CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Female / ... / Kids & Parenting /
Bukan Sekedar Menyusui Melainkan ada Pohon Hidup di Dalam Payudara, Kok Bisa?
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/6073f821e9cd2e165e2ecc32/bukan-sekedar-menyusui-melainkan-ada-pohon-hidup-di-dalam-payudara-kok-bisa

Bukan Sekedar Menyusui Melainkan ada Pohon Hidup di Dalam Payudara, Kok Bisa?

Bukan Sekedar Menyusui Melainkan ada Pohon Hidup di Dalam Payudara, Kok Bisa?

Bukan Sekedar Menyusui Melainkan ada Pohon Hidup di Dalam Payudara, Kok Bisa?

Selamat siang agan dan sista kaskuser dimanapun kalian berada yang terkeren, terkece dan tersmart sejagad kaskus raya. Semoga selalu diberikan kesehatan dan kebahagiaan. 

emoticon-Hai

Jumpa lagi sama thread ts mamaproduktif. Kali ini ane pengen bahas tentang Bukan Sekedar Menyusui Melainkan ada Pohon Hidup di Dalam Payudara, Kok Bisa?

Perjuangan seorang ibu tidak hanya mengandung dan melahirkan saja, masih berlanjut dengan memberikan nutrisi terbaik untuk sang buah hati.

Salah satu pemberian nutrisi terbaik yaitu dengan memberikan air susu ibu kepada si kecil.

Tidak hanya mengASIhi melainkan ada fase menjadi lebih dekatnya seorang ibu dengan anaknya.

Pemberian ASI eksklusif merupakan hal yang wajib dilakukan. Kenapa? Guna menjamin tumbuh kembang seperti otak dan sel-sel menjadi optimal.

Ternyata menyusui memiliki sinyal asupan dari tubuh bayi dengan mengeluarkan air liurnya merupakan batang dan ranting pohon, sedangkan payudara ibu merupakan akar dari pohon itu sendiri.

Hal ini dinamakan baby spit backwash atau istilah medisnya retrogade milk flow.

Jika air liur bayi bercampur dengan ASI maka hal itu bisa menjadi awal asupan apa yang harus diproduksi oleh "pohon" sesuai kebutuhan.



Makanya jika diperhatikan anak bayi yang menyusui dengan air susu ibu apalagi langsung bisa dibilang jarang terkena sakit.

Kenapa?

Karena jika bayi sudah bersin-bersin saja dan air liur bercampur maka akan terjadi produksi sesuai kebutuhan agar antibodi si kecil lebih kuat dibandingkan bakteri atau virus yang sedang mendekatinya.

Hal ini terbukti oleh ts saat sang kak terkena cacar air dan anak bayi usia 3 bulan ini kuat tidak tertular, alhamdulilah. Padahal si kakak sering deketin adeknya.

Bukan Sekedar Menyusui Melainkan ada Pohon Hidup di Dalam Payudara, Kok Bisa?
sumber

Makanya menyusui langsung si kecil sangat berperan penting dalam kebutuhan asupan si kecil. Buat para mom di luar sana jika masih bisa menyusui bayinya secara langsung hal itu lebih baik yaah mom.

Semoga hal ini bermanfaat bagi kaskuser semua. Sekian thread ane kali ini. Sampai bertemu di thread selanjutnya, jangan lupa tinggalkan jejak cendol, rate dan komentarnya.

@mamaproduktif
Opini pribadi
1, 2

profile-picture
profile-picture
profile-picture
aygilagility dan 11 lainnya memberi reputasi
Halaman 1 dari 2
Reserved
profile-picture
profile-picture
Cahayahalimah dan trifatoyah memberi reputasi
Pohon hidup
profile-picture
profile-picture
Cahayahalimah dan trifatoyah memberi reputasi
Kalau papanya yg menyusui apa masih ada pohonnya gan?
profile-picture
profile-picture
Cahayahalimah dan mamaproduktif memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 2 balasan
Mau nyusu juga ah, biar sehat
profile-picture
mamaproduktif memberi reputasi
Lihat 3 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 3 balasan
Ane mau ikutan nanem bibit pohonnya ah 🌱
emoticon-Baby Boy 1
profile-picture
mamaproduktif memberi reputasi
Diubah oleh x1s
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Yang komen PerGaNas semua 🤣🤣🤣
profile-picture
profile-picture
felia17 dan mamaproduktif memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Thanks for sharing
profile-picture
mamaproduktif memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 2 balasan
Makanya saya suku nyusu sama pacar. Apalagi setelah adzan Maghrib. Nyusu trus di bj. Nikmat
profile-picture
profile-picture
mamaproduktif dan fira262 memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Jd pengen
profile-picture
mamaproduktif memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Nice info ini mom. Perlu diperbanyak edukasi kayak gini ya buat kita, baik perempuan atau laki-laki. Soalnya yang perempuan bakal jadi ibu, dan laki-laki bakal jadi bapak. Semua informasinya penting untuk si anak kelak.
profile-picture
mamaproduktif memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Huhuhu bagus nih bacaannya untuk sosok Ibu maupun calon Ibuu
profile-picture
mamaproduktif memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Memberikan Asi eksklusif 6 bulan
profile-picture
mamaproduktif memberi reputasi
Lihat 4 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 4 balasan
Quote:

inilah bunda, betapa pentingnya asi melebihi susu formula agar tidak sangean seperti makhluk vrindavan yang satu ini.
profile-picture
mamaproduktif memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Iya bener banget sist.. anak yang menyusu ASI secara eksklusif daya tahan tubuhnya lebih kuat dan insyaAllah juga lebih pintar.. Anak ane dulu sampai usia 6 bulan belum pernah sakit..kalau g salah pertama kali sakit (bapil) itu usia 7 atau 8 bulan gitu.
Quote:


Quote:


Baru tahu istilahnya spt itu, nice info❣️
Good ,subhanallah
nutrisi buat si debay dan obat sekaligus vaksin yeee ASI tu. subhanallahhh. tapi kaga usa didebatin ye org yg kaga bisa nyusuin asi krn sakit/emg kurang asinye, gibeng nih kl nyinyirin org begituuww
Tuh cuma berlaku bagi bayi yg masih punya ibu. Bayi yg di panti asuhan minumnya susu formula
semangat mengASIhi buat para ibu ibu yang punya baby
baru paham mengenai retrogade milk flow dan jika air liur bayi bercampur dengan ASI maka hal itu bisa menjadi awal asupan apa yang harus diproduksi oleh "pohon" sesuai kebutuhan. jadi, lebih baik bayi langsung nenen ya dari pada ASI di pumping dulu dan dikasih pake dot. nice thread sis!
Halaman 1 dari 2


GDP Network
© 2021 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di