, Bergerak Mendekati Resistance

Pasangan USD/JPY kemarin, tepatnya tanggal 7 April  memang mengalami pergerakan di sesi Asia. Pergerakan bullish bahkan mendekati area resistance. Hal ini disebabkan oleh kekuatan sentimen perdagangan.

Sentimen perdagangan aset risiko serta usaha rebound dollar Amerika Serikat. Yen terkoreksi selama 4 sesi berturut-turut dari bangkitnya sentimen perdagangan risiko.

Sentimen risiko kembali bangkit setelah bursa Wall Street mengalami pelemahan moderat. Hal ini juga ditambah dengan ekspetasi pemulihan ekonomi yang semakin kuat di tubuh Amerika Serikat.

Adanya dukungan stimulus fiskan secara lebih lanjut serta penurunan imbal hasil dari obligasi jangka panjang paling tinggi 14 bulan. Sedangkan berita paling baru berasal dari dari komentar Yoshihide Suga, selaku Perdana Menteri Jepang.

Ia mengemukakan adanya pemilihan cepat sebelum berakhirnya bulan September dan membebani laju dari Yen yang sudah rally 4 sesi. Di sisi lain, indeks dollar juga menunjukkan kekuatannya. 

Dollar Amerika Serikat seperti menunjukkan kekuatannya  pada banyak rival utamanya. Dollar Amerika Serikat dibuka di posisi paling rendah selama 2 pekan, dan sekarang sedang berusaha untuk melakukan rebound di pasar Asia sesudah tertekan 2 sesi berturut-turut. 

Selain itu, posisi dari yield obligasi Amerika Serikat secara terus menerus bergerak semakin naik, serta berpotensi mengangkat posisi dollar Amerika Serikat. Bila dilihat kembali, USD/JPY bergerak cukup kuat.

Penggabungan mata uang ini sekarang berada di posisi 109.86 dan mendaki di angka 110.5. Tetapi, bila berbalik arah, akan menuju angka 109.68 dan berlanjut lagi.

USD/JPY Terus Bergerak ke Area Resistance

Di hari Kamis, ketika sesi perdagangan Asia, USD/JPY bergerak secara bearish di area resistance, ketika penutupan rebound di sesi sebelumnya dari kenaikan yield obligasi Amerika Serikat, selama 2 pekan posisi paling rendah.

Pair terkoreksi dari sentimen lemahnya perdagangan aset risiko dengan bursa yang bergerak di kawasan Asia yang lebih rendah. Tetapi, usaha rebound yang dimiliki yen memperoleh sedikit tekanan yang berasal dari surplus neraca pembayaran.

Sekarang ini, neraca pembayaran Jepang menurun di angka 2916.9 miliar Yen Jepang di bulan Februari lalu, dari angka semula 3060,5 miliar Yen Jepang di bulan sebelumnya pada tahun yang sama. 

Sedangkan ekspetasi pasar 1966 milyar Yen Jepang. Indeks dollar juga menunjukkan kekuatan yang dimiliki dolar Amerika Serikat pada banyaknya rival utama. Terutama ketika dibuka saat pasar uang Asia sesudah rebound di sesi sebelumnya.

Dollar Amerika Serikat seperti memperoleh kekuatan kembali. Kekuatan tersebut berasal dari peningkatan yield obligasi Amerika Serikat 10 tahun di posisi paling rendah 2 pekan sebelumnya.

Bila dilihat secara teknikal, untuk penggabungan USD/JPY bergerak menjadi semakin kuat. Penggabungan berada di angka 109.78, angka ini sedang terkoreksi menuju pivot. Bila tembus, tentu bisa berlanjut ke S1 serta S2.

Tetapi, bila ternyata angka ini malah berbalik arah. Tentu pair akan mengalami kenaikan kembali di posisi 109.90 sebelum bisa mendaki di R1 serta R2. 

Diubah oleh SalmaMarkets 03-06-2021 16:06
0
106
0
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Komunitas Pilihan