- Beranda
- Komunitas
- News
- Berita dan Politik
Heran dengan Laporan Muannas terhadap Mbak You, Arief Poyuono: Jangan Bikin Kisruh!


TS
the.commandos
Heran dengan Laporan Muannas terhadap Mbak You, Arief Poyuono: Jangan Bikin Kisruh!
Mantan politisi Partai Gerindra, Arief Poyuono mengkritik Ketua Umum Cyber Indonesia, Muannas Alaidid.
Kritik tersebut terkait pernyataan Muannas yang ingin melaporkan Mbak You mengenai ramalannya bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan dilengserkan di 2021.
Arief merasa heran mengapa hal yang seperti itu sampai ingin dilaporkan ke pihak kepolisian.
Menurutnya, ramalan adalah sesuatu yang belum pasti kebenarannya akan terjadi. Arief mengibaratkannya seperti meramal kode togel.
“Mau lapor lagi... Waduh...muanas muanas Yg namanya ngeramal keadaan itu sama dgn ngeramal kode togel... Kadang benar kadang meleset...” tulis Arief seperti dikutip Pikiranrakyat-Depok.com pada Selasa, 19 Januari 2021 dari akun Twitter @bumnbersatu.
Dalam cuitan yang sama, Arief menyampaikan pesan pada Muannas agar tidak membuat keadaan tambah gaduh dan panas.
“Jgn bikin tambah kisruh dan panas...” ucapnya.
Sebelumnya, Muannas Aladid membubuhkan kritik atas pernyataan Mbak You terkait ramalannya itu.
Ia menilai bahwa Mbak you sah untuk ditangkap oleh polisi lantaran ramalannya itu mengandung provokasi dan hasutan.
“Tangkap! Ini persis kasus haikal tdk bisa dibela dg alasan mimpi, pun si peramal tdk bisa dibela pakai alasan ramalan tapi ini provokasi & hasutan @DivHumas_Polri,” ujar Muannas.
Muannas menegaskan tidak masalah apabila Mbak You ingin menjadi peramal.
Akan tetapi, menurutnya, pernyataan Mbak You dalam ramalannya tersebut dapat mengadu domba masyarakat.
“Mau jd dukun silahkan, jd peramal apapun boleh aja tapi kalo smp bebas buat pernyataan dipublikasikan Bhw ‘Th 2021 Jokowi lengser, terjadi kerusuhan, penjarahan & kekacauan’ Ini kebencian dan adu domba masy,” kata Muannas.
Selain itu, ia meminta pihak berwajib untuk menggali keterangan soal siapa pihak di balik Mbak You.
“Tangkap & mintai keterangan siapa yg ngajarin & dibelakang MY ini?” tuturnya
https://depok.pikiran-rakyat.com/nas...h-kisruh?page3
Heran kenapa heran
Kritik tersebut terkait pernyataan Muannas yang ingin melaporkan Mbak You mengenai ramalannya bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan dilengserkan di 2021.
Arief merasa heran mengapa hal yang seperti itu sampai ingin dilaporkan ke pihak kepolisian.
Menurutnya, ramalan adalah sesuatu yang belum pasti kebenarannya akan terjadi. Arief mengibaratkannya seperti meramal kode togel.
“Mau lapor lagi... Waduh...muanas muanas Yg namanya ngeramal keadaan itu sama dgn ngeramal kode togel... Kadang benar kadang meleset...” tulis Arief seperti dikutip Pikiranrakyat-Depok.com pada Selasa, 19 Januari 2021 dari akun Twitter @bumnbersatu.
Dalam cuitan yang sama, Arief menyampaikan pesan pada Muannas agar tidak membuat keadaan tambah gaduh dan panas.
“Jgn bikin tambah kisruh dan panas...” ucapnya.
Sebelumnya, Muannas Aladid membubuhkan kritik atas pernyataan Mbak You terkait ramalannya itu.
Ia menilai bahwa Mbak you sah untuk ditangkap oleh polisi lantaran ramalannya itu mengandung provokasi dan hasutan.
“Tangkap! Ini persis kasus haikal tdk bisa dibela dg alasan mimpi, pun si peramal tdk bisa dibela pakai alasan ramalan tapi ini provokasi & hasutan @DivHumas_Polri,” ujar Muannas.
Muannas menegaskan tidak masalah apabila Mbak You ingin menjadi peramal.
Akan tetapi, menurutnya, pernyataan Mbak You dalam ramalannya tersebut dapat mengadu domba masyarakat.
“Mau jd dukun silahkan, jd peramal apapun boleh aja tapi kalo smp bebas buat pernyataan dipublikasikan Bhw ‘Th 2021 Jokowi lengser, terjadi kerusuhan, penjarahan & kekacauan’ Ini kebencian dan adu domba masy,” kata Muannas.
Selain itu, ia meminta pihak berwajib untuk menggali keterangan soal siapa pihak di balik Mbak You.
“Tangkap & mintai keterangan siapa yg ngajarin & dibelakang MY ini?” tuturnya
https://depok.pikiran-rakyat.com/nas...h-kisruh?page3
Heran kenapa heran
0
761
24


Komentar yang asik ya
Urutan
Terbaru
Terlama


Komentar yang asik ya
Komunitas Pilihan