CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Story / Heart to Heart /
Merasa Tulisanku Payah
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/607da8ed82dd4643e017aa57/merasa-tulisanku-payah

Merasa Tulisanku Payah

Mengapa sih banyak orang yang tulisannya bagus, sementara aku?

Merasa Tulisanku Payah pict


Rasanya aku begitu payah. Membaca tulisan sendiri merasa mual. Kenapa tulisanku begini? Apa aku tidak bisa nulis lebih baik dari ini? Kenapa aku merasa sepayah ini?



Kadang aku lelah dan ingin pergi dari dunia tulis menulis ini. Tapi aku tahu, aku payah, bahkan mungkin aku tidak punya skill lain. Ah, apakah aku punya skill nulis juga? Aku seharusnya bersyukur, bisa menulis dan berkali-kali mendapatkan fee dari nulis. Ya, meskipun tulisanku juga payah!



Aku tidak pernah tahu tulisan mana yang akan digandrungi pembaca. Andai aku bisa berpikir realistis, tidak mudah baper, dan lebih semangat lagi dan lagi. Lebih tidak mudah menyerah. Lebih mau belajar lagi. Terkadang aku merasa waktu itu benar-benar cepat sekali berlalu. Aku bahkan merasa payah, karena tidak berkarya apa-apa.



Ingin aku bisa menjenjali otakku dengan optimisme-optimisme paling nyentrik. Tapi kapan? Tapi kapan aku bisa? Apa aku yang bodoh ini akan bisa demikian. Mampu menghasilkan tulisan bagus, menginspirasi, dan membuatku bersemangat saat merasakan getaran akibat aura tulisanku yang dibaca banyak orang.



Terkadang aku berpikir cara paling ajaib untuk tetap produktif–menulis dan menulis saban waktu misalnya. Tidak menoleh kanan dan kiri. Sistematik menikmati alur dunia menulis, tanpa peduli cemoohan orang tentang kualitas tulisan yang justru membuat diri down dan putus asa atau jatuh pada lubang yang lebar dan dalam.



Andai dunia ini penuh dengan ide dan aku diberikan Tuhan kemampuan untuk bisa menjadi salah satu penulis yang bisa ....


Nyatanya aku masih di sini. Merasa payah yang tidak permisif pada situasi jiwaku yang muram. Seakan alur hidupku telah dipenuhi kemuraman dan kemuraman. Ingin aku menangis dan menangis. Tapi aku bisa apa?



Aku sadar waktu terlalu cepat berlalu. Hingga dia pun bisa menyebut kematian adalah batas tiap orang untuk berkarya. Sudikah waktu berbaik hati padaku, memberiku kesempatan untuk merasakannya, menjadi penulis yang menghasilkan.



Kobaran itu seharusnya masih ada. Meski kobarannya tak lagi sama. Atau bahkan tak sebenderang dahulu. Kala bayangan tangan dirinya masih mampu kuingati. Namun aku merasa kosong sekarang. Dan mungkin saja kobaran itu beralih menjadi hanya semacam pijar yang tak tahu kemana arah angin akan membantunya tetap ada atau bahkan mati dan padam.



Pada paragraf demi paragraf ini aku menangisi. Kemurungan demi kemurungan yang kuhujamkan pada jiwaku sendiri. Aku ingin tetap berusaha agar pijar ini tak padam dihantam ruang hampa.


Sulit, aku pernah berkata untuk siap berdarah-darah. Namun sepertinya ada masa aku ingin menyerah dan mungkin malah membuatku tersenyum depresi. Tidak menjadi apa-apa dan tidak perlu berjuang untuk apa-apa. Tapi apakah diriku dan seluruh hatiku akan terima? Apa aku tidak akan lebih depresi lagi karena memilih untuk menyerah?



Merasa Tulisanku Payah pict




Ngawi, 19 April 2021 M/ 7 Ramadan 1442 H
Temaram jiwa,


Warna Senja
profile-picture
profile-picture
profile-picture
indri507 dan 18 lainnya memberi reputasi
Halaman 1 dari 2
Aku merasa payah
profile-picture
profile-picture
profile-picture
miniadila dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 6 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 6 balasan
Ane kadang juga merasa begitu. Tapi buat ane, menulis adalah sebuah hoby. Terlepas dari apakah hasil tulisan ane bagus atau enggak, yang penting segala unek unek di dalam hati bisa tersalurkan. Itu sudah memberi rasa kepuasan tersendiri buat ane.

So, tetep semangat sist. Toh sambil terus berkarya kita juga bisa sambil belajar. Semua butuh proses kok.
profile-picture
profile-picture
qoni77 dan Cahayahalimah memberi reputasi
Lihat 21 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 21 balasan
Karya tulis itu seni, selera mah relatif ya

Yg mutlak adalah laku atau tidak emoticon-Ngacir
profile-picture
profile-picture
profile-picture
qoni77 dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 7 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 7 balasan
Nulis itu skill, skill bisa lo asah terus menerus, salah satunya dengan membaca tulisan orang lain, khususnya yang udah profesional atau booming, misalnya novel atau buku lainnya yang best seller

Dari situ lo bisa lihat gaya penulisan yang bagus gimana

Nah tapi namanya manusia jenuh itu pasti ada

Kalau udah berasa jenuh, carilah hobi lain, kalau memang hati udah di menulis, ntar pasti balik lagi kok

Karena kalau udah jenuh dipaksain, engga akan memoles skill elo lebih jauh. Sama seperti olahraga atau ke gym, otot elo perlu dikasih istirahat dulu.
profile-picture
profile-picture
qoni77 dan indrag057 memberi reputasi
Lha ini bisa nulis gan emoticon-Wink
profile-picture
qoni77 memberi reputasi
jangan ditarget klo nulis

sehari harus 5 artikel, tapi artikelnya ga ada 'jiwa'nya

percuma klo ane bilang

sambil belajar, mending bikin 1 artikel..setelah selesai direview berulang", minta saran ke orang terdekat utk jujur gimana feelnya setelah baca artikel itu

setelah piawai, baru deh naikin level sehari bisa 2 artikel 3 artikel dst dst
profile-picture
profile-picture
profile-picture
qoni77 dan 2 lainnya memberi reputasi
Penulis dpt fee brp?
profile-picture
qoni77 memberi reputasi
Lihat 25 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 25 balasan
Mungkin menulis hobimu tapi bukan bakatmu
profile-picture
qoni77 memberi reputasi
Banyak programer yg hobi bikin sopwer, tapi otak nya gak kerja cuman copas2 doank. Yak kek ts nulis, cuman hobi doank tapi gak berkembang. emoticon-Ngakak
profile-picture
qoni77 memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 2 balasan
saran dari stephen king (author/novelis terkenal) buat para penulis emoticon-Om Telolet Om!

Merasa Tulisanku Payah
profile-picture
profile-picture
qoni77 dan nowbitool memberi reputasi
kalo merasa kesulitan menulis,, coba ganti mengetik...
profile-picture
qoni77 memberi reputasi
Lihat 5 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 5 balasan
Semangat Mbak Qoni, kalau hari ini gagal, besok gagal siapa tahu lusa berhasil
profile-picture
qoni77 memberi reputasi
ane juga ngerasa gitu, cuman emang kalo pengen nulis ya nulis aja. Syukur2 kalo ada orang baca dan suka .

semangat sist.
profile-picture
qoni77 memberi reputasi
Selamat, Anda Beruntung!

Konsepnya sama dengan yang diajarkan guru saya dl. Kalo kamu sebagai murid merasa bingung, berarti kamu emg udh mulai belajar mikir. Tinggal usaha dan tunggu waktu aja utk bisa.
profile-picture
qoni77 memberi reputasi
Tetap putus asa dan jangan semangat
profile-picture
qoni77 memberi reputasi
Yang penting nulis...
Mau bagus mau jelek, reader yang memutuskan.
Tapi tetep nulis...emoticon-Big Grin
profile-picture
qoni77 memberi reputasi
Ini nulis cerpen atau memang ngajak diskusi?

Salah satu cara skill menulis itu berkembang adalah dengan membaca yang relevan dengan apa yang ente mau tulis dan praktek/berlatih.

Ujung2nya, tulisan ente berhasil atau enggak itu diukur dari berhasil diterbitkan dan menjual atau tidak.

Banyak yang karyanya ampas tapi menjual.
profile-picture
profile-picture
qoni77 dan nowbitool memberi reputasi
Gimana ya.
Kadang antara pede dgn sadar diri itu beda2 tipis.
profile-picture
qoni77 memberi reputasi
wajar kayaknya, malah yang gak wajar tuh orang yang ngerasa tulusannya sendiri bagus. narsis akut itu namanya
profile-picture
qoni77 memberi reputasi
Semangat Mbak qoni, bisa nulis terus itu sudah bagus.
profile-picture
qoni77 memberi reputasi
Halaman 1 dari 2


GDP Network
© 2021 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di