CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Aksi Petugas Damkar Bongkar Korupsi Direspons Permintaan Undur Diri
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/6074fb085ec69767a92b05a2/aksi-petugas-damkar-bongkar-korupsi-direspons-permintaan-undur-diri

Aksi Petugas Damkar Bongkar Korupsi Direspons Permintaan Undur Diri

Aksi Petugas Damkar Bongkar Korupsi Direspons Permintaan Undur Diri

Depok - Seorang petugas Damkar Depok bernama Sandi bersuara soal dugaan korupsi di satuan kerjanya. Akan tetapi, keberanian Sandi membongkar dugaan korupsi ini justru direspons permintaan mengundurkan diri.
Bermula ketika Sandi melakukan aksi di Balai Kota Depok, Jalan Margonda Raya, Kota Depok, beberapa waktu lalu. Dalam aksi itu, Sandi membawa poster bertulisan 'Bapak Kemendagri tolong, untuk tindak tegas pejabat di dinas pemadam kebakaran Depok. Kita dituntut kerja 100 persen, tapi peralatan di lapangan pembeliannya tidak 10 persen, banyak digelapkan!!!'.
Salah satu dugaan korupsi yang diungkap Sandi adalah pengadaan sepatu safety. Menurutnya, petugas Damkar tidak mendapatkan sepatu lapangan yang sesuai spesifikasi.

"Terakhir 2018 itu juga sepatu sepatu kami bukan yang sepatu bot, sepatu PDL itu nggak ada safety-nya sama sekali. Nggak ada besi pengamannya, yang depan nggak ada besinya, yang bawah nggak ada besinya. Istilahnya kami kadang untuk panggilan warga evakuasi itu kan ya sempet ada kejadian temen kena beling, tapi pejabat diam aja," ujar Sandi saat dihubungi detikcom, Senin (12/4/2021).
Sandi juga mengaku tidak pernah mendapatkan baju pemadam kebakaran sejak 2019. Padahal, menurutnya, ada anggaran khusus untuk pengadaan baju pemadam kebakaran setiap tahun.

"Terus kami selama 2 tahun, tahun 2019 sampai 2020, 2021 sekarang juga kita belum (mendapatkan baju pemadam kebakaran). Untuk 2021 sudah ngukur baju, katanya, tapi 2019 dan 2020 itu kita nggak dapat baju, tapi saya cari tahu ternyata ada buktinya memang sudah ada anggarannya itu, nah tapi bajunya itu di mana?" jelasnya.

Berujung SP
Aksi Sandi ini kemudian viral di media sosial. Tidak lama kemudian, Sandi dipanggil hingga diberi surat peringatan (SP) dengan alasan tidak jelas.
"Begitu juga saya, kemarin saya dikasih SP, Danru saya nanya 'Kenapa anak buah saya dikasih SP, dalam hal apa?'. Terus saya juga pertanyakan SP saya dalam hal apa, kalau dalam kerjaan saya kerja rajin, saya masuk terus, sampai saya sakit saya bekerja, nggak pernah nggak masuk, pejabat cuma intinya ngasih SP," imbuhnya.
Tidak hanya itu, Sandi juga diminta mengundurkan diri setelah mempertanyakan perihal pemotongan insentif.
"Ya ditanya seperti itu, 'Sudah kamu nggak ngerti, kalau kamu protes mulu ya bikin surat pengunduran diri aja, masih banyak yang mau kerja di Damkar'. Anak-anak kalau secara seperti itu, sudah 5 tahun omongan mereka seperti itu," ungkapnya.

Insentif Dipotong
Tidak hanya soal baju dan sepatu, Sandi juga mengeluhkan adanya pemotongan insentif mitigasi dan penyemprotan disinfektan. Seharusnya, setiap petugas mendapatkan insentif sebesar Rp 1,7 juta, tapi yang diterima hanya Rp 850 ribu.

"Temen-temen protes setelah itu ada duit mitigasi dan penyemprotan, 2 kegiatan di situ. Kita pertanyakan duit kegiatan tandatangan kita Rp 1,7 juta sekian, tapi nerima duitnya hanya Rp 850 ribu, separuhnya, jadi dibagi dua kepada teman," ujarnya.

Penjelasan Pihak Damkar Depok
Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Depok membantah dugaan korupsi yang diungkap oleh salah satu petugas, Sandi. Kepala Dinas Damkar Depok, Gandara, menyatakan perlengkapan Damkar sudah sesuai dengan aturan yang berlaku.
"Tidak benar apa yang disampaikan. Perlengkapan sesuai dengan aturan," ujar Gandara saat dimintai konfirmasi detikcom, Senin (12/4/2021).

Sementara itu, Gandara mengklarifikasi soal pemotongan insentif yang juga disoal oleh Sandi. Menurutnya, insentif dipotong untuk BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial).
"Penjelasan dari bidang yang menangani, sebetulnya potongan itu buat BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan yang menjadi kewajiban anggota dan potongan tidak sebesar itu. Teknisnya bisa tanya ke bidang," imbuhnya.
Lebih lanjut, Gandara mengatakan pihaknya akan memanggil Sandi terkait aksi protesnya yang membongkar dugaan korupsi tersebut.
"Teguran dan pemanggilan oleh atasannya," ujarnya.

SUMBER


saya sih lebih percaya anak buah daripada bapak buahnya broo,
profile-picture
profile-picture
profile-picture
jihyunwoo dan 64 lainnya memberi reputasi
Halaman 1 dari 8
Welcome to depok...

emoticon-Stick Out Tongue
profile-picture
profile-picture
profile-picture
viniest dan 14 lainnya memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 2 balasan
whistle blower harus ditanggapi dengan serius dan dilindungi

semoga ditindak lanjut emoticon-Angkat Beer
profile-picture
profile-picture
profile-picture
jihyunwoo dan 28 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Mungkin kebutuhan bapak buahnya tidak terpenuhi, sehingga melakukan hal² yang tidak sepatutnya
Sandi juga mengaku tidak pernah mendapatkan baju pemadam kebakaran sejak 2019. Padahal, menurutnya, ada anggaran khusus untuk pengadaan baju pemadam kebakaran setiap tahun.

"Terus kami selama 2 tahun, tahun 2019 sampai 2020, 2021 sekarang juga kita belum (mendapatkan baju pemadam kebakaran). Untuk 2021 sudah ngukur baju, katanya, tapi 2019 dan 2020 itu kita nggak dapat baju, tapi saya cari tahu ternyata ada buktinya memang sudah ada anggarannya itu, nah tapi bajunya itu di mana?" jelasnya.


Anggarannya ada, tp pengadaannya dilaksanakan ga? Kl anggaran ada tp pengadaannya ga dilakukan sampe lebaran monyet jg ga bakal ada tuh baju.

Nah kalo insentif dipotong untuk bpjs ini yg aneh, krn biasanya bpjs diambil dr gaji. Kl ga ada insentif berarti ga pernah bayar bpjs dong. Pantes aja bpjs defisit terus.


emoticon-Leh Uga
profile-picture
profile-picture
profile-picture
viniest dan 27 lainnya memberi reputasi
Lihat 4 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 4 balasan
Kpk sdh dibuat loyo. Korupsi melangkah pasti.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
gantarIDWS dan 3 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Klean itu diansuransiken negara jadih klo klean ada apa2 udah dijamin oleh pemerintah, mulai dari pengobatan sampai santunan.
emoticon-Marah dah paham klean ?!
Hayuh kerja, Masup rumah terbakar dan selamatin harta benda nya, buruaaan emoticon-Blue Guy Bata (L)
profile-picture
profile-picture
MabokMushroom dan bdgkotakembang memberi reputasi
Diubah oleh mibmobz
Dalam hitungan hari bisa jadi korban tabrak lari emoticon-Wow
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 2 balasan
mirisnya ga ada yang ngecek beneran ga itu damkar perlengkapannya di bawah standar kayak yang diomongin si petugas yang di-sp itu.....emoticon-Ngacir
profile-picture
profile-picture
profile-picture
jihyunwoo dan 9 lainnya memberi reputasi
Lihat 5 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 5 balasan
Nah yang beginian ini mesti dilindungi, biar kebongkar semua
profile-picture
profile-picture
profile-picture
jihyunwoo dan 6 lainnya memberi reputasi
Negara Kon Tol bangsa Kon Tol emoticon-fuck
profile-picture
profile-picture
profile-picture
scan88 dan 3 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Mantul kadrun PKS depok emoticon-Selamat
profile-picture
profile-picture
profile-picture
topana dan 2 lainnya memberi reputasi
daerah kekuasaan cap sapi itu cuma laris jualan agama.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
kaiharis dan 5 lainnya memberi reputasi
Depok, basis partaik fustun
profile-picture
profile-picture
profile-picture
sendalbusuk dan 2 lainnya memberi reputasi
inilah ga enaknya kerja sama pemerintah, permasalahannya udah kompleks, dari ujung pohon sampe akar udah rusak, ga ada yang lebih baik ketimbang buka usaha sendiri dan kelola usaha sendiri emoticon-Berduka (S)
profile-picture
profile-picture
profile-picture
viniest dan 11 lainnya memberi reputasi
Membantah itu mudah, bapak...
semoga kepalanya ini orang yg lurus & mau berbenah di internal, soalnya gak mungkin juga ngaku di media

tapi seandainya sama-sama kotor,
sekarang mau gak ditantang menunjukkan fisik barang-barang yang dianggap tidak ada oleh si anak buah tadi
profile-picture
profile-picture
profile-picture
margaery dan 2 lainnya memberi reputasi
Kasian niat baik untuk perbaikan damkar utk lebih profesional, malah disuruh mengundurkan diri.borok yg selalu ditutupi secara berjamaah.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
kaiharis dan 3 lainnya memberi reputasi
ayo diusut donk, mana nih BPK, KPK, RPK, TPK, PKK, PPK etc etc etc
profile-picture
profile-picture
margaery dan cruzrebirth memberi reputasi
kasih kopi aja bosnya

ama mba jessica emoticon-Leh Uga
cieee ketauan koruspi nih,, bakal di tangkep ga ??
profile-picture
profile-picture
profile-picture
azzaniaditya2 dan 3 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
kasian eh , pekerjaan yg ga terlalu di blow up , padahal penting adanya mereka

Semoga segera selesai , dan yah kalo emang bisa boroknya sekalian di bongkar , ga cuma di depok tapi di semua tempat. Kasian
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Adit.m.n dan 5 lainnya memberi reputasi
Halaman 1 dari 8


GDP Network
© 2021 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di