CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Viral! Perawat RS Siloam Palembang Dianiaya Keluarga Pasien
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/60793f49f62af45fad435e02/viral-perawat-rs-siloam-palembang-dianiaya-keluarga-pasien

Viral! Perawat RS Siloam Palembang Dianiaya Keluarga Pasien

SuaraSumsel.id - Satu video penganiayaan terhadap seorang perawat yang dilakukan keluarga pasien di RS Siloam Palembang viral di media sosial (medsos). Perawat yang diketahui bernama Christina Ramauli S (27) Warga Kelurahan Sukodadi, Kecamatan Talang Kelapa Banyuasin menjadi korban penganiayaan keluarga pasien pada Kamis (15/4/2021) sekira pukul 13.40 WIB.

Peristiwa tersebut terjadi di ruangan IPD 6 di kamar 6026  RS Siloam Palembang. Sebelum kejadian, korban dipanggil pelaku dan menyuruh menemui di kamar tempat anak pelaku dirawat.

Korban kemudian datang ditemani saksi CH serta temannya satu orang. Setelah bertemu pelaku di kamar kemudian pelaku menyuruh saksi CH dan temannya pergi meninggalkan korban sendirian saja di kamar tersebut. Namun, saksi tidak mau pergi meninggalkan korban sendirian.

Saat itu pelaku langsung menanyakan kepada korban 'bagaimana cara korban melepaskan infus ditangan anaknya pada saat itu?' Saat korban hendak menjawab pertanyaan, tiba-tiba pelaku langsung memukul wajah bagian sebelah kiri korban dengan tangan kosong.


Kontan hal tersebut membuat saksi langsung membantu melerai, akan tetapi pelaku kembali memukul menggunakan tangan kanan ke bagian wajah korban.
Saksi kemudian meminta bantuan pihak keamanan rumah sakit, namun saat kembali ke dalam kamar saksi melihat korban sudah berlutut di depan pelaku. Saat itu, pelaku menendang bagian perut korban.

Saksi kemudian berusaha melerai kemudian membawa korban keluar kamar namun rambut korban ditarik pelaku sehingga sempat tarik menarik, namun akhirnya dengan dibantu teman teman korban akhirnya berhasil keluar.

Korban pun langsung dilarikan ke emergensi untuk diberikan perawatan akibat penganiayaan tersebut, korban juga mengalami memar dibagian mata sebelah kiri, bengkak di bagian bibir, dan bagian perut terasa sakit.
"Saya tidak bisa terima dan langsung melaporkan pelaku ke polisi, supaya diberikan hukuman setimpal atas perbuatannya," kata Christina. 

Atas kejadian itu korban kemudian melaporkan kejadian ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Palembang dengan nomor LP / 682 / IV / 2021 / SPKT / POLRESTABES PALEMBANG / POLDA SUMSEL.


Kasubbag Humas Polrestabes Palembang Kompol M Abdullah membenarkan adanya laporan korban penganiayaan sesuai pasal 351 ayat 1. 
"Laporan sudah diterima di SPKT Polrestabes Palembang dan selanjutnya akan diteruskan ke Satreskrim untuk penyelidikan lebih lanjut," katanya. 
Kontributor: Andika


Sumber:  Suara.

Waduh, banyak sekali kasus kekerasan.  Dulu juga ada penyidik KPK yang disiram air keras, kan?
profile-picture
profile-picture
profile-picture
viniest dan 6 lainnya memberi reputasi
Halaman 1 dari 4
Jgn langsung maen hakim membela si perawat... Ga ada asap kalo ga api. Ini pasti perawatnya melakukan sesuatu yg bikin pasiennya merasa tidak mendapatkan perlakuan yg semestinya, lalu mengadu ke ortunya. Lsg deh dihajar, tau sendiri RS Siloam itu RS orang beduit. Musti hati2 kl kerja di RS kelas elite menghadapi pasien2nya jgn bikin mereka tersinggung. Orang beduit lebih berani cari/bikin masalah biasanya.

NB: Gua bukan membenarkan kelakuan si ortu ya ini. Si ortu jg ga bole asal gebukin orang mentang2 dia punya power.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
novriexx dan 42 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh penista.agama
Lihat 47 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 47 balasan
muke gile bray. pelaku esmosi berubah jadi Hulk.

emoticon-Takut
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
infusnya kali dipasang / dicopot ampe bengkak tangan anaknya jadinya marah tu ortu pasien emoticon-Big Grin

Tetep salah sih kalo ampe dipukul harusnya maki-maki aja sambil panggil kepala perawatnya.
profile-picture
berkatcompany memberi reputasi
Lihat 7 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 7 balasan
Wahhh pasien RS Siloam, ati atii dahhh bisa kena tuntut balik
Saya pulkisi...





Yaaaaaahh~
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 2 balasan
Kalo mukul cuma sekali bisa lah alasan khilaf. Nah kalo kasus ini seperti nya bakal mauk kandang itu. Dengan catatan, bukan pejabat, bukan orang berduit ya emoticon-Big Grin
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
hare gene masih berobat di indonistan.emoticon-Ngakak (S)
ke penang rugi ongkos jalan tapi jatuhnya nggak sembarangan dikasih obat.
indonistan kejar persenan resep, bersin dikit a
langsung antibiotik segepok.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
crockoaches dan 5 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh bodico
Lihat 3 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 3 balasan
Di sumber lain, dijelasin kalo kronologinya pasien mau blpl. Sesuai sop dilepaslah infus dllnya tapi karena anaknya aktif kemudian pleater dibekas akses infusnya lepas dan ngeluarin darah. Perawat sudah melakukan pleater ulang, perdarahan juga udah berhenti. Tapi, ibu(istri pelaku) ga terima dan cerita ke pelaku.akhirnya kejadian seperti di video it.cmiiw
profile-picture
profile-picture
crockoaches dan hajigabin memberi reputasi
Lihat 3 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 3 balasan
Penjara atau pilih ganti biaya perawatan 1M.
profile-picture
patsydoll memberi reputasi
rs ciloam biasanya cokin berduit nih pasiennya,

berhubung udah viral biasanya ama plokis langsung proses, tinggal liat polkisnya yg kicep atau duit pasiennya yg kurang emoticon-Ngakak
profile-picture
nowbitool memberi reputasi
Lihat 5 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 5 balasan
Barbar emoticon-Kagets
Apapun alasannya penganiayaan salah, self defense aja kadang dianggap salah, apalagi ini
Ya untung gak dibsiram air keras....... Masih beruntung bgt hidupnya.

Gak ada asap klau gak ada api. Mungkin perawatnya wajahnya gak enak wkt di tanya atau apa.... Tp ya susalah lah ini lah nkri
profile-picture
profile-picture
realhoax dan isalazi memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 2 balasan
liat komen2nya banyak yg victim blaming tanpa cari info yang bener... kayanya tenaga medis ud jadi musuh bersama di Indonesia
Ini sih ibunya yang jadi biang kerok..  pake ngadu segala ke suaminya yg temperamen sampe bikin suaminya nganiaya suster, padahal namanya anak balita kadang2 suka begitu, terlalu aktif..

Alm. ibu ane dulu juga dicopot infus langsung keluar darah, langsung diobatin sama suster, keluarga kami gak ada yang marah krna bad things happen in health, memang itu tugas tenaga kesehatan, mereka tau cara menangani masalah kesehatan.


profile-picture
profile-picture
profile-picture
nowbitool dan 11 lainnya memberi reputasi
Lihat 8 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 8 balasan
Quote:

Masalahnya apa toh?
Lepas infus itu gampang loh pak

Apa habis lepas infus tangan anaknya bengkak/sakit?
Itu mah bukan salah yang lepas infus emoticon-Malu

























































emoticon-Ngacir Tubrukan
Lihat 3 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 3 balasan
Materai 10.000
Alamat jadi perahan ini kalo ga mau keluar duit ya tau sendiri nasib penganiaya perempuan di penjara kaya apa emoticon-Hansip
Habis ni ortu sibocah, goblok pemanen..
Apalagi ini pasti dibakar oleh cerita lebai si istri, baru punya duit dikit udh main kasar ketahuan emg sifatnya arogan gila hormat.
Klo udh viral bisa apa??
Edit : pelaku Jason tjakrawinata

Berdasar namaApakah cipit?? Mari kita tunggu bersama.. seperti apa penyelesaian kasus ini?!
Klopun sampe damai, klo gua jd perawat nya minimal bungkus inova gress dari showroom toyota lah
profile-picture
profile-picture
nowbitool dan fachri15 memberi reputasi
Diubah oleh ingkak
Lihat 5 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 5 balasan
njiiir kayanya gw pernah denger tuh ada penyidik KPK yg di siram aer keras..


tapi dimane ya????
emoticon-Cool
Halaman 1 dari 4


GDP Network
© 2021 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di