- Beranda
- Komunitas
- News
- Berita dan Politik
CEO DCI Indonesia Toto Sugiri: Abdee Slank Bisa Jadi 'Senjata Konten' Telkom
TS
ikardus
CEO DCI Indonesia Toto Sugiri: Abdee Slank Bisa Jadi 'Senjata Konten' Telkom
Jakarta -
Ditunjuknya Abdi Negara Nurdin atau dikenal dengan Abdee Slank mengisi jajaran Komisaris Telkom, menuai pro kontra dan jadi bahasan hangat di publik.
Menurut CEO DCI Indonesia Toto Sugiri berpendapat bahwa pemilihan Abdee Slank sebagai Komisaris Independen Telkom dinilai langkah yang bagus dan tepat. Hal itu karena Telkom sebagai pengelola infrastruktur digital perlu fokus dan mengerti pada konten yang akan disalurkan lewat infrastruktur tersebut.
"Untuk itu, Telkom harus mengerti evolusi dan mekanisme pasar konten (produksi, distribusi, dan ekspedisi pasar konten). Abdee adalah salah satu orang yang mengerti dengan baik mengenai hal ini," ujar Toto kepada detikINET, Minggu (30/5/2021).
Baca juga:Profil Abdee Slank, Musisi yang Jadi Komisaris Telkom
Selama ini, Abdee dikenal sebagai seorang musisi di grup band ternama, yakni Slank. Namun tak banyak orang yang tahu bahwa pria kelahiran Donggala, Sulawesi Tengah, itu punya pengalaman di bidang teknologi.
Toto sendiri menjadi 'saksi' yang sudah mengenal Abdee Slank sekitar 20 tahun terakhir. Disampaikannya, Abdee Slank punya passion yang konsiten terhadap pengembangan konten di Indonesia.
"Kalau orang tidak kenal Abdee lebih dalam akan beranggapan 'lho apa hubungannya gitaris kok jadi komisaris Telkom?'. Padahal, Abdee selama sekian tahun ini selalu menjadi narasumber dan teman diskusi saya dalam hal bagaimana kami dari bidang ICT bisa menunjang pasar konten," tuturnya.
Dalam hal ini, Telkom sebagai penyedia digital infrastruktur terbesar di Indonesia, pastinya sudah melihat betapa besarnya pasar konten tersebut.
"Dia (Abdee Slank) mengerti teknologi dan tools untuk menunjang bisnis konten ini," ungkap Toto yang juga seorang pemain ulung di data center Tanah Air.
"Menurut saya, direksi Telkom kalau bisa memanfaatkan pengalaman Abdee yang akan duduk di jajaran komisaris, tentunya akan bisa mendongkrak Telkom, karena fungsi komisaris adalah supervisi dan pengawasan pada dewan direksi. Kewenangan untuk menjalankan roda perusahaan ada di tangan dewan direksi," ucap Toto.
Menteri BUMN Erick Thohir mengangkat Abdi Negara Nurdin atau dikenal Abdee Slank sebagai Komisaris Independen Telkom. Lalu, apa tugas Abdee di Telkom?
Senior Vice President Corporate Communication & Investor Relations Telkom, Ahmad Reza mengatakan, manajeman perseroan menyambut positif keputusan pemegang saham mengangkat jajaran komisaris baru.
Berdasarkan hasil keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Telkom, Bambang Brodjonegoro ditunjuk sebagai Komisaris Utama. Selain itu wajah baru lainnya di jajaran komisaris ini, yaitu Bono Daru Adji, Isa Rachmatarwata, Arya Mahendra Sinulingga, dan Abdee Slank.
Baca juga:Profil Abdee Slank, Musisi yang Jadi Komisaris Telkom
Disampaikan Reza, manajemen optimistis jajaran komisaris tersebut memiliki kapasitas dan klasifikasi yang dibutuhkan Telkom guna mengawal bisnis Telkom saat ini.
"Para komisaris yang diangkat punya kapasitas dan klasifikasi yang dibutuhkan bagi pengembangan bisnis perusahaan," Reza kepada detikINET.
Meski punya latar belakang sebagai seniman dan musisi, Reza menuturkan, Abdee Slank selama ini juga banyak berkecimpung dalam dunia digital, serta memberikan perhatian yang besar terhadap masalah hak kekayaan intelektual.
Abdee merupakan Co-Founder Importmusik.com, yakni perusahaan digital distribusi musik. Lainnya, Abdee pernah duduk sebagai Tim Pakar penyusunan UU Hak Cipta dan Pembentukan Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN).
Senior Vice President Corporate Communication & Investor Relations Telkom Indonesia Ahmad Reza Foto: Telkom
Baca juga:Tok! Bambang Brodjonegoro Jadi Komisaris Utama Telkom
"Industri digital sangat bersinggungan dengan Hak Atas Kekayaan Intelektual. Dari rekam jejak, bisa diketahui bahwa beliau punya perhatian yang besar terhadap masalah Hak Atas Kekayaan Intelektual," jelas Reza.
Selain itu, terkait tugas dan tanggungjawab Abdee Slank dipastikan sesuai dengan fungsinya sebagai komisaris.
"Tapi, dengan melihat exposure beliau sebelumnya di industri seni dan start up hal ini menjadi warna tersendiri dalam fungsi pengawasan dan juga memberikan masukan kepada managemen," pungkasnya.
https://inet.detik.com/telecommunica...mpression=true
Ditunjuknya Abdi Negara Nurdin atau dikenal dengan Abdee Slank mengisi jajaran Komisaris Telkom, menuai pro kontra dan jadi bahasan hangat di publik.
Menurut CEO DCI Indonesia Toto Sugiri berpendapat bahwa pemilihan Abdee Slank sebagai Komisaris Independen Telkom dinilai langkah yang bagus dan tepat. Hal itu karena Telkom sebagai pengelola infrastruktur digital perlu fokus dan mengerti pada konten yang akan disalurkan lewat infrastruktur tersebut.
"Untuk itu, Telkom harus mengerti evolusi dan mekanisme pasar konten (produksi, distribusi, dan ekspedisi pasar konten). Abdee adalah salah satu orang yang mengerti dengan baik mengenai hal ini," ujar Toto kepada detikINET, Minggu (30/5/2021).
Baca juga:Profil Abdee Slank, Musisi yang Jadi Komisaris Telkom
Selama ini, Abdee dikenal sebagai seorang musisi di grup band ternama, yakni Slank. Namun tak banyak orang yang tahu bahwa pria kelahiran Donggala, Sulawesi Tengah, itu punya pengalaman di bidang teknologi.
Toto sendiri menjadi 'saksi' yang sudah mengenal Abdee Slank sekitar 20 tahun terakhir. Disampaikannya, Abdee Slank punya passion yang konsiten terhadap pengembangan konten di Indonesia.
"Kalau orang tidak kenal Abdee lebih dalam akan beranggapan 'lho apa hubungannya gitaris kok jadi komisaris Telkom?'. Padahal, Abdee selama sekian tahun ini selalu menjadi narasumber dan teman diskusi saya dalam hal bagaimana kami dari bidang ICT bisa menunjang pasar konten," tuturnya.
Dalam hal ini, Telkom sebagai penyedia digital infrastruktur terbesar di Indonesia, pastinya sudah melihat betapa besarnya pasar konten tersebut.
"Dia (Abdee Slank) mengerti teknologi dan tools untuk menunjang bisnis konten ini," ungkap Toto yang juga seorang pemain ulung di data center Tanah Air.
"Menurut saya, direksi Telkom kalau bisa memanfaatkan pengalaman Abdee yang akan duduk di jajaran komisaris, tentunya akan bisa mendongkrak Telkom, karena fungsi komisaris adalah supervisi dan pengawasan pada dewan direksi. Kewenangan untuk menjalankan roda perusahaan ada di tangan dewan direksi," ucap Toto.
Menteri BUMN Erick Thohir mengangkat Abdi Negara Nurdin atau dikenal Abdee Slank sebagai Komisaris Independen Telkom. Lalu, apa tugas Abdee di Telkom?
Senior Vice President Corporate Communication & Investor Relations Telkom, Ahmad Reza mengatakan, manajeman perseroan menyambut positif keputusan pemegang saham mengangkat jajaran komisaris baru.
Berdasarkan hasil keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Telkom, Bambang Brodjonegoro ditunjuk sebagai Komisaris Utama. Selain itu wajah baru lainnya di jajaran komisaris ini, yaitu Bono Daru Adji, Isa Rachmatarwata, Arya Mahendra Sinulingga, dan Abdee Slank.
Baca juga:Profil Abdee Slank, Musisi yang Jadi Komisaris Telkom
Disampaikan Reza, manajemen optimistis jajaran komisaris tersebut memiliki kapasitas dan klasifikasi yang dibutuhkan Telkom guna mengawal bisnis Telkom saat ini.
"Para komisaris yang diangkat punya kapasitas dan klasifikasi yang dibutuhkan bagi pengembangan bisnis perusahaan," Reza kepada detikINET.
Meski punya latar belakang sebagai seniman dan musisi, Reza menuturkan, Abdee Slank selama ini juga banyak berkecimpung dalam dunia digital, serta memberikan perhatian yang besar terhadap masalah hak kekayaan intelektual.
Abdee merupakan Co-Founder Importmusik.com, yakni perusahaan digital distribusi musik. Lainnya, Abdee pernah duduk sebagai Tim Pakar penyusunan UU Hak Cipta dan Pembentukan Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN).
Senior Vice President Corporate Communication & Investor Relations Telkom Indonesia Ahmad Reza Foto: Telkom
Baca juga:Tok! Bambang Brodjonegoro Jadi Komisaris Utama Telkom
"Industri digital sangat bersinggungan dengan Hak Atas Kekayaan Intelektual. Dari rekam jejak, bisa diketahui bahwa beliau punya perhatian yang besar terhadap masalah Hak Atas Kekayaan Intelektual," jelas Reza.
Selain itu, terkait tugas dan tanggungjawab Abdee Slank dipastikan sesuai dengan fungsinya sebagai komisaris.
"Tapi, dengan melihat exposure beliau sebelumnya di industri seni dan start up hal ini menjadi warna tersendiri dalam fungsi pengawasan dan juga memberikan masukan kepada managemen," pungkasnya.
https://inet.detik.com/telecommunica...mpression=true
0
2.2K
2
Komentar yang asik ya
Urutan
Terbaru
Terlama
Komentar yang asik ya
Komunitas Pilihan