CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Automotive / Otomotif /
Inilah 3 Alasan Mengapa Truk Dan Bus Tidak Memakai Suspensi Per Keong
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/607c4304dc804372f66940b9/inilah-3-alasan-mengapa-truk-dan-bus-tidak-memakai-suspensi-per-keong

Inilah 3 Alasan Mengapa Truk Dan Bus Tidak Memakai Suspensi Per Keong

Hola Agan dan Sista! Selamat pagi, siang, sore dan malam bagi Gansis di seluruh dunia! Kali ini, ane bakal bahas seputar alasan mengapa truk dan bus tidak menggunakan suspensi jenis per keong.

Inilah 3 Alasan Mengapa Truk Dan Bus Tidak Memakai Suspensi Per Keong

Mungkin, Gansis akan terheran-heran, kenapa bus dan truk tak memakai per keong. Sementara, jika dibandingkan, mobil-mobil zaman sekarang sudah sangat banyak yang memakai per keong, karena kenyamanan yang lebih tinggi.

Tentu, hal ini menimbulkan rasa penasaran yang cukup besar, "kenapa bus dan truk tak pakai per keong ya?". Oleh karena itu, ane akan menjawabnya dalam thread yang satu ini.

1. Daya Angkut

Inilah 3 Alasan Mengapa Truk Dan Bus Tidak Memakai Suspensi Per Keong
sumber gambar

Inilah faktor utama kenapa bus dan truk tak memakai per keong. Per keong memiliki daya angkut yang notabene rendah. Apalagi, dengan tren bus berbody SHD saat ini, yang butuh sasis stabil dengan G.V.W tinggi. Tren truk bersasis panjang dan ber-G.V.W tinggi juga menambah alasan mengapa bus dan truk tak memakai per keong.

Per keong memiliki daya angkut yang rendah karena hanya mengandalkan satu batang per saja. Memang, daya angkat dari satu batang per keong cukup tinggi, tetapi bus dan truk membutuhkan per dengan daya angkut yang tinggi, dengan lebih dari satu per. Misalnya, air suspension, atau bisa juga per daun yang menggunakan banyak per. Per daun akan lebih besar daya angkutnya dengan jumlah per yang banyak, apalagi air suspension yang menggunakan prinsip daya angkut dengan udara.

2. Durabilitas


Inilah 3 Alasan Mengapa Truk Dan Bus Tidak Memakai Suspensi Per Keong

Yang namanya bus dan truk, pasti akan dipakai sangat sering. Berbeda dengan mobil-mobil biasa, bus yang menjalani trayek Madura-Jakarta misalnya, akan menempuh 1.000 kilometer sekali jalan, bayangkan saja kalau setiap hari bus tersebut jalan. Belum lagi truk yang biasa melayani trayek tertentu, apalagi truk cabe yang harus menempuh jarak jauh dengan waktu yang sangat singkat.

Maka dari itu, dibutuhkan suspensi dan parts yang durable. Jika bus dan truk memakai per keong, per keong tersebut akan mudah patah, belum lagi jika mengangkut beban yang sangat berat. Terlebih apabila melewati jalan rusak, per keong akan "mentok", dan akan patah dengan mudah.

3. Efisiensi 


Inilah 3 Alasan Mengapa Truk Dan Bus Tidak Memakai Suspensi Per Keong

Setahu ane, per keong dan per daun memiliki shock absorber di bagian tengah yang berfungsi sebagai peredam oskilasi. Shock absorber umumnya berada di bagian tengah, yang berarti jika ingin menggantinya perlu melepas per keongnya juga, dan akan meningkatkan ongkos untuk mengganti shock absorber. Berbeda dengan leaf spring yang terletak di luar sehingga tak perlu melepas pernya. Terlebih lagi, harga leaf spring atau per daun notabene kurleb lebih murah.

Memang, perawatan air suspension lebih sulit ketimbang per keong. Tetapi, dengan kebanyakan bus dan truk yang memakai per daun, maka efisiensi akan bisa didongkrak Gansis.

Inilah 3 Alasan Mengapa Truk Dan Bus Tidak Memakai Suspensi Per Keong

Wah, ternyata itu alasannya. Ternyata, banyak ya Gansis. Jadi, gimana pendapat Gansis seputar thread ini? Oh iya, ane akan sangat berterima kasih apabila Gansis mengoreksi informasi di thread ane yang salah!

Sumber: Opini Pribadi
Narasi: Opini Pribadi
Pic: Terlampir
Disclaimer: Thread ini tak bertujuan untuk mempromosikan maupun menjatuhkan siapapun.
Original Written By: @ulungrinjani


emoticon-I Love Indonesiaemoticon-Toastemoticon-Rate 5 Star
profile-picture
profile-picture
profile-picture
koi7 dan 34 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh ulungrinjani
Halaman 1 dari 2
Suspensi yang ringkih buat truk gan emoticon-Ngakak
Kasian ntar sopirnya dikit-dikit patah emoticon-Matabelo
profile-picture
profile-picture
jiresh dan jlamp memberi reputasi
gagal pertamax, pertalite aja dehemoticon-Ngacir

selamat menjalankan ibadah puasa, mohon maaf lahir batin. emoticon-Maaf Agan
Diubah oleh ulungrinjani
Seperti suzuki carry minibus bokap dulu taun 84 per daun, durable banget dan keras 🤪
profile-picture
profile-picture
jiresh dan jlamp memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Padahal gerbong KA penumpang pakek per keong nyaman.. mungkin agak awet soalnya rel stabil.

Kalo KRL pake balon / bantalan udara.. kuat nyaman

Truk Unimog & Hummer juga pake per keong.. fleksibel buat napak jalan rusak.

Sebetulnya per keong bisa aja cuma ringkih dan perlu banyak komponen jadi kurang efisien buat muatan berat.
profile-picture
jiresh memberi reputasi
Diubah oleh jlamp
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 2 balasan
Hm... per keong... dan per daun....
Makasih info menariknya gan... jadi sedikit tau tentang dunia per2an pada mobil.. hehehe..
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Terusin aja overloadnya..
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Kalau truk dan bus jarang memakai suspensi per keong maupun udara
profile-picture
13460 memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Mantap infonya..
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Per-nya keong tapi bisa ngebut yah? emoticon-Leh Uga
profile-picture
profile-picture
fan.kui dan nowbitool memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Pke per keong.. mlehoy yg ada
emoticon-Ngakak
Ane penasaran knapa us kecil tdk pake udara?
Lihat 3 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 3 balasan
jadi keinget euro truck simulator ane udah lama ngga ane mainin
Lihat 13 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 13 balasan
Gak kebayang gimana repairnya kalo rusak wkwk, per keong mobil aja kadang bukanya ngerii suka mental wkwk
Pake per keong amsiong gan tar..boncos di biaya perawatan mulu.
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
per keong tidak disarankan di indo apalagiii di indo muatan diatas rata2 smuaa 🤣🤣🤣

truk yg harusnya 3-4 ton aja di isi 9tonan 🤣🤣🤣
fuso yg harusnya cuman 8-9ton rata2 muatan diatas 15ton bahkan ada yg 25ton emoticon-Hammer2
profile-picture
nowbitool memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 2 balasan
Ane kaga terlalu paham sih.. tp lumayan lah ane jadi tau alasannya.. nambah wawasan juga
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Intinya mah masalah harga dan maintenance aja. Truk kan angkutan tempur jd pasti yg diperhitungkan ya efisiensi biaya. Klo mau kenyamanan ya beli aja mercy S-class jgn beli truk. emoticon-Leh Uga
profile-picture
nowbitool memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
sungkem, wkwk. suspensi keong jarang dipake untuk berat berat emang, kecuali suspensi pesawat pake hidraulik. cmiiw emoticon-Ultah
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Gan ulung rinjani mesti nya dapet gelar truk dan bus enthusiast nih emoticon-2 Jempol
profile-picture
profile-picture
jlamp dan nowbitool memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Post ini telah dihapus oleh KS06
Halaman 1 dari 2


GDP Network
© 2021 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di