CARI
KATEGORI
KATEGORI
Pengumuman! Ikuti Surveynya, Dapatkan Badge-nya! Klik Disini
Home / FORUM / All / Entertainment / The Lounge /
Serba-Serbi Tentang Bajak Laut
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/608c3de80d11f527626ef46d/serba-serbi-tentang-bajak-laut

Serba-Serbi Tentang Bajak Laut



Serba-Serbi Tentang Bajak Laut

Pembahasan kali ini agak unik nih gan, yuk kita mengenal tentang bajak laut. Apalagi wilayah Indonesia terdiri dari pulau-pulau yang dikelilingi laut, pastinya kisah-kisah bajak laut akan banyak yang bisa kita kulik.

Bisa dibilang Bajak Laut ini perompak atau perampok, hmm rada mirip ya tapi sepertinya maksudnya sama. Sejarah bajak laut memang tidak tahu pastinya kapan, namun sejak zaman Yunani Kuno dan Romawi Kuno ketika manusia membuat perahu-perahu untuk mengarungi laut dengan navigasi memakai bintang di langit, sejak saat itu perompak pun mulai lahir.

Serba-Serbi Tentang Bajak Laut

Namun bajak laut mencapai masa keemasannya di abad 16 hingga 17, kata bajak laut atau pirate itu berasal dari bahasa Yunani artinya sendiri bisa menjadi 'yang menyerang', atau 'yang merampok' dan tujuan mereka murni untuk diri mereka sendiri tidak berkaitan dengan politik.

Mereka juga bisa dibilang non blok, apalagi ketika itu antara spanyol dan Inggris sedang bersitegang. Namun ketika mereka berdamai, banyak dari corsario (corsair) yang menjadi bajak laut, namun mereka tetap bersatu dibawah panji yang sama yaitu bendera Jolly Roger (bendera bajak laut).

Serba-Serbi Tentang Bajak Laut

Target para bajak laut dimasa itu adalah kapal-kapal besar, dari para kolonial biasanya kapal spanyol dan juga portugis. Memang saat itu merekalah para penguasa dari daerah kolonial di banyak wilayah. Bisa dibilang mereka memonopoli perdagangan dibanyak negara.

Bajak laut lebih senang bila merompak kapal-kapal yang berisikan emas dan perak, yang ditambang dari benua Amerika. Maka tak heran perang di laurt sering terjadi, karena kapal-kapal pengangkut barang tambang di berikan senjata yang cukup mematikan seperti meriam dan sebagainya untuk menghalau para bajak laut.

Serba-Serbi Tentang Bajak Laut

Di dunia ada beberapa bajak laut yang terkenal, bahkan namanya sering dijadikan bagian dari sebuah film.

Di abad 16 ada Barbarossa bersaudara, lebih dikenal dengan nama si janggut merah namanya terkenal karena sering berseteru dengan militer eropa. Kemudian ada Sir Francis Drake, yang mendapat lisensi dari kerajaan Inggris.

Lalu ada nama yang populer juga yaitu Kapten Kidd, padahal awalnya ia adalah pemburu bajak laut. Namun kisahnya berubah ia pun menjadi bajak laut yang populer dimasanya. Lalu ada nama yang tak asing Calico Jack ia mempunyai kru perempuan yang bernama Anne Bonny dan satunya lagi yaitu Mary Read.

Serba-Serbi Tentang Bajak Laut

Bagaimana apakah kamu familiar dengan nama-nama tadi, yup karena mereka sering disebut di dalam film bajak laut atau one pieces. Namun banyak sekali kisah bajak laut yang akan ane kulik, kisah ini akan terus bersambung mengenai bajak laut.

Terima kasih yang sudah membaca thread ini sampai akhir, semoga bermanfaat, tetap sehat dan merdeka. See u next thread.

Serba-Serbi Tentang Bajak Laut

emoticon-I Love Indonesia

Serba-Serbi Tentang Bajak Laut

"Nikmati Membaca Dengan Santuy"
--------------------------------------
Tulisan : c4punk@2021
referensi : klik,
Pic : google

emoticon-Rate 5 Staremoticon-Rate 5 Staremoticon-Rate 5 Star

Serba-Serbi Tentang Bajak Laut


INDEX

Part 1

Part 2








profile-picture
profile-picture
profile-picture
indramamoth dan 24 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh c4punk1950...
Halaman 1 dari 3
Part 1



Bajak Laut Wanita

Bajak laut ternyata tidak hanya didominasi laki-laki.Ada beberapa bajak laut wanita yang namanya tersohor, entah karena kepentingan menaklukkan negara atau karena memang ingin menjadi kaya raya dengan menempuh hidup sebagai bajak laut di samudra lepas.

Dari sekian banyak bajak laut, ada 3 bajak laut wanita yang sangat terkenal dan ikonik. Dari China, ada Ching Shih alias Madame Cheng, disusul dari Irlandia, Grace O'Malley dan dari Andalusia, Sayyida Al Hurra.

Seperti apa kiprah mereka dalam catatan sejarah bajak laut terkenal di dunia? Melansir Ancient Origin, berikut ini ringkasannya:

1. Ching Shih, dari pelacur menjadi bajak laut

Serba-Serbi Tentang Bajak Laut


Ching Shih, seorang pelacur yang menjadi pemimpin bajak laut China yang berpengaruh.

Dikenal dengan nama alias Madame Cheng, Ching Shih lahir pada tahun 1775 dan wafat pada 1844 Masehi. Ching Shih adalah satu dari sekian bajak laut yang paling sukses dalam sejarah.

Menurut sejarah, Shih pernah menjadi pelacur setelah suaminya yang juga bajak laut meninggal. Shih lalu mengambil alih "Armada Bendera Merah" suaminya yang begitu besar dan sukses.

Shih menjadikan putra angkatnya, Cheung Po Tsai sebagai kapten armada sekaligus kekasihnya. Dengan bantuan putra angkatnya itu, mereka merampok dan membebankan pajak banyak kota di daerah pesisir.

Mereka menyerang kapal-kapal di Laut China Selatan, melawan negara-negara besar seperti kerajaan Inggris, Portugis dan Dinasti Qing.

Kekayaan juga kekejian mereka tumbuh seiring kendali mereka atas lebih dari 1.500 kapal dan 80.000 orang.

Pemerintah China akhirnya turun tangan dengan menawarkan amnesti bajak laut universal dengan imbalan perdamaian.

Shih menerima tawaran itu. Dia menjalani akhir-akhir hidupnya di Kasino dan rumah bordil. Dia meninggal pada umur 69 tahun.

2. Grace O'Malley, sang penjelajah Irlandia

Serba-Serbi Tentang Bajak Laut

Grace O'Malley lahir di Irlandia sekitar 1530 Masehi, putri seorang bangsawan kaya dan pedagang laut.

Setelah kematian ayahnya, dia mewarisi bisnis pengiriman dan perdagangan yang besar. Sejak hari-hari awalnya, dia menolak peran wanita abad ke-16, dan malah meniti kehidupan di laut dengan armada kapal dagangnya.

Penghasilan dari bisnis ini, serta tanah yang diwarisi dari ibunya, memungkinkannya menjadi kaya dan berkuasa secara politik

Grace memerintahkan ratusan orang dan sekitar 20 kapal dalam penggerebekan terhadap klan saingan dan kapal dagang.

Dia juga berselisih dengan pejabat pemerintah, yang berulang kali berusaha untuk mengekang aktivitasnya.

Pada usia 56 tahun, Grace O'Malley akhirnya ditangkap, tetapi dia mengajukan petisi kepada Ratu Inggris dan berhasil meyakinkannya untuk membebaskan dia dan keluarganya.

Kemungkinan besar, O'Malley meninggal di Rockfleet Castle sekitar 1603 Masehi.

3. Sayyida Al Hurra

Serba-Serbi Tentang Bajak Laut

Sayyida Al Hurra lahir di Iberia, Spanyol pada tahun 1485 Masehi. Dia terkenal sebagai seorang bajak laut wanita di antara abad 15 dan 16.

Ayahnya, sang kepala suku, berasal dari keluarga bangsawan. Dia mendidik Sayyida Al Hurra dengan pendidikan terbaik. 

Al Hurra juga telah belajar teologi, bahasa dan matematika di masanya. Al Hurra, adalah gelar yang dinisbatkan pada wanita bajak laut itu, yang berarti mulia, bebas dan mandiri.

Al Hurra juga berarti bahwa Sayyida adalah wanita yang tidak tunduk pada otoritas mana pun.

Dia menjadi bajak laut Muslimah di dunia karena tak ingin melupakan jatuhnya Granada dan bersumpah akan membalas kekalahannya, merebut kembali Andalusia dari orang-orang Kristen.

Meskipun dia tidak bisa menghadapi Spanyol dan Portugis secara langsung, dia mampu mendatangkan malapetaka pada perdagangan laut 2 negara itu melalui pembajakan.

Meski pun dia dibenci oleh musuh-musuh Eropa, Sayyida Al Hurra jatuh sebab digulingkan oleh orang dalam. Dia digulingkan oleh menantu laki-lakinya yang kemudian melucuti properti juga kekuasaan Al Hurra.

referensi

#Bersambung










profile-picture
profile-picture
profile-picture
serapionIeo dan 4 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh c4punk1950...
Lihat 3 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 3 balasan
bawah ane bajak laut somalia
profile-picture
profile-picture
profile-picture
telah.ditipu dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Ada di novelnya Andrea hirata cerita tentang bajak laut selat Malaka namanya dayang kaw
profile-picture
profile-picture
kakekane.cell dan c4punk1950... memberi reputasi
seandainya belum ditemukan pesawat, mungkin masih banyak bajak laut.
profile-picture
profile-picture
kakekane.cell dan c4punk1950... memberi reputasi
christopher columbus itu juga bajak laut
masuk genosida pribumi & rampas tanah pribumi amerika
profile-picture
profile-picture
profile-picture
serapionIeo dan 4 lainnya memberi reputasi
Lihat 4 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 4 balasan
Ada yg punya rekomendasi film tentang bajak laut?
profile-picture
profile-picture
kakekane.cell dan c4punk1950... memberi reputasi
Lihat 3 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 3 balasan
Kalo disini yg terkenal itu Kapten Jek Separo emoticon-EEK!
profile-picture
profile-picture
profile-picture
telah.ditipu dan 3 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Klo nama2 pirate trkenal d adap tuh ke ac black flag
Ada blackbeard,anne bonni yg d sebut d atas emoticon-Big Grin
profile-picture
profile-picture
kakekane.cell dan c4punk1950... memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Kaizokueni orewa naru ...emoticon-Ngakak gitu bukan sih kata2 nya
profile-picture
profile-picture
profile-picture
kakekane.cell dan 2 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh kadrunslayer
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Awal tahu istilah bajak laut dari one piece 🤔
profile-picture
profile-picture
kakekane.cell dan c4punk1950... memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Kelompok Abu Sayyaf ...

Bajak laut tengik yang kerjaannya minta tebusan.

profile-picture
profile-picture
profile-picture
telah.ditipu dan 3 lainnya memberi reputasi
Widih... ciwik-ciwik jadi bajak laut...mending bajak hati ane ajaemoticon-Leh Uga
profile-picture
profile-picture
profile-picture
telah.ditipu dan 3 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh alketam
Di luar punya bajak laut, di indo kita punya bajak sawah.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
telah.ditipu dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Part 2




Bajak Laut Di Indonesia

Serba-Serbi Tentang Bajak Laut

Bicara sejarah Nusantara, kita tak bisa melepaskan diri dari sejarah kerajaan-kerajaan maritim, di mana kekuatan bahari jadi ujung tombak. Di laut, kerajaan-kerajaan Nusantara bertempur, berjaya, lalu sirna. Perjuangan Nusantara di laut juga tak lepas dari cerita-cerita bajak laut yang tumbuh tenggelam dalam sejarah.

Tengok saja Sriwijaya, Samudera Pasai, Majapahit, Malaka, Makassar, Ternate, Tidore, hingga Demak, yang berjaya karena tak lepas dari wawasan mereka terhadap laut. Kondisi geografi Indonesia membuat orang Indonesia memang sejak lama dekat dan hidup bersama laut.

Prof. Dr. Erwiza Erman, sejarawan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), membicarakan fungsi laut dalam webinar bertajuk "Laut, Bajak Laut dan Kuasa Dalam Sejarah Indonesia", Sabtu (13/6). “Jadi ada tiga sebenarnya yang memperlihatkan fungsi laut sebagai sebuah interkoneksi. Laut berfungsi mengintegrasikan satu tempat dengan tempat yang lain. Akan salah kaprah kalau dalam politik ada istilah memunggungi laut,” katanya.

Serba-Serbi Tentang Bajak Laut

Prof. Erwiza menyebut laut dan darat merupakan satu entitas, tidak bisa dipisahkan. Produk-produk yang dihasilkan di darat dibawa menyeberangi laut, begitu juga sebaliknya. Menurutnya, laut dari proses sejarahnya adalah tempat ‘bermain’ yang banyak menciptakan sejarah.

“Siapa yang menciptakannya? Orang yang ‘bermain’ di laut seperti kerajaan-kerajaan maritim, kekuatan kapitalis Eropa, hingga bajak laut. Mereka bermain di arena yang sama,” ujarnya dalam webinar yang diselenggarakan Masyarakat Sejarawan Indonesia Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan Asosiasi Guru Sejarah Indonesia Kepulauan Bangka Belitung tersebut.

Seperti yang pernah dikatakan mendiang sejarawan kenamaan Indonesia Adrian Bernard Lapian dalam “Berlayar dan Bermimpi” pada antologi Guru-Guru Keluhuran karya St. Sularto, bahwa sejak 1957, Indonesia telah menyatakan diri sebagai negara kepulauan, suatu archipelagic state.

“Kata asal archipelago secara harfiah berarti ‘laut utama’, jadi paradigma harus dibalik. Bukan pulau-pulau yang dikelilingi laut, melainkan laut utama yang bertaburan dengan banyak pulau –lebih dari 13.000,” tulis Lapian.

Lapian mengutip Alfred Thayer Mahan—perwira angkatan laut Amerika Serikat, ahli geostrategi, dan pendidik, yang ide-idenya tentang laut mempengaruhi kekuatan angkatan laut di seluruh dunia—bahwa negara yang berpotensi menjadi sebuah kekuatan maritim harus berpenduduk banyak, tapi yang lebih penting lagi adalah jumlah penduduk yang berorientasi ke laut (soft power).

Selain itu, menurutnya, negara juga harus memiliki hard power dalam bentuk angkatan laut yang tangguh dan armada niaga yang besar—dua hal yang jelas membutuhkan biaya besar.

Serba-Serbi Tentang Bajak Laut

Inggris zaman dulu kala dikenal sebagai “Raja Laut” yang punya armada tangguh dengan wilayah kekuasaan yang luas. Inggris percaya kejayaan bisa diraih dari hasil kerja keras memaksimalkan kondisi geografis laut. Superioritas negeri Ratu Elizabeth itu pun tergambarkan dari semboyan “Inggris, negara di mana matahari tidak pernah terbit dan tenggelam.”

Prof. Erwiza menyebut ‘permainan’ di laut dilakukan oleh aktor yang bermacam-macam dengan tujuan yang hampir sama yakni untuk menjaga otoritas, sekuritas keamanan dan memperjuangkan atau mempertahankan ekonomi. Dalam situasi pergulatan di laut tersebut, bajak laut jadi salah satu kelompok yang menghiasi cerita Nusantara.

Dua Wajah Berbeda Bajak Laut

Fenomena bajak laut tak bisa dikesampingkan dari sistem bahari. Namun, memang cerita bajak laut di Nusantara tak otomatis bisa disamakan dengan fenomena di Inggris dan Prancis, piraat atau zeerover di Belanda, atau pirata di Italia, Spanyol, dan Portugis.

Prof. Erwizar menyebut persepsi bajak laut di Nusantara berbeda dengan bajak laut di Eropa. Di Nusantara, bajak laut dipandang lewat dua wajah yang berbeda; sebagai perompak atau penumpas dan sebagai pejuang yang menyelamatkan.

“Bahwasanya persoalan bajak laut masih sedikit dipelajari. Persoalan bajak laut bukan persoalan masa lalu, tapi juga jadi persoalan masa kini. Debat pasti muncul, apakah di kalangan sejarawan Indonesia yang tidak menerima label bajak laut sebagai orang-orang yang berjuang,” ujarnya.

Jadi menurut Prof. Erwizar, memang ada cara pandang yang berbeda terkait fenomena bajak laut. Ada sejumlah keraguan tentang label yang disematkan kepada bajak laut; apakah memang sebagai perompak atau pejuang? Hal ini masih akan terus menerus diperdebatkan.

“Bagi Belanda dengan modal ekonominya, kata mereka perompak, harus dibasmi, harus ada kontrol navy atau angkatan lautnya untuk menjaga sekuritas di seluruh perairan Indonesia. Mulai dari bagian Barat, apalagi yang berbatasan dengan wilayah yang dikuasai pemerintah Inggris seperti Singapura dan Malaysia.”

Di Nusantara, bajak laut seringkali mendapat dukungan dari masyarakat pesisir. Mereka dianggap pahlawan yang menyelamatkan masyarakat dari ancaman dan gangguan yang datang dari luar. Dalam praktiknya, lanjut Prof. Erwizar, batasan antara bajak laut, orang laut, dan raja laut sangatlah tipis.

“Bahkan antara raja laut dan bajak laut ada hubungan kekerabatan. Misalnya bajak laut dari Siak, Raden Yahya, yang mengawinkan anaknya dengan putri raja laut. Inilah yang akhirnya memperkuat perekonomian Siak di lautan.”

Bahkan, sering terjadi juga di mana orang laut sekaligus berperan sebagai bajak laut, atau bajak laut naik jadi raja laut atau sebaliknya. Peran mereka di perairan benar-benar sangat penting.

Orang laut banyak beraktivitas dalam perdagangan, selain juga ada yang menjadi prajurit bagi kerajaan-kerajaan Melayu. Dalam kondisi ini, orang laut banyak membantu Melayu untuk menguasai pelabuhan dan mengamankan wilayahnya.

Serba-Serbi Tentang Bajak Laut

Orang laut banyak yang mendiami pesisir pantai dengan perahu. Mereka juga hidup berpindah-pindah alias nomaden di wilayah Johor, Kepulauan Riau, pantai timur Sumatra, Bangka, Belitung, Kepulauan Natuna, Kepulauan Sulu, Kalimantan Timur, Sulawesi Timur, dan Kepulauan Maluku.

Oleh karena itu, Prof. Erwizar mengatakan bahwa wilayah-wilayah di Bangka, seperti di Koba, Toboali, hingga Belitung menjadi pusat-pusat pergerakan dari bajak laut. Belitung sejak masa VOC dikenal sebagai sarang bajak laut dan menjadi wilayah yang diproteksi bajak laut, karena menghasilkan timah.

“Misalnya ada laporan militer tentang Bangka dan bagaimana presurre yang dilakukan oleh angkatan lautnya Belanda terhadap bajak laut yang menyerang wilayah Koba, Toboali dan seterusnya. Ini sejarah yang menyedihkan dan mengharukan juga.”

Seiring berjalannya waktu, mulai muncul kampanye politik anti bajak laut yang berasal dari negeri induknya, lalu jadi isu global. Misalnya Inggris yang melakukan kampanye anti bajak laut di wilayah jajahannya, begitu juga Belanda yang melakukannya di Suriname misalnya, juga Prancis dan seterusnya.

Menurut Prof. Erwizar, ini semacam isu global yang terkoneksi, kampanye politik anti bajak laut. Karena itu politik anti bajak laut ini sangat variatif tergantung dengan perkembangan kerajaan. Di seluruh periode itu, ada semacam konektivitas, konfrontasi, tetapi juga ada semacam negosiasi untuk memberantas bajak laut, hingga kompromi dengan agen-agen yang ada di tingkat induk.

“Ini untuk apa? Untuk personal benefit, kepentingan sendiri, bukan untuk kepentingan formal atau pemerintah. Ada proses yang dinamis, ‘oke sekarang kita harus mengirimkan prajurit untuk membasmi bajak laut’. Inilah bahasa politik masa lalu, ketika budak sudah dilarang.”

Riwayat Bajak Laut di Pulau Bangka

Akhmad Elvian, sejarawan Bangka Belitung, mengatakan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memiliki sejarah yang erat kaitannya dengan perjuangan bahari. Menurutnya, kebudayaan dan peradaban masyarakat Bangka Belitung itu terbagi dua yakni peradaban berbasis pada laut atau bahari dan peradaban berbasis darat.

Menurutnya, peradaban di Bangka Belitung didukung oleh masyarakat laut, pribumi laut, Orang Sekak, hingga Orang Sawang. Sementara peradaban darat didukung oleh pribumi darat, yang biasa disebut orang gunung orang bukit.

“Orang laut pribumi Bangka itu mendiami sejumlah wilayah. Ada kelompok yang disebut kelompok Pulau Lepar, kelompok Pulau Semujur di Bangka Tengah, Teluk Kelapan di Bangka Utara, hingga orang di Belitung,” kata Elvian dalam kesempatan yang sama.

Serba-Serbi Tentang Bajak Laut


Orang Bangka itu mengenal istilah sehari-hari yakni zaman bari, dalam bahasa melayu artinya zaman bahari. Kenapa disebut zaman bari? Sebab, orang Bangka dulu peradaban baharinya cukup maju dan cukup tinggi, yang didukung orang laut pribumi Bangka atau Orang Sekak.

“Mereka tinggal berkelompok atau gerombolan dalam 4-10 perahu, yang disebut dengan perahu lepa gajang. Lepa artinya atap yang terbuat dari lipah, dan ada satu pulau di Selat Gaspar, yang disebut Pulau Lepar, Pulau Lepa, pulau yang diberi nama berdasarkan perahu orang-orang laut, orang-orang Sekak di bumi Bangka.”

“Mereka dipimpin satu orang Batin, orang laut. Kehidupan mereka mencari kerang, teripang. Hasil laut yang mereka peroleh itu mereka tukar dengan beras, pakaian, besi dengan orang-orang Cina dan orang-orang darat.”

Dalam sejarah, Elvian menyebut mereka ini sangat hebat dan tangguh serta menguasai pengetahuan bahari dan kelautan. Dengan perahu gobangnya, pada saat terjadi perang, semesta rakyat Bangka yang dipimpin Depati Amir bertempur melawan pasukan Hindia Belanda, baik itu di laut dan di darat.

Kala itu, Belanda mengirim kapal uap canggihnya ke perairan Pulau Bangka untuk mengamankan pertempuran laut yang terjadi. Kapal-kapal Belanda itu ditempatkan di Selat Gaspar, untuk menangkal serangan dari orang laut pribumi Bangka atau orang-orang Sekak.

“Karena kesalahan pemerintahan Orde Baru, orang-orang laut pribumi Bangka atau orang Sekak itu, sekitar 1980 dianggap sebagai orang terasing, menetap berpindah-pindah. Mereka dianggap suku asing oleh Orde Baru, mereka pindah ke darat. Akibatnya rumah yang dibangun di jebu laut, kedimpal, tidak ditempati, malah ruang tamunya dibuat untuk bakar ikan.”

Elvian menyebut, satu kebijakan yang salah dari pemerintah Orde Baru yang merumahkan orang-orang tersebut.

Perihal sepak terjang bajak laut di Bangka, Elvian menjelaskan bahwa sebenarnya memang banyak persepsi yang muncul. Baginya, mengekploitasi laut itu juga termasuk sama juga dengan membajak laut. Lalu, muncul istilah bajak laut, yang sebenarnya istilah dari mengekspolitasi laut.

“Namun, konotasi bajak laut itu jadi negatif, karena maknanya sudah meluas yang merujuk pada hal-hal yang tidak baik lainnya. Saat pemerintah kolonial Belanda membuat kebijakan arah peradaban bangsa Indonesia itu dari kerajaan maritim ke darat, yang menjadikan kita membelakangi laut dan menghadap gunung, istilah membajak pun dilarang, jadi membajak ladang dan membajak sawah.”

Menurut Elvian, orang-orang yang tinggal di Bangka dan Belitung, yang terdiri dari 750 pulau itu, mengarahkan peradabannya ke laut, sehingga tidak membelakangi laut. Misalnya kampung-kampung yang dipimpin oleh Batin di Pulau Bangka yang berfungsi sebagai feeder point atau titik pengumpul, yang pada dasarnya menghadap ke laut sehingga orientasinya bahari.

“Dalam terminologi Eropa, orang-orang yang kita sebut pejuang-pejuang di laut Bangka itu, oleh orang Belanda memang sering disebut sebagai perompak atau bajak laut. Misalnya saat orang Sekak di Bangka menyerang pasukan luar.”

“Namun, dalam konteks kita sebagai orang Bangka atau Indonesia sentris, mereka orang-orang Sekak itu justru yang berjuang bersama Depati Amir menyerang dan ingin membebaskan diri dari orang Belanda yang ada di Bangka Belitung. Jadi persepsi bajak laut di Bangka ini juga memiliki dua wajah.”

Menurut catatan Elvian dari laporan Belanda sekitar tahun 1890-an, bajak laut yang datang ke Pulau Bangka itu umumnya masuk melalui utara, Teluk Kelabat, lalu menyusuri Sungai Layang, yang mana sungai itu terhubung ke wilayah pesisir barat dan pesisir timur Pulau Bangka

Setidaknya ada dua kelompok bajak laut besar yang menyerbu Pulau Bangka. Menurut Elvian, pertama adalah bajak laut yang menamakan diri sebagai bajak laut rakyat dari Kesultanan Siak, yang dipimpin Raja Ismail. Kedua, bajak laut yang menamakan dirinya lanon, ini di dalam peta-peta kuno itu membangun pusat kuasa di barat Pulau Bangka, masuk distrik Toboali, juga Kepoh.

Serba-Serbi Tentang Bajak Laut

Bajak laut lanon ini melakukan perampokan ke pesisir barat, termasuk ke Toboali. Lalu, sultan saat itu memerintahkan kepada wilayah-wilayah di pesisir barat sampai Toboali untuk dibangun benteng-benteng pertahanan yang menjadi pangkal pengumpul timah di Pulau Bangka.

“Timah yang dikumpul itu akhirnya dirampas bajak laut lanon yang membangun benteng di muara Kepoh yang terhubung dengan Jawa. Bajak laut lanon juga merampok sampai ke Pangkal Pinang, Terak, Teru, termasuk ke wilayah pedalaman Paku, yang waktu itu wilayah penghasil besi di Pulau Bangka.”


sumber

profile-picture
profile-picture
profile-picture
telah.ditipu dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
KAIZOKU ONI.. ORE WA KANCUT !
profile-picture
c4punk1950... memberi reputasi
Bajak laut wanita.... Kesetaraan gender sdh ada dlm dunia perompak laut di masa lalu, gan.....
profile-picture
c4punk1950... memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
bajak laut yang biasanya keliatan kumuh banget ternyata sebenernya tetep elegan ya gan
profile-picture
profile-picture
telah.ditipu dan c4punk1950... memberi reputasi
“Why fight when you can negotiate?”
Spoiler for :
profile-picture
profile-picture
profile-picture
telah.ditipu dan 2 lainnya memberi reputasi
somalia gan yang galak
profile-picture
c4punk1950... memberi reputasi
menarik nih sejarah tentang pirates emoticon-cystg
profile-picture
c4punk1950... memberi reputasi
Halaman 1 dari 3


GDP Network
© 2021 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di