CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Entertainment / The Lounge /
Mengapa Harus Saling Mencaci Maki, Jika Menasihati Jauh Lebih Bijak
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/6046ef5a6d0a0545fd3a425d/mengapa-harus-saling-mencaci-maki-jika-menasihati-jauh-lebih-bijak

Mengapa Harus Saling Mencaci Maki, Jika Menasihati Jauh Lebih Bijak

Quote:


Hai Gan, Hai Sis.
Ketemu lagi sama ane dimari. Selamat pagi, siang, sore dan selamat malam buat agan dan sista seranah kaskus.

Mengapa Harus Saling Mencaci Maki, Jika Menasihati Jauh Lebih Bijak

Sejak dari dulu, Indonesia dikenal dengan negara yang mempunyai banyak kebudayaan. Baik dari segi kesenian maupun aspek lainnya. Namun, yang paling terkenal ialah budaya saling menghormati antar sesama, negara, ras, dan agama.

Seiring waktu berlalu dan zaman yang mengalami perubahan, kebudayaan tersebut perlahan hilang, tergantikan dengan saling caci dan maki, bahkan antar sesamanya sendiri. Norma-norma yang sejak kecil diajarkan oleh orang tua kita seakan lenyap tak bersisa.

Masihkah Agan dan Sista mengingat petuah para tetua? Jika kita harus selalu menghormati yang lebih tua dan menyayangi serta mengayomi kepada yang lebih muda. Jika mungkin masih mengingat, marilah kita saling menjaga dari hal-hal yang membawa kita pada kedengkian, terlebih kepada apa yang tidak sesuai dengan yang terlihat dan yang dirasakan.

Ane pribadi, sering merasa heran kepada orang-orang yang dengan gampang mencaci maki, padahal jika ditelaah, tiadalah hal yang salah. Jika pun ada kesalahan, tak seharusnya pula kita menyalahkan, alangkah bijak dan baiknya menasihati dan mengarahkan agar kesalahan itu tak terulang dikemudian hari.

Beberapa waktu lalu, dilaman sebuah surat kabar online diberitakan, jika para pengguna sosial media Indonesia minim akhlaknya. Hal itu tak seharusnya terjadi, mengingat kita sedari kecil sampai dewasa diberi petuah norma-norma dan ajaran yang baik dalam bertutur dan kesopanan.

Memang benar, jika kebebasan berekspresi telah tercantum dalam UU dan dilindungi, tapi bukan berarti kita bebas pula untuk saling mencaci. Apalagi yang kita caci maki Ialah orang yang sangat berpengaruh baik dalam hal agama dan negara.

Seharusnya, kabar berita tiadanya akhlak dalam bersosial media di Indonesia menjadi cambuk untuk kita, jadikan pelajaran agar kita bisa kembali menjadi pribadi yang lebih baik lagi. Bukan malah kembali mencemooh lagi.

Seharusnya pula kita malu, bahwasanya penilaian tersebut datang dari media luar, yang mungkin saja mengenal bagaimana penduduk Indonesia dan seperti apa perilaku-perilaku kita.

Jangan sampai kebudayaan saling menghormati semakin terkikis dan terganti oleh budaya caci maki. Jangan sampai pula julukan Indonesia sebagai negara beradab, berbudi pekerti berubah menjadi biadab dan tak saling menghormati.

Ini menjadi PR untuk kita semua, agar kedepannya menjadi lebih baik dari sekarang dan sebelumnya. Jagalah budaya kita, dengan senantiasa berperilaku sopan antar sesama. Baik dalam agama, ras, dan negara.

Salam jumpa kembali dilain kesempatan, semoga dalam thread ini ada sedikit pelajaran yang bisa diambil. Terkhusus untuk diri ane dan umumnya kepada agan dan sista seranah kaskus.

Salam sejahtera, semoga kita selalu dalam lindungan yang Maha Kuasa.

Ditulis: @andrerain5
Tangerang Selatan @2021
Mengapa Harus Saling Mencaci Maki, Jika Menasihati Jauh Lebih Bijak
profile-picture
profile-picture
profile-picture
protradersignal dan 20 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh andrerain5
Halaman 1 dari 2
Iya gan, ibarat kata lidah lebih tajam dari pada pedang memanglah benar, ucapan kata" kasar makian guna meluapkan emosi dan amarah, secara tidak langsung bisa melukai hati seorang yang tanpa sadar orang yg mencaci tidaklah memikirkan dampak merugikan yg ditimbulkan.

Note : hidup ini haya tentang dua hal Mengendalika atau Melampiaskan emoticon-Maaf Agan
profile-picture
andrerain5 memberi reputasi
Lihat 3 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 3 balasan
sebagian orang kalo di nasehati malah bebal gan emoticon-Mewek
kalo ane sih lebih baik biarin aja dah, males udah kalo ketemu orang yang begitu emoticon-Traveller
profile-picture
andrerain5 memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Ada kepentingan,emang dia benci,buzzer.
profile-picture
andrerain5 memberi reputasi
Diubah oleh protradersignal
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Perkembangan dunia internet memang membawa dampak yang seperti ini, mudahnya mencaci maki di platform medsos. Maka kerusakan yang terjadi sangat banyak dan memang hal ini semakin menjadi-jadi di muka bumi.
profile-picture
andrerain5 memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Contohlah Wan Anies yang hormati para insan lansia yang kebanjiran di Jakarta.
profile-picture
andrerain5 memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
tergantung situasi lah.
kalo sono ngegas masa kita diem aja
profile-picture
andrerain5 memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Itu aye setuju..tapi kebanyakan orang lebih suka yang di luar kendalinya sih emoticon-Malu (S)
profile-picture
andrerain5 memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Mending saling mencintai ajalah
profile-picture
andrerain5 memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
memang gan, apalagi masyarakat jaman sekarang banyak yang mudah digiring opini, sama masalah enggak paham betul tetapi ketika banyak yang maki, ikut ikut an aja dianya emoticon-Hammer masyarakat sekarang menurut ane kurang memiliki prinsiip, terlalu ikut ikutan emoticon-Cape d...s
profile-picture
andrerain5 memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
pelajaran tata krama seperti udah dihapus ya gan dari sekolah emoticon-Hammer2

anak sekarang tata krama kurang, ane banyak sering nemuin contoh dilingkungan perumahan
profile-picture
andrerain5 memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Teori lebih indah dari praktek ganemoticon-Ngakak
profile-picture
andrerain5 memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Kecenderungan orang itu suka kalau diagungkan gans. karena itu mereka lebih suka mengkritik dan menjatuhkan yang lain daripada harus menasehatinya. Mungkin kalau gak punya lawan dia merasa hampa
profile-picture
andrerain5 memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Youtuber mulut sumpah serapah aja laku bisa sukses, nah maka dari itu orang2 pada ngikut
Suek loe padeemoticon-cih
profile-picture
andrerain5 memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Oke noted this agan
profile-picture
andrerain5 memberi reputasi
Lihat 6 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 6 balasan
Mengapa Harus Saling Mencaci Maki, Jika Menasihati Jauh Lebih Bijak

Klo yang ini boleh dicaci maki kagak ya...emoticon-Leh Uga
profile-picture
andrerain5 memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
caci maki ga ada manfaat mending menasihati emoticon-Recommended Seller emoticon-Rate 5 Star
profile-picture
andrerain5 memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Mengapa Harus Saling Mencaci Maki, Jika Menasihati Jauh Lebih Bijak
profile-picture
andrerain5 memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
sampai sekarang di otakku masih simpan makian dari ortu
akan selalu ingat itu & tak akan mungkin lagi kembali lakukan kejahatan

.. emoticon-Traveller
profile-picture
profile-picture
andrerain5 dan KS69 memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Setuju sih. Harus pinter pinter juga mengontrol emosi
profile-picture
andrerain5 memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 2 balasan
Nasehat hanya lewat , Caci maki lebih membekas dihati
profile-picture
andrerain5 memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Halaman 1 dari 2


GDP Network
© 2021 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di