TS
.unicorn.
Mendukungnya Dan Berharap Lebih, Bolehkah?

Quote:
Well, untuk edisi kali ini aku kembali, membahas tentang Virus Covid-19 yang belum tuntas juga dibasmi, bahkan itu si covid sudah berulang tahun. Ya, kalian sudah tau bukan? Jika covid dan kecemasan nya sudah setahun lebih dikit dan mungkin bisa lebih banyak jika masih menyebar ke mana-mana.
Karena menurut kabar terdahulu, sekitar tanggal 31 Desember 2019, China melaporkan penyakit ini ke kantor WHO.
Dan pada hari Jumat pada tanggal 3 April 2020 kasus Covid-19 mulai melejit, bahkan sampai tembus di angka 1 juta, untuk selanjutnya kemudian kalian juga pastinya akan mengerti, bahwasanya virus tersebut menyebar ke seluruh negara-negara yang ada di dunia dan hingga kini masih menjadi sebuah keresahan, yang teramat dalam yang hingga kini tak jua kunjung merampung.
Well covid kamu mau bertahan sampai kapan ya?
wacananya ada di sini
Karena menurut kabar terdahulu, sekitar tanggal 31 Desember 2019, China melaporkan penyakit ini ke kantor WHO.
Dan pada hari Jumat pada tanggal 3 April 2020 kasus Covid-19 mulai melejit, bahkan sampai tembus di angka 1 juta, untuk selanjutnya kemudian kalian juga pastinya akan mengerti, bahwasanya virus tersebut menyebar ke seluruh negara-negara yang ada di dunia dan hingga kini masih menjadi sebuah keresahan, yang teramat dalam yang hingga kini tak jua kunjung merampung.
Well covid kamu mau bertahan sampai kapan ya?

wacananya ada di sini
Spoiler for dokumen pribadi:

Quote:
Saat ini salah satu keluarga aku berada di rumah sakit dan sedang berjuang, untuk melenyapkan si covid dari dalam tubuhnya tersebut.
Agak sedikit panik dan merasa sedih pastinya sih, namun bagaimana lagi. Sudah jalannya Keluarga kami harus berkenalan dengan si covid. Dan ternyata civid bagiku tidak cantik namun menggemaskan sekali.
Awalnya sih hanya demam biasa, namun tiba-tiba pernafasan nya bermasalah, menurut dokter awalnya adalah infeksi jantung, namun setelah di sueb, hasilnya dinyatakan bahwasanya dia masuk kategori pasien covid. Kami semua pada akhirnya harus di sueb di rumah dan akhirnya di karantina mandiri, mulai dari saat dia masuk rumah sakit, sampai sekarang pun, kami di jauhkan dari semua masyarakat. Aktivitas hanya berada di dalam rumah saja. Dan kalian pastinya tau betapa itu sangat menjemukan sekali berada terkunci di dalam rumah itu.

Dan masalah makanan, jangan tanyakan, kami bahkan belom stok makanan lalu bagaimana dengan hari keesokannya? Makan angin yuk bareng bareng.

Ya karena gakda yang berani menyentuh rumah kami apalagi mengantarkan makanan, so ancem aja ketua rt, kalau gakda makanan maka kami akan melewati batas garis line dan mencari makanan, sebab kaga lucu juga kalau meninggal karena kelaparan.

Lalu bagaimana dengan kabarnya vaksin Covid-19 yakni si Sinovac? Untuk apa sih vaksin tersebut? Dan apakah mampu mengurangi penyebaran dari virus covid-19?
Spoiler for dok pri:
Agak sedikit panik dan merasa sedih pastinya sih, namun bagaimana lagi. Sudah jalannya Keluarga kami harus berkenalan dengan si covid. Dan ternyata civid bagiku tidak cantik namun menggemaskan sekali.
Awalnya sih hanya demam biasa, namun tiba-tiba pernafasan nya bermasalah, menurut dokter awalnya adalah infeksi jantung, namun setelah di sueb, hasilnya dinyatakan bahwasanya dia masuk kategori pasien covid. Kami semua pada akhirnya harus di sueb di rumah dan akhirnya di karantina mandiri, mulai dari saat dia masuk rumah sakit, sampai sekarang pun, kami di jauhkan dari semua masyarakat. Aktivitas hanya berada di dalam rumah saja. Dan kalian pastinya tau betapa itu sangat menjemukan sekali berada terkunci di dalam rumah itu.

Dan masalah makanan, jangan tanyakan, kami bahkan belom stok makanan lalu bagaimana dengan hari keesokannya? Makan angin yuk bareng bareng.

Ya karena gakda yang berani menyentuh rumah kami apalagi mengantarkan makanan, so ancem aja ketua rt, kalau gakda makanan maka kami akan melewati batas garis line dan mencari makanan, sebab kaga lucu juga kalau meninggal karena kelaparan.

Lalu bagaimana dengan kabarnya vaksin Covid-19 yakni si Sinovac? Untuk apa sih vaksin tersebut? Dan apakah mampu mengurangi penyebaran dari virus covid-19?
Quote:

Setelah banyak membaca banyak artikel, pada akhirnya aku mengetahui, bahwasanya vaksin sinovac tersebut belum dikatakan mampu untuk mengerem penyebaran dari virus covid-19, karena vaksin tersebut hanya berkisaran di angka yang belom menunjukkan angka kesempurnaan.
So menurut beritanya pada artikel inibahkan di Brazil angkanya lebih merosot lagi.
Menurut aku hal ini di karenakan vaksin ini lebih mampu bekerja, kepada para pasien dengan gejala ringan saja, untuk yang bergejala berat belum bisa di hancurkan virusnya. Apalagi antibodi dari pasien tersebut sedang tidak bagus, maka akan kesulitan untuk bebas melampauinya.
Sebab indikasi dari vaksin sinovac tersebut hanya bersifat mematikan pertumbuhan virus, melawannya untuk membentuk sebuah kekebalan dalam tubuh. Bukan merupakan obat yang menghancurkan virus dan melumpuhkannya.
Well pada intinya belom bisa menahan atau mengerem, jumlah pertumbuhan dari covid-19 dong! Sebenarnya sih bisa, tergantung kepada kekuatan dari pasien tersebut, bisa ataupun tidak. Sebab vaksin sinovac tersebut masih berada di level yang belom sempurna 💯%
Bukan gagal secara keseluruhan, namun hanya saja bisa mengurangi namun tidak sampai kepada harapan pastinya.
Quote:

Menurut artikel yang aku baca dari CNBC Indonesia
bahwasanya pengujian vaksin sinovac yang dilakukan oleh para manula atau lansia yang berusia di atas 60 tahun ini dinyatakan aman dan stabil.
Terbukti dengan melibatkan 422 orang berusia 60 tahun ke atas. Vaksin ini bisa begitu ramahnya masuk ke dalam tubuh para lansia, bahkan para partisipan tidak memiliki dampak setelah menerima penyuntikan tersebut walaupun berada pada gejala ringan ataupun sedang.
Well jadi ada gunanya juga tuh vaksin ya :tepar
Untuk vaksin sinovac dari cina ini akhirnya menjadi perdebatan saat vaksin tersebut di hubungkan dengan vaksin dari Amerika. Well sekilas cuplikan dari hasil penelitian nya tersebut.







So jika dikatakan apakah aku setuju untuk pemberian vaksin sinovac tersebut? Ya aku setuju saja, toh demi kebaikan bersama bukan? Soal hidup dan kematian kembali lagi kepada takdir, sebab jika kita sudah berusaha semaksimal mungkin, namun jika Allah sudah menghendaki yang lainnya, maka tidak akan mungkin bisa kita menolaknya bukan?
So lakukan saja apa yang seharusnya dilakukan, semoga saja semua yang dilakukan pemerintah, bisa menghasilkan sesuai yang telah diharapkan, cos mencoba adalah pilihan terbaik daripada tidak mencobanya sama sekali, sebab akan melahirkan rasa penasaran karena tidak pernah mencobanya sama sekali. Dan akan menyesal jikalau nantinya vaksin tersebut benar-benar bisa berhasil dengan baik.
Wish all the best lah..
Opini pribadi
Diubah oleh .unicorn. 05-02-2021 14:09
User telah dihapus dan 4 lainnya memberi reputasi
5
1.5K
Kutip
5
Balasan
Komentar yang asik ya
Urutan
Terbaru
Terlama
Komentar yang asik ya
Komunitas Pilihan