CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Supir Angkot Dari Kampung Kini Dipercaya Presiden Jadi Kepala BKPM
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/606e9ab77b086850c11d382d/supir-angkot-dari-kampung-kini-dipercaya-presiden-jadi-kepala-bkpm

Supir Angkot Dari Kampung Kini Dipercaya Presiden Jadi Kepala BKPM

Supir Angkot Dari Kampung Kini Dipercaya Presiden Jadi Kepala BKPM

INDUSTRY.co.id - Maluku - Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia hadir menjadi pembicara pada kuliah umum di STP - STKIP Hatta Sjahrir di Banda Naira, Maluku belum lama ini. 

Di hadapan 150 mahasiswa, Bahlil menceritakan bahwa dirinya lahir di Banda, Maluku dan sempat menempuh sekolah dasar di Banda, sebelum akhirnya pindah ke Papua. 

"44 tahun lalu, seorang bayi laki-laki lahir di Desa Gunung Api Utara, di kampung Batu Angus. Bayi tersebut menyelesaikan sekolah dasar di Banda, lanjut ikut orang tua di Papua. Bertransformasi dari hidup susah, pernah menjadi kondektur dan sopir angkot, lalu bisa menjadi Ketua Umum HIPMI, yang baru kali itu berasal dari Timur. Kini, 44 tahun kemudian, dipercaya oleh Bapak Presiden untuk mengemban amanah menjadi Kepala BKPM. Tidak ada keberhasilan tanpa perjuangan," jelas Bahlil. 

Bahlil menjelaskan bahwa kualitas mahasiswa diuji dalam 3 (tiga) hal yaitu profesionalisme, intelektualitas, dan ilmuwan. 

Profesionalisme diukur dari kemampuan spesifik yaitu dari ilmu yang ditekuni. Intelektualitas yaitu kemampuan untuk menguasai berbagai macam ilmu seperti politik, hukum, sosial, dan lainnya. Ilmuwan adalah bagaimana mempunyai tingkat kemampuan untuk mentransfer ilmunya kepada orang lain. 

"Profesionalisme, intelektualitas, dan ilmuwan itu dapat diraih jika mahasiswa betul-betul berpikir, bekerja, dan belajar. Jangan hanya  menjadi mahasiswa yang kutu buku saja, tapi harus aktif juga di organisasi. Ilmu negosiasi bisa didapatkan melalui organisasi, tidak diajarkan di kampus," ucap Bahlil. 

Dalam kesempatan ini, Bahlil mendorong mahasiswa untuk menjadi pengusaha yang sukses karena saat ini banyak sekali orang yang membutuhkan lapangan pekerjaan. 

Pemutusan hubungan kerja akibat pandemi COVID-19 dan lulusan perguruan tinggi yang bercita-cita menjadi karyawan atau Pegawai Negeri Sipil menyebabkan meningkatnya angka pengangguran. 

"Mulai sekarang harus berpikir jadi entrepreneur, menjadi pengusaha yang mampu membuka lapangan pekerjaan untuk orang lain. Saya yakin kalian bisa. Itu bukan hal yang mustahil. Tidak perlu takut. Ada yang mengatakan kalau mau jadi pengusaha, harus anak orang kaya, anak pejabat, atau anak yang tinggal di Jakarta. Namun, Bapak dan Ibu saya bukan orang Jakarta, bukan juga pejabat dan bukan dari keluarga yang kaya. Ketika SD, saya harus pikul kelapa dari gunung api untuk membiayai uang sekolah saya. Ketika saya melanjutkan sekolah ke Papua, saya berjualan kue dari rumah ke rumah, dari hasil yang Ibu saya buat. Saya juga pernah menjual koran, menjadi kondektur dan sopir angkot. Tapi saya tidak pernah malu," papar Bahlil.

Lebih lanjut, Bahlil menjelaskan bahwa menjadi pengusaha bukan merupakan hal yang susah. Yang perlu dilakukan adalah fokus, kerja keras, dan membuat jaringan seluas-luasnya. 

"Yang dibutuhkan untuk modal sekarang bukan uang tapi cara berpikir. Bangun ide dan gagasan, bangun jaringan, cari investor, klop. Seorang mahasiswa yang hebat itu bagaimana ia mampu mengajak orang lain untuk mengikuti pemikirannya. Itu baru top. Saya mempunyai harapan besar kepada adik-adik semua untuk bisa bangkit, berdiri tegak bersama seluruh generasi muda yang ada di bangsa ini. Kalian tidak boleh minder. Banda jauh sebelumnya telah melahirkan orang-orang hebat dan memproses menjadi pendiri bangsa. Bung Hatta dan Bung Sjahrir, sudah ada sejak dahulu. Mereka founding fathers dari negara ini. Sekarang kita tinggal melanjutkan," tegas Bahlil.

Banda Neira atau Banda Naira adalah salah satu pulau di Kepulauan Banda, Maluku Tengah, Maluku. Banda Neira pernah menjadi pusat perdagangan pala dan fuli (bunga pala) dunia, karena Banda adalah satu-satunya sumber rempah-rempah yang bernilai tinggi. 

Banda Neira erat kaitannya dengan pertukaran Pulau Run dengan Nieuw Amsterdam (Manhattan, sebuah pulau yang kini adalah bagian dari New York) yang tertuang dalam Treaty of Breda antara Inggris dengan Belanda. 

Pulau ini juga terkenal sebagai tempat pembuangan tahanan politik pada masa Pemerintahan Kolonial Hindia Belanda. Beberapa tokoh perjuangan nasional yang pernah merasakan tinggal di pulau ini di antaranya Mohammad Hatta, Sutan Sjahrir, dan Cipto Mangunkusumo.

Baca Berita Selengkapnya;
https://www.industry.co.id/read/8371...di-kepala-bkpm
profile-picture
profile-picture
profile-picture
japarris dan 8 lainnya memberi reputasi
Halaman 1 dari 2
Supir Angkot Dari Kampung Kini Dipercaya Presiden Jadi Kepala BKPM
profile-picture
kakekane.cell memberi reputasi
Bahlil ato Bahlul sih? emoticon-Bingung (S)
profile-picture
profile-picture
profile-picture
zeromanatt dan 3 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Keren
profile-picture
kakekane.cell memberi reputasi
Quote:


Tetap butuh uang.
emoticon-Shakehand2
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Split Horizon dan 5 lainnya memberi reputasi
Selamat mengemban tugas baru. emoticon-Selamat
profile-picture
kakekane.cell memberi reputasi
Cara berfikir ada mau usaha tanpa uang = ngutang dong. Enak aja nyuruh orang usaha pake otak tapi ngutang.
profile-picture
kakekane.cell memberi reputasi
Memnag tidak sukit dijaman skrg ininuntuk membuka usha dan bisa membuat lapangan kerja buat oarang lain yang penting ada modal dan ide kreatiftas yang tinggi. Pasti berhasil.
profile-picture
kakekane.cell memberi reputasi
Cuma mau tanya, kemana berita2 dari portal Industry yg dulu? Ane rindu berita yg ada komenan netizen emoticon-Big Grin
profile-picture
kakekane.cell memberi reputasi
Quote:


Pemutusan hubungan kerja akibat pandemi COVID-19 dan lulusan perguruan tinggi yang bercita-cita menjadi karyawan atau Pegawai Negeri Sipil menyebabkan meningkatnya angka pengangguran.

doktrin yang sudah dari dulu sejak generasi Boomers, dan masih meracuni keturunan2nya sampai ke Millenial dan Z

sekarang Z sudah mulai sedikit demi sedikit berubah orientasi ke Entrepreneur dan Kreativisme, cuma yaaa tetep jauh lebih banyak yg mindsetnya masih doktrin Orba

gak ada yang salah dengan menjadi karyawan swasta, pns, polisi/tni atau karyawan BUMN, karena tidak semua orang bermental pebisnis (bukan bakat ya, karena bisnis has nothing to do with talent)

tapi keinginan2 tersebut juga harus sinkron dengan ketersediaan lapangan kerja, contohnya memaksakan ingin masuk ke fakultas ekonomi jurusan akuntansi di hari gini = bunuh karir sendiri, kecuali anda yakin dan pasti bisa meraih gelar2 akademis seperti CA, CPA, CPMA dll atau kalau yg ambil fiskal berarti gelap BKP B, C dan ADIT, kalau cuma average atau bahkan below, ya terima nasib aja kalau enggak nambah2in angka statistik pengangguran Indonesia ya ngurang2in Pendapatan Per Kapita Indonesia dengan terima2 aja gaji bawah UMR drpd nganggur

itulah mengapa doktrin2 kuno dan tolol soal pendidikan di Indonesia itu harus diberangus

lihatlah di negara2 maju, banyak orang kuliah di jurusan-jurusan yang kalau di Indonesia itu disebut jurusan gak punya masa depan, sejarah misalnya, arkeologi misalnya, dsb

kenapa mereka bisa kuliah di jurusan2 tsb? ya kalau di luar negeri orang kuliah itu orientasinya mencari ilmu, so jelas mereka kuliah itu mengikuti talent/passionnya, bukan maksain ngambil jurusan yang "gampang" cari kerja macam Akuntansi padahal minat dan bakatnya ke Seni

mereka yang negaranya jauh dari kata religius aja bisa mengarahkan pendidikannya untuk tidak berorientasi bodoh seperti di Indonesia ini, Nilai dan Gampang Cari kerja, bukan Ilmu Ilmu dan Ilmu. Masa negara kita yang mayoritas beragama Islam dan (seharusnya) diajarkan bahwa rezeki itu sudah dijamin Allah, rezeki itu bisa dari mana saja, 9 dari 10 pintu rezeki itu dari berdagang, dll, koq bisa kalah sama mindset penduduk di US

dan terbukti para jurusan-jurusan "madesu" di sana bisa make money koq dari ilmu mereka, la pekerja2 blue collar yang kerjanya pake otot rata2 hidupnya lebih makmur koq daripada rata2 pegawai white collar disini

disini baju keren, wangi pake nametag
motor kredit, mobil gak mampu, rumah tipe 36 max itupun patungan kredit suami istri, beli sepatu Nike/Adidas nunggu diskonan itupun kredit pake CC

disana sekelas polisi pangkat rendahan
mobil punya kelas harga fortuner disini minimal, rumah paling kecil tipe 100, beli Nike/Adidas kaya orang beli sandal Swallow aja disini tiap hari beli jg gak bangkrut, masih banyak duitnya

negara maju itu karena pendidikannya maju
pendidikan maju kalau doktrin pendidikannya juga maju
doktrin pendidikan maju menyebabkan mental terdidiknya juga maju

otomatis sebaran jurusan keilmuan itu enggak seekstrim di Indonesia, merata, makanya sebelum pandemi angka pengangguran di US itu rendah

sebaran keilmuan yang merata juga menyebabkan banyak entrepreneur2 yg lahir dari bidang2 keilmuan mereka tsb, gak selalu berkutat di 1 bidang aja, disini entrepreneur UMKM/Start-up kebanyakan dari IT atau Kuliner, jarang yg out of the box, ya karena jurusan kuliahnya juga itu2 aja

disini lulusan fakultas ekonomi itu udah kayak sampah, oversupply, yang mengakibatkan banyak pengangguran, dan standar gaji jadi sangat2 gak logis

hukum ekonomi berlaku kan, barang langka = mahal, barang kaya sampah = tinggal cap cip cup, belagu sok jual mahal cari yang lain
profile-picture
profile-picture
profile-picture
margaery dan 5 lainnya memberi reputasi
Lihat 8 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 8 balasan
Supir Angkot Dari Kampung Kini Dipercaya Presiden Jadi Kepala BKPM
profile-picture
profile-picture
kakekane.cell dan scorpiolama memberi reputasi
kalo org berhasil / sukses ya tinggal cerita pengalaman aja, yg masih tertatih mana mau denger ocehan gini

profile-picture
profile-picture
profile-picture
margaery dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Semoga bisa amanah ya pak
profile-picture
profile-picture
kakekane.cell dan scorpiolama memberi reputasi
"Yang dibutuhkan untuk modal sekarang bukan uang tapi cara berpikir. ... "


Kayaknya ini sungguh menginspirasi TS dan medianya berubah mjd spt sekarang ini emoticon-Smilie
profile-picture
profile-picture
kakekane.cell dan scorpiolama memberi reputasi
lihatlah di negara2 maju, banyak orang kuliah di jurusan-jurusan yang kalau di Indonesia itu disebut jurusan gak punya masa depan, sejarah misalnya, arkeologi misalnya, dsb

Jadi ginik ini Ana dukung! emoticon-shakehand
secara banyak dari Kita di sini "keblinger", pun ndak menjamin jika jurusan bergengsi pun, dirinya ndak mendukung tuk itu. Musti digarisbwahi dengan mendalami-menyelami Sejarah, sebuah peradaban bangsa menjadi bijaksana. dan itu bekal awal menjadi bangsa maju Catet!

Khusus yang paham aje!

Ana dukung Om enih jadi next president! emoticon-Cool
Diubah oleh scorpiolama
Terguncang kah?
profile-picture
kakekane.cell memberi reputasi
Setiap orang memiliki jatah sukses yang sama, tinggal bagaimana seseorang memoles dirinya agar bisa berbeda dengan yang lainnya. Selama seseorang memiliki kapasitas yang bagus tentu dia akan diberikan amanah. Selamat menduduki jabatan baru dan semoga bisa membawa ke arah yang lebih baik lagi.
profile-picture
kakekane.cell memberi reputasi
O....
..."Yang dibutuhkan untuk modal sekarang bukan uang tapi cara berpikir. Bangun ide dan gagasan, bangun jaringan, cari investor....

Betul juga... Ada benarnya... Namun tetap harus ada keberanian untuk menjadi penyedia modal kerja...

Contoh... Mau mendidik orang jadi youtuber buka channel... Butuh kamera HP kemampuan internet dan kemampuan menggunakan aplikasi editorial bahkan uplot donlot nya, dll lah

Nah semua itu awalannya butuh uangkan... Gpp, pinjamin saja dulu perlengkapannya, sembari ditarget... Nanti kalo mulai mandiri... Silahkan buat semacam penggalangan dana, itu lho mirip2 kita**** baguslah itu
profile-picture
Gailham memberi reputasi
Sekarang ale bakujaga modal so depe barang bagus ya bung, jang ale biking masuk kantung sandiri emoticon-Embarrassment
Terus Gw harus bilang wao gitu?

Setya Novanto gitu2 juga dulu pernah jadi supir angkot, pembantu, tukang beras.

https://www.tribunnews.com/nasional/2017/11/21/7-fakta-kehidupan-setya-novanto-dari-tukang-beras-sopir-pembantu-hingga-jadi-ketua-dpr

Tipikal mental indon. Seakan2, kalo background nya miskin udah pasti bakal bae dan harus di puja2.
Halaman 1 dari 2


GDP Network
© 2021 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di