KOMUNITAS
Home / FORUM / All / News / ... / Sejarah & Xenology /
Partai Komunis Israel Terus Membela Hak Rakyat Palestina
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/60b3e353e7eb6560495bdc0c/partai-komunis-israel-terus-membela-hak-rakyat-palestina

Partai Komunis Israel Terus Membela Hak Rakyat Palestina

Partai Komunis Israel Terus Membela Hak Rakyat Palestina
tirto.id - Yerusalem terlalu sensitif untuk diklaim secara sepihak. Usai Trump mengumumkan secara resmi rencana pemindahan kedutaan besar Amerika Serikat dari Tel Aviv ke Yerusalem sekaligus pengakuan kota suci tiga agama itu sebagai ibu kota Israel, banyak petinggi negara dunia mengecamnya. Faksi komunis Israel juga bersikap serupa, meski suara mereka barangkali kurang bergaung di panggung internasional.

Partai Komunis Israel atau yang dikenal dengan nama Maki mengutuk Trump karena pengakuan status Yerusalem berarti melancarkan serangan terhadap hak-hak rakyat Palestina serta mengacaukan proses perdamaian antara Israel-Palestina yang sudah berlangsung puluhan tahun. “Sebuah perdamaian yang adil berdasarkan resolusi PBB yang diadopsi sebagian besar negara dan mayoritas masyarakat di seluruh dunia,” cantum Maki di laman resminya, Jumat (15/12/2017).
Partai Komunis Israel Terus Membela Hak Rakyat Palestina
Trump, Maki mengingatkan, telah melanggar hukum internasional, resolusi Dewan Keamanan PBB, dan kebulatan suara komunitas-komunitas internasional bahwa Yerusalem kondisinya sedang diokupasi. Maki menyerukan komunitas internasional untuk menghadapi kebijakan Trump hingga benar-benar dicabut. Maki telah menggandeng Partai Komunis Palestina, dan berharap agar komunitas internasional juga turut memberikan tekanan yang sama.

“Pengumuman kebijakan baru Amerika terkait Yerusalem menjadikan AS terus menjadi bagian dari masalah alih-alih menjadi faktor positif untuk mencapai solusi. Tidak ada solusi untuk konflik selain mengakhiri pendudukan Israel dan memenuhi hak rakyat Palestina untuk menentukan nasib sendiri dan mendirikan sebuah negara Palestina yang merdeka dengan Yerusalem Timur sebagai ibukotanya serta menyelesaikan masalah pengungsi sesuai dengan resolusi Majelis Umum PBB nomor 194.” Dalam buku Communism in Israel karya Fayez A. Sayegh, Maki yang orisinal terbentuk pada tahun 1948 yang menjadi pecahan dari Partai Komunis Palestina. Dua tokoh utama yang berperan dalam pendirian Maki adalah Shmuel Mikunis dan Moshe Sneh. Partai punya sikap paradoks: anti-Zionis tapi mengakui Israel.

Namun sikap mereka terhadap Palestina jelas, yakni mendukung hak untuk mendirikan negara sendiri sesuai resolusi yang dikeluarkan PBB. Sikap tersebut melahirkan pertentangan internal di tahun 1960-an. Ada faksi yang sepakat perihal eksistensi Israel, dan faksi yang lebih pro-Arab dan anti-Zionis keluar untuk membentuk Partai Rakah. Maki yang asli benar-benar kolaps pada tahun 1973, sehingga Rakah bisa memakai “Maki” sebagai nama resminya.

Nama itu terus melekat hingga kini. Maki pun menjelma menjadi faksi politik sayap kiri radikal dengan pendukung yang cukup signifikan. Kawan-kawannya adalah partai-partai kiri bercirikan sosialis dan varian kiri lain yang tak memiliki sikap setegas Maki untuk isu Palestina. Atau kata lainnya, lebih moderat.

Palestina Akibat menyadari bahwa kekuatan mereka akan punya pengaruh jelas di parlemen Israel, meski pun kecil, Maki membentuk koalisi kelompok-kelompok sayap kiri radikal bernama Hadash pada tahun 1977. Hadash adalah akronim yang dalam bahasa Indonesia berarti Front Demokrasi untuk Perdamaian dan Kesetaraan. Dalam catatan Hareetz, Hadash mendukung kebijakan ekonomi bercirikan komunisme dan gigih memperjuangkan hak-hak pekerja. Khusus soal Palestina, akibat punya hubungan yang erat dengan politisi dunia Arab, jajaran elit Hadash tergolong sebagai yang pertama mendorong solusi dua negara yang independen, saling menghormati satu sama lain, dan menjalin hubungan yang damai dan setara.

Sejak mendeklarasikan diri sebagai negara berdaulat, Israel meluaskan teritorinya dengan berbagai cara. Salah satu yang paling efektif adalah membangun perumahan untuk warga Israel secara ilegal di sejumlah wilayah Palestina. Hal ini dipandang Hadash sebagai masalah krusial, sehingga mereka mendorong agar Israel angkat kaki dari wilayah pemukiman ilegalnya.

Perang Enam Hari pada tahun 1976 tergolong penting dalam sejarah wilayah yang kini disengketakan karena menjadi pondasi aneksasi Israel atas Palestina—dan yang berlangsung hingga hari ini. Dunia Arab kala itu terkejut dengan serangan tak terduga Israel sampai bisa menyelesaikan proses pendudukan atas wilayah Palestina yang tersisa. Kemenangan militer Israel dari pihak Arab membuat Zionis juga mampu menduduki teritori Mesir di Jalur Gaza dan Semenanjung Sinai, teritori Suriah di Dataran Tinggi Golan, dan teritori Yordania yang meliputi Tepi Barat. Sementara itu warga Palestina yang sudah tinggal bertahun-tahun di dalamnya diusir hingga menimbulkan gelombang migrasi yang masif ke negara-negara tetangga.

Hadash mendukung penarikan Israel dari semua teritori negara lain yang dicaplok pasca Perang Enam Hari. Hadash sekaligus mendorong pendirian negara Palestina di teritori yang dianeksasi itu. Dengan demikian hak-hak pengungsi Palestina juga peru dipenuhi untuk bisa kembali ke tanah kelahirannya dengan selamat. Agar punya efek di ranah ekonomi, pada tahun 2015 mereka menyerukan Boikot, Divestasi dan Sanksi Internasional (BDS) melawan perusahaan-perusahaan yang beroperasi di wilayah Palestina yang dianeksasi. Merujuk laporan Hareetz, Hadash kala itu juga didukung oleh United Arab List sebagai partai yang mewakili komunitas Arab di Israel dan Taal selaku partai Israel yang berkiblat pada nasionalisme Arab, sekuler, dan anti-Zionis.

Komunis di Israel punya cerita menarik mengapa memilih jalan yang tak dilampaui warga Israel kebanyakan. Baru-baru ini Hareetz menyajikan testimoni tersebut dengan mewawancarai aktivis komunis senior yang pernah menjadi saksi pergolakan politik sejak Israel merdeka. Hareetz juga bertemu dengan aktivis muda Israel yang meyakini komunisme bisa menjadi jalan untuk membebaskan Palestina sekaligus jalan menuju kesetaraan yang hakiki di berbagai ranah kehidupan.

Tamar Peleg-Sryck salah satunya. Perempuan berusia 91 tahun ini lahir pada saat Revolusi Oktober sedang menorehkan sejarahnya di Rusia. Ia selamat dari tragedi Holocaust karena dibawa dalam operasi penyelamatan ke Teheran, Iran, pada tahun 1943. Setelah tinggal beberapa lama di Kazakhtan ia pindah ke wilayah Palestina yang kemudian diduduki Israel. Kini ia tinggal di Tel Aviv, dan selama hidupnya ia aktif di organisasi berbasis komunis dan masih percaya ke depan komunisme akan tetap mendapat jalannya.

Lebih jauh lagi, Peleg-Sryck menemukan kaitan antara aktivismenya dengan perjuangan menegakkan kemanusiaan bagi rakyat Palestina. Prinsip-prinsip komunis dan gerakan hak-hak sipil, katanya, saling berkaitan. Ia mencontohkan terbentuknya Asosiasi untuk Hak Sipil di Israel tak akan terbentuk tanpa memasukkan hak-hak ekonomi para pekerja—sesuatu yang menjadi basis perjuangan golongan komunis di seluruh negara. “Dan orang yang tumbuh dalam naungan komunisme tak mungkin jadi seorang rasis.”
Partai Komunis Israel Terus Membela Hak Rakyat Palestina
Pendapat serupa dinyatakan oleh Fathia Sageer, usia 62 tahun, mantan pengajar dari Galilee, kota Israel dekat perbatasan Lebanon. Sageer adalah seorang feminis dari Gerakan Perempuan Demokratik sejak usia 19 tahun. Komunisme dan feminisme menurutnya berjalan beriringan, sebab teori komunisme tak mendiskriminasikan laki-laki maupun perempuan. Perjuangannya anti-penindasan, oleh sebab itu peduli dengan isu Palestina. “Usai menamatkan sekolah menengah saya mencari studi lanjutan sekaligus pendanaannya. Saya terpikat dengan pertemuan komunis veteran. Saya senang mendengar mereka membicarakan hak-hak rakyat Palestina dan perjuangan untuk perdamaian." "Komunisme sulit dicapai dalam situasi politik Israel, tapi saya mencoba menerapkan asas-asasnya dalam kehidupan sehari-hari, juga saya ajak untuk kelompok perempuan di mana saya bekerja dan di pendidikan anak saya,” pungkasnya.

https://tirto.id/partai-komunis-isra...palestina-cBXV

profile-picture
profile-picture
profile-picture
isu152 dan 25 lainnya memberi reputasi
Halaman 1 dari 3
Post ini telah dihapus
Hmm.. kadrun mau bela mana nih? emoticon-Smilie
profile-picture
profile-picture
profile-picture
MemoryExpress dan 10 lainnya memberi reputasi
Ane baru tau kalo Israel ternyata punya partai komunisemoticon-Bingung
profile-picture
profile-picture
profile-picture
jiresh dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 5 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 5 balasan
profile-picture
profile-picture
profile-picture
secer dan 5 lainnya memberi reputasi
Kadrun bakal bingung tuh wkwkwk emoticon-Wakakaemoticon-Wakakaemoticon-Wakaka
profile-picture
profile-picture
profile-picture
MemoryExpress dan 11 lainnya memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 2 balasan
Yahudi Ortodok juga tak setuju negara Israel..

Yahudi belum tentu zionis

Komunis belum tentu PKI
profile-picture
profile-picture
profile-picture
orangilamakan dan 6 lainnya memberi reputasi
Lihat 4 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 4 balasan
emoticon-Matabelo ada komunis
Post ini telah dihapus
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 2 balasan
mau dukung siapa nih ?
emoticon-Ngacir
disono komunis pahlawan
disini penjahat.

emoticon-Ngakak
profile-picture
profile-picture
MemoryExpress dan madjoeki memberi reputasi
Kadroen kejank-kejank emoticon-Kalah
profile-picture
profile-picture
profile-picture
MemoryExpress dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 2 balasan
Waduh bingung kan
profile-picture
HSbK memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Partai komunis yg tak populer, baik itu tuk rakyat palestina maupun rakyat israel pd masing2 negara.... mreka hny bs jd partai gurem pd ke2 belah pihak...... Lagipula, rakyat kebanyakan di sono jg tau.... Bhw partai komunis jk sdh berkuasa absolut di suatu negara, jg akan jd tirani anti ham dan demokrasi itu sendiri.... Well, faksi Fatah dan faksi hamas jg gak jauh beda, sih..... emoticon-Leh Uga

Tp, hal yg paling konyol, jualan partai komunis mmg spt itu di mana saja, awal2 nya saat msh jd parpol gurem....... Berjuang demi menegakkan ham nya wong cilik serta kebebasan tuk memerdekan diri nya sendiri........ Yeah, right..... emoticon-Wkwkwk
profile-picture
profile-picture
profile-picture
pilotugal2an541 dan 7 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh yoseful
Lihat 13 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 13 balasan
Orang Yahudi aja malu sama kelakuan teman2 mereka eh.. bukan yg komunis doang.. mulai Yahudi karyawan Google sampai rabi

Partai Komunis Israel Terus Membela Hak Rakyat Palestina

Berdasarkan wawancara dengan reporter media TRT World, para penganut Yahudi Ortodoks tersebut mengutuk aksi Israel dan menyuarakan dukungan terhadap Palestina.

Meski sesama umat Yahudi, mereka mengaku malu dengan tindakan Israel yang telah dengan tega menyerang warga Palestina hingga menelan banyak korban.

Mereka para pemeluk Yahudi Ortodoks di London yang berdemonstrasi untuk Palestina dengan lantang mengutuk tindakan Israel yang terus menerus menyerang Palestina.


Salah satu dari mereka bahkan mengaku malu dengan tindakan para tentara Israel yang mengatasnamakan agama sebagai dalih penyerangan mereka.

"Kami sebagai penganut Yahudi merasa malu dengan apa yang terjadi di sana, dengan Israel yang membawa nama agama Yahudi," kata salah satu demonstran rabi Yahudi Ortodoks tersebut.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
siswanto2012 dan 3 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh gmc.yukon
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 2 balasan
Yng penting Sumbangan lancar..penggerak sumbangan dapat fee 12.5%. Yihaaa
profile-picture
profile-picture
profile-picture
mamaminta.pulsa dan 2 lainnya memberi reputasi
Baik kadrun ataupun bipang sama2 mengalami dilema. emoticon-Wkwkwk
profile-picture
profile-picture
MUF0REVER dan HSbK memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Post ini telah dihapus
Lihat 4 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 4 balasan
Dilema, buah simalakama, serba salah,
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Mantap benar
Jgn jgn cuma trik dan intrik.
Dasar politik
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Halaman 1 dari 3


×
© 2022 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di