CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Laporan Kerumunan Jokowi Ditolak Polisi, Munarman: Hancur Semua!
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/603b9d281a0f1447c82de25c/laporan-kerumunan-jokowi-ditolak-polisi-munarman-hancur-semua

Laporan Kerumunan Jokowi Ditolak Polisi, Munarman: Hancur Semua!

Laporan Kerumunan Jokowi Ditolak Polisi, Munarman: Hancur Semua!

Laporan Kerumunan Jokowi Ditolak Polisi, Munarman: Hancur Semua!


Suara.com - Eks Sekretaris Umum Front Pembela Islam (FPI) Munarman mengomentari soal penolakan dua laporan dugaan pelanggaran protokol kesehatan yang dilakukan Presiden Joko Widodo atau Jokowi oleh pihak kepolisian. Ia menilai hal tersebut menjadi bukti hancurnya sendi-sendi hukum di tanah air.

Munarman menganggap penolakan laporan itu mewujudkan hukum yang hanya tajam ke bawah dan tumpul ke atas. Penolakan laporan tersebut dikatakannya sebagai contoh yang kesekian kalinya dari ketidakadilan hukum.

"Itulah bukti kesekian kalinya bahwa hukum tajam ke bawah tumpul ke atas," kata Munarman kepada Suara.com, Sabtu (27/2/2021) malam.


"Sudah hancur semua sendi-sendi hukum akibat praktek penegakkan hukum yang tebang pilih," tambahnya.

Ia menilai apabila pihak kepolisian enggan mengusut pelanggaran protokol kesehatan yang dilakukan Jokowi, maka Habib Rizieq Shihab harus segera dibebaskan.

Saat ini Rizieq masih mendekam di Rumah Tahanan (Rutan) Bareskrim Polri karena dianggap melanggar aturan protokol kesehatan Covid-19.

"Harusnya Habib Rizieq (HRS) segera dibebaskan, bila aparat hukum tidak bisa menangkap pelanggar prokes di NTT tersebut," kata Munarman.


Sebelumnya, Bareskrim Polri menolak laporan Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Islam (PP GPI) terkait adanya dugaan pelanggaran protokol kesehatan yang dilakukan oleh Presiden Joko Widodo alias Jokowi dan Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Viktor Laiskodat. PP GPI diminta untuk membuat laporan secara resmi.

Hal itu disampaikan oleh Ketua Bidang Hukum dan HAM PP GPI Fery Dermawan.


Fery menyebut barang bukti yang telah mereka bawa pun tidak diterima alias dikembalikan oleh petugas Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Bareskrim Polri.

"Intinya tadi kami sudah masuk ke dalam ini laporan masuk tapi tidak ada ketegasan di situ. Jadi intinya bukti kita dikembalikan, hanya ada pernyataan bahwasannya ini untuk diajukan secara resmi kembali," kata Fery di Bareskrim Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (26/2/2021).

Menurut Fery, petugas SPKT tidak secara tegas menyatakan menolak laporan yang hendak pihaknya layangkan. Namun, dia memastikan bahwa mereka tidak menerima surat tanda terima berupa Nomor Laporan Polisi (LP) dari petugas SPKT Bareskrim Polri.

"Ini tidak ada nomor LP. Saya tidak berani menyatakan ini ditolak karena disaat saya meminta ketegasan apakah ini ditolak? Tidak ada jawaban ini ditolak. Intinya silakan bikin laporan secara resmi, itu jawaban yang kami terima. Jelas kami tidak puas dengan jawaban ini," ujarnya.

Dua Kali Tolak Laporan

Koalisi Masyarakat Anti Ketidakadilan sebelumnya telah lebih dahulu membuat laporan serupa ke Bareskrim Polri. Laporan itu dilayangkan oleh Ketua Koalisi Masyarakat Anti Ketidakadilan Kurnia pada Kamis (25/2) kemarin.

Ketika itu Kurnia hendak melaporkan Jokowi yang dituding telah melanggar protokol kesehatan. Menurutnya, Jokowi juga abai terhadap protokol kesehatan lantaran membagikan cinderamata ketika kerumunan massa penyambutnya terjadi NTT.

Hanya saja, petugas Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Bareskrim Polri tak menerbitkan Surat Laporan Polisi terkait laporan dari Kurnia seperti halnya kepada PP GPI. Ketika itu, kata Kurnia, petugas SPKT hanya menyarankan pihaknya membuat surat laporan tertulis yang kemudian diberi stampel oleh bagian Tata Usaha dan Urusan Dalam (TAUD).

"Pihak kepolisian yang tidak mau menerbitkan Laporan Polisi atas laporan kami terhadap terduga pelaku tindak pidana pelanggaran kekarantinaan kesehatan yakni sang presiden," kata Kurnia kepada wartawan, Kamis (25/2/2021).

Kurnia pun mengaku kecewa. Sekaligus, mempertanyakan asas persamaan kedudukan di hadapan hukum kepada Polri berkaitan dengan kasus tersebut. "Kami mempertanyakan asas persamaan kedudukan di hadapan hukum (equality before the law) apakah masih ada di republik ini?," pungkasnya.

----++++----

Mereka yang hancur dan mewek terus menerusemoticon-Belgia
profile-picture
profile-picture
profile-picture
galuhsuda dan 25 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh andika.1stravel
Halaman 1 dari 4
Laskar mewekemoticon-Belgia
profile-picture
profile-picture
profile-picture
galuhsuda dan 8 lainnya memberi reputasi
Lihat 7 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 7 balasan
Pokoknya lastcar hanya ingin balas dendam
emoticon-Belgia
profile-picture
profile-picture
profile-picture
galuhsuda dan 7 lainnya memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 2 balasan

nyimak aja gan

profile-picture
profile-picture
profile-picture
galuhsuda dan 8 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Iya, FPI dan 212 hancur emoticon-Wakaka
profile-picture
profile-picture
profile-picture
galuhsuda dan 7 lainnya memberi reputasi
Belum ancur dong!

Coba dibawa ke mahkamah internasional! emoticon-Marah
profile-picture
profile-picture
profile-picture
galuhsuda dan 7 lainnya memberi reputasi
Munaroh cemen ah...

emoticon-Ngakak
profile-picture
profile-picture
profile-picture
galuhsuda dan 4 lainnya memberi reputasi
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Somad.Monyong dan 4 lainnya memberi reputasi
{thread_title}



emoticon-Ngakak (S)emoticon-Ngakak (S)emoticon-Ngakak (S)
profile-picture
profile-picture
profile-picture
galuhsuda dan 5 lainnya memberi reputasi
Mulai bacot lagi si munaroh
profile-picture
profile-picture
extreme78 dan andika.1stravel memberi reputasi
Geng situ doank yg hancur koq .....

emoticon-Wkwkwk
profile-picture
profile-picture
profile-picture
galuhsuda dan 6 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Bang wawan emang paling top dah
profile-picture
extreme78 memberi reputasi
man2 geng cukong loe lawan.. emoticon-Ngakak
profile-picture
profile-picture
alanthegreat dan extreme78 memberi reputasi
"Sudah hancur semua sendi-sendi hukum akibat praktek penegakkan hukum yang tebang pilih," tambahnya.
Mewek nya kurang kenceng.. Wkwkwk..
profile-picture
profile-picture
profile-picture
ambarawan dan 3 lainnya memberi reputasi
ayoh munaroh..... tunjukkin mewek loe skarang saatnya lo unjuk mewek loh emoticon-Ngakak
profile-picture
profile-picture
profile-picture
ambarawan dan 3 lainnya memberi reputasi
FPI versi barunya pa kabar man..
Kok ente sendiri yg nongol yg laen mana coba..
emoticon-Leh Uga
profile-picture
profile-picture
profile-picture
ambarawan dan 4 lainnya memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 2 balasan
Mewek yg kenceng man...emoticon-Leh Uga
profile-picture
profile-picture
profile-picture
galuhsuda dan 4 lainnya memberi reputasi
Teh itu diminum man bukan buat cuci muka emoticon-Leh Uga
profile-picture
profile-picture
profile-picture
galuhsuda dan 2 lainnya memberi reputasi
Ya hancur.

Mosok member terroris begini bukannya dipenjara malah dibiarin terus2an koar2.

emoticon-Gila
profile-picture
andika.1stravel memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 2 balasan
hancur semua usaha....emoticon-Belgiaemoticon-Belgiaemoticon-Belgia
profile-picture
andika.1stravel memberi reputasi
Lasegaremoticon-Belgiaemoticon-Belgia

Quote:
profile-picture
profile-picture
galuhsuda dan Sadhunter memberi reputasi
Halaman 1 dari 4


GDP Network
© 2021 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di