CARI
KATEGORI
KATEGORI
Pengumuman! Ikuti Surveynya, Dapatkan Badge-nya! Klik Disini
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/60897579f21966208f4aa449/senandung

Senandung

Coba ane kirim puisi jadul ane yaa gan..kalo ga salah tahun 2010an deh
... Lupa ane percisnya..
Jangan di kasih bAta ya gan..maklum amatiremoticon-Cendol Gan



senandung kecil 


Kita ada ketika kita mati

Nusantaraku kembali menggebu

Bukan maju,malah terkapar

Jelata mengkerut pucat takut digebuk

Tengil para jagoan mengulum senyum

Kuasa berkata aku ada dan kamu siapa

Cintailah aku wahai janji yang terumbar

Peduli setan nanti jadi apa

Inilah potret yang selalu terbingkai  tanah yang kabarnya demokrasi pasti

Janji bukan jadi

janji malah gigit jari..

Nusantaraku kian kusut

Para kutu yang berbaju tak sudi menengok kebawah

Lupa darimana dia datang

Adakah kelabu kian menua..

  Mereka akan menuai badai

  Yang mereka tebar sendiri

  Kami pecandu onar

  Akan mengendap

dendam yang kian matang ini tiba ..

Kami bergerombol berbuncah

Mengelukan kata lawan..

Mati bukan pilihan

Diam bukan kata..


Segituh dulu gan... Tengkyu

Halaman 1 dari 2
stop-konakz..

wahai... 
warna taruna pertiwi kini...
santap pesona tanpa Kecap
telan tak ada kata pelan
MODERNISASI
pemaknaan posisi Rancu
untuk porsi NUSANTARA
wahai,...
peradaban sesat
malah pesat merombak tonggak
kencan dengan MACAN... serahkan badan...
wahaiii..
bukankah aku benar tentang satu Hal
bahwa sakitnya Bangsa ini..
karena baik kita sendiri... ...(w.k)   2003
Diubah oleh colakcolilaki
Lihat 4 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 4 balasan
Saudaraku yang baru



Aku  sama sekali tidak  menembaknya,...

Maksud saya tidak dengan tidak sengaja...

Saya menikmatinya ...

Saat pistol ini bergetar ketika aku menarik pelatuknya

Lalu terdengar letupan

Seperti dengus kambing yang ingin kimpoi

Dan kemudian jagoan itu menggelepar

Bersama angkuhnya...

Mungkin juga dengan kuasanya..

Ia roboh..tersungkur Aku  sama sekali tidak  menembaknya,...

Maksud saya tidak dengan tidak sengaja...

Saya menyukai nya..

Ketika ia memohon agar  aku jangan menembaknya

Ingat akan saat aku memohon padanya jangan renggut ladangku satu-satunya

Tempat aku keluargaku bertumpu hidup

Namun malah kau menyeringai

Sambil berkata ini demi kepentingan pemerintah

Aku tak melihat satupun kepentingan pemerintah  berhubungan dengan ku

Dan aku pun tak pernah meminta apa-apa pada mereka...

Aku hanya ingin bersama kelurgaku dalam ladang dan rumahku

Tidak lebih...

Sekarang malah bertambah anggota keluargaku ini

Baretta  kaliber 9mm...  (w.k)                                                                               210120012

saresateh..

Berdegup-degup menghentak lantai musik yang berdentum
berbelit dengan hingar manusia yang tampak matang..
wanita berdandan cantik seperti bayi,.. hanya menggunakan popok saja..
gemerincing gelas beradu ditambah gelak tawa orang yang kesenangan
kurang,... tambah lagi boss...



biar kita semakin membumbung..
hingga lupa pada orang yang diluar sana...
berdesak-desakan mengantri jatah air minum...
pembelajaran yang nyata berkubang dalam level akut
   melawan sistem jadi seperti orang dungu...
   celingak-celinguk sambil garuk-garuk kepala...

   inilah Nusantaraku yang selalu dibanggakan leluhurku

  selalu menjunjung adat timur... konon...

  namun kini adat bergilir ke barat
  menduakan jiwa hingga tak tahu diri sendiri yang mana...
 oooaaallaaahh... nasi tak pernah jadi bubur,
  yang ada malah menjadi basi malah...
 lalu menguning dan berbau ... ..
  tak ada lagi bijaksana sekarang...
  tapi sudahlah,mungkin aku yang dungu..
dan kalian pastinya yang lebih parah... (w.K)

Ngopiw dulu gan

..
TRADISI ..



wow,... berjuntai-juntai malah berkesan memenuhi...
perhiasan yang ia kenakan nampak menakjubkan
ia menggantungkan mulut serta lidahnya pada lehernya yang kian berkerut
juga ia menancapkan kaki mertuanya sebagai giwang pada kupingnya...
mantap...
tak hanya itu ia mengenakan kulit suaminya sebagai pakaian,..nampak darah yang mengering masih belum hilang pada kulit yang ia kenakan
sedap...
lihatlah... ibu kandung nya rupanya yang menjadi alas kakinya,..
berbaring bagaikan permadani ....
sungguh keren...
dengan mngendarai anaknya ia tampak anggun sekali
sesekali tersungging senyum yang dulunya pasti legit di sudut bibirnya...
fantastis...
ia adalah citra dari wanita modern abad 21
dengan mengedepankan ketangguhan,kesempurnaan,sikap mandiri
juga sosok wanita karier yang sudah pasti sukses...
mendarat mulus di Neraka yang kau ciptakan sendiri...
SELAMAT berpuasa... **   (W.k)

tenanglah teranglah tentulah

kau pikir kau penting untuk orang lain.. ketika kau dgn gayanya bergosip ditempat makan..sambil sibuk selfie dgn gank mu.. sementara kau lupakan masih banyak yg harus kau lakukan.. tidak kah kau lelaki? tapi kau selalu nyinyir pada saat kau merasa tak puas..kesal malah ketika kau lapar.. Entah kau berubah atau kau menemukan sifat aslimu,cuma kamu yg tahu.. tahu kah kau "ketika kau merasa besar..maka saat itu kau menjadi kerdil" (w.k) ngadem gan
ceritanya yaa masih seperti yang sudah-sudah, kehujanan lalu kuyup kadung basah ya sudahlah jibreg sekalian..



layaknya langkah mereka yang terormat..
menciptakan kondisi mumpuni bagi rengrengannya,melukis sakarepnya... yang penting tak buntung.
inilah,itulah.. suasana disasana.. arena bermain yang dipakai "bermain"...
sementara pagi semakin menjorok ke siang, sedangkan si sayah masih setia menggantungkan handuk kumal di bahu telanjang... malah asyiiik menggosip .. hahahahaha.. jadi malu sendiri,si emih sudah belum ya menggoreng nasi yang sayah pesan tadi,rada kukurubukan ieu patuangan, sidede mah masih anteng mainan boneka sambil nyerocos nggak jelas,.. kayaknya efek makan kupat tahu murah tadi..
 kembali sayah terkenang perjuangan masa lalu ketika dulu ikut perang di Vietnam, pagi-pagi buta sudah sarapan kulub singkong sambil minum bandrek, tak lupa ngemil surabi oncom  mak ipah, sedapp pokokna mah... setelah sekiranya cukup, kami peleton yang dinamai "baragajul" dibawah pimpinan sersan Dadang,berkumpul untuk briefing. sembari terkantuk-kantuk,Aep bergerak mengendap-endap di hutan karet di desa Cisaeur,Vietnam kulon.. nanti dilanjut lagi ya ceritanya, si emih udah manggil,tanda nasi goreng Jengkol kesukaan sayah sudah Ready... selamat mamam.. (w.K)
B E B A L

Manfaat dan pengaruhnya untuk kehidupan yang tak ada bedanya dengan yang sudah dijelaskan kemarin sore,itu juga kalau tidak salah..

mata-mata-mata
akal-akal-akal
butuh-butuh-butuh
buta-buta-buta
jelas yang menggambar Pertiwi ini adalah kwartet maut ini
bersinggungan,membentak,mengoyak juga memberangus...
tak lebih kotor dari kalian sendiri
saat butuh mengutus
kau perlakukan pertiwi layak lontemu sendiri
saat akal buntu ..
kau setubuhi sesat..
jadah.. Nusantaraku bukan lagi menangis 
namun menggigil sekarang..(w.k)

hati satu

Berencana 
bukan hanya untuk simbol dari pembentukan sebuah keluarga dinegara apatis ini saja..
tapi berencana adalah langkah awal untuk menentukan sikap dan langkah selanjutnya..
mata dan hati di sinergikan..
ditemani darah yang menggelora juga sikap badan yang baik,...
mengolah kemungkinan yang terburuk dan terbaik menjadi pola rajutan yang menawan..
tersendat bukan sebuah jalan 
tapi mengambil sikap waspada adalah pilihan yang membanggakan...
mencari informasi juga adalah sebuah taktik yang diperlukan kawan...
tak menutup mata pada sekitar adalah sebuah kemenangan awal dari sebuah rencana...
berencana menjauhkan resiko dari bencana..
camkan ..untuk kita sendiri.. (w,K)

18:08

yang tertinggal hanya senyum legitmu...
menghunus pada belikatku
kulum aku hingga bernanah
berukir senja menuai mana,...
adakah ceria yang kau bidik 
hembuskan anumu untuk diriku...
seleraku hanya mata yang ikal
ditambah sejumput mutiara birahi..
belia lah malam untuk kejayaan yang punah.. (w.K)

Sambil

setengah-setangkup tak lazim untuk dibeberkan ...
berlaku juga pada sempadan yang mengerubuti Nusantara...
berjibun menutupi cakrawala.. luar biasa...

kelak akan tampak taring yang mengintai
sekarang memanusia dulu agar tak menonjol
nanti setelah matahari berembun dan kau lelap ddalam botol tuak mu sendiri
nantikanlah pertunjukan yang sebenarnya... siapkan selimut,cemilan juga kursi malasmu... (w.K)
Mmhhh


adakah malam ini berasa gerah
seperti malam malam sebelumnya
lidah terjulur mulut terkatup
kelu sudah malam terbalut kehendak
kusut bila carut ini berkubang dalam lumpur yang sama
malam tetaplah malam yang penat
geliat tak berbuncah
cukup guman bibir rindang itu
aku tak akan hadir pada malam lain
aku bergulir memuja rindu
juga pada malam selanjutnya
aku ada pada keringat,berkerumun
berbisik lalu kering..(w.k)17/05/21
buntung...


Negara di dalam puisi,...
menyela kala mata hati menyulam malam
hanya mengingatkan pelana tak harus dipasang...
kusak kusuk mengintai bintang yang berbinar
budaya jadi sasaran setan
tak mustahil cuaca makin tak bening... ..
berkerumun mencuri
menyikut juga menyulut...
tak usah berpantang kaki menggonggong atas nama...
kami tahu,..bila setan tetaplah kalian... (w.K)

Kelu

hanya Tuhan yang lebih tahu
apa yg akan terjadi sakarang
ataupun nanti
kita mungkin sudah mencoba
setidaknya..
Hanya Tuhan yang Maha tahu
semua terjadi atas kehendakNYA
langkah kecil ini ataupun dengus nafas ini
menjadi berkah ataupun tulah
Hanya Tuhan yang maha adil
kita bertahan atau malah ber angan
pada sepoi malam kita barharap
ada untuk ini atau ini untuk ada
anging Gusti nu maha uninga.. (w.k) 20)05/21
Mengopaii gan..
ugh..

aku mengenal kau dipetang itu,..pipi mu bersemu saat aku menanyakan kapankah engkau meninggalkan dunia ini... lalu aku betanya kembali,adakah kesempatan aku untuk menjadi algojomu kelak,saat waktunya tiba,..
dan kau pun tersenyum mesra sambil mengedipkan mata indah mu seraya berkata,aku yang terbaik dari semua yang pernah kamu kenal.. aku memegang lengan mu yang kokoh dengan erat... mengelusnya dengan lembut,..
tampak dibalik mukamu yang manja tampak banyak yang tertanam disana,..sedikit rasa sakit juga dendam yang sempurna,.. aku mengasihi hingga tembus kelangit..namun kau malah taburkan petaka,.. hingga aku ingin mengebumikan mu saja...(w.k)

Mhhhhh..

adakah malam ini berasa gerah
seperti malam malam sebelumnya
lidah terjulur mulut terkatup
kelu sudah malam terbalut kehendak
kusut bila carut ini berkubang dalam lumpur yang sama
malam tetaplah malam yang penat
geliat tak berbuncah
cukup guman bibir rindang itu
aku tak akan hadir pada malam lain
aku bergulir memuja rindu
juga pada malam selanjutnya
aku ada pada keringat,berkerumun
berbisik lalu kering..(w.k)17/05/21
Sanguan gan..
Hareudang
Panas
Selalu
Panas
Dan
Hareudang
..

WAGU..

diamlah
sejenak lupakan bahwa kita pernah ada
beratus ratus bila ini purna
gusar tunai terkebiri binasa
diamlah
lembayung tampak sama
hanya saja guratannya kian pudar
ataukah sudah terbeli
entahlah kuasa justru oladalah...
diamlah.. diam
berbisik pun tak hendak
pilih rindu menjulang
coba untuk diam
diaamm......
kita saja yang bising sendiri
berkoar galak mengutuk umur
tak sempat lepaskan sempak
risih malu tak usah
diam tak ubah ..
(w.k)31/05/21
Halaman 1 dari 2


GDP Network
© 2021 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di