CARI
KATEGORI
KATEGORI
Pengumuman! Ikuti Surveynya, Dapatkan Badge-nya! Klik Disini
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Masjid di Tangsel Abaikan Prokes, DMI: Faktor Hidayah Bukan Otoritas Kita
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/609c17b52be57c60797ebea1/masjid-di-tangsel-abaikan-prokes-dmi-faktor-hidayah-bukan-otoritas-kita

Masjid di Tangsel Abaikan Prokes, DMI: Faktor Hidayah Bukan Otoritas Kita

Masjid di Tangsel Abaikan Prokes, DMI: Faktor Hidayah Bukan Otoritas Kita


Meski pandemi Covid-19 sudah berjalan satu tahun, ratusan masjid di Kota Tangerang Selatan masih abai protokol kesehatan.

Kini, pelaksanaan shalat Idul Fitri di masjid tersebut dikhawatirkan jadi kluster penyebaran covid-19.

Hal itu diungkapkan oleh Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Tangsel Heli Slamet. Menurutnya, dari 651 masjid sekira 20 persen atau 130 masjid diantaranya masih mengabaikan protokol kesehatan Covid-19.

"Sampai saat ini masih ada 20 persen masjid kita memang shaf-shafnya itu rapat dan ada jamaahnya tak pakai masker," kata Heli, Rabu (12/5/2021).

Heli menerangkan, ratusan masjid yang mengabaikan protokol kesehatan Covid-19 itu tersebar di sejumlah lokasi. Yakni di perkampungan, pinggir jalan dan masjid dekat pasar tradisional.

"Pantauan kami pertama masjid di perkampungan. Ini ada beberapa yang tidak melaksanakan protokol kesehatan. Kemudian masjid yang dipinggir jalan. Ini juga catatan kami, kami laporkan juga ke pimpinan. Sama masjid di dekat pasar tradisional. Jadi memang sampai saat ini tidak 100 persen pelaksanaan prokes di masjid, kita hanya sampai 80 persenan," papar Heli.

Heli yang merupakan Kasubag Kesejahteraan di Setda Pemkot Tangsel menyebut, pengurus masjid yang mengabaikan protokol kesehatan itu lantaran mereka belum percaya adanya Covid-19.

"Mereka menafsirkan (covid-19) lain, itu ada. Itu di kalangan pengurus juga ada. Bahkan ada pendapat diantara mereka 'kalau mau kena mah kena aja'. Ini yang kita antisipasi dengan gencar sosialisasi," tutur Heli.

"Ada keyakinan itu, mereka masih nggak percaya ada covid bahwa kalu sudah kena ya sudah harusnya lah," sambungnya.

Sebagai penyintas Covid-19, Heli pun kewalahan memberikan pemahaman agar mereka yang abai mau disiplin protokol kesehatan. Pasalnya, hal itu berkaitan dengan keyakinan.

"Kalau keyakinan enggak bisa dipaksakan. Kalau sudah keyakinan, mereka punya konsep lain dan kita nggak bisa masuk ke ranah itu. Faktor hidayah mah bukan di kita otoritasnya. Yang jelas kita sudah berupaya maskimal sudah melakan informasi, tapi masih begitu saja ya sudah semoga diberikan hidayah," pungkasnya.

Meski begitu, dirinya tak memungkiri merasa khawatir jika masih ada yang abaikan prokes terlebih saat shalat Id, akan menjadi tempat penyebaran covid-19.

"Terpenting kita sudah melakukan komunikasi informasi dan edukasi. Dengan penerapan prokes pakai masker, cuci tangan, jaga jarak dan hindari berkerumun bisa meminimalisir penyebaran Covid-19," pungkasnya.


Sumber




Menghitung hari menuju Tsunami Covid-19 emoticon-Traveller
profile-picture
profile-picture
profile-picture
daimond25 dan 5 lainnya memberi reputasi
Halaman 1 dari 2
Kalo kena kopit tinggal nyalahin pemerintah...

emoticon-Cape d...
profile-picture
profile-picture
profile-picture
escafl0wne dan 12 lainnya memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 2 balasan
Yah mau bagaimana lagi kalau sudah disosialisasikan tapi masih belum mau nurut juga? Tinggal di pidanakan saja yg belum....

Tapi apakah pemerintah punya nyali untuk pidanakan mereka?
profile-picture
profile-picture
profile-picture
u12c dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 4 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 4 balasan
Sedari awal ane sudah bilang indonesia sama india itu sama kelakuan masyarakat religinya.
Masih banyak yg percaya mutlak power Tuhan bak durian runtuh.
Mereka dgn gobloknya membuang perintah ajaran agama sendiri yaitu berusaha dan berdoa.
Karena itu yg Tuhan mau.
Jdi kesannya merekalah majikan dari Tuhan karena apa2 Tuhan lah melayani merekaemoticon-Ngakak
profile-picture
profile-picture
profile-picture
DoDoLanDoDoL dan 11 lainnya memberi reputasi
prestasiny prnah jd satu2nya kota zona merah dipulau jawaemoticon-I Love Indonesia
profile-picture
profile-picture
nomorelies dan idiotane memberi reputasi
nanti kalo pasien udah sampe tidur di luar rumah sakit tinggal ketawain aja satu2 orang2 ini emoticon-Leh Uga
profile-picture
profile-picture
profile-picture
37sanchi dan 3 lainnya memberi reputasi
Lihat 3 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 3 balasan
mabok agama
profile-picture
profile-picture
profile-picture
secer dan 2 lainnya memberi reputasi
Beragama tapi ga beragama ya gini
profile-picture
profile-picture
profile-picture
37sanchi dan 2 lainnya memberi reputasi
Klo kena covid-19 jgn salahin pemerintah apalagi sampai masuk RS buat perawatan, cukup doa aja tanpa usaha apalagi ikhtiar. Insya allah sehat emoticon-Traveller
profile-picture
profile-picture
profile-picture
37sanchi dan 3 lainnya memberi reputasi
Spoiler for :


Bikin gedek menghadapi kaum bodoh permanen + bebal

Klo jaman jajahan VOC dulu blm ada inet, maklum bodoh mangkanya mudah diadu domba dijajah ratusan tahun dan susah buat merdeka
Tapi jaman now msh ada yg sebodoh itu?
Duh.... negriku

emoticon-Cape deeehh
profile-picture
profile-picture
estilo.com dan nomorelies memberi reputasi
Diubah oleh idiotane
Masjid di Tangsel Abaikan Prokes, DMI: Faktor Hidayah Bukan Otoritas Kita


Awal mula Tsunami Covid India , berawal dari ritual keagamaan jadi ritual kematian massal


Semoga Indonesia terhindar dari Tsunami Covid-19 emoticon-Mewek
profile-picture
nomorelies memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 2 balasan
ternyata hidayah cuma bikin tolol
profile-picture
nomorelies memberi reputasi
lebih banyak orang bodoh ketimbang orang pintarnya

elon musk udah mau ke mars, kita masih ribut ginian

mahluk bumi memang ajaibemoticon-Leh Uga
profile-picture
profile-picture
profile-picture
aloha.duarr dan 3 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh ushirota
[Sebagai penyintas Covid-19, Heli pun kewalahan memberikan pemahaman agar mereka yang abai mau disiplin protokol kesehatan. Pasalnya, hal itu berkaitan dengan keyakinan.]
Ini bkn masalah keyakinan Pak, tapi kegoblokan yg hqq. Hanya krn Gw dari awal pndemi selalu pake masker klo keluar rumah, gak bikin gw pengen jadi murtad tuh
profile-picture
profile-picture
estilo.com dan nomorelies memberi reputasi
Ngrepotin aja org2 macem gini
profile-picture
profile-picture
37sanchi dan nomorelies memberi reputasi
Seharusnya itu juga berlaku untuk perda syariah.

Hidayah bukan otoritas manusia.
Terus kenapa ada perda syariah ?
profile-picture
profile-picture
37sanchi dan nomorelies memberi reputasi
Para Covidiot, yg pas gak kena serasa paling kuat, ketika pas kena paling kenceng teriak nyalahin Pemerintah
profile-picture
nomorelies memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Agama itu adalah musuh sains sepertinya bukan sebuah premis yang salah telak. Ada bener-benernya 'sedikit' lah. Lah ini buktinya. emoticon-EEK! emoticon-Cape d...
profile-picture
profile-picture
nomorelies dan AiHikoe memberi reputasi
Menurut mereka kalo kena covid udah takdir, takdir sih takdir, emangnya gak merugikan orang sekitar... Padahal syarat diajaran agama nya mesti berakal sehat...
profile-picture
profile-picture
estilo.com dan nomorelies memberi reputasi
Jangan abaikan prokes ya
profile-picture
37sanchi memberi reputasi
Mari kita jaga imun tubuh tetap kuat, karena kita tidak tau siapa yang sudah terpapar covid
Halaman 1 dari 2


GDP Network
© 2021 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di