CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Jhoni Allen Blak-Blakan: SBY Tak Berkeringat, Cuma Beri Rp100 Juta untuk Demokrat
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/603c01903a0cf10bbf43dfc0/jhoni-allen-blak-blakan-sby-tak-berkeringat-cuma-beri-rp100-juta-untuk-demokrat

Jhoni Allen Blak-Blakan: SBY Tak Berkeringat, Cuma Beri Rp100 Juta untuk Demokrat

Jhoni Allen Blak-Blakan: SBY Tak Berkeringat, Cuma Beri Rp100 Juta untuk DemokratMerdeka.com - Mantan politikus Partai Demokrat Jhoni Allen menuding Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tidak pernah berdarah-darah mendirikan Partai Demokrat. Jhoni bahkan menyebut SBY bukan pendiri Partai Demokrat.

"SBY bukanlah pendiri Partai Demokrat," kata Jhoni dalam video yang diterima merdeka.com, Minggu (28/2).

Jhoni bercerita, Demokrat didirikan oleh 99 pendiri di Jakarta. Kemudian muncul pendiri partai di seluruh provinsi dan kabupaten/kota di seluruh Indonesia. Mereka saling bahu membahu meloloskan verifikasi KPU hingga Partai Demokrat menjadi peserta Pemilu 2004.

Jhoni mengaku bersama pendiri dan senior serta semua kader di seluruh Indonesia bersusah payah meloloskan Partai Demorkat pada verifikasi KPU. Namun, SBY sama sekali tidak ikut berkeringat dan berdarah-darah melewati masa-masa itu.

"Demi Tuhan saya bersaksi, bahwa SBY tidak berkeringat sama sekali apalagi berdarah-darah sebagaimana pernyataannya di berbagai kesempatan," tuturnya.

SBY justri baru bergabung setelah Partai Demokrat lolos verifikasi KPU. SBY memasukan istrinya, Ani Yudhoyono sebagai wakil ketua umum.

Jhoni mengatakan, SBY hanya menyumbang uang Rp100 juta untuk membayar hotel. Ia muncul di hadapan Partai Demokrat setelah mundur dari kabinet Presiden Megawati Soekarnoputri

"Dan hanya menyumbang uang Rp100 juta dalam bentuk empat travel check di hotel Lirah Bogor. Pak SBY setelah mundur dari kabinet ibu Megawati baru muncul pada acara PD di Hotel Kinasih di Bogor saat itu saya ketua panitianya," kata Jhoni.


SBY justru malah membawa Partai Demokrat menjadi partai dinasti. Ketika SBY menjadi ketua umum pada KLB 2013. SBY menunjuk putranya Edhie Baskoro Yudhoyono sebagai sekretaris jenderal

"Ini baru pertama kali di Indonesia bahkan di dunia, untuk pertama kali partai politik bapaknya SBY ketum anaknya sekjen. Sejatinya SBY telah melakukan pengingkaran fakta sejarah lahirnya Partai Demokrat," pungkasnya.

Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sempat berbicara mengenai isu kudeta kepemimpinan Ketum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Awalnya, SBY berbicara tepat usia 20 Tahun Demokrat yang diterpa ujian dan cobaan.

"Awal tahun 2021 ini tepat partai kita berusia 20 tahun kita menghadapi ujian dan cobaan, ketika kita semua tengah berjuang sekuat tenaga untuk masa depan partai yang cerah perjuangan yang damai, konstitusional dan tidak berniat jahat dan ketika di bawah kepemimpinan AHY dukungan dari rakyat terhadap partai Demokrat terus meningkat, bagai petir di siang bolong ada gerakan dan pemufakatan jahat untuk merusak partai Demokrat," katanya lewat video, Rabu (24/2).

SBY menyebut ada gerakan pengambilalihan kepemimpinan Partai Demokrat. Yang ia sebut Gerakan Pengambilan Paksa Partai Demokrat (GPK PD) yang ingin mengambil alih kepemimpinan partai yang sah.

"Gerakan ini hakikatnya ingin mendongkel dan merebut kepemimpinan partai yang sah. Kemudian menggantinya dengan orang luar yang bukan kader demokrat, yang bersekongkol dengan segelintir kader dan mantan kader yang bermasalah," ujar SBY.

"Kalau gerakan ini berhasil karena ada yang ingin membeli partai kita dan kemudian ada fasilitatornya, partai kita bisa mengalami kegelapan," imbuhnya.

Presiden RI ke-6 ini kemudian menegaskan bahwa Partai Demokrat bukan untuk diperjualbelikan. Dia bilang, partainya tidak tergiur oleh uang berapa pun besarnya.

"Pada kesempatan ini, bagi orang luar yang punya ambisi untuk merebut dan membeli Partai Demokrat, saya katakan dengan tegas dan jelas, Partai Demokrat not for sale! Partai kami bukan untuk diperjualbelikan, meskipun Partai Demokrat bukan partai yang kaya raya dari segi materi. Kami tidak tergiur dengan uang Anda berapa pun besarnya," tegas SBY.

https://www.google.co.id/amp/s/m.mer...-demokrat.htmlJhoni Allen Blak-Blakan: SBY Tak Berkeringat, Cuma Beri Rp100 Juta untuk Demokrat

Semoga kedepannya makin sering gontok2an saling buka borok...emoticon-Leh Uga

Biar BP raya makin semarak melihat konflik ini.emoticon-Leh Uga


Siapapun yg benar belum tentu benar dan siapapun yg salah belum tentu salah.
Ini dunia politik,ruang yg hampir mayoritas di penuhi warna abu2.
Tidak ada black or white...emoticon-Leh Uga
profile-picture
profile-picture
profile-picture
ryzkey2187 dan 65 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh extreme78
Halaman 1 dari 6
terungkap isu "Rp. 100 juta" itu dari mana adalnya..
profile-picture
profile-picture
profile-picture
nugrohobudi222 dan 5 lainnya memberi reputasi
yang gendut memang malas berkeringat, baru tau?
profile-picture
profile-picture
profile-picture
ryzkey2187 dan 23 lainnya memberi reputasi
Faktanya memang pak sby direkrut sbg model jualan awal2 PD muncul

Cuma memang dijadikan partai dinasti, ga sesuai nama partai tapi memang sedari awal jualannya kan klan SBY
profile-picture
profile-picture
profile-picture
ulermaboq dan 14 lainnya memberi reputasi
Kok mirip I am geprek bensin ya?
Tapi versi bensin gak bikin ayam geprek bensin, tapi masih tetap jadi icon I am geprek?
profile-picture
profile-picture
profile-picture
ryzkey2187 dan 10 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh cosebel
Lihat 7 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 7 balasan
Sekarang menjadi partai dinasti kah ?

emoticon-Stick Out Tongue
profile-picture
profile-picture
profile-picture
ulermaboq dan 11 lainnya memberi reputasi
ibarat Antonio Meucci dan Alexander Graham Bell yang berdarah2 menemukan telepon.. tapi kan tetep konglomerasi seperti google android dan apple yang akan tetap diingat karena memberikan inovasi di dunia telekomunikasi
profile-picture
profile-picture
profile-picture
scorpiolama dan 6 lainnya memberi reputasi
Lihat 5 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 5 balasan
Ame heran, KENAPA GAK SEJAK AWAL aja para kader menolak keputusan SBY menjadikan AHY sebagai ketum?
profile-picture
profile-picture
profile-picture
aloha.duarr dan 12 lainnya memberi reputasi
Lihat 20 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 20 balasan
Sekarang jadi partai keluarga ya akhi emoticon-Maaf Agan
profile-picture
profile-picture
profile-picture
d3m0litionlov3r dan 6 lainnya memberi reputasi
Lihat 5 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 5 balasan
Inikah kebenarannya? Sungguh.... Ter...
profile-picture
profile-picture
profile-picture
samson23 dan 5 lainnya memberi reputasi
Giliran skrg jd partai gurem br deh pada koar2..kmrn2 pas jd penguasa pada kemana smua? Msh pada dpt jatah ya
profile-picture
profile-picture
profile-picture
viniest dan 7 lainnya memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 2 balasan
Kader unggulannya juga pada korup, pada dipenjara
profile-picture
profile-picture
profile-picture
d3m0litionlov3r dan 3 lainnya memberi reputasi
Prestasi album musiknya jangan dilupakan
profile-picture
profile-picture
profile-picture
d3m0litionlov3r dan 3 lainnya memberi reputasi
kasihan pepo, udah kehilangan istri, ibu, di hajar terus kanan kiri. .emoticon-Ngakak

btw, gue masih penasaran ama omongan anas urbaningrom, yg dulu mau di penjara ngomong " nabok nyilih tangan. ." yg di maksud siape sih??emoticon-Bingung
profile-picture
profile-picture
profile-picture
itsandrie dan 6 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh wonxintinxxx
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 2 balasan
Dramanya SBY soal play victim emang luar biasa ... Makin kesini gw jadi percaya kalau drama ini buatan
profile-picture
profile-picture
profile-picture
viniest dan 8 lainnya memberi reputasi
Coba najarudin, enjelina sondak, malaria, anas ubaningrum jangan dibuang, mereka itu koruptor yg menjadi oli pembangunan, eh maaf salah oli roda partai. Seandainya mereka tidak disingkirkan sama kebo niscaya partai mercy ini masih berjaya karena penyuply logistiknya strong cari cuan.

Kayak mak banteng tuh, koruptor mereka lindungi, jadi bisa lumayan stabil partainya karena para koruptor itu yg paling mungkin menghidupi patai.

Politik bukan tempat orang suci, tp tempatnya orang yg sok suci.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
emol dan 27 lainnya memberi reputasi
Lihat 4 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 4 balasan
Jhoni Allen Blak-Blakan: SBY Tak Berkeringat, Cuma Beri Rp100 Juta untuk Demokrat
profile-picture
profile-picture
profile-picture
joerain38 dan 12 lainnya memberi reputasi
dulu mengkudeta, sekarang dikudeta balik.. Karma !
profile-picture
profile-picture
profile-picture
d3m0litionlov3r dan 3 lainnya memberi reputasi
Jangan terlalu kenceng ngomong partai dinasti, takut sebelah kesinggung
profile-picture
profile-picture
profile-picture
semutmumetz dan 8 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Sekarang baru ngomong borok masalah dinasti. Dulu si diam karena kenyataan nya si partai Demokrat bisa besar juga karena sosok/citra SBY.
Kemudian pake nyantel iming-iming Demokrat saat dunia demam si liberalist barak obama yg kebetulan bawa-bawa "Demokrat".
Sejak awal gak jelas ni partai apa an sejak awal masyarakat taunya ni partai jargonnya ya bukan program tapi jualan " SBY-nya" Seiring waktu justru partai cikeas dan korupsi masif nya.
Tapi setidaknya ni partai berjasa bisa menutupi citra PKS saat itu klo gak mungkin ni negara dah jadi syariah arab.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
hercule2008 dan 11 lainnya memberi reputasi
Kok di level masyarakat, pada liatnya ini pertarungan Moeldoko dan AHY rebutan jadi calon presiden ya? Kenapa gak diliat ini rebutan DPR buat ngegolkan amandemen UUD NRI 1945? Kalo demokrat kepegang, gak ada lagi menghalangi amandemen, tinggal PKS sendirian, di mana, "Pilihan rakyat adalah kebalikannya pilihan PKS" 😜
profile-picture
profile-picture
profile-picture
kerupuklatos dan 8 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Halaman 1 dari 6


GDP Network
© 2021 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di