embunsuci
TS
embunsuci
[LOVE LETTER 5]Untuk Bumi, Jangan Rapuh Jangan Menyerah Wahai Alam Semesta!



Tentang Bumi yang Semakin Rapuh dan Manusia yang Kian Angkuh!


Teruntuk Bumi .... Sebuah Kehidupan.

Bumi ... Kau yang kulihat pertama kali sebaik lahir ke dunia. Bumi ... Kau yang memberikan oksigen untukku bisa bernapas dan menyediakan segalanya untuk hidup.

Apa kabar Bumi? Semoga selalu kuat dan baik-baik saja. Terima kasih untuk mentari dan senja setiap harinya. Mentari yang menghangatkan dan senja yang meneduhkan.





Bumi ... Aku tau kau sedang marah, lantas berguncang dengan hebat. Kami malah mengatakan hal itu bencana bernama Longsor, Gempa, Banjir dan Tsunami. Padahal sebenarnya kau minta diperhatikan, minta perhatian dan meminta kami menjagamu dengan sebaik-baiknya. Namun kini kemarahanmu menjadi topik utama di televisi, koran, majalah dan di media sosial. Itukah caramu agar terbuka mata hati kami, Bumi? Ah, maafkan kami yang telah melupakanmu. Kami adalah manusia yang tak tahu diri.

Bumi ... Kamu lelah ya?
Maafkan kami yang tak mengerti kalau usiamu sudah senja, harusnya inilah saatnya kau bahagia. Tapi malah selalu terluka dan sakit.





Bumi kau bosan, ya? Menghadapi tingkah serakah manusia yang semakin jumawa. Ah, betapa aku selalu jatuh cinta padamu, Bumi. Sebuah karya maha sempurna yang tidak kan pernah bosan kumemandangmu. Karena aku pun bagian dari dirimu. Maaf kalau tubuhmu terus saja kami koyak. Kandunganmu terus saja kami kuras. Jangan pernah meninggalkan kami.





Aku tau harusnya kami tidak mengambil oksigen dengan serakah, hingga paru-parumu terluka dan sakit. Akhirnya tiada lagi kekuatan bagimu untuk menahan air mata yang menumpah ruah. Jangan marah jangan murka lagi.





Bumi, Aku rindu napas harummu ketika kuhirup udara di alam, di hutanmu yang tersembunyi ... Akankah masih ada lagi di masa mendatang? Entahlah, semoga saja. Mata-mata tajam yang kejam telah mengintip di sana, membuat ancaman yang hanya akan memakannya kemudian. Bumi, maafkan kami ... Sungguh maafkan kami.





Tetaplah berputar dengan senandung nyanyian penghuni alam. Kami akan coba merawatmu, menjagamu dan terus mencintaimu. Karena kita harus bersamaan dalam itu semua demi sebuah kehidupan. Di belakang sana masih banyak anak-cucu kami, yang mungkin membutuhkan rengkuhan hangat darimu, Bumi. Jangan hancur atau rapuh, kita pasti bisa kalau bersama.


Quote:



Bumi pertiwi ... Ibu dari semua makhluk. Tetaplah kuat jangan rapuh dan menyerah. Kita akan sama-sama merawatmu lagi, bernapas kembali.








Alam yang telah berubah menjadi beton, akan kita tanam lagi bersama dengan pepohonan yang menguatkan akar Bumi. Kau bahagia bukan? Tersenyum lah Bumiku sayang ....



Salam sayang untuk Alam
Di hati terdalam, di Bumi

Sumber : Opri
Pict By Pinterest dan Fb
Jancuk056adivaazzahratien212700
tien212700 dan 10 lainnya memberi reputasi
11
2.1K
22
Thread Digembok
Urutan
Terbaru
Terlama
Thread Digembok
Komunitas Pilihan