- Beranda
- Komunitas
- News
- Tribunnews.com
Kemungkinan Bakal Ada Tersangka Baru dalam Kasus Dana MTQ di Pulau Buru
TS
tribunnews.com
Kemungkinan Bakal Ada Tersangka Baru dalam Kasus Dana MTQ di Pulau Buru
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Andi Papalia
NAMLEA,TRIBUNAMBON.COM – Kepala Kejaksaan Negeri Buru, Muhtadi, menegaskan pihaknya terus mendalami kasus dugaan korupsi dana MTQ XXVII Tingkat Provinsi Maluku Tahun 2017 di Kabupaten Buru Selatan.
Muhtadi menyatakan, tidak tertutup kemungkinan para tersangka akan bertambah.
Hal itu disampaikannya saat ditemui TribunAmbon.com di ruang kerjanya, Senin (15/3/2021).
"Kita sudah komitmen siapa pun yang terpenuhi unsur-unsur tindak pidana kita ya kita minta pertanggungjawaban," katanya.
Muhtadi mengatakan penetapan tersangka nantinya tidak hanya terbatas pada tiga nama saja.
“Sementara baru tiga orang, tidak menutup kemungkinan ada tersangka-tersangka lain,” ujar dia.
Menurutnya, perkara ini cukup rumit lantaran kerugian negara yang dialami cukup besar.
Dia menduga, ada aktor lain dalam kasus yang merugikan keuangan negara sebesar Rp 9 miliar ini.
“Kami terus lakukan penyidikan untuk menuntaskan perkara ini,” jelasnya.
Baca Selengkapnya di>>>
NAMLEA,TRIBUNAMBON.COM – Kepala Kejaksaan Negeri Buru, Muhtadi, menegaskan pihaknya terus mendalami kasus dugaan korupsi dana MTQ XXVII Tingkat Provinsi Maluku Tahun 2017 di Kabupaten Buru Selatan.
Muhtadi menyatakan, tidak tertutup kemungkinan para tersangka akan bertambah.
Hal itu disampaikannya saat ditemui TribunAmbon.com di ruang kerjanya, Senin (15/3/2021).
"Kita sudah komitmen siapa pun yang terpenuhi unsur-unsur tindak pidana kita ya kita minta pertanggungjawaban," katanya.
Muhtadi mengatakan penetapan tersangka nantinya tidak hanya terbatas pada tiga nama saja.
“Sementara baru tiga orang, tidak menutup kemungkinan ada tersangka-tersangka lain,” ujar dia.
Menurutnya, perkara ini cukup rumit lantaran kerugian negara yang dialami cukup besar.
Dia menduga, ada aktor lain dalam kasus yang merugikan keuangan negara sebesar Rp 9 miliar ini.
“Kami terus lakukan penyidikan untuk menuntaskan perkara ini,” jelasnya.
Baca Selengkapnya di>>>
0
242
0
Komentar yang asik ya
Komentar yang asik ya
Komunitas Pilihan