CARI
KATEGORI
KATEGORI
Pengumuman! Ikuti Surveynya, Dapatkan Badge-nya! Klik Disini
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Kronologi KRI Nanggala-402 Hilang Kontak versi TNI AL
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/60812fb35273e46db26435e1/kronologi-kri-nanggala-402-hilang-kontak-versi-tni-al

Kronologi KRI Nanggala-402 Hilang Kontak versi TNI AL

Kronologi KRI Nanggala-402 Hilang Kontak versi TNI AL


Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Yudo Margono menjelaskan kronologi kapal selam KRI Nanggala-402 hilang kontak di perairan Bali, Rabu (21/4) saat hendak melakukan latihan tembak rudal C802 dan Torpedo.

"Pada saat kemarin dilakukan latihan dulu, KRI Nanggala dan sesuai prosedur sudah dilakukan semua. Namun pada jam 02.30, sudah dilakukan isyarat terbit mulai latihan," kata Yudo dalam konferensi pers, Kamis (22/4).

Lalu pada pukul 03.00, ia menyebut KRI Nanggala meminta izin untuk menyelam pada kedalaman 13 meter dan siap untuk menembakkan torpedo.

Sesuai prosedur, ia mengatakan dalam penembakan itu, kapal selam akan didampingi oleh searider penjejak, untuk nantinya mengikuti apabila torpedo telah meluncur.

"Jam 03.00 sampai 03.30 geladak haluan KRI masih terlihat oleh tim penjejak sea rider dalam jarak 50 meter," kata dia.

Kemudian pada pukul 03.46, sea rider memonitor periskop dan lampu pengenal dari KRI Nanggala yang mulai menyelam dan tidak terlihat.

"Pada 03.36 sampai 03.46, terus menerus memanggil Nanggala tapi tak ada respons. Jadi seharusnya saat tenggelam tadi masih ada periskop, masih kelihatan, namun ini langsung tenggelam, tidak ada periskopnya," kata dia.

Saat itu, ia mengatakan komunikasi sudah tidak terjalin. Seharusnya, kata dia, KRI Nanggala meminta otorisasi sebelum menembak.

"Begitu akan diberikan otorisasi, dipanggil sudah tidak respons. Jam 04.17 kita terbangkan heli untuk melihat visual dan hasil nihil," ucap dia.

Yudo menyebut, sesuai estimasi jadwal, seharusnya KRI Nanggala timbul pada pukul 05.15. Namun saat itu, KRI Nanggala tidak timbul di permukaan.

Pihaknya, kata dia, lalu memberlakukan isyarat sub missed. Seluruh unsur dikerahkan untuk mencari KRI Nanggala-402 dan latihan ditunda.

"Kemudian pada 06.46 kita lakukan isyarat sub missed. Seluruh unsur pengamanan dikerahkan untuk mencari KRI Nanggala-402 dan latihan ditunda," tuturnya.

Diketahui, sudah lebih dari 24 jam sejak hilang kontak, kapal selam KRI Nanggala-402 belum juga ditemukan. Kapal tersebut membawa 53 orang personel yang terdiri dari 49 anak buah kapal, satu orang komandan, dan tiga orang arsenal.

Sampai saat ini, TNI telah mengerahkan lima KRI, 1 helikopter dan 400 orang untuk melakukan operasi pencarian kapal selam tersebut.

Selain itu, sudah ada dua negara yang telah memastikan akan mengirim kapal bantuan yakni Singapura dan Malaysia.

Untuk kapal rescue milik Singapura dijadwalkan tiba di perairan Bali pada 24 April, sedangkan Malaysia 26 April.


Sumber





Nah.. ini versi resmi dari TNI AL

semoga cepat ketemu dan selamat emoticon-Sorry
profile-picture
profile-picture
profile-picture
ujellyjello dan 31 lainnya memberi reputasi
ironis juga TNI,

kalau gak mati dikeroyok di cafe,
matinya pas latihan atau lagi ngebut naik motor.

profile-picture
profile-picture
profile-picture
seringboering dan 8 lainnya memberi reputasi
Lihat 3 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 3 balasan
Masuk ke dalam palung 700 m di utara laut Bali.

Optimis sebelum hari sabtu (asumsi 72 jam oksigen sisa) bisa diselamatkan.

Semoga semua krabat crew diberi kekuatan dan ketabahan.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
stomap dan 7 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh Troopakilla
Lihat 6 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 6 balasan
dalam darurat....

pesawat terbang dikasih parasut biar ga terjun bebas...

kapal selam dikasih air baloon biar bisa naik

kapal laut kasih pelampung biar ga tenggelem


why are we not funding this..???
profile-picture
profile-picture
profile-picture
tepsuzot dan 5 lainnya memberi reputasi
Lihat 5 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 5 balasan
Semoga keluarga diberi ketabahan.
Semoga cepat di temukan karena batas oksigen di kapal 72 jam sejak tenggelam.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
nowbitool dan 5 lainnya memberi reputasi
Semoga cpt ketemu emoticon-Turut Berduka


Harusnya negara maritim fokus AL sama AU. Ini malah AD... emangnya klo perang di Natuna pake Leopard bisa menang?
Ini pelatihan awak KS mahal dan org2 hebat smua. Tp dikasih kapal butut yg mebahayakan awak kapal dan usia kapalnya jg buset dah 40an tahun.
Jd pelajaran aja dah pak. AL sama AU prioritas utama negara maritim. Jgn AD terus dpt mainan baru.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Sang Pembantai dan 4 lainnya memberi reputasi
Lihat 4 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 4 balasan
jadi inget pelemnya K-19, U571, das boot sm crimson tide
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Sang Pembantai dan 4 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Peluang untuk kru selamat itu udah kecil, sangat kecil.
Ini udah sehari naggala hilang, kalaupun karam kemungkinan pasokan oksigen di dalam kapal pasti sudah sangatlah tipis.

Bayangkan aja di dalam dasar lautan kedalaman ±700m oksigen tipis rasanya kecekik.
Semakin kru cemas semakin cepat mereka bernafas dan semakin pula cepat oksigen habis.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Jazed dan 4 lainnya memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 2 balasan
Kronologi KRI Nanggala-402 Hilang Kontak versi TNI AL

Situasinya sama banget kaya film ini
Film wajib tonton.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Sang Pembantai dan 3 lainnya memberi reputasi
Belum dipake buat perang udah koid duluan emoticon-Cape d...
profile-picture
profile-picture
profile-picture
kayakeduta dan 2 lainnya memberi reputasi
Dah... Jadiin pelajaran buat tni-al aja kedepan

Semoga awak KS dpt dievakuasi walau tinggal jasad saja.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
scorpiolama dan 2 lainnya memberi reputasi


GDP Network
© 2021 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di