CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Story / Heart to Heart /
Perempuan Telegram
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/60348a4060ed236e620e08a0/perempuan-telegram

Perempuan Telegram

Takdir membawa gue pada dini hari hampir penghujung 2020 itu membuka Telegram. Kesepian membuat gue akhirnya menginstall Telegram karena gue tau ada fitur Annonymous Chat. Ya, itu adalah fitur chattingdengan orang lain tanpa orang lain itu harus tau dulu siapa kita, foto kita bagaimana dan sebagainya. Niat awal gue waktu itu hanya mencari teman ngobrol aja disaat kegabutan melanda. Dari 3 bot chat annonymous, ada 1 bot chat yang akhirnya gue putuskan untuk fokus chat kesitu karena di 2 lainnya gue gak mendapati lawan jenis yang masih terjaga. Bot chat tersebut adalah Random Mode.

Gue masih sangat ingat waktu itu kalimat pembuka chat gue ke dia adalah 'Oi' dan di jawab dengan 'uyy'. Setelah memastikan dia adalah cewe barulah akhirnya kita ngobrol. Anak ini asik diajak ngobrolnya, karena gue merasa nyaman akhirnya gue minta kontak telegramnya dan pindahlah kita kesana. Semakin lama kita chat gue merasa semakin nyaman. Mungkin karena sudah lama juga gue gak chatingan sama cewe. Tapi disini gue memang salah sih. Karena gue memulai semuanya dengan kebohongan.

Gue berbohong dengan cerita-cerita yang gue ceritain ke dia meskipun ga semunya juga sih, hanya semata-mata agar gue terlihat keren dan gak keliatan cupu. Gue juga bohong soal identitas karena perbedaan umur kita yang cukup jauh dan karena gue merasa gak percaya diri juga sama tampang gue. Gue mikirnya, mana ada sih cewe yang bakal tertarik sama anak laki-laki gemuk, kerja masih serabutan, suka nonton one piece. Gue juga gak ngasih tau nama asli gue saat itu. Ya, gue memang salah besar disitu. Gue juga tau mungkin kalau dia membaca tulisan ini sampai paragraf ini saja, dia pasti akan kembali ingat rasa sakit karena dibohongi oleh gue. Baca cerita ini sampai akhir ya.

Karena semakin nyaman dan perasaan ini semakin tumbuh, akhirnya gue memutuskan untuk jujur ke perempuan ini. Gue jujur atas semuanya. Gue minta maaf abis-abisan sambil ngejelasin kalau gue ga ada perasaan sama dia, gue ga akan jujur dan ngasih tau semuanya tentang gue yang sebenarnya ini. Gue yang saat itu udah pasrah kalau perasaan cinta gue akan hilang bersama dengan perginya perempuan ini, ternyata gue malah di kasih kesempatan kedua oleh dia. Diluar dugaan gue, dia gak blokir gue dan tetap masih balas chat gue. Meskipun ya balasan chat dia gak seantusias sebelumnya sih.

Setelah jujur-jujuran, gue sebenernya ga ngasih tau secara langsung siapa diri gue sebenarnya. Tapi gue ngasih ngasih clue yaitu mrbutong lewat kaskus ini. Dan gak sampai 10 menit dia akhirnya nemu instagram gue dong. Cewek emang hebat banget ya. Atau mungkin karena guenya aja yang gak pandai menjaga privasi diri di sosial media ya. Lalu semuanya berubah saat dia satu siapa gue yang sebenarnya.

Kenapa gue bisa bilang dia berubah? Rasanya beda aja gitu. Dia gak seantusias seperti sebelumnya. Chat dari gue dibalas dengan seadanya. Bahkan dia gak nanya balik ke gue. Ya meskipun dulu juga waktu dia nanya ke gue seperti 'Lagi ngapain kak?', gue pasti jawabnya lagi tiduran di kamar karena emang malam-malam gue jarang keluar dan lagi corona juga sih. Tapi ya, hal kecil itu hilang dari dia. Seolah-olah dia ga perduli sama gue lagi.


Meskipun begitu adanya, ketika gue lagi cerita tentang diri gue, pengalaman gue dan sebagainya ke dia, dia juga akhirnya cerita sedikit demi sedikit tentang diri dia. Well, PDKT ini ternyata masih bisa berlanjut pikir gue. Dan ya, semakin hari dilewati dengan chat-chat singkat seperti kuis bersamanya ini, gue malah makin-makin mendalam rasa cintanya. Padahal bisa dibilang gue sebenernya lebih suka sama cewe yang cerewet sih ketimbang pendiem. Yang gue rasain mah dia ini sebenernya cerewet tapi masih di tahan-tahan sifat aslinya karena mungkin dia emang belum ada rasa sama gue dan atau mungkin masih sedikit kecewa sama gue karena pernah dibohongin.

Hal yang gue khawatirin saat PDKT sama dia adalah karena dia itu sangat cantik luar biasa, gue yakin bukan cuman gue doang yang lagi berusaha buat dapetin hati dia. Dan bener aja, menurut pengakuan dia sih setidaknya ada 3 orang lain selain gue yang lagi ngejar-ngejar dia. Bedanya mungkin mereka lebih dekat dengan dia. Dekat satu kota, dekat kenalnya dan mungkin juga dia merasa lebih dekat dengan mereka-mereka ini. Belum lagi godaan sang mantan yang belum terlalu lama putus dengannya. Memikirkan para pesaing gue ini kadang membuat gue frustasi sekaligus sangat bersemangat buat ngejar dia. Gatau kenapa.

Akhirnya hal yang gue lakuin adalah lebih sering ngechat dia, mungkin kasih perhatian lebih, ya usaha-usaha kecil yang semoga saja dilihat lebih nilainya sama dia. Tapi tetap saja, kalau nyatanya dia ga suka gue, gue bisa apa. Mungkin bukan ga suka sih, tapi lebih ke belum. Semoga saja demikian.


Gue juga bingung sama diri gue sendiri. Kok bisa ya gue merasakan jatuh cinta yang sangat dalam ini ke orang yang bahkan belum pernah gue temui sebelumnya. Gue juga bahkan bisa merasa sakit hati sendiri karena dia. Meskipun gue yakin dia gak maksud bikin gue sakit hati sih. Guenya aja yang terlalu perasa dan lemah dan juga terlalu overthinking. Entahlah, rasanya seharian tanpa kabar dia membuat otak gue berfikir ini itu yang ujung-ujungnya membuat gue sakit hati sendiri. Jadi gak bisa tuh gue make strategi tarik ulur yang jadi gue ga chat dia dan mikir 'apa dia bakal chat gue duluan ya'. Engga-engga. Ga bisa. Kemungkinan dia bakal kangen dan nyariin gue masih sangat kecil.

Oh iya, gue juga paling seneng banget ketika dia minta tolong sesuatu ke gue. Rasanya gue kaya dibutuhin banget sama dia dan disitu gue merasa berguna. Karena kalau segala sesuatunya dia bisa lakuin sendiri, buat apa gue masuk ke kehidupannya bukan. Itukan gunanya pasangan, saling menutupi kekurangan pasangannya satu sama lain. Haduh, pasangan-pasangan apaan sih, jadian aja belum, dia suka sama gue aja belum tau.

Semakin hari gue semakin tau sifat asli dia, begitu pula dia yang tau sifat asli gue. Aneh ya, biasanya semakin orang tau sifat jelek dari orang lain biasanya kita akal jadi ilfil dan perlahan menjauh. Kok gue engga ya ke dia. Rasanya malah, semakin gue tau jeleknya dia, gue makin mau ngejaga dia dan nutupin kejelekannya itu. Gatau kenapa gue bisa mikir begitu.

Oh iya, gue dan dia akhirnya memutuskan buat pindah tempat chat dari Telegram ke Whatsapp. Ya siapa sih yang gak make Whatsapp sekarang. Dan ya mungkin Whatsapp jadi aplikasi yang paling sering kita buka sehari-hari bukan. Gue gak lupa buat jadiin kontak atau chat dari dia menjadi paling atas atau gue pinned biar selalu bisa fast respon meskipun gatau itu dinilai freak atau bahkan mungkin romantis. Pernah karena dia bales chatnya lama akhirnya gue main Mobile Legend di hp. Saat lagi main dan di tengah-tengah war dan gue make hero favorit gue dengan win rate besar, dia bales chat gue dan ga mikir panjang gue langsung buka chat panjang dia dan ngebalesnya saat itu juga. Saat gue buka ML gue lagi, hero gue udah mati dan gue dibacotin orang-orang 1 team. Untungnya saat itu masih bisa comeback dan menang. Hahahahaha, ternyata bucin tuh seseru ini rasanya.

Gue juga sering banget minta buat Video Call bareng dia. Meskipun kalau vc tuh pasti selalu di atas jam 12 malam dan berakhir dengan dia yang ketiduran atau dia yang nahan-nahan ngantuk terus akhirnya gue ga tega dan akhirnya udahan vcnya. Tapi gue sangat menikmat hal itu. Karena kalau karena bukan vc kaya begitu, darimana lagi gue bisa melihat senyumnya secara langsung atau ketawanya dia karena lelucon dari gue. Rasanya pengen setiap malam begitu hehe. Gue juga sering minta buat telponan sama dia kalau dia lagi keluar rumah. Pas telponan itu gue ga minta dia ngobrol atau ngomong sama gue sih. Gue cuman minta telponan sama dia saat dia lagi berkegiatan tuh biar rasanya apa ya, biar rasanya dekat aja gitu. Jadi seolah-olah gue ikut disetiap kegiatan dia. Sayangnya sering banget terhalangi sama yang namanya sinyal. Kesel sendiri juga gue kalau diganggu sama sinya begitu.

Sekarang ini, dia bukan hanya sekedar motivasi gue dalam hidup. Gue bahkan dengan berani menjadikan dia sebagai tujuan gue. Usaha jalur langitpun selalu gue kerahkan disetiap gue ngelaksanain tugas gue sebagai hamba. Jadi sekarang biar waktu saja yang menjawab. Apakah nantinya dia akan memilih gue atau yang lainnya kita sama-sama masih gatau. Tapi yang jelas gue tetap berusaha banget buat dapetin hati dia sembari memantaskan diri. Karena gue tau dia itu anak baik-baik yang bukan sekedar baik aja.

Takdir itu memang lucu ya, kok bisa hanya dengan bertemu orang baru kita bisa merubah diri kita. Ya dia telah merubah gue. Tentu saja merubah gue ke arah yang lebih baik. Dia bikin gue sadar akan banyak hal dan gue tau ini salah, tapi gue sangat berharap gue bisa sama dia for the rest of my life. Gue tau ini salah karena jika memang nantinya takdir berkata lain, gue pasti akan sangat kecewa. Kecewa sama takdir, kecewa sama dia dan bahkan kecewa sama diri gue sendiri. Pastinya juga akan butuh waktu yang lama lagi untuk memulihkan diri saat itu terjadi. Ya itukan kemungkinan terburuknya, kemungkinan terbaiknya adalah gue bisa sangat bahagia di dunia yang fana ini sebelum akhirnya kembali kepada-Nya.

Sebenernya memang sih level jatuh cinta tertinggi itu adalah saat itu mengikhlaskan atau merelakan dia bersama yang lain atau bukan bersama kita. Tapi yang namanya level tertinggi, ga semua orang bisa masuk atau melewatinya. Kadang ketika kita ga bisa melewati level tertentu, kita akan terus menerus di level yang sama sampai akhirnya kita mahir dan terbiasa. Barulah akhirnya kita bisa memasuki level tertinggi tersebut. Tapi jauh dilubuk hati yang paling dalam, kita semua pasti sangat ingin orang yang kita cintai itu bahagianya bersama kita, meskipun kita masih belum tau dengan cara apa membahagiakannya, tapi kita sangat ingin melakukannya bersamanya.

Hey kamu. Terima kasih ya telah menjadi alasan gue tersenyum emoticon-Smilie


Sekian.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
indrag057 dan 10 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh mrbutong
Jejak dulu gan
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Biasanya..

Klo happy ending.. ya happy ending aja..

Klo selain itu..
Nunggu sampai doi nikah, lalu bisa move on emoticon-Big Grin

Hati2 aja terjebak sm org yg salah emoticon-Big Grin
Lihat 3 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 3 balasan
Ane cuma bisa ikut bantu ngedoain semoga apa yang agan inginkan tercapai. Dan semoga agan dan gadis telegramnya bersatu πŸ™πŸ™πŸ™

Aamiin 😊😊😊
profile-picture
mrbutong memberi reputasi
Lihat 18 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 18 balasan
πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘
profile-picture
mrbutong memberi reputasi
Lihat 15 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 15 balasan
semoga pirus markonah cepat berlalu dan kalian bisa ketemuan gan
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Chat aja di m*chat, banyak cewek emoticon-Selamatemoticon-Wink
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
jangan coba coba maen anony tele nanti ketagihan🀣
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Tai lah..nulis panjang banget gak baik2
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
bohong awal dari hal yg menyakitkan gan, ane pun sbg cewe ga mau dibohongi karena itu pahit banget emoticon-Frown bayangin ya, lu udah percaya, bangun kepercayaan itu ga mudah apalagi sm org baru, eh malah diboongin
Lihat 17 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 17 balasan
bucin memang menyakitkan !! emoticon-Sorry
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Emang tele ada random chat ?
Lihat 3 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 3 balasan


GDP Network
Bolalob β€’ Garasi β€’ Historia β€’ IESPL β€’ Kincir β€’ Kurio β€’ Lokadata β€’ Opini β€’ Womantalk
Β© 2021 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di