CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Entertainment / The Lounge /
Tega! Kelinci Percobaan Di Balik Industri Kecantikan
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/607b95b20a038841f322b51a/tega-kelinci-percobaan-di-balik-industri-kecantikan

Tega! Kelinci Percobaan Di Balik Industri Kecantikan

Tega! Kelinci Percobaan Di Balik Industri Kecantikan

Tega! Kelinci Percobaan Di Balik Industri Kecantikan


Tak banyak yang tahu, di balik pesona industri kecantikan ternyata kerap menimbulkan penderitaan bagi hewan. Bila familiar dengan istilah “kelinci percobaan”, itulah yang terjadi di industri kosmetik dan perawatan tubuh. Hewan imut nan lucu ini, betul-betul jadi ajang percobaan. Persis! Kelinci percobaan.


Kelinci Percobaan

Tega! Kelinci Percobaan Di Balik Industri Kecantikan


Quote:
Tega! Kelinci Percobaan Di Balik Industri Kecantikan




Sutradara Thor
Quote:


Taika Waititi tampil sebagai pengisi suara Ralph. Si kelinci imut nan lucu yang jadi pemeran utama. Ralph digambarkan mengalami penderitaan dalam rangkaian eksperimen produk kecantikan di sebuah laboratorium. Kondisi lehernya cedera, begitu juga dengan bagian punggung bawahnya. Mata kiri Ralph bahkan tak lagi bisa berfungsi seperti sedia kala.

Tega! Kelinci Percobaan Di Balik Industri Kecantikan



Deretan Aktor Hollywood

Tega! Kelinci Percobaan Di Balik Industri Kecantikan
Spoiler for Zac Efron:


Selain Waititi yang juga membesut sekuel anyar Thor : Love and Thunder, sejumlah nama beken Hollywood jadi pengisi suara di film berdurasi 3 : 53 menit itu. Antara lain Zac Efron (Baywatch, 2017), Ricky Gervais (Night at The Museum, 2006), Pom Klementieff (Mantis dalam Guardian of The Galaxy), Tricia Helfer (Walk All Over Me, 2007) dan Olivia Munn (Predator, 2018).
Tega! Kelinci Percobaan Di Balik Industri Kecantikan



Kampanye Global

Tega! Kelinci Percobaan Di Balik Industri Kecantikan


Quote:
Tega! Kelinci Percobaan Di Balik Industri Kecantikan



Label Animal Testing

Tega! Kelinci Percobaan Di Balik Industri Kecantikan

Beberapa negara sudah melarang penggunaan hewan sebagai wadah uji coba. Antara lain AS, Autralia, Selandia Baru, Swiss, Turki. Produk kosmetik biasanya diberi label khusus “cruelty- free” yang berarti produk tersebut tidak membahayakan/membunuh hewan. Ada juga label “no animal testing” untuk menegaskan bahwa sebuah produk tidak menggunakan binatang sebagai medium pengetesan.
Tega! Kelinci Percobaan Di Balik Industri Kecantikan



Tayang di Youtube

Film “Save Ralph” telah tayang di akun Youtube The Humane Society of the United States. Rilis sejak 6 April 2021, dan telah disaksikan jutaan kali. Video itu juga diberitakan secara global



Tega! Kelinci Percobaan Di Balik Industri Kecantikan

profile-picture
profile-picture
profile-picture
bayubejo dan 24 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh hamzahnasution9
Halaman 1 dari 3
Sadis bener ya filmnya. Dan ternyata, dalam setahun ratusan juta binatang jadi alat ngetes produk
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Jadi testnya kemana?
Relawan manusia yg dibayar mungkin ya..
Lihat 3 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 3 balasan
Sadis bin tega,,,tesnya langsung di manusia yg punya perusahaan saja emoticon-Wkwkwk
Info bagus
Informatif dan film yang sgt menyentuh
Kasihan kelincinya 🥺
Kenapa ngetesnya harus ke binatang ya gan, padahal kan yg mau pake manusia
Lihat 6 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 6 balasan
jadi inget " Tumbal Proyek" ... kalo yg ini buat percobaan bukan yaa?
Pdahal manusia banyak ada milyaran jiwa..knp ga relawan aja atau manusia yg jd objek buat tested..human tested, kan produk utk manusia..knp hrs hewan jd percobaannya emoticon-Blue Guy Bata (L)
Lihat 4 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 4 balasan
Ane uda drdulu taunya ngetes kosmetik ke anjing
Diliat bikin bulunya rontok apa gak, kulitnya ruam apa gak, dsb.
Ternyata ada yg pake kelinci juga

Gatau ini legal apa gak
Lihat 3 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 3 balasan
Nanti kalo dites ke manusia, ada yg teriak2 ham hem hom emoticon-Ngacir
profile-picture
pak.mandor memberi reputasi
Terus uji coba ke mana? Manusia? Kalo ada kampanye di dukung PETA lebih baik ditolak mereka pembunuh binatang bukan penyelamat wkwkwk
Ntr klo langsung di manusia dibilang malpraktik
profile-picture
adnanami memberi reputasi
Percobaan ke manusia salah
Ke binatang salah, lah mau percobaan kemanaemoticon-Cape d...
profile-picture
indrastrid memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 2 balasan
Nah itu... Tes nya kmn... Sma manusia atau sama hewan?
"No animal testing" But yes animal meat as food. Btw, sate kelinci enak lho
profile-picture
profile-picture
fachri15 dan indrastrid memberi reputasi
Lihat 4 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 4 balasan
kenapa ke kelinci atau ke tikus percobaan?
karena berkembang biak yg bisa terbilang cukup cepat.

Secara moral pasti banyak yg gak setuju, tapi kadang pilihan diambil merupakan terbaik dari yg terburuk.
Singkatnya mungkin bisa mulai dengan gerakan tidak pakai kosmetik, gak pakai produk yg menggunakan bahan kimia, ... dll yg memerlukan tes. Bisa? Berani? Dan jika ada efek samping harap ingat karena punya moral gak mau menyakiti mahluk hidup lain.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Airin2020 dan 4 lainnya memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 2 balasan
Orang2 yg berteriak save animals....bener2 adalah org2 lembut yg hidup nya bebas dari masalah dan maaf mungkin jauh dari kenyataan dunia yg keras
profile-picture
profile-picture
profile-picture
itsmoll12 dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 2 balasan
Kadang emang bener sih, pecinta binatanh sesungguhnya bukan mereka yg memelihara, tp yg melepas binatang itu ke alam mereka seharusnya
emoticon-Bingung
Lihat 8 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 8 balasan
Kasian bgt emang para binatang, jadi korban rakusnya manusia
profile-picture
ruryajah memberi reputasi
Halaman 1 dari 3


GDP Network
© 2021 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di