CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Sports / Sports /
Wahai European Super League, Suara Fans Adalah Suara Tuhan!
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/607f8821651e017c8c53e377/wahai-european-super-league-suara-fans-adalah-suara-tuhan

Wahai European Super League, Suara Fans Adalah Suara Tuhan!

European Super League akhirnya batal terlaksana setelah sebagian besar klub pencetus memutuskan untuk mengundurkan diri.

Namun tahukah agan dan sista sekalian siapa yang sebenarnya paling punya andil dalam pembatalan kompetisi kontroversial itu?

Yak, para fans!

Sejak ESL dicetuskan pada awal pekan ini, fans-fans dari founding club langsung melontarkan kecaman karena menganggap kompetisi itu hanya memikirkan uang dan tidak memikirkan para pendukung.

Wahai European Super League, Suara Fans Adalah Suara Tuhan!
Dok. AFP

Mereka juga menyebut ESL mencederai sejarah dari klub-klub itu yang sebagian besar justru dibentuk oleh komunitas tak berduit di masa lalu.

Para fans di Liga Primer Inggris bahkan tak hanya melontarkan kekecewaan mereka di media sosial.

Mereka turun ke jalan untuk memprotes keputusan tim kesayangan mereka yang bergabung dalam ESL.



Fans Liverpool menerbangkan spanduk bertuliskan “say no to super league” di tengah-tengah pertandingan antara Liverpool dan Leeds United.

Fans Manchester City dan Chelsea berkumpul di depan stadion masing-masing sambil membawa spanduk yang mengecam keputusan petinggi tim.

Lalu fans Manchester United mengunggah video saat dia memotong tiket musiman yang sudah dia miliki sejak 1995 sebagai bentuk protes terhadap keterlibatan Setan Merah di ESL.



Tak cukup sampai di situ, para legenda klub-klub itu pun ikut-ikutan menyampaikan kecaman mereka.

Gary Neville dan Jamie Carragher jadi salah satu yang paling vokal dalam menyampaikan pendapat mereka.



Neville sempat menyebut bahwa tim-tim yang terlibat dalam pembentukan ESL, khususnya tim asal Inggris, harus dihukum dengan pengurangan poin karena telah memalukan diri mereka sendiri.

Terakhir, para pemain akhirnya angkat bicara terkait polemik tersebut.

Sebagian besar dari mereka menyatakan bahwa ESL sama sekali tidak merepresentasikan makna sesungguhnya dari sepak bola dan oleh sebab itu mereka tak mau itu terlaksana.



Melihat kecaman dari berbagai sudut akhirnya membuat klub-klub pencetus ESL menyerah dan memutuskan mundur dari proyek itu.

Enam klub Inggris, Man City, Chelsea, Man Utd, Arsenal, Liverpool, dan Tottenham Hotspurs sudah mengumumkan bahwa mereka keluar dari proyek tersebut, dan tim lain dari Italia dan Spanyol pun dikabarkan akan segera melakukan hal serupa.



Well, dari semua itu sepertinya kita belajar bahwa fans adalah aspek paling penting dalam semua olahraga, termasuk sepak bola.

Bahkan mengutip sebuah quote terkenal dari masa lalu, vox populi, vox dei yang berarti suara rakyat adalah suara tuhan, momen kemenangan para fans kali ini bisa diartikan bahwa suara fans adalah suara tuhan!
profile-picture
profile-picture
profile-picture
m4ntanqv dan 14 lainnya memberi reputasi
Halaman 1 dari 2
Iya bener sih karena memang sejatinya juga sebuah klub tanpa suporter ya gimana ya gaakan pernah maju hehehe
Pandemi bikin keuangan klub jebol
emoticon-Ngakak
profile-picture
areszzjay memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Ingat tanpa fans, klub sepak bola gk akan berkembang sampe sejauh ini.. Maka hargailah keinginan fans.. Toh semua demi kebaikan klub juga..
Liga abal abal
tapi fans kudu ati" juga jangan sampai ditunggangi ama kepentingan tertentu emoticon-Bingung
profile-picture
capslock.on memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Udah kebaisa pandmei ga ada penonton jadi mungkin udah yah gapapa ga ada fans gitu kali yak haha
Fans pingin klub beli superstar, tapi uangnya kagak ada. Ya gitu aja terus. Keinginan tapi gak sejalan sama kondisi dan realita, pengennya ajaib klub langsung superior
profile-picture
areszzjay memberi reputasi
Lihat 3 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 3 balasan
Dengerin suara fans dong!
Fans goblok. Uefa korup dibela. Pandemi gaji staff pemain dipotong bahkan Liverpool harus ngemis ke negara buat bayar gaji staffnya fans ga peduli malah malu. UEFA kaga turun tangan ikut potong gaji/donasi/bantu. Fans mau clubnya beli haaland tp gamau tau darimana duit beli haalandnya. emoticon-fuck
profile-picture
profile-picture
profile-picture
ciebcyipit dan 8 lainnya memberi reputasi
Lihat 3 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 3 balasan
klub tanpa fans mah lemes emoticon-Hammer (S)
Vox populi, vox dei ala sepakbola emoticon-Ngakak
profile-picture
areszzjay memberi reputasi
Masalahnya suara fans di era pandemi tidak membantu keuangan club.


emoticon-Wkwkwk

Di era pandemi, pemasukan lewat tiket penonton kan sangat kecil sekali (bahkan 0 mungkin)
profile-picture
profile-picture
profile-picture
wanqodir dan 2 lainnya memberi reputasi
Mungkin masih perlu adaptasi.

Fans yang mana dulu nih?

Fans yang beli jersey kw & streaming ilegal ngarep didenger? Wkwk
profile-picture
profile-picture
profile-picture
ciebcyipit dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 2 balasan
Vox populi, vox Dei emoticon-Cool
Fans tolol cuma bisa koar2 tidak bisa kasih solusi. nggak beda jauh yg sering koar2 demo disini emoticon-fuck

mereka pengen klub mereka bisa bersaing tapi untuk bisa bersaing klub butuh dana. lo pikir duit dari mana bambank? sekarang semua klub raksasa sedang berdarah-darah sama keuangan mereka. pemasukan menurun gara2 covid sementara pengeluaran tetap sama atau bahkan bertambah. giliran mereka mau bikin kompetisi baru demi menyelamatkan klub mereka pada koar2 terus kalau misal klub bangkrut juga pasti koar2 juga emoticon-fuck
profile-picture
profile-picture
profile-picture
wanqodir dan 6 lainnya memberi reputasi
Lihat 6 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 6 balasan
FIFA & UEFA selamat. Lanjut mengumpulkan pundi2 uang emoticon-Turut Berduka
Udah kelar kan katanya bray emoticon-Xabi
Coba tuh kritik konsep baru UCL yang dikenalin UEFA ... emoticon-Thinking
Halaman 1 dari 2


GDP Network
© 2021 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di