CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Entertainment / The Lounge /
Di Balik Sisi, Benarkah 'Pelacur' Menikmati Perannya Atau Terpaksa karena Keadaan?
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/6036bec8bb489217912baf62/di-balik-sisi-benarkah-pelacur-menikmati-perannya-atau-terpaksa-karena-keadaan

Di Balik Sisi, Benarkah 'Pelacur' Menikmati Perannya Atau Terpaksa karena Keadaan?

Di Balik Sisi, Benarkah 'Pelacur' Menikmati Perannya Atau Terpaksa karena Keadaan?

Sisi di balik hitamnya dunia pelacuran, tak selamanya pelacur menikmati perannya!


Pelacur atau Tunasusila, adalah seseorang yang menjajakan atau menjual jasa pelayanan seksual dirinya sendiri kepada orang lain dengan imbalan uang atau barang.
Dapat dikatakan sebenarnya pelacur ini adalah tindakan amoral, namun karena sejak zaman dulu pelacuran itu ada dan dijadikan sebagai profesi oleh sebagian orang, maka saat ini di berbagai Negara telah melegalkan prostitusi dan mengatur aktifitasnya dalam peraturan perundang-undangan yang jelas.

Adapun profesi pelacur sendiri lebih diidentikkan dengan seorang perempuan nakal yang rela menjajakan dirinya untuk mencukupi kebutuhan. Meskipun sebenarnya Pekerja Seks Komersial (PSK) sendiri tidak hanya dilakukan oleh kaum perempuan, kaum laki-laki pun juga ada yang menjajakan dirinya sebagai PSK ya GanSis, atau lebih akrabnya mereka disebut sebagai Gigolo. Sama halnya dengan pelacur, gigolo juga menjajakan diri untuk memuaskan nafsu seks dengan imbal jasa uang!

Mungkin di dalam pikiran Agan dan Sista dunia lacur itu sangat buruk.
Atau bahkan banyak pertanyaan muncul dari benak GanSis, kenapa mereka mau menjual diri dan mejatuhkan harga diri mereka ke dalam kesesatan lembah hitam dosa kemaksiatan.
Namun apakah Agan dan Sista pernah mencari tahu fakta untuk mengetahui tentang kehidupan mereka dengan bertanya langsung kenapa mereka melakukannya?
Apakah mereka menikmati dunianya yang sering dianggap sebelah mata?
Jika tidak, bisa jadi Agan dan Sista yang mengira bahwa mereka hidup bahagia dengan dunia itu salah besar.


Quote:


Di Balik Sisi, Benarkah 'Pelacur' Menikmati Perannya Atau Terpaksa karena Keadaan?

Ane akan menceritakan tentang kisah seorang teman yang memiliki profesi sebagai seorang pelacur.
Pastinya ane tidak ingin mengumbar aib, menjajakan, apa lagi berbagi nomer WhatsApp pada para Agan ya. Karena si mawar🌹 saat ini juga telah berhenti menjadi seorang pelacur dan tengah menjalani hukuman atas perbuatannya dengan kasus perdagangan manusia (mucikari).

Ane mengenal si mawar 🌹 ini sejak kecil, karena memang dia seumuran dengan ane dan satu sekolah.
Sebenarnya dia anaknya baik, ramah dan sopan. Sayang kehidupannya harus berubah karena ke dua oranf tuanya harus pisah saat dia di bangku SMP.

Saat ke dua orang tuanya memutuskan untuk berpisah, mawar memutuskan untuk berhenti sekolah dan ikut ibunya.
Dari sinilah dia mengenal dunia kejam itu pertama kali, dengan pacarnya sendiri yang mencukupi kebutuhan hidup mawar 🌹 dan ibunya.

Berhubung ane orangnya kepo maksimal, ane tanya-tanya ke dia. Kenapa dia bisa terjerumus ke dunia hitam tersebut dan apakah dia menikmatinya?
Ternyata jawabannya, terpaksa GanSis!
Dia sekolah SMP tidak lulus, susah cari kerja, dan pacarnya mau menanggung hidupnya asal ada imbalan.
Jika menurut penuturannya dia sebenarnya juga takut, takut dosa, takut masuk neraka dan ketakutan-ketakutan lainnya.
Tidak menikmati apa lagi ingin kaya, dia hanya ingin kebutuhannya tercukupi dan dia lupa dengan masalah keluarga yang sedang dihadapi!

Sejak saat itulah dia jadi pelacur, dan semakin menjadi setelah putus dari pacar pertama yang mengenalkannya dengan dunia hitam tersebut.
Sampai kabar terbaru dia harus menerima ganjaran atas apa yang dilakukannya.
Dipenjara karena jual beli anak di bawah umur sebagai PSK!


Quote:


Jika melihat satu contoh tersebut, bisa jadi di luar sana banyak kasus serupa dimana seorang pelacur terpaksa dan tidak menikmati sama sekali apa yang mereka kerjakan.
Mereka menjalani profesi hina tersebut dengan tujuan agar mereka tetap bertahan hidup meskipun dengan menjual diri mereka sendiri dan mendapatkan pandangan sinis dari orang sekitar!

Tentu ane sendiri tidak membenarkan apa yang mereka lakukan ya GanSis. Ane juga berharap mereka tidak bekerja seperti itu dan mau keluar dari dunia hitam untuk mencari pekerjaan yang halal dan layak untuk mereka sendiri.

Tapi seperti yang kita semua tahu, untuk mencari pekerjaan sekarang sangatlah tidak mudah.
Mereka yang memiliki ijazah dan lulusan tinggi saja banyak yang menganggur, apa lagi untuk orang-orang yang maaf, bekas "pelacur".
Sebutan bekas pelacur ini akan tetap tersemat pada diri mereka dan susah untuk dihapuskan, karena itulah banyak orang yang harus terus bertahan dengan status "pelacur" tersebut karena mereka tidak tahu harus bagaimana saat mereka berhenti dari profesi tersebut!


Quote:


Ane harap dengan melihat kejadian di atas kita semua dapat kembali bersyukur atas takdir dan nasib hidup kita.
Tidak harus menjual diri untuk sesuap nasi, karena di luar sana ada orang yang melakukannya untuk itu!

Mungkin memang di dunia ini tidak ada orang yang benar-benar sempurna baik fisik atau keimanannya. Paling tidak kita selalu berusaha berbuat baik agar Tuhan tidak murka, dan jangan lupa kita juga jarus membantu dan mendoakan mereka yang belum dapat hidup dengan layak agar dapat hidup lebih baik ke depannya.

Oke GanSis, itu tadi sedikit kisah tentang dunia "pelacur" yang ane ketahui, apa yang ane tulis tidak ada maksut untuk menyudutkan apa lagi menjatuhkan harga diri orang lain ya, melainkan murni kisah hidup yang semoga dapat diambil sisi baiknya!


Quote:


Penulis: @masnukho©2021
Narasi: Opini pribadi
Sumber gambar: 1, 2, 3
profile-picture
profile-picture
profile-picture
tien212700 dan 47 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh masnukho
Halaman 1 dari 9
emoticon-Matabelo tidak semua yang kita anggap enak itu menurut orang lain enak ya gaess
profile-picture
profile-picture
profile-picture
dafunk85 dan 5 lainnya memberi reputasi
Lihat 6 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 6 balasan
emoticon-2 Jempol semoga kita dapat mengambil pelajaran baik
profile-picture
profile-picture
profile-picture
kaycaem dan 3 lainnya memberi reputasi
Terpaksa kok melewati lebih dari 2 kali lebaran, natal, imlek dll.
profile-picture
profile-picture
gogorancak dan masnukho memberi reputasi
Lihat 7 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 7 balasan
Di Balik Sisi, Benarkah 'Pelacur' Menikmati Perannya Atau Terpaksa karena Keadaan?
profile-picture
profile-picture
profile-picture
fachri15 dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
ya pasti ada yg menikmati lah emoticon-Ngakak
profile-picture
profile-picture
baikl dan masnukho memberi reputasi
Lihat 4 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 4 balasan
Hampir semua pelaku esek-esek, 85 persennya lantaran ekonomi. Tapi, ada juga yang sudah terlanjur pecah/korban keganasan garangan.
profile-picture
profile-picture
baikl dan masnukho memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
pelacur itu juga manusia
kebanyakan terpaksa melacurkan diri gara-gara faktor ekonomi
profile-picture
profile-picture
profile-picture
cruzrebirth dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
enaknya banyak tapi sengsaranya bisa kebawa dunia akhirat jika ngak sadar² emoticon-Takut
profile-picture
profile-picture
baikl dan masnukho memberi reputasi
Lihat 3 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 3 balasan
Quote:

emoticon-Ngakak kenikmatan semu gan

Quote:

emoticon-Matabelo iya bang, itu bukan ente kan pelaku keganasannya

Quote:

emoticon-Matabelo iya gan, rata-rata emang gitu
profile-picture
profile-picture
baikl dan andrerain5 memberi reputasi
Lihat 17 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 17 balasan
Awalnya terpaksa... Lama2 menikmati karena terbiasa...
emoticon-Traveller
Di Balik Sisi, Benarkah 'Pelacur' Menikmati Perannya Atau Terpaksa karena Keadaan?
profile-picture
profile-picture
profile-picture
cruzrebirth dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 11 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 11 balasan
emoticon-Betty
Siapa yang tidak menikmati pekerjaan nya kalau dapat banyak uang dari pekerjaan itu.
emoticon-Leh Uga
profile-picture
profile-picture
profile-picture
cruzrebirth dan 2 lainnya memberi reputasi
kayaknya enggak. gituan sama orang yang bukan tipe yang disuka, susah "menikmati peran"
profile-picture
profile-picture
profile-picture
viensi dan 3 lainnya memberi reputasi
Quote:

emoticon-Ngakak sebagian pelacur yang terpaksa gan

Quote:

emoticon-Matabelo iya gan, begituan sama yang disuka aja kalau lagi capek katanya juga gak menikmati kan
Intinya duit duit dan duit
profile-picture
masnukho memberi reputasi
Lihat 5 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 5 balasan
wanita lebih sering memakai hati, dan tidak ada seorang wanita pun yang rela harga dirinya dikoyak-koyak...
kebutuhan akan makanlah yang terpaksa membuat mereka melakukannya.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
sposolo dan 3 lainnya memberi reputasi
Lihat 3 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 3 balasan
Ada yg terpaksa ada yg menikmati...
profile-picture
profile-picture
profile-picture
awan.kegelapan dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 3 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 3 balasan
sekali terjerumus susah untuk keluarnya
profile-picture
masnukho memberi reputasi
Kerja mana ada yang enak?
kalo enak namanya Hobby..


sama aja kayak kerja di kantoran, emang kalian menikmati..? atau terpaksa karena cicilan?

hhaha
profile-picture
profile-picture
profile-picture
indrastrid dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 4 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 4 balasan
intinya haram emoticon-Nyepi
profile-picture
masnukho memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Quote:

emoticon-Matabelo iya, karena emang godaannya berat

Quote:

emoticon-Ngakak iya juga sih ya
Tapi ane kerja menikmati gan, jadi ngerasa enak aja
Lihat 6 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 6 balasan
Halaman 1 dari 9


GDP Network
© 2021 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di