CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/6041e91ad1f25f4233246031/nur-mantan-pegawai-bca-ceritakan-awal-mula-salah-transfer-uang-rp-51-juta

Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta

Judul asli: Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta

KOMPAS.com - Nur Chuzaimah, mantan karyawan Bank Central Asia ( BCA), salah mentransfer uang Rp 51 juta ke rekening Ardi Pratama.

Nur menjelaskan, pada 11 Maret 2020, dia memasukkan data nomor rekening nasabah BCA untuk mentransfer uang. Namun, nomor yang dimasukkan ternyata salah.

Uang yang ditransfer malah masuk ke rekening nasabah lain yang belakangan diketahui milik Ardi Pratama.

Kesalahan baru diketahui setelah ada nasabah yang mengaku belum menerima transfer dari BCA sebesar Rp 51 juta.

Nur mencari tahu ke mana uang itu ditransfer. Setelah dilacak, nama penerima adalah Ardi.

Nur berupaya menghubungi Ardi hingga akhirnya Nur bersama temannya menemui Ardi di rumahnya dan menyampaikan yang terjadi.
Namun, saat itu Ardi ngotot bahwa dia tidak bersalah.

"Saat itu orangnya (Ardi) ngotot bahwa dia tidak bersalah, 'Bukan salah saya, saya kan tidak salah'," kata Nur menirukan ucapan Ardi, saat ditemui wartawan di Surabaya, Kamis (4/3/2021).

Hingga Agustus 2020, setelah Nur pensiun, dia masih belum mendapatkan kabar dari Ardi tentang pengembalian uang Rp 51 juta itu.

Akhirnya Nur harus mengganti uang salah transfer tersebut ke BCA.

Dia pun memutuskan untuk melaporkan Ardi ke Polrestabes Surabaya.

Di kantor polisi, Nur sempat beberapa kali difasilitasi untuk bermediasi dengan Ardi.

Di situ Ardi juga sempat berjanji untuk mengembalikan uang Nur dengan cara dicicil.

"Sempat muncul angka Rp 2 juta lalu Rp 3 juta, tapi itu cuma janji. Dia janji-janji terus," terang Nur.

Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta

Gagal dimediasi oleh polisi, Nur akhirnya menyerahkan masalah itu ke polisi.
Sejak saat itu, Nur tidak pernah lagi menghubungi Ardi. Yang dia tahu beberapa pekan terakhir kasusnya ramai dibicarakan publik.

Nur masih berharap uangnya dapat kembali.

Kuasa hukum Nur, Sudiman Sidabukke, mengatakan, selama persidangan berlangsung, mereka tetap membuka komunikasi untuk meringankan hukuman terdakwa.

Dalam kasus tersebut, Ardi didakwa Pasal 85 Undang-Undang (UU) Nomor 3 Tahun 2011 tentang Transfer Dana dan Pasal 327 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang Penggelapan.

Eksepsi

Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta

Dalam sidang lanjutan kasus salah transfer di Pengadilan Negeri Surabaya pada Kamis siang, hakim menolak eksepsi kuasa hukum Ardi atas dakwaan jaksa penuntut umum.

"Hakim menolak eksepsi penasiat hukum terdakwa atas dakwaan jaksa penuntut umum seluruhnya," kata Ketua Majelis Hakim Ni Made Purnami.
Menurut hakim, surat dakwaan penuntut umum sudah disusun secara cermat, jelas, lengkap, dan dapat dijadikan dasar pemeriksaan perkara tersebut pada sidang selanjutnya.

"Sidang perkara pidana ini akan dilanjutkan dengan agenda menghadirkan saksi dan pembuktian lainnya dari pihak terdakwa pekan depan," kata Ni Made.

Dalam eksepsinya, kuasa hukum menilai Pasal 85 Undang-Undang (UU) Nomor 3 Tahun 2011 tentang Transfer Dana yang diterapkan kurang tepat karena pelapor adalah perorangan, bukan lembaga keuangan (BCA).

Hendrix Kurniawan kuasa hukum Ardi berpendapat, karena laporan ini adalah perorangan, semestinya yang dijadikan rujukan hukum dalam menyelesaikan masalah salah transfer itu adalah Pasal 1360 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata.

"Tapi, kami tetap menghormati putusan majelis hakim. Kami siap menghadapi persidangan selanjutnya dan akan membuktikan bahwa klien kami tidak bersalah. Ardi juga akan kami upayakan bebas murni," ucapnya.

Sebelumnya diberitakan, Ardi Pratama (29), warga Manukan, Kota Surabaya, Jawa Timur, tak menyangka akan berurusan dengan pihak kepolisian.
Hal itu terjadi setelah ia memakai uang salah transfer dari Bank Central Asia (BCA) sebesar Rp 51 juta yang masuk ke rekeningnya.

Ardi menyangka bahwa itu merupakan fee dari penjualan mobil yang dia lakukan.

Ardi mengaku sudah menawarkan kepada pihak BCA untuk mencicil uang itu, tetapi ditolak.

Hingga akhirnya Ardi dilaporkan oleh Nur Chuzaimah, pegawai BCA yang salah mentransfer uang ke rekeningnya.
Manajemen BCA menyebut pelapor merupakan mantan karyawan mereka.
Adapun BCA telah menjalankan operasional perbankan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.
Manajemen BCA mengaku telah melakukan upaya penyelesaian secara musyawarah, tetapi tidak ada iktikad baik dari Ardi untuk mengembalikan dana.

Ardi telah menerima dua kali surat pemberitahuan terjadinya salah transfer dari bank. 

Semur

Ga heran kalo dihajar ke meja hijau. Ga ada itikad baik gitu. emoticon-Cape d... (S)

Pas udah dilaporin, baru terhenyak. Apa daya telat sudah. Akhirnya keluarga jadi korban, anak ga bisa sekolah, bini pinjem sana pinjem sini. Karir orang ampe ancur gara-gara ego. emoticon-Cape d... (S)
profile-picture
profile-picture
profile-picture
viniest dan 11 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh olympianovus
Halaman 1 dari 3
Lah ternyata ibuk2
profile-picture
profile-picture
profile-picture
galuhsuda dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 3 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 3 balasan
Emosi gue bacanya
profile-picture
profile-picture
Jimmy911 dan pilotugal2an541 memberi reputasi
Lihat 7 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 7 balasan
transfer salah input nomer akun

nomer akun dan nama tujuan penerima nongol dulu baru konfirmasi mau di ATM, mau di mbanking mau di mobile banking

gue setuju si Ardi kagak salah itu salah yang transfer

duit cepek ceng aja gue selalu cek tujuan transfer bener kagak

setelahnya gue cek lagi di mutasi rekening

apalagi duit 50 juta emoticon-Leh Uga

pegawai bank kok teledor begini

ya bener komen yang tempo hari, kalok mau jahatin orang, transfer aja ke akun orang itu, bilang salah transfer, terus lapor polisi

logika cacat
profile-picture
profile-picture
profile-picture
olympianovus dan 12 lainnya memberi reputasi
Lihat 90 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 90 balasan
Pake alasan dipikir fee mobil

Alasan aneh apalagi saat pandemi
Masa fee makelar sampe 51 juta

Emank dasar mau pake uang yg bukan hak dia tanpa bunga

Dilanjutkan saja biar biar kapok
profile-picture
profile-picture
profile-picture
joesatriyono dan 7 lainnya memberi reputasi
LOL buat 51 juta aja ampe dipenjara emoticon-Wakaka: tapi emang kalau dapat salah transfer ini mendingan ngomong ke bank

mending cuma karena staff bank salah transfer, misalnya duit transfer dari korupsi/cuci uang bandar narkoba, nanti polisi ga peduli ente siapa. Langsung ditangkap dan diinterogasi dulu, meskipun ente ga digebukin ama polisi dikantor, nama ente sudah jelek di tetangga karena ditangkep polisi

ini gw serius loh, bahkan bisa jadi bandar narkobanya yg nyergap ente duluan dan keluarga.
nyari duit yg halal ya halal sekalian, haram ya haram sekalian emoticon-Big Grin
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Kranevitter dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 3 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 3 balasan
Point nya adalah PERBANYAK MAKAN WORTEL UNTUK KESEHATAN MATA KITA karna itu penting.. supaya tidak merugikan diri sendiri dan juga orang lain... 😃

Si NUR udah ex karyawan berarti di pecat donk dia??
profile-picture
profile-picture
profile-picture
TryItFirst dan 8 lainnya memberi reputasi
Lihat 48 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 48 balasan
Pegawai banknya goblok
profile-picture
SaltShop memberi reputasi
Lihat 4 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 4 balasan
ardy memang mental maling tuh
profile-picture
profile-picture
mubafirs dan pilotugal2an541 memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
ooh begitu toh, antara percaya ga percaya sih,
kalo emang bener sih nama BCA bisa lumayan naik lagi, tapi beda cerita kalo ini untuk cuci tangan terus di buat cerita macem gini pake kata2 purna bakti lah...

jadi ?? poin2 yg bisa di ambil
1. jangan pake duit yg ga jelas asal usulnya, cross check dulu itu duit ga jelas sebelum di pake
2. bekerja harus teliti apalagi teller yang high risk banget, ada selisih aja pasti abis
3. jadi orang jangan bebal, udah dimediasi baik2 di tungguin malah ga ada itikad baik, jadi ya terima konsekuensinya

emoticon-Hammer (S)
profile-picture
profile-picture
mubafirs dan andrimardi memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Udah sampai di samperin dan bernegosiasi toh...

Ini kasus 51 juta jd berbelit2 gini byk versi..yg nasabah gini, yang eks pegawai begini

Kita tunggu aja dah hasil putusan pengadilan gimana
Diubah oleh elefana
Kuasa hukum Nur, Sudiman Sidabukke, mengatakan, selama persidangan berlangsung, mereka tetap membuka komunikasi untuk meringankan hukuman terdakwa.


bayar berapa pengacaranya ? emoticon-Matabelo

Sama2 salah..
Tp kog si ardi kagak mau ngembalikan ya? emoticon-Toast
profile-picture
Dead4helldog memberi reputasi
Setelah dibaca baca dr kronnologis dan menyimak berita2, ada beberapa asumsi yg muncul di pikiran saya :
Ibu nur ini bukan teller yg melakukan transaksi transfer, karena dibeberapa berita menyebutkan bhwa nur ini di bag back office.
Kemungkinan ibu nur ini mendapat titipan atau perintah dari nasabah/temen/kenalan dia, dan kemudian ia menulikan di no rek dan nominal uang, kemudian dia minta temenya yang teller untuk mentraksasikan.
Kesalahan transfer disini kemungkinan terjadi karena bu nur ini hanya menulis no rek saja tanpa menulis nama penerima, sehingga teller tdk bisa double check untuk tujuan transfernya.
Kemudian salah transfer teradi, si nur tidak bisa berbuat apa2 terhadap teller, krn merasa dia yg salah, kemudian dia mendatangi ardi.
Pihak BCA pun selama uang uang nasabah kembali, dia udah lepas tangan, krn itu kesalahan karyawan bukan sistem.

udah capek mau ngetik lagi


profile-picture
profile-picture
profile-picture
viniest dan 5 lainnya memberi reputasi
Lihat 5 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 5 balasan
Poin utamanya, sudah mediasi tapi si ardi ga ada itikad baik untuk mengembalikan
Si nur juga salah memang, tapi dia udah coba mediasi sama si ardi, sudah berusaha memperbaiki keadaan

Jadi masuk pengadilan memang udah jalan terbaik
emoticon-Traveller
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Adit.m.n dan 2 lainnya memberi reputasi
Memang si Ardi tidak salah karena yang salah transfer Si Nur. Si Ardi salah karena memakai uang tersebut. Jadi kesimpulannya adalah yang salah kedua2nya.
profile-picture
ibnusubroto memberi reputasi
hmmm... setelah dengar keterangan si mantan pegawai BCA (udah pensiun), si penerima duit ini juga punya salah dan ada itikad enggak baik... wajar kalo akhirnya dilaporin emoticon-Sorry

awalnya ngerasa gak bersalah, setelah diperkarain baru mau nyicil emoticon-Bingung
Memang brengsek si ardi dari awal gak niat kembalikan uang yang bukan haknya. Sekarang malah play victim tu orang.
Ane mo nanya. Misal ada salah transfer. Trus duit di diemin di rekening. Kalo pihak bank mau ambil ya autodebet
Kita bisa kena tuntut nggak???

Masalahnya kan bank ga bisa autodebet tanpa persetujuan nasabah??
Lihat 3 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 3 balasan
Kebiasaan orang indo sih. Dapat "rejeki nomplok" langsung gas dipake ga mau kroscek dulu, siapa tau salah alamat
penasaran nama 'NUR' ini lengkapnya sapa kira2;

- nurhasanah
- nurfatin
- nurlaili
- nurman kamaru
- nurdin halid


emoticon-Big Grin emoticon-Big Grin
Halaman 1 dari 3


GDP Network
© 2021 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di