CARI
KATEGORI
KATEGORI
Pengumuman! Ikuti Surveynya, Dapatkan Badge-nya! Klik Disini
Home / FORUM / All / Story / Heart to Heart /
Sebenarnya yang kita butuhkan adalah peduli
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/609b45746cf34b53b769e229/sebenarnya-yang-kita-butuhkan-adalah-peduli

Sebenarnya yang kita butuhkan adalah peduli

Sebenarnya yang kita butuhkan adalah peduli


Hai, gansis mau ngobrol ngobrol santai aja nih. Mungkin udah basi tapi tidak apalah.


1 tahun lebih sudah kita melewati yang namanya pandemi, sebuah situasi yang terjadi dengan dampak yang sangat besar dan menyeluruh.

Kaget dong? Jelas, pada awalnya banyak orang yang jadi parno, ketakutan sampai sampai harga Handsanitizer bisa 40rb/60ml yang biasanya cuma 6rb-10rb. Sudah gitu banuak juga yang memalsukannya hingga banyak yang celaka karena hal itu.

Cukup? Ternyaya tidak, harga terparah ada di masker! Masker terkenal bisa sampai 300-400rb/box yang dimana harga normal sebelumnya hanya di 20rb-30rb/box.

Masih ingat? Hampir seluruh perumaham di jaga katat, setiap orang yang bukan warga tidak boleh masuk. Setiap orang yang mau masuk harus cuci tangan, semprot badan pake disinfectant, dan harus pake masker baru boleh masuk.

Masih ingat? DOKTER pertama yang meninggal karena Covid19? Masih ingat dukungan kalian waktu itu? Masih ingat orang orang yang tergeletak dirumah sakit? Bukankah banyak dari kita yang mendukung dengan di media sosial dan di media lain?

Apa sekarang covid sudah tidak ada? Masih, ada 1,7 kasus dengan meninggal 46rb. Saya kurang tau, apakah ini presentanse kecil atau besar. Tapi berkaca ke India dan Amerika yang kasusnya besar dan dampaknya sudah jelas, banyak dan mebyeluruh.

Masih menganggap semua ini tidak ada?
Ini bukan tentang ada dan tidaknya Corona Virus 19, ya memang banyak yang tidak percaya dan mirisnya saya menemukan orang itu, dikasih pengertian sangat sulit sekali, membangkang, dll.

Ehh, pasti banyak yang beralasan. Belanja boleh, Wisata Boleh, ini itu boleh.

Sebenarnya kita hanya butuh peduli untuk saling melindungi, kamu tau berkerumun itu salah dan kamu ingim berkerumun dengan dalih yang lain aja boleh. Itu namanya lempar batu sembunyi tangan.

Yasudahlah, abisnya sebel aja liat komentar komentar di medsos.



profile-picture
profile-picture
profile-picture
a.w.a.w.a.w dan 5 lainnya memberi reputasi
mungkin orang yg lo ngobrol hidup sendiri dan gak ada keluarga yg rentan. kalau anak umur 20an bakal cuek apalagi sudah hidup mandiri. dan juga blom ada anggota keluarganya atau teman dekat yg termasuk diangka 46500 orang
kalo pendidikan dan kecerdasan rakyat indo sama kaya negara maju lainnya. mungkin beda cerita... mau engak mau kita harus mengakui ke pintaran/kecerdasan/kesadaran/kepatuhan akan hukum di indonesia masih rendah...

Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Siap siap arus balik hari pertama kerja
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 2 balasan
orang di medsos rata-rata "rebel" gan....

entah masih ga puas sama hidupnya, atau kepala batunya emang udah bawaan dari orok.
Bener sekali gan 😁, kalo kita saling peduli Corona bakalan hilang sendiri gan 🙏
Untuk Indonesia masih tergolong kecil mnurutku klo dbandingkan jumlah penduduk. Makanya daerah2 zona hijau masih bnyak yg bandel...krn masih mengira covid tuh fairy tale. Gabisa dipungkiri juga bnyak RS daerah (zona aman) yg nakal yg pasien mati sakit biasa aja diklaim kopid biar dapet jatah...jd makin banyak yg skeptis dan data di luar jadi ga akurat.
Lha org2 yg ane kenal semua sejauh ini aman...sampe bulan kmrn temen kantor suami positif, alhasil ane jd dapet bukti klo kopid tuh nyata. emoticon-Hammer2
Dan jgn berharap kopid akan hilang....kopid ga akan hilang....sama kaya penyakit antik lain macam cacar, difteri, tbc, malaria dkk yg pada jaman kejayaannya ( blom ketemu obatnya) merenggut banyak nyawa...kopid juga akan jd penyakit "biasa" pada waktunya. Dan memang pinter2nya masing2 individu jaga diri. Jadi jgn hiraukan dan jauh2 aja dr org2 yg masih bandel....meski ane kuatirnya memang sih...lebaran ini pasti meningkat, lha tmen suami yg kena dapetnya jg gara2 mudik pulkam, balik kantor mlah drop
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Ya berdoa aja sekuat jiwa dan tenaga yg modar para pelaku dan keluarga. Satu satunya hal yg bisa kita lakukan sekarang ya cuma melindungi diri sendiri dan keluarga tersayang dari orang orang goblok sok rebel muka normal tapi otak down syndrome.
Coba ts ngomong ke kaum itu
Ya begitu lah
kl menurut gue nggak bisa hanya dengan kepedulian, karna mengharuskan semuanya peduli...jd tetap pemerintah hrs turun tangan...tp skr kebijakan pemerintah selalu setengah2, yg ini nggak boleh tp yg itu boleh padahal lbh berisiko...
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Hmmmm
Doakan saja yang terbaik buat negeri ini.
MAu bagaimana lagi.....kita dulu bisa kemana saja.
Sekarang kita terkurung. emoticon-Frown


GDP Network
© 2021 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di