CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Story / ... / Stories from the Heart /
TEROR DI GUNUNG ARJUNO (Zombie Apocalypse, Drama, Action)
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/600e40ef2637722e156275dc/teror-di-gunung-arjuno-zombie-apocalypse-drama-action

TEROR DI GUNUNG ARJUNO (Zombie Apocalypse, Drama, Action)

TEROR DI GUNUNG ARJUNO (Zombie Apocalypse, Drama, Action)

Sugeng Enjang/Siang/Sonten/Ndalu emoticon-Angpau kali iki TS akan menerbitkan cerita SFTH sing ke 38 yaitu TEROR DI GUNUNG ARJUNO, bagi pecinta trit horor ojo ngira cerita sing gua terbitkan seputar hantu seperti Tante Kunti atau makhluk halus penghuni gunung lainnya lho karena cerita iki adalah cerita Zombie kedua gua setelah KAMI YANG (MASIH) SELAMAT emoticon-Big Grin

NOTE : IKI BUKAN PREQUEL, SEKUEL ATAUPUN SPIN OFF KAMI YANG (MASIH) SELAMAT KARENA CERITANE WIS BEDA TOTAL. emoticon-Big Grin

Tanpa basa basi meneh TS persembahkan..... tadaaaaaa emoticon-Ultah

TEROR DI GUNUNG ARJUNO (Zombie Apocalypse, Drama, Action)

PROLOGUE

YOGYAKARTA, 22 JUNE 2022

18:00

Pada suatu hari di kota Yogyakarta dua mahasiswi S2 & S3 jurusan hukum UGM yang bersahabat sejak SD yaitu Chelsea Islan dan Julie Estelle makan bersama di kos mereka, mereka pun berbicara soal rencana mendaki gunung Arjuno "Eh Chelsea, bagaimana kalau kita mendaki gunung Arjuno?, pemandangannya paling bagus kalau melihat matahari terbit"

"Wah boleh juga tuh, tapi gua harus sidang tesis esok hari"

"Ya udah setelah sidang selesai kita langsung ke Gunung Arjuno dari kos kita"

"OK, gua udah ajak si Pevita dan Abim untuk bersama kita"

'Oh pasangan Mapala UGM yang jago karate itu ya?"

"Yup"

Mereka pun berpisah kamar setelah mencuci piring bekas makan mereka karena Chelsea harus belajar untuk sidang tesis, setelah selesai belajar Chelsea pun tidur pada pukul 20:00 sedangkan Julie baru tidur pada pukul 21:30 karena sudah siapkan pakaian baru di ransel miliknya.

UGM, 23 JUNE 2022

09:00

Sidang sudah selesai dengan lulusnya tesis Chelsea dan Pevita Pearce serta Abimana Aryasatya (selaku teman teman Chelsea) tanpa perbaikan, mereka merayakannya dengan pergi ke Gunung Arjuno setelah berganti pakaian di kos masing masing dengan mobil Nissan Navara milik Abimana, perjalanan berlangsung selama berjam jam karena di perbatasan Jawa Tengah dan Jawa Timur terjadi kepadatan antrian gerbang tol.

MALANG-PASURUAN BORDER

20:00

Mereka pun tiba di perbatasan Malang-Pasuruan, mereka pun beristirahat di hotel melati tentu saja di kamar masing masing selama semalam, mereka akan melanjutkan perjalanan ke gunung Arjuno.

TO BE CONTINUED

INDEX

Spoiler for MAIN CHAPTER:


Spoiler for BEFORE OUTBREAK STORY & OUTBREAK STORY:


Spoiler for SURVIVAL STORY FROM SUPPORT CHARACTER PERSPECTIVE:


Spoiler for AFTERMATH STORY FROM MAIN, SUPPORT & OTHER CHARACTER PERSPECTIVE:


Spoiler for PROFILE:


Spoiler for EPILOGUE:


Spoiler for SIDE STORY SEASON 1:


Spoiler for SIDE STORY SEASON 2:


Spoiler for CHARACTER:
profile-picture
profile-picture
profile-picture
OkkyVanessaM dan 16 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh smersh64
Halaman 1 dari 3

CHAPTER 1

MOUNT ARJUNO, 24 JUNE 2022

08:00-12:00

Julie dkk segera melanjutkan perjalanan ke gunung Arjuno dengan riang gembira, sesampainya di Gunung Arjuno mereka segera mendaki gunung menuju Pos 1 sambil bercanda, sesampainya di Pos 1 mereka tidak menemukan siapa siapa kecuali dua orang penjaga Pos 1 yang kemungkinan pingsan "Astaga! itu penjaga pos 1!" seru Pevita

Mereka segera mengecek keadaan penjaga Pos 1 secara menyeluruh "Ada luka gigitan di leher mereka!"

"Ya Tuhan, siapa yang tega menggigit mereka?"

"Ada mayat di dalam Pos 1!" seru Pevita karena melihat jenazah yang terpenggal kepalanya di dalam pos 1

Julie dan Chelsea serta Abimana segera memeriksa dan ternyata benar "Abim, mungkinkah sebelum dipenggal orang itu menggigit penjaga Pos 1?"

"Gua tidak tahu Pev"

"Kita harus balik ke Jogja, ini sudah mulai tidak beres kondisinya"

Ketika mereka akan turun gunung ke mobil Abimana untuk kembali ke Yogyakarta saat itulah penjaga pos 1 tiba tiba bangun serta mata, hidung dan mulutnya keluar darah "Bangshat!, apa apaan ini?!" umpat Abimana dalam hati sambil bersiap mempertahankan tim tersebut dari serangan

Penjaga Pos 1 yang tiba tiba bangun dan bangkit itu berjalan perlahan mencoba menyerang tim pendakian, tiba tiba terdengar tembakan dari jarak 50 meter yang menewaskan dua penjaga Pos 1 di kepala.

Lalu sekelompok turis mancanegara bersenjata M16A4 serta FN FAL dan Heckler & Koch MP7A1 mengepung Pos 1, Julie dkk segera mengangkat tangan mereka ketika pemimpinnya menodongkan senjata sambil bertanya "Apa kalian digigit?"

"Tidak, kami tidak digigit" jawab Julie dan Abimana sambil diperiksa anak buah si pemimpin

Anak buah si pemimpin yang selesai memeriksa Julie dkk pun melapor "Pak, mereka semua bersih dari luka gigitan"

"Yakin?"

"Yakin Pak"

"Ikuti kami ke Kamp White Tiger!" seru sang pemimpin rombongan turis bersenjata setelah memastikan Julie dkk bersih dari luka gigitan penjaga Pos 1 yang mereka bunuh

Tim Pendaki segera mengikuti rombongan turis bersenjata ke Kamp turis bersenjata yang berupa perkampungan yang sudah ditinggalkan penghuninya serta bernama Kamp White Tiger, setibanya di sana mereka segera disambut Komandan Kamp "Survivor, senang bertemu dengan kalian"

"Ada apa ini sebenarnya?" tanya Chelsea pada Komandan Kamp

"Wabah Mayat Hidup, berawal dari salah satu warga desa setempat terinfeksi virus Formosa yang ditularkan melalui gigitan anjing liar yang juga terinfeksi virus itu, alhasil seluruh desa itu lumpuh total, kami yang selamat dari wabah itu segera membentuk Survivor Squad untuk mencari dan menyelamatkan orang orang yang tidak tergigit oleh Mayat, jika ingin info lebih lanjut soal virus itu kami akan berikan segera"

"Bagaimana dengan keluarga kalian?, apa ada yang selamat dari gigitan Mayat?"

"Sayangnya salah satu survivor kehilangan seluruh keluarganya karena dimakan makhluk bangshat itu, tentu bukan aku, Daniel, Andrew ataupun Tom misalnya melainkan Harry"

Chelsea masih tidak percaya dengan apa yang ia dengar ketika Julie dan Pevita serta Abimana mulai mengetahui informasi soal wabah mayat hidup dari Komandan Kamp.

Julie yang menyesal karena mengajak sahabatnya dan kedua pasangan Mapala UGM ke Gunung Arjuno yang ternyata telah dipenuhi mayat hidup pun membatin "Seandainya gua tidak mengajak Chelsea dan Abim serta Pevita ke sini pasti kami akan terhindar dari mayat hidup dan merayakan pesta kelulusan di Kota Yogyakarta dengan makan makan di restoran"

SUPPORTING CHARACTER PART 1

Spoiler for WHITE TIGER CAMP COMMANDER:


Spoiler for ANDREW GARFIELD:


Spoiler for TOM HOLLAND:


Spoiler for DANIEL RADCLIFFE:

CHAPTER 2

WHITE TIGER CAMP, MOUNT ARJUNO

18:00

Saat makan malam tiba Julie yang hanya mengambil sedikit nasi dan lauk sepotong tahu pun makan dengan terlalu pelan sedangkan Chelsea makan dua porsi mie goreng Indomie yang dibuatnya "Kok sedikit sekali lauk dan nasinya?" tanya Komandan Kamp

"Perut saya lagi tidak enak" jawab Julie setengah berbohong

Komandan Kamp pun tersenyum mendengar jawaban Julie lalu ia pun memperkenalkan dirinya "Namaku Iko Uwais, aku dan keluargaku sedang berlibur di gunung ini dari tanggal 15 Juni sebelum wabah mayat hidup sialan itu terjadi pada tanggal 20 Juni lalu, kau pasti Julie Estelle yang tampil membela rakyat kecil yang terlibat sengketa tanah dengan WN Malaysia pengusaha restoran di PN Yogyakarta"

"Hah?! jadi wabah itu terjadi sejak tanggal 20 Juni yang lalu?!, sialan kok gua makin setolol ini ya?!" umpat Julie dalam hati sambil mengutuki diri sendiri

Lalu Julie pun bertanya lagi pada Komandan Kamp "Dimana keluarga Bapak?"

"Ini istriku yang sedang makan di sampingku dan ini kedua putriku yang sedang main HP karena sudah makan banyak roti pemberian istriku"

"Halo, namaku Emma Watson kau pasti pengacara di LBH wilayah Yogyakarta" ucap istri Komandan Kamp sambil bersalaman dengan Julie

"Senang bertemu dengan Anda semua"

"dan kau pasti Chelsea Islan, kau juga bekerja di LBH yang sama dengan Julie?"

"Tentu, senang berkenalan dengan Anda, Bu Emma"

"Ini anggota survivorku yang kusebut namanya tadi siang serta keluarganya, mereka juga berlibur bersama kami sebelum wabah ini melanda tempat ini"

"Hai anak baru, senang melihat kalian selamat dari gigitan Mayat" sapa salah satu anggota survivor yang bernama Arifin Putra

"Aku Andrew Garfield, ini tetanggaku Daniel Radcliffe, Jesse Eisenberg, Tom Holland serta teman kami Harry Styles dan Arifin Putra, kami juga liburan di tanggal 15 Juni sama dengan Pak Iko sebelum wabah mayat hidup melanda Gunung Arjuno ini, Daniel, aku, Jesse serta Tom dan Zendaya yang siang tadi menyelamatkan kalian dari penjaga Pos 1 yang berubah jadi Mayat"

"Terima kasih, kalian telah menyelamatkan kami"

Perkenalan malam ini berlangsung hangat mengingat Julie dkk mengalami hal mengerikan serupa dengan para survivor pimpinan Komandan Kamp, sebagai survivor yang senasib dengan Julie dkk mereka juga menceritakan hal yang sama pada Julie serta Chelsea dan Pevita sedangkan Abimana sibuk makan mie rebus Indomie Soto buatannya sendiri.

Julie dan Chelsea juga berkenalan dengan Zendaya selaku istri Tom dan Bonnie Wright, setelah makan malam Julie pun tidur di salah satu rumah yang juga di tempati Chelsea, mereka akan menjaga kamp pada esok harinya saat Komandan Kamp dan kelompok survivor lainnya mencari warga sipil yang selamat untuk dievakuasi ke kamp White Tiger.

25 JUNE 2022

WHITE TIGER CAMP, MOUNT ARJUNO

04:50

Julie dan Chelsea pun terbangun karena mimpi buruk mereka, mereka pun keluar rumah dan melihat istri Komandan Kamp "Julie?, apakah kau dan Chelsea mimpi buruk?"

"Ya Bu, kami mimpi buruk"

"Kasihan sekali kalian, pasti karena kejadian kemarin siang"

"Ya Bu, mengerikan sekali siang kemarin"

"Turut prihatin"

Mereka pun terdiam dalam waktu 1 menit lalu Julie pun bertanya pada istri Komandan Kamp "Bu, coba ceritakan bagaimana Ibu dan Pak Iko bertemu"

"Kami bertemu pada acara seni ketoprak di Balai Desa Bantul Yogyakarta 15 Januari 2021, saat itu Iko kelihatan sangat tertekan karena perceraian dengan istri pertamanya pada 28 Desember 2020 meski ia dengan ramah menyapaku dan memperkenalkan dirinya sesopan mungkin.

Dia ceritakan soal perceraiannya padaku sebelum acara Ketoprak dimulai, sejak saat itu kami akrab satu sama lain bahkan anak anaknya dekat denganku, kami lalu menikah pada awal Maret 2021 di Singapura saat Iko mendapat cuti selama 15 hari"

"Kenapa Pak Iko sampai bercerai dengan istri pertamanya?"

"Mantan istrinya adalah ilmuwan virologi di fasilitas rahasia Kementerian Kesehatan, dia dan tim virologi diperintahkan Menteri Kesehatan mengerjakan suatu proyek virus sejak tahun 2017 dan menguji coba virus tersebut pada anjing keluarga seperti Golden Retriever setelah proyek virus selesai dibuat pada 18 Februari 2022"

"Hah?!"

"Semula Iko menduga mantan istrinya berselingkuh karena sering menyembunyikan isi pesan dari HPnya, akan tetapi setelah ia bongkar isi pesan tersebut ternyata mantan istrinya terlibat proyek virus itu, ributlah mereka"

"Menteri Kesehatan bangshat!, dia sudah sangat sakit jiwa!" umpat Julie dalam hati lalu ia pun bertanya lagi "Apakah proyek virus itu yang menyebabkan tragedi ini?"

"Ya, informan Iko yang bernama Reza Rahadian dan Iqbal Ramadhan yang juga ilmuwan virologi menceritakan proyek virus F yang ternyata adalah Formosa (sejenis virus strain rabies buatan mantan istri Iko), mereka juga menceritakan kebiadaban Menteri Kesehatan yang melepas berberapa anjing Golden Retriever dan Lab Retriever yang disuntik virus Formosa oleh mantan istri Iko ke hutan gunung Arjuno.

Mereka tidak tahan lagi dengan kebiadaban Menteri Kesehatan, mereka juga dipaksa berpartisipasi dalam pengembangan virus oleh menteri sakit itu pada pertengahan tahun 2019 meski hanya sebagai analis dengan diancam dibunuh jika tidak mau ikut.

Itu sebabnya mereka melarikan diri dari fasiltas rahasia Kementerian Kesehatan di Kota Malang dan membeberkan semuanya pada Iko termasuk memberikan bukti foto dan video serta dokumen pengembangan virus dan video penyuntikan virus pada hewan percobaan s/d pelepasan anjing yang telah disuntik virus Formosa sejak tanggal 19-20 Februari 2022 pada tanggal 3 Maret 2022 di rumah kami.

Sebagai imbalannya POLRI melindungi Reza dan Iqbal di Rutan Bareskrim atas permintaan mereka sendiri, mereka juga memperingatkan Iko untuk berhati hati jika liburan ke Gunung Arjuno bersama aku dan anak anak Iko"

"Benar benar bangshat ya menteri sakit ini!, kenapa dia dan mantan istri Iko tidak ditangkap dari tahun 2017?!" batin Julie dengan sangat kesal

"Bagaimana nasib anak anak Pak Iko setelah perceraian mereka?" tanya Chelsea pada istri Komandan Kamp

"Anak anaknya ikut dengan Iko dan aku, kami merawat mereka dengan cinta dan kasih sayang, Iko adalah mantan Komandan Tim Densus 88 yang pensiun sejak pertengahan Mei 2022"

"Oh jadi Pak Iko dulunya polisi ya?"

"Benar sekali dan aku Dokter Hewan di daerah Bantul Yogyakarta"

Julie dan istri Komandan Kamp yang ternyata dokter hewan pun cepat akrab begitu juga Chelsea, mereka pun baru makan pagi ketika Komandan Kamp serta anak anaknya, kelompok survivor pimpinan Komandan Kamp dan anggota tim pendaki pimpinan Julie-Chelsea bangun pukul 05:10.

08:00

Komandan Kamp pun mengajarkan Julie dan Chelsea menggunakan senjata api untuk menjaga kamp "Ini Heckler & Koch MP7A1, sebenarnya aku ingin memberi kalian M16A4 serta FN FAL tapi senapan serbu serta senapan tempur itu hentakan tolak balik terlalu kuat ketika ditembakkan dan dimensinya terlalu besar untuk disandang oleh kalian, buka pengamannya, masukkan magazin serta kokang dan tembak ke arah kepala target"

Chelsea dan Julie segera mengikuti instruksi Komandan Kamp lalu setelah selesai menghabiskan peluru sebanyak 40 peluru di magazin dengan mode semi otomatis dan otomatis mereka segera mendapat ucapan selamat dari Komandan Kamp "Selamat, kalian cepat sekali dalam belajar senjata api"

"Terima kasih Pak Iko"

"Sekarang giliran teman teman kalian, ayo kalian berdua"

Julie dan Chelsea melihat Pevita dan Abimana dilatih menembak dengan menggunakan FAL dan MP7A1, pada pukul 09:05 Pevita dan Abimana selesai berlatih menembak, mereka diberi tugas untuk menjaga Kamp White Tiger serta keluarga Komandan Kamp oleh Komandan Kamp selama ia dan tim Survivor pergi mencari logistik dan warga sipil yang selamat dari wabah dengan menyisakan Tom, Daniel, Bonnie dan Zendaya selaku anggota tim survivor pimpinan Komandan Kamp untuk menjaga gerbang Kamp.

SUPPORTING CHARACTER PART 2

Spoiler for WHITE TIGER CAMP COMMANDER WIFE:


Spoiler for ZENDAYA, BONNIE WRIGHT & EVANNA LYNCH:


Spoiler for HARRY STYLES:


Spoiler for ARIFIN PUTRA:


Spoiler for JESSE EISENBERG:

CHAPTER 3

10:00-11:30

Komandan Kamp dan 4 anggota survivor pimpinannya (Andrew, Jesse, Arifin & Harry) sedang membunuh Mayat yang mencoba menyerang dua warga sipil berusia 12-14 tahun serta anak anjing peliharaan mereka dengan M16A4 serta FAL milik masing masing "Cepat bawa anak anak dan anak anjing itu!" perintah Andrew pada Harry dan Arifin sementara ia dan Jesse berusaha menghabisi puluhan Mayat dan anjing Golden Retriever yang terinfeksi virus Formosa.

Setelah berhasil mengevakuasi dua warga sipil dan anak anjing mereka segera menuju kamp White Tiger dan mengkarantina warga sipil yang selamat dengan larangan keluar dari kamp tanpa pengawasan.

Tom dan Daniel yang notabene adalah pemburu profesional sekaligus pengasuh anak segera menemani warga sipil di rumah mereka begitu diperintahkan oleh Komandan Kamp sementara anak anjing German Sheperd peliharaan yang bersangkutan diperiksa oleh istri Komandan Kamp untuk memastikan tidak terinfeksi virus Formosa.

Begitu diperiksa sampel darah anak anjing tersebut istri Komandan Kamp pun bersyukur karena tidak ditemukannya virus Formosa, Julie langsung memberi makan sang anak anjing tersebut dengan sisa bakso mentah ukuran kecil yang diambilnya dari dapur utama tanpa diminta.

15:00

"Namanya Marlon Brando, anak anak itu pasti penyuka aktor jaman dulu"

"Ya Dokter Emma, mereka sangat suka dengan...."

Tiba tiba anak anjing itu menyalak keras pertanda bahaya mendekat, Daniel yang terkejut melihat puluhan anjing Lab Retriever yang terinfeksi virus Formosa datang mendekati Kamp White Tiger dari jarak 3000 meter pun segera memerintahkan Bonnie dan Tom serta Evanna untuk menembak anjing anjing itu "Tembak!"

Senapan mesin berat M2HB serta Kord dan senapan mesin sedang FN MAG segera memuntahkan ratusan peluru yang semuanya mengenai anjing anjing yang berubah jadi Mayat karena terinfeksi virus jahanam itu, setelah dipastikan tewas Daniel pun segera melapor ke Komandan Kamp "Pak Iko, anjing anjing itu datang untuk menyerbu Kamp ini"

"Aku tahu Dan, mungkin 15 menit lagi kita akan bakar bangkai anjing anjing itu"

"Pak, bangkai anjing anjing yang kami tembak itu ada 80"

"Kita bakar bersama sama sekalian pastikan kematian anjing rabies itu dengan thermobaric warhead dari RPG-7"

10 menit kemudian Andrew dan Jesse serta Daniel pun membakar bangkai anjing yang terinfeksi virus Formosa dengan menembakkan roket Thermobaric RPG-7 ke arah yang dituju.

19:00

Setelah makan malam, Julie dan Chelsea pun terdiam satu sama lain, Julie akhirnya meminta maaf pada Chelsea "Chel, gua minta maaf telah membawa lu dan teman lu ke daerah mengerikan ini"

"Sudahlah Jul, kita bertiga memaafkan lu"

"Terima kasih"

Abimana masih saja memasak mie goreng Indomie sebanyak tiga bungkus yang diambilnya dari ransel "Eh Tong, lu masih laper ya?"

"Biarin, ini kan mie gua, Pev"

"Alah alah"

Julie dan Chelsea pun tersenyum mendengar celotehan Abimana lalu pukul 20:00 mereka pun tidur lebih awal karena merasa ngantuk.

CHAPTER 4

26 JUNE 2022

WHITE TIGER CAMP, MOUNT ARJUNO

05:50-09:00

Abimana dan Arifin baru saja selesai menggali kuburan massal untuk bangkai anjing yang kemarin sore ditembak mati karena terinfeksi virus Formosa dengan memakai APD, saat mereka akan menguburkan bangkai anjing itu Arifin melihat tiga kalung anjing yang melekat pada tiga dari 80 bangkai anjing tersebut.

Arifin yang terkejut karena kenal dengan kalung tersebut segera memanggil Andrew, Tom dan Daniel "Hei!, kesini kalian!"

"Apa Arif?"

"Kalian pasti kenal kalung kalung ini, Ini anjing kalian"

Daniel serta Andrew dan Tom pun bersedih karena diantara anjing yang mereka bunuh kemarin sore ada anjing Tom serta anjing Daniel dan anjing Andrew terlihat dari identitas kalung anjing masing masing yang tahan api sampai 390.000 derajat celcius saat akan dikuburkan Arifin, Daniel yang tidak tega melihat Tom dan Andrew yang menangis pun segera murka pada Menteri Kesehatan, ia bersumpah akan memberikan kesaksian memberatkan pada yang bersangkutan.

Masih dengan sedih Daniel memotret tiga anjing yang kini menjadi bangkai tersebut dengan smartphonenya sebelum mempersilahkan penguburan pada Arifin dan Abimana "Kuburkan sekarang juga"

"Siap"

Setelah penguburan bangkai bangkai anjing itu mereka menabur bunga ke kuburan massal anjing anjing itu sebelum kembali ke dalam kamp White Tiger, Andrew yang tertekan pun tertidur setelah minum Tebs sebanyak 4 botol di rumahnya.

FLASHBACK

BANTUL YOGYAKARTA, 1 FEBRUARY 2022

Ketika itu mereka sedang bermain bersama anjing mereka ketika tim dokter dari Kementerian Kesehatan merampas anjing mereka dengan alasan untuk observasi, Andrew dan Daniel pun berteriak "Jangan rampas anjing kami!, siapa yang menyuruh kalian hah?!"

"Pihak berwenang"

"Bohong!, kembalikan anjing kami!" teriak Tom dengan marah

Andrew sempat melihat wajah mantan istri Komandan Kamp yang tersenyum sinis pada mereka sebelum memerintahkan para dokter memasukkan anjing mereka ke dalam van dengan paksa dan masuk mobil dinas Kementerian Kesehatan.

NOW

10:00

Komandan Kamp dan istrinya yang paham kesedihan Tom, Andrew dan Daniel saat menceritakan bagaimana anjing mereka dirampas tim dokter Kementerian Kesehatan pun juga bersumpah akan memberikan kesaksian memberatkan pada Menteri Kesehatan saat pengadilan digelar "Andrew, Tom dan Daniel. Jika kalian ingin meninggalkan kamp ini silahkan saja, aku memang salah karena menikahi ilmuwan virologi itu"

"Tidak, kami tidak akan meninggalkan kamp ini, kami tahu apa yang terjadi dengan Bapak pada akhir tahun 2020 silam lewat arsip digital Pengadilan Agama yang kami baca, kita akan berjuang sampai akhir wabah ini Pak Iko"

"Terima kasih, aku tahu kalian setia kawan bahkan saat masa sulit ini"

Mereka pun saling memberi salam komando tanda kekompakan tim Survivor lalu mereka kembali ke rumah masing masing untuk mempersiapkan giliran jaga di pos senapan mesin.

16:00

Komandan Kamp mendengarkan berita dari radio soal kemenangan demi kemenangan warga lereng Gunung Arjuno bersama TNI melawan wabah mayat hidup "Hari ini warga Lereng Gunung Arjuno dan TNI berhasil mengalahkan Mayat bersamaan dengan diserbunya fasilitas rahasia Kementerian Kesehatan di kota Malang oleh tim CBR Brimob untuk menangkapi ilmuwan yang terlibat dalam pengembangan virus Formosa"

"Kita menang!" seru seluruh survivor dengan haru sambil memeluk keluarga mereka, Komandan Kamp dan istrinya serta tim pendaki pimpinan Julie pun saling bersalaman.

18:00

Saat makan malam tiba mereka mendengarkan radio yang menyiarkan bahwa Menteri Kesehatan tertangkap pasukan gabungan Kopassus & Densus 88 berkat pengakuan mantan istri Komandan Kamp yang menyerahkan diri enam jam yang lalu.

Meskipun demikian Komandan Kamp kecewa berat karena ia merasa pengakuan mantan istrinya terlambat dan ia pun sempat tertawa sinis ketika mendengar permintaan maaf mantan istrinya di siaran radio sebelum dibawa ke sel tahanan Mako Brimob saking kecewanya.

"Pak Iko, mengapa Bapak tertawa sinis ketika mendengar permintaan maaf mantan istri Bapak?"

"Harry, aku tidak bisa marah lagi pada mantan istriku, dia melakukan hal yang lebih parah daripada selingkuh dengan kata lain dia sudah terlibat bio terorisme"

"Dia sudah minta maaf Pak"

"Harry, dia sudah dipengaruhi Menteri sakit itu"

"Dan mantan istri Pak Iko juga terlibat perampasan anjing anjing milikku, milik Tom dan milik Andrew untuk dijadikan Bio Organic Weapon" sambung Daniel sambil menunjukkan foto bangkai anjing yang ada kalung di lehernya pada Harry

Harry yang akhirnya paham dengan penjelasan Daniel pun seperti biasa makan lebih banyak nasi dan lauk buatan sendiri lalu ia pun tidur di rumah Daniel karena selalu bermimpi buruk melihat orang tua dan saudaranya dimakan habis Mayat.

27 JUNE-30 NOVEMBER 2022

WHITE TIGER CAMP, MOUNT ARJUNO-YOGYAKARTA-JAKARTA

Tim Evakuasi dari TNI pun datang untuk mengevakuasi survivor termasuk Komandan Kamp dan keluarganya ke Yogyakarta "Akhirnya kita pulang" ucap Komandan Kamp pada keluarganya

Setibanya di Kota Yogyakarta para survivor segera diperiksa oleh dokter TNI untuk memastikan tidak ada luka gigitan Mayat, setelah pemeriksaan selesai mereka diperbolehkan ke tempat tinggal masing masing dengan catatan tidak boleh ke daerah Gunung Arjuno lagi sampai sisa anjing anjing yang terinfeksi virus Formosa di hutan dimusnahkan tim anti bioterorisme gabungan TNI-POLRI.

TNI-POLRI juga mengawasi kegiatan ilmuwan virologi Kementerian Kesehatan dengan bantuan Reza dan Iqbal sebagai kolaborator POLRI, sementara itu Menteri Kesehatan dieksekusi mati oleh regu tembak TNI-POLRI secara diam diam di Nusakambangan setelah PN Jakarta menjatuhkan vonis hukuman mati dan jenazahnya dikuburkan ke laut di teluk Jakarta atas perintah Presiden RI.

Mantan istri Komandan Kamp segera dipindahkan ke rutan di daerah Papua yang lokasi kotanya dirahasiakan untuk ditahan di sana setelah dijatuhkan vonis hukuman seumur hidup untuk menghindari amuk keluarga korban wabah Mayat Hidup Gunung Arjuno serta amuk rekan rekan mantan istri Komandan Kamp dan ayah dan ibu Reza dan Iqbal sekalipun.
Diubah oleh smersh64

CHAPTER 5: AFTERMATH (FINAL CHAPTER)

16 MAY 2023

Iko selaku mantan Komandan Kamp saat wabah mayat hidup di Gunung Arjuno kembali bertugas di POLRI sebagai petugas administrasi kendaraan bermotor di wilayah Polda Bantul Yogyakarta atas permintaan Kapolri sedangkan Andrew, Tom, Zendaya dan Daniel serta Bonnie yang notabene adalah istri Daniel meninggalkan profesi mereka sebagai pemburu profesional dan beralih sebagai pengusaha restoran seafood sejak awal November 2022 di Bantul, mereka tidak peduli resep rahasia restoran dicontek satu sama lain karena lebih mengutamakan persahabatan diatas persaingan.

Mereka lebih memilih memiliki robot anjing sebagai teman bermain karena trauma memelihara anjing jenis Lab Retriever (karena dijadikan BOW oleh tim virologi Kementerian Kesehatan pimpinan mantan istri Iko yang terlibat proyek virus Formosa Menteri Kesehatan) dan mereka tidak mau percaya lagi pada tim dokter dari Kementerian Kesehatan karena kebiadaban tim Virologi pimpinan mantan istri Iko meski Reza dan Iqbal membelot ke POLRI dan membuat vaksin virus Formosa untuk hewan dan manusia sejak awal Desember 2022 lalu.

Julie dan Chelsea juga sukses memenangkan rakyat kecil atas sengketa tanah dengan pengusaha asal China yang berencana membangun pabrik semen diatas tanah rakyat kecil, Pevita dan Abimana juga sudah menikah dan menjadi WN AS sejak Februari 2023 lalu sedangkan Evanna menjadi asisten Dokter Emma di klinik dokter hewan yang berada di rumah pribadi Dokter Emma dan Iko.

Harry, Jesse dan Arifin sangat sukses dengan usaha bengkel sepeda motor listrik mereka di Bantul, mereka juga sudah menikah dengan WN Italia, WN Rusia dan WN Jerman, Harry dan istrinya juga mengadopsi dua survivor sebagai anak mereka serta memelihara anjing German Sheperd dan Golden Retriever yang dilatih sebagai Guard Dog dan Family Dog.

20-22 NOVEMBER 2023

JAKARTA-NUSAKAMBANGAN, CILACAP

PN Jakarta akhirnya mengumumkan menaikkan status hukuman mantan istri Iko dengan hukuman mati secara terbuka ke publik karena yang bersangkutan berencana membunuh Reza dan Iqbal dari dalam sel tanggal 18 Mei lalu, ia segera ditembak mati oleh regu tembak wanita TNI-POLRI di Nusakambangan pukul 22:00 atas perintah Jaksa Agung.

23 NOVEMBER 2023

BANTUL, YOGYAKARTA

Iko yang tersenyum puas atas berita mantan istrinya ditembak mati dari koran yang ia baca pun membatin "Aku telah mengikhlaskan kematian mantan istriku ditangan regu tembak, sudah diberi kesempatan menjalani hukuman seumur hidup malah mencoba membunuh kolaborator POLRI, mungkin seharusnya aku menikahi Emma sejak tahun 2012......."

Iko pun segera mengajak keluarganya untuk ke taman Bantul Kota, ia bersyukur dengan pekerjaan polisi yang sekarang karena tidak perlu jauh jauh dari keluarga untuk mengejar teroris saat masih menjadi personel Densus 88 bahkan ia pun bangga dengan Reza dan Iqbal selaku kolaborator POLRI karena sudah melakukan hal yang seharusnya dilakukan.

Begitulah akhir cerita ini.

THE END

MAIN ANTAGONIST

Spoiler for MENTERI KESEHATAN:


SECONDARY ANTAGONIST

Spoiler for WHITE TIGER CAMP COMMANDER EX WIFE:

[SIDE STORY] REZA & IQBAL VISIT IKO HOME

3 MARCH 2022

BANTUL, YOGYAKARTA

19:50

Reza & Iqbal yang kabur dari fasilitas rahasia Kementerian Kesehatan di Malang sejak tanggal 1 Maret lalu tiba di rumah Iko yang saat itu masih bertugas di Densus 88 POLRI, mereka pun disambut Iko serta Emma dengan serius "Kulo nuwun Pak" sapa Reza dan Iqbal

"Boleh saya tahu apa keperluan kalian ke sini?" tanya Emma

"Bu, kami ingin bertemu Pak Iko Uwais" jawab Iqbal

"Saya Iko Uwais, ada apa?"

"Kami ingin bicara dengan Bapak, ini menyangkut keselamatan kami"

"Silahkan masuk"

Begitu Reza dan Iqbal masuk rumah Iko mereka segera bicara pada Iko "Pak sebelumnya izinkan kami memperkenalkan diri, nama kami Reza Rahadian dan Iqbal Ramadhan selaku ilmuwan virologi, kami sudah melarikan diri dari fasilitas rahasia Kementerian Kesehatan di kota Malang dengan kata lain kami membelot dari tim proyek virus F, kami dulunya masuk proyek virus F sebagai analis pertengahan tahun 2019 karena dipaksa Menteri Kesehatan, jika kami tidak mau ikut tim proyek virus F menteri sakit itu akan membunuh kami"

"Apa yang kalian ketahui selama berada di tim itu?"

"Selama tahun 2019-2021 kami diminta mengerjakan analisis perkembangan virus F dan ketika virus F selesai dengan nama resmi Formosa pada awal Februari kami diperintahkan tutup mulut oleh Menteri Kesehatan jelang penyuntikan virus Formosa pada seluruh anjing jenis Lab Retriever dan Golden Retriever tanggal 18 Februari"

"Apa yang terjadi pada anjing anjing itu setelah disuntik virus Formosa?"

"Setelah penyuntikan dan pelepasan hewan percobaan ke Gunung Arjuno tepatnya di hutan, anjing anjing itu lemas pada hari keempat dan tanggal 27 Februari kami mendengar bahwa anjing anjing itu menyerang penduduk desa Gunung Arjuno untuk dimakan hidup hidup, kami tidak bangga bahkan geram dan sedih saat para ilmuwan sakit itu tertawa tawa merayakan keberhasilan mereka termasuk kepala tim virologi proyek virus F yaitu Audy Item"

Emma dan Iko yang terkejut mendengar nama mantan istri Iko disebut Reza dan Iqbal pun segera meminta barang bukti "Mana barang buktinya?"

"Ini Pak, kami bawa dokumen serta foto dan video yang Bapak minta, kami bahkan mencurinya dari sana pada tanggal 28 Februari sebelum kabur dari kota Malang"

Iko makin terkejut ketika dokumen, foto dan video soal perencanaan, pengembangan dan penyuntikan virus pada hewan percobaan yang ditunjukkan Reza benar benar otentik, Iqbal langsung memperingatkan Iko "Jika Bapak dan keluarga ingin liburan ke Gunung Arjuno bapak harus ekstra hati hati ketika melewati hutan, ada lebih dari 70 anjing yang disuntik virus Formosa"

"Baik Mas Iqbal, kami akan ingat pada pesan kalian"

"Dan kami ingin ditahan di rutan Bareskrim POLRI untuk keselamatan kami" tambah Reza

Iko yang setuju dengan permintaan Reza dan Iqbal segera mengamankan barang bukti di safe box dan menginapkan Reza dan Iqbal di rumahnya "Kalian sudah melakukan hal yang benar, tapi TNI dan POLRI tidak bisa menangkap langsung Menteri Kesehatan serta para ilmuwan virologi lantaran di gedung utama dan fasilitas rahasia Kementerian Kesehatan terdapat pasukan paramiliter pribadi Menteri Kesehatan dan unit pengawas ilmuwan yang dilengkapi senjata kelas militer seperti AK-74M, AK-12 serta AK-101 dan pistol Glock 19 serta memakai taktik militer, mereka dilatih secara pribadi oleh Menteri Kesehatan sejak usia 17 tahun"

"Kami tahu Pak, kami juga melihat mereka berlatih menembak dan taktik penangkapan ilmuwan virologi yang membelot di pantai Parangtritis awal tahun 2020"

"Sekarang kalian tidurlah, besok teman teman saya akan membawa kalian ke Rutan Bareeskrim"

"Ya Pak"

Reza dan Iqbal segera tidur di ruang tamu karena besok mereka akan diantar rekan rekan Iko ke Bareskrim, mereka pun lega karena memilih tempat yang tepat untuk bersembunyi dari kejaran pasukan paramiliter pribadi kiriman Menteri Kesehatan yang murka karena pembelotan mereka.

OTHER CHARACTER

Spoiler for REZA RAHADIAN & IQBAL RAMADHAN:

[SIDE STORY] BEFORE OUTBREAK IN MOUNT ARJUNO PART 1

4 MARCH 2022

BANTUL, YOGYAKARTA

04:00

Iko dan Emma membangunkan Reza dan Iqbal karena dua jam lagi tim Resmob Polda DIY akan tiba "Reza, Iqbal, ayo bangun dan siap siap"

"Ya Pak, ada kamar mandi tamu?"

"Di belakang"

Reza dan Iqbal mandi bergantian lalu memakai jersey dan celana jeans serta memakai kacamata hitam untuk menghindari kemungkinan dikenali pasukan paramiliter Kementerian Kesehatan, mereka juga memakai topi sombero dan sepatu olahraga untuk semakin menyamarkan diri mereka.

06:10

"Terima kasih telah menyenbunyikan kami, Pak Iko"

"Sama sama, saya juga berterima kasih atas informasi yang kalian berikan"

Personel Resmob Polda Bantul yang berpakaian preman pun segera membawa Reza dan Iqbal dengan diborgol atas permintaan yang bersangkutan

"Jaga mereka baik baik" pesan Iko pada Dantim Resmob Polda Bantul

"Ya Pak!" jawab sang Dantim dengan tegas

Mobil Resmob segera berangkat ke Bandara Yogyakarta International Airport, Iko dan Emma segera mengunci gerbang dan masuk ke rumah untuk bersiap mengantar anak anak mereka.

12:00

Iko dan Emma sedang dalam perjalanan pulang setelah menjemput anak anak mereka di sekolah dan makan siang, mereka mendapat laporan dari tetangga mereka bahwa 4 mobil hitam sedang mengintai rumah mereka "Iko, tetangga kita bilang ada mobil hitam yang menunggui rumah kita"

"Ini sudah benar benar keterlaluan Em, kita ke Polda Bantul"

Tampaknya Iko sudah tahu pasukan paramiliter Kementerian Kesehatan sudah mengepung untuk menangkap Reza dan Iqbal yang mereka pikir berada di sana, mereka segera ke Polda Bantul untuk meminta backup pada tim Reserse dengan tujuan menangkap pasukan paramiliter Kementerian Kesehatan.

12:45

Tim Reserse segera bergerak menangkap pasukan paramiliter Kementerian Kesehatan dengan bersenjata lengkap, mereka berhasil menangkap seisi empat mobil hitam dalam kondisi hidup.

Setelah para polisi kembali ke markas dengan membawa tahanan mereka Iko dan Emma segera mengunci gerbang dan pintu rumah mereka dengan rapat rapat, mereka akan membicarakan rencana liburan setelah anak anak mereka selesai belajar.

[SIDE STORY] BEFORE OUTBREAK IN MOUNT ARJUNO PART 2

4 MARCH 2022

BANTUL, YOGYAKARTA

18:00

Tom dan Daniel bersua dengan Iko di sebuah RM Padang saat Keluarga Iko sedang ambil nasi dan lauk tempe dan daging serta Coca Cola "Hei Pak Iko" sapa Tom

"Tommy, Daniel, Piye kabare"

"Oh baik Pak"

Kebetulan Iko berteman baik dengan Tom dan Daniel sejak Iko mendaki Gunung Merapi bersama keluarganya pada bulan Mei 2020 "Pak, Andrew mau mengundang kita bertiga ke Gunung Arjuno pada tanggal 15 Juni, dia akan mengadakan pesta BBQ di Pos 3"

Iko segera ingat peringatan dari Reza dan Iqbal tentang bahaya di Gunung Arjuno tapi karena tidak enak menolak ajakan teman baiknya dia segera merespon dengan tersenyum lebar "Wah kebetulan saya sudah pensiun dari Densus 88 dan POLRI pada pertengahan Mei"

"Sip, jangan lupa ajak Emma dan anak anak Bapak yo"

"Yoi"

Iko dan keluarganya segera berembuk dengan Daniel dan Tom setelah makan, Emma sebenarnya juga ingin menolak karena tahu bahaya yang mengintai di Gunung Arjuno tapi karena ia tidak enak mengutarakan kekhawatirannya di depan Daniel dan Tom ia pun setuju saja dengan keputusan Daniel dan Tom.

"Kita kumpul kumpul di Terminal Giwangan tanggal 12 Juni jam 10 pagi, kita naik bis AC bareng Andrew, Jesse serta Arifin, Harry, keluarga Harry dan Tour Guide kita"

"Jangan lupa bawa kamera supaya kita bisa memotret keindahan alam saat sunrise dan sunset"

"Yup Daniel, jangan lupa juga bawa air mineral yang banyak dan satu hal lagi jangan kencing serta BAB sembarangan nanti penunggunya marah"

"Nek soal itu saya wis tahu Tommy"

"Eh ini serius lho, minggu lalu di Gunung Bromo teman istriku kesurupan gara gara BAB sembarangan, kami sampai kerepotan mencari paranormal di Gunung Bromo untuk mengeluarkan setan yang merasuki teman istriku"

"Ya saya dengar berita itu dari Jesse"

Setelah berbincang dengan Tom dan Daniel sambil ketawa ketiwi karena lelucon kurang ajar Daniel soal malam pertama pengantin baru saat anak anak Iko ke toilet Keluarga Iko segera berpisah karena sudah menunjukkan waktu 20:00 dan anak anak Iko masih harus masuk sekolah, mereka akan mengobrol lagi di rumah Iko pada tanggal 18 Mei tiga hari setelah Iko pensiun dari POLRI.
Diubah oleh smersh64

[SIDE STORY] BEFORE OUTBREAK IN MOUNT ARJUNO PART 3

18 MAY 2022

BANTUL, YOGYAKARTA

08:00

Daniel, Tom dan Jesse berkunjung ke rumah Iko dengan membawa sekotak cokelat mahal dari Italia pemberian Andrew "Kulo nuwun!, Pak Iko"

"Eh Tommy, piye kabare?"

"Baik, Pak Iko selamat ya atas pensiunnya Bapak dari POLRI"

"Maturnuwun coklatnya, wah dari Italia nih kalian pasti dari sono"

"Kami cuma dititipkan oleh jagoan pegunungan dari Bantul"

"Oh Andrew yo hahaha pokoknya maturnuwun yo"

"Sami sami Pak Iko"

"Monggo masuk sepatunya ndak usah dilepas karena rumah saya wis kotor kabeh"

Setelah ketiga tetangga kampung sebelah masuk rumahnya Iko sudah siapkan minuman dingin berupa Tebs 1 liter dan kue nastar "Pak Iko, kita ada perubahan rencana nih, si Andrew akan mengadakan pesta BBQ di Pos 5 jadi kita bakal naik mobil jip Hard Top fasilitas dari Pos 1 tapi jadwalnya tetap sama yaitu tanggal 15 Juni pukul 15:00"

"Hmm dasar jagoan pegunungan bikin repot orang saja" batin Iko dengan gemas lalu ia pun bertanya pada Jesse "Kenapa dia suka ke Pos 5?"

"Pos 5 kan puncak tertinggi yang pernah diraih Andrew"

"Halah kau ini, Pos 1 saja dia ngos ngosan"

"Mosok seh Daniel, bukanya kowe sing ndak kuat waktu nantangin Andrew untuk sampai ke Pos 7 di Merbabu"

"Anying.... hahahahaha"

"Heh ojo misuh di tempat Pak Iko"

"Santai ae Tommy, anak anak saya isih di sekolah dengan ditemani Emma, sing dadi masalah bagi saya adalah kalian ngajarin misuh ke anak saya"

"Kenapa Emma harus nungguin, mereka kan bisa di tinggal"

"Dan, aturan sekolahnya anak Pak Iko menyatakan bahwa anak perempuan harus ditunggui ibunya karena daerah sekolah di Sanden sono rawan penculikan"

"Oh begitu tah"

"Ya"

Tiga jam kemudian saat sedang bercanda dengan Iko soal gunung Daniel pun dapat telepon dari Bonnie yang segera diangkatnya "Ya Bonnie"

"Daniel, cepat pulang Harry mau datang ke rumah kita"

"Ya aku akan ke sana"

Lalu Daniel dan Jesse serta Tom segera pamit pada Iko setelah menghabiskan Tebs satu botol "Pak Iko, kami pamit ke rumah Daniel ya Harry mau datang"

"Ya silahkan, maturnuwun wis datang"

Akhirnya Iko yang puas dengan lelucon Daniel pun nyengir ketika ingat lelucon Daniel yang kadang kurang ajar bahkan ketika istri dan anaknya pulang ke rumah sekalipun, Iko pun mengecek peralatan menaiki gunung yang berada di kamarnya untuk memastikan alat tersebut prima, dia pun tidur lebih awal setelah pukul 19:50.

[SIDE STORY] BEFORE OUTBREAK IN MOUNT ARJUNO PART 4-END

12 JUNE 2022

10:00

TERMINAL GIWANGAN, YOGYAKARTA

Tibalah saatnya keberangkatan tim pendaki Gunung Arjuno pimpinan Iko, mereka menunggu Tour Guide mereka yang janjian datang pukul 10:15, 20 menit kemudian si Tour Guide belum datang "Wah asu tenan tour guide kita, iki wis 20 menit Dan"

"Sabar Cok, katanya dia kena macet saat menuju terminal ini"

"Wah ini mah bukan salah dia Jesse"

"Oh iyo Tommy"

5 menit kemudian si Tour Guide pun datang "Oi Dab, lu kenapa kok bisa kena macet"

"Demo mahasiswa Cok, biasa mereka menentang fasilitas Kementerian Kesehatan dibangun di Kampus UIN"

"Emangnya fasilitas apa sih Dab?"

"Isu isunya sih bioteknologi"

Iko yang kaget mendengar keterangan Tour Guide segera bertanya "Apa berita itu benar?"

"Bisa jadi Pak, soalnya fasilitas bioteknologi biasanya diisi orang orang sakit jiwa, Bapak tahu kan pekerjaan yang kumaksud"

"Sialan kau Pak Menkes bangshat!" umpat Iko dalam hati

Emma yang juga emosi mendengar keterangan si Tour Guide pun segera mengumpat "Bangshat!"

"Sudahlah Em, sabar saja, yuk kita naik bis"

Mereka pun menaiki Bus No 1, selama berberapa jam mereka pun bercanda tapi jaim sebagai teman yang baik karena Iko bawa anak anak dengan kata lain mereka tidak boleh bercanda yang tidak pantas didengar anak kecil.

Pukul 17:00 mereka pun sampai di perbatasan kota Batu-Pasuruan, mereka pun beristirahat di Hotel pada malam hari karena sudah lelah setelah makan makan.

13-14 JUNE 2022

MALANG-PASURUAN BORDER, TRETES BASECAMP & SABANA 2, MOUNT ARJUNO

Tim Iko segera Checkout dari hotel pukul 06:00 karena bis sudah siap ke Basecamp Tretes, selama menuju Basecamp Tretes tidak banyak yang mengobrol karena Jesse dan Andrew sangat fokus dalam mempersiapkan stamina mereka serta anak anak Iko sedang sarapan .

Setibanya di Basecamp Tretes mereka pun segera naik ke Pos 1 s/d Pos 5 secara bertahap dengan dipandu Tour Guide "Eh Tong, mana jalur untuk mobil Hardtopnya?" tanya Tom dan Daniel

"Gua ngapusi kalian berdua ben kalian kuat olahraga" jawab Tour Guide sambil nyengir kuda

"Huuuu, kowe ngapusi kami cok"

"Hoi, sing di depan ojo berisik" tegur Harry

Mereka segera diam, setibanya di Sabana 2 mereka pun mendirikan tenda "Ah akhirnya kita sampai" ucap Harry dan kelurga Harry

"Kita tidur yok, sesuk kita akan sangat sibuk"

Tim Iko segera tidur kecuali Tom dan Daniel, mereka pun mengambil GPS milik Tour Guide dengan diam diam

15 JUNE 2022

SABANA 2, MOUNT ARJUNO

15:00

Pesta BBQ ala Andrew pun dimulai, tim Iko pun tertawa tawa bercanda satu sama lain setelah makan makan, sampai hari itu juga mereka pun bersenang senang, Harry tak menyangka tanggal 15 Juni itu menjadi tanggal terakhir dalam hitungan hari.

Di salah satu tenda Daniel dan Tom yang cekikikan karena berhasil mengambil coklat mahal milik Tour Guide diam diam pun makan dengan nikmatnya "Anying, enak banget coklatne"

"Hahahahaha, kita balas pembohong itu dengan ambil GPSnya dan makan coklatnya"

"Hehehe"

Mereka pun kembali bergabung dengan sang pemimpin tim di dapur untuk mengobrol sampai pukul 19:00, mereka pun tidur pada pukul 22:00 karena esok mereka harus turun gunung.

16-19 JUNE 2022

TRETES BASE CAMP

06:00-12:00

Hari ini adalah hari dimana tim pendaki Gunung Arjuno pimpinan Iko turun gunung selama enam jam, semula Tour Guide pun bingung kenapa Daniel dan Tom mampu memandu tim pendaki Iko ke Basecamp Tretes ternyata saat perjalanan menuju desa wisata Daniel dan Tom mengakui mengambil GPS serta memakan coklat milik Tour Guide.

Bagusnya lagi Daniel dan Tom meminta maaf dan mengembalikan GPS Tour Guide "Maaf ya Cok, habis elu apusi kami sih"

"Ya gua juga minta maaf wis apusi sampeyan"

Akhirnya mereka pun sampai ke Desa Wisata di kaki gunung Arjuno dan berfoto bersama, mereka pun menginap di salah satu penginapan dalam waktu tiga hari sebelum pulang ke Yogyakarta.
Diubah oleh smersh64

[SIDE STORY] OUTBREAK

20 JUNE 2022

08:00

Di salah satu kamar penginapan Daniel dan Bonnie yang baru saja mengemas pakaian mereka pun mendengar teriakan dari luar penginapan "Bonnie, ada apa kok diluar teriak teriak"

Bonnie segera mengecek keadaan di luar lewat jendela, ia pun ketakutan ketika melihat seekor anjing yang terinfeksi virus Formosa menggigit salah satu warga desa, belum sempat Bonnie berteriak pintu kamar mereka pun digedor Iko "Daniel!, ayo bersiap siap keluar dari penginapan!, wabah Mayat Hidup mulai menjangkit desa ini!"

"Apa?!, Mayat Hidup?!"

"Ya Daniel!"

10 menit kemudian tim pendakian Iko sudah keluar penginapan ketika semuanya mulai kacau, banyak penduduk desa digigiti tetangga mereka yang menjadi Mayat karena digigit anjing terinfeksi virus jahanam itu, Iko yang membawa pistol Glock 26 milik pribadi segera menembaki 3 mayat yang berjalan ke arah tim pendaki pimpinannya di kepala sementara Emma yang membawa pistol SIG-Sauer P226R milik Iko menembak 2 mayat yang mendekati anak anak Iko tentu saja di kepala.

Tiba tiba Harry berteriak karena keluarganya dan Tour Guide disergap dan dimakan 30 mayat dengan hidup hidup, Daniel serta Tom, Jesse, Andrew, Bonnie, Zendaya dan Arifin memenggal 10 dari 20 mayat dengan kapak dan Golok yang mereka dapatkan dari resepsionis penginapan.

Tapi mereka terlambat, Tour Guide mereka dan Keluarga Harry sudah tewas dimakan mayat hidup hidup, Harry yang shock segera terduduk lemas sambil menangis, Iko dan Emma segera menyuruh anggota tim mereka membawa Harry "Bawa Harry Keluar dari area berbahaya ini!"

Mereka segera membawa Harry menjauh dari lokasi, Harry yang masih menangis pun dipapah Arifin dan Tom sedangkan Iko s/d Bonnie bersiaga dengan senjata masing masing, setelah bejalan sejauh 6 km dari TKP mereka pun mendapati sebuah perkampungan yang sudah ditinggalkan penduduknya pada Januari 2020 silam.

Iko dan Andrew serta Tom mengecek satu per satu rumah untuk memastikan tidak ada mayat yang siap menyerang mereka sedangkan yang lainnya berjaga jaga di gerbang kampung sambil menenangkan Harry.

Iko, Tom serta Andrew dan Daniel yang terkejut mendapati rumah yang tepat 8 meter dari gerbang karena dipenuhi senjata api kelas militer serta amunisi berbagai kaliber dan bahan peledak termasuk granat fragmentasi berbagai tipe itu segera memberitahukan seluruh rekan dan istri mereka "Woi, lihat apa yang kami temukan"

Reaksi mereka pun beragam ada yang bersyukur ada pula yang heran termasuk Zendaya "Kenapa kampung iki dadi tempat penyimpanan senjata api dan bahan peledak ya?"

"Wis tho Zen, sing penting kita dapat senjata dan siap membantai para kampret itu serta menyelamatkan survivor yang selamat"

Mereka pun menjadikan kampung ini sebagai Kamp dan Iko didaulat sebagai Komandan Kamp yang dinamai White Tiger, mereka juga segera membuat pos senapan mesin karena di rumah yang ada senjata terdapat senapan mesin berat M2HB serta Kord dan senapan mesin sedang FN MAG. mereka juga membentuk tim penyelamat untuk menyelamatkan survivor yang tidak tergigit Mayat dan terjebak di daerah berbahaya.

Emma dan Bonnie yang mendapat beras 10 karung, 10 galon Aqua, 38 tabung gas dan cemilan serta kompor gas di rumah sebelah rumah senjata segera mengeluarkan barang barang penting semisal meja makan kursi dan tabung gas dengan bantuan Zendaya, Daniel dan Arifin, Iko segera menjadikan 8 tabung gas sebagai IED dengan granat M26 dan C4.

20:00

Mereka pun kelelahan setelah seharian menyiapkan dan memperbaiki Kamp, 30 menit kemudian Daniel dan Tom serta Andrew pun membuat kopi untuk tugas jaga malam di pos senapan mesin sedangkan Iko dan Emma serta anak anak mereka yang kelelahan pun tertidur pulas.

22:00

Tom dan Daniel akan mempersiapkan operasi penyelamatan survivor esok saat pukul 05:00, mereka sekarang sedang membidik ke arah kemungkinan datangnya Mayat dan bersiap menembak ketika Evanna berlari dan berteriak ke arah mereka sambil dikejar 10 Mayat "Tolong aku!"

Andrew segera membuka gerbang Kamp dan menutup kembali setelah Evanna berhasil masuk, ia segera memberi perintah ke Tom dan Daniel untuk menembak "Tembak!"

Peluru .50 BMG dan 12,7x108mm langsung menghancurkan 10 Mayat di kepala begitu picu senapan mesin berat ditekan, setelah hujan tembakan berhenti Iko serta Emma dan Bonnie langsung memeriksa kondisi Evanna begitu mereka bangun "Apa kau tergigit?"

"Tidak Pak, aku tidak tergigit"

Daniel segera membidikkan Glock 27 miliknya ke kepala Evanna, ia khawatir Evanna tergigit Mayat, Iko yang diberitahu Emma bahwa Evanna bersih dari luka gigitan Mayat segera memerintahkan Daniel untuk memasukkan pistolnya "Dan, dia bersih dari luka gigitan, masukkan pistomu ke dalam holster"

Daniel segera memasukkan pistolnya ke dalam holster dada, Arifin segera mengajukan diri untuk ikut jaga malam pada Andrew "Pak, saya izin ikut jaga malam di pos senapan mesin"

"Yo wis, silahkan kowe ikut jaga malam tapi kowe dadi spotter kita ya"

Iko dan Emma segera membawa Evanna bersama Bonnie untuk tidur di rumah yang mereka tempati di depan rumah senjata, mereka pun kembali tidur sampai esok hari tiba.
Diubah oleh smersh64

ANOTHER CHARACTER

Spoiler for TOUR GUIDE:


Spoiler for HARRY STYLES FAMILY:

[SIDE STORY] FINDING SURVIVOR (ANDREW PERSPECTIVE)

21 JUNE 2022

07:00

WHITE TIGER CAMP, MOUNT ARJUNO

Aku dan Jesse terbangun dengan kacau karena mimpi buruk soal kejadian mengerikan kemarin pagi, saat itulah kami mendapati Harry sedang terduduk murung bersama Daniel, aku memang tolol karena mengundang Pak Iko serta Jesse dan yang lainnya ke gunung yang kini menjadi tempat berbahaya karena sudah dikuasai oleh Walker (slang Amerika Serikat untuk sebutan Mayat) dan hasilnya keluarga Harry tewas karena ketololanku!.

Begitu Harry melihatku ternyata dia tak menyalahkanku, dia malah berkata soal apa yang ia dengar dari Pak Iko "Cok, iki bukan salah kowe, iki adalah perbuatan wong gendeng yang membuat virus jahanam itu"

"Bagaimana kau tahu?"

"Aku menguping pembicaraan Pak Iko dan mendiang Tour Guide saat kita akan berangkat ke sini, tim ilmuwan sakit itu membuat semuanya jadi kacau"

Aku bersyukur punya tetangga sekaligus teman sebaik Harry, aku akan menebus kesalahanku dengan mencari orang orang yang selamat dari Walker bersama Tom (yang kami panggil dengan nickname Tommy), Jesse dan Daniel serta Pak Iko.

10:00

Pak Iko memanggil kami sambil memberi sinyal untuk ke rumah senjata "Kalian bertiga ikut saya"

Setibanya di situ kami diberikan senapan tempur FN FAL dan senapan serbu M16A4 serta magazen cadangan "Kita cari orang orang yang selamat dari Mayat, saya tahu iki sangat mustahil dilakukan tapi kita harus berusaha mencari"

Aku dan Jesse sangat optimis sedangkan Tom dan Daniel pun tidak terlalu optimis tapi tidak terlalu pesimis, Pak Iko menemukan truk TNI yang masih ada bahan bakar, menariknya truk itu terisi bahan bakar penuh dan amunisi Pindad kaliber 7,62x51mm NATO.dan lebih beruntungnya lagi kunci truk menempel di lubang starter.

Kami bertiga pergi mencari orang orang yang selamat tapi nyaris tidak ada survivor yang selamat, kalaupun ada survivor yang terluka aku asumsikan orang itu terluka karena gigitan mayat, kami tidak mau ambil resiko mengangkut survivor yang terluka ke Kamp karena kami tahu apa yang akan terjadi di Kamp jika orang itu pingsan dan berubah jadi Walker.

Kami kembali dengan tangan kosong tapi kami berharap besok akan menemukan survivor yang selamat lagi, kami punya peluang 50:50 untuk temukan dan angkut survivor yang selamat dari Walker untuk esok hari.

ANDREW GARFIELD

[SIDE STORY] FINDING SURVIVOR (TOM PERSPECTIVE)

24 JUNE 2022

11:00

MOUNT ARJUNO

Aku, Zendaya serta Andrew, Jesse dan Daniel ditugaskan Pak Iko untuk mencari survivor yang selamat, kami bersiaga dengan senapan serbu serta senapan tempur dan SMG kami sambil berjalan berdekatan.

12:00

Setibanya di Pos 1 kami mendapati empat orang pendaki sedang akan diserang Mayat, aku dan Andrew segera menembak kedua Mayat itu dengan FAL secara burst di kepala sejauh 50 meter.

Kami lalu mengepung Pos 1 Andrew segera menanyakan ke empat pendaki apakah mereka tergigit atau tidak sedangkan Daniel dan Zendaya memeriksa tubuh mereka untuk memastikan tidak ada luka gigitan Mayat, Jesse segera mengenali mayat tersebut sebagai Penjaga Pos 1 "Oh sial Tommy, itu Penjaga Pos 1"

Aku tidak menyangka makhluk gila yang kubunuh bersama Andrew adalah Penjaga Pos 1 yang kami temui berberapa hari sebelum wabah Mayat Hidup melanda, kami segera membawa survivor yang selamat ke Kamp White Tiger.

18:00

Saat makan malam kami baru tahu survivor yang kami selamatkan adalah pengacara terkenal dan anak Mapala UGM, Andrew sempat bercerita pada empat survivor bahwa ia merasa tolol karena membawa kami ke tempat yang kini dipenuhi Mayat dan salah satu pengacara itu juga berkata pada Andrew bahwa ia juga merasa lebih tolol dari Andrew karena baru tahu terjadinya wabah Mayat Hidup pada tanggal 20 yang lalu meski sahabatnya dan kedua teman sahabatnya selamat.

Setelah makan malam aku dan Zendaya pun tidur bersama Bonnie dan Evanna serta Harry di rumah Daniel sementara Pak Iko dan Daniel serta Andrew berjaga di pos senapan mesin, besok siang kami akan mencari survivor lainnya yang selamat.

Siapapun yang kami temukan selamat dari Mayat pasti kami bawa ke Kamp.

TOM HOLLAND
Diubah oleh smersh64

[SIDE STORY] GUARDING WHITE TIGER CAMP (TOM PERSPECTIVE)

25 JUNE 2022

09:05

WHITE TIGER CAMP, MOUNT ARJUNO

Setelah sarapan pagi aku dapat perintah dari Pak Iko untuk menjaga Kamp dan keluarga Pak Iko bersama Daniel, Bonnie, Zendaya serta kedua pengacara dan dua anak Mapala UGM (yang belakangan kuketahui bernama Julie Estelle s/d Abimana Aryasatya), bisa kumaklumi pengacara adalah aset paling beharga untuk memberi kesaksian paling memberatkan melawan Menteri Kesehatan dan antek anteknya termasuk mantan istri Pak Iko.

FLASHBACK

20 JUNE 2021 (ONE YEAR BEFORE OUTBREAK IN MOUNT ARJUNO)

16:00

MOUNT BROMO

Saat masih jadi personel Densus 88 POLRI Pak Iko pernah menceritakan perceraiannya dengan ilmuwan virologi (Audi Item) pada Jesse, aku pun menguping sambil merawat shotgun Remington 870 milikku di depan tendaku.

"Akhir November 2019 saya sering memergoki mantan istri saya mengirim pesan pada Menteri Kesehatan, semula saya mengira dia selingkuh tapi setelah saya buka isi pesan dari HP mantan istri saya ternyata dia mengerjakan proyek virus F dari Menteri sakit itu.

Kami pun ribut karena dia mulai tidak jujur sejak proyek virus F dimulai tahun 2017, sejak saat itulah saya dan anak anak saya sering ada di rumah saudara saya, kami pun bercerai tanggal 28 Desember 2020 karena dia sering berada di fasilitas rahasia Kementerian Kesehatan daripada mengurus anak di rumah, untunglah hak asuh anak jatuh pada saya setelah bercerai darinya"

"Wah bangshat dan P*ki tenan mantan istri Bapak, saya saja yang dengar cerita Bapak sangat emosi apalagi Bapak sendiri yang diperlakukan tidak baik"

Aku segera menegur Jesse "Dab, ojo misuh di depan Pak Iko"

"Tommy, biarkan saja si Jesse, tetanggamu berhak ekspresikan kekesalannya" sahut Pak Iko padaku

"Kasihan Pak Iko, Polisi sebaik Pak Iko malah dapat istri jahat koyo Audi" batinku

Diam diam aku kagum dengan sifat Pak Iko yang toleran terhadap orang yang suka melontarkan kata kata kotor asalkan tidak mengajarkan langsung kata kata kotor pada kedua anaknya.

"Untung saja saya wis bercerai dengan dia, kalau ndak cerai bisa bisa saya dadi gila"

"Dadi pas kita ketemu pertama kali di Merapi Bapak tidak mengajak istri bapak yang dulu?"

"Seperti sing saya bilang tadi mantan istri saya sudah tak ingat rumah lagi"

"Oh iyo betul juga yak, hah p*ki, asu dan k*nt*l tenan mantan istri Bapak!" tutup Jesse sambil mengumpat karena saking kesalnya dengan mantan istri Pak Iko

Aku pun selesai merawat shotgun milikku lalu aku mengenakan topi koboiku sambil makan babi hutan bakar hasil buruanku dengan Zendaya selaku istriku.

NOW

11:30

Aku dan Daniel segera bersiaga di pos senapan mesin dengan senapan mesin berat M2HB dan Kord sedangkan Abimana dan Julie membidikkan FAL dan MP7A1 milik masing masing ketika truk yang dikemudikan Andrew tiba di sini, kami pun segera mendata survivor baru dan mengkarantina mereka dengan larangan keluar Kamp tanpa pengawasan.

Kami segera mengambil logistik berupa 3 kotak ransum TNI T2SP yang berada di truk, tanpa basa basi lagi kami segera memakan ransum itu dengan lahap setelah dipanaskan dengan air hangat, lalu kami diperintahkan Pak Iko untuk menemani dua survivor yang masih remaja itu, belakangan anak anjing jenis German Sheperd yang dibawa oleh dua survivor kondisinya sehat dan tidak terinfeksi virus Formosa.

13:00

Aku teringat anjingku serta anjing Daniel dan anjing Andrew yang dirampas tim dokter Kementerian Kesehatan pimpinan mantan istri Pak Iko dengan alasan observasi, aku juga teringat senyum sinis memuakkan wanita itu saat melihat kami.

Lalu aku tertidur pulas di pos senapan mesin selama 50 menit, aku baru terbangun saat anak anjing itu mendekati dan menjilat tanganku, aku pun tersenyum dan mengelus anak anjing tersebut.

Aku segera bermain dengan anak anjing milik dua survivor yang merupakan kakak adik itu, Pak Iko dan Bu Emma yang melihatku pun tersenyum puas, lalu aku segera mengembalikan anak anjing itu pada dua survivor karena aku harus melakukan tugas jaga di pos senapan mesin bersama Bonnie dan Evanna, kami akan menjaga kamp ini dengan sekuat tenaga kami dari makhluk terkutuk itu hingga wabah berakhir.

TOM HOLLAND

[SIDE STORY] DOG GRAVE (DANIEL PERSPECTIVE)

26 JUNE 2022

05:10

WHITE TIGER CAMP, MOUNT ARJUNO

Aku dan seluruh survivor bangun untuk sarapan bersama sama, setelah sarapan 10 menit kemudian Arifin dan Abimana pun bersiap mengubur bangkai anjing dengan memakai baju hazmat.

05:30

Penggalian kuburan massal anjing itu dimulai, Andrew serta aku dan Tom yang memakai APD sama dengan Arifin dan Abimana pun mengawasi dengan senapan tempur FAL yang kami bidikkan ke arah bangkai anjing untuk mengantisipasi mereka bangkit lagi sebagai walker (sebutan Andrew untuk Mayat) walaupun kemarin sudah kami bunuh dan membakarnya dengan roket RPG-7 hulu ledak Thermobaric.

25 menit kemudian Arifin memanggil kami untuk menunjukkan sesuatu yang ia temukan "Hei!, kesini kalian!"

"Apa Arif?" tanya Tom dan Andrew

"Kalian pasti kenal kalung kalung ini, Ini anjing kalian" jawab Arifin sambil menunjukkan tiga kalung yang terpasang pada bangkai anjing

Kami yang kemudian mengenali nama anjing dan pemiliknya pun segera terkejut lalu Andrew dan Tom yang shock pun menangis tersedu sedu sambil terduduk lemas karena tak menyangka anjing kesayangan kami terinfeksi virus jahanam itu "Janc*k kau!, Janc*k kau Audi Item!" teriak Andrew dan Tom histeris, aku juga menangis dalam diam karena anjingku juga berada di antara bangkai bangkai anjing lain yang tanpa identitas, aku yang kemudian murka pada Menteri Kesehatan bersumpah akan memberikan kesaksian yang memberatkan pada janc*k itu.

Aku lalu memotret bangkai anjing kami sebagai foto foto untuk memberikan kesaksian memberatkan pada Menteri Kesehatan saat pengadilan perdana sebelum mempersilahkan Arifin dan Abimana menguburkan tiga anjing kami lalu aku pun mempersilahkan Arifin dan Abimana untuk menguburkan anjing anjing kami "Kuburkan sekarang juga"

"Siap" jawab Arifin dan Abimana

09:05

Penguburan bangkai bangkai anjing itu selesai 5 menit yang lalu, aku dan Tom pun terdiam dan saling tidak bicara di teras rumah senjata sementara Andrew yang tertekan menghabiskan 4 botol Tebs yang untungnya setelah habis langsung membuang botolnya ke tempat sampah, dia pun tidur di teras rumahku selama 30 menit.

Aku dan Tom pun tersenyum melihat dua survivor yang kami selamatkan bermain bersama anak anjing mereka, kami bersyukur anak anjing itu tidak terinfeksi virus jahanam yang dibuat mantan istri Pak Iko, mungkin ilmuwan sakit jiwa itu tak berminat untuk menjadikan anjing anjing penjaga seperti German Sheperd sebagai BOW, malahan mereka menjadikan anjing keluarga seperti Lab Retriever sebagai BOW termasuk anjing anjing kami yang kini jadi bangkai.

Aku dan Tom lalu berjaga di Pos Senapan Mesin, Pak Iko yang melihat kami berjaga di situ segera menghela nafas dengan wajah muram.

Aku kasihan melihat Pak Iko yang kelihatannya sangat tertekan karena ulah mantan istrinya, Pak Iko juga kelihatan menyesal karena menikah dengan ilmuwan virologi yang jahatnya melebihi iblis itu.

30 menit kemudian Andrew pun bangun dan melihat kami berjaga lalu ia pun berkata pada kami "Istirahatlah Dab, kowe berdua tak gantikan"

"Maturnuwun" jawab kami sambil meninggalkan M2HB dan Kord yang akan diambil alih oleh Andrew, kami lalu membaca komik Doraemon dan Boruto yang kami bawa dari Jogja, kami pun membacanya selama 5 menit lalu kami pun ke teras rumah senjata untuk duduk diam, aku berharap wabah akan berakhir walaupun entah sampai kapan.

DANIEL RADCLIFFE

[SIDE STORY] GOOD NEWS IN RADIO (IKO PERSPECTIVE)

26 JUNE 2022

14:00

WHITE TIGER CAMP, MOUNT ARJUNO

Dua jam setelah makan siang aku pun mendengarkan siaran RRI dengan radio kecil merek Sony yang kubawa dari Jogja di Pos Senapan Mesin, berita Breaking News pun kudengarkan dengan seksama saat penyiar radio mengabarkan perkembangan soal wabah Mayat Hidup.

Berita baik pun datang bertubi tubi, para warga desa setempat kaki gunung Arjuno bersama TNI berhasil mengalahkan Mayat dan anjing hasil eksperimen ilmuwan virologi Kementerian Kesehatan yang sakit jiwa tersebut, Tom yang ikut mendengarkan siaran tersebut segera memanggil Andrew, Daniel serta Jesse dan Harry "Woi, dengarkan siaran ini, ini berita baik buat kita Cok!"

Mereka segera mendengarkan siaran Breaking News RRI bersamaku, Andrew dan Jesse yang bahagia mendengar berita itu segera berseru "Kita menang!, kita berhasil mengalahkan Walker!"

16:00

Saat seluruh survivor berkumpul di teras depan rumah sambil mendengarkan berita baik di radio yang kukeraskan suaranya mereka pun juga bersorak senang sambil memeluk keluarga mereka (di Kamp ini setiap survivor yang masuk kamp setelah diselamatkan akan dianggap sebagai keluarga besar White Tiger Camp).

"Kita menang!"

"Yeah!"

Aku dan Emma selaku istriku saling bersalaman dengan Julie, Chelsea serta Abimana dan Pevita, meskipun demikian aku sangat sakit hati dengan mantan istriku karena ulahnya menciptakan virus jahanam yang membuat sebagian besar warga desa Gunung Arjuno menjadi Mayat Hidup meski atas perintah Menteri Kesehatan yang bangshat itu sejak tahun 2017, aku sangat menyesal telah menikah dengan wanita bio teroris itu.

18:00

Saat makan malam kami mendapat berita baik secara beruntun Menteri Kesehatan tertangkap oleh Densus 88 tempatku bertugas dulu dan Kopassus berkat pengakuan mantan istriku yang menyerahkan diri enam jam lalu, aku tidak bisa marah lagi saat berita Breaking News RRI menyiarkan permintaan maaf mantan istriku sebagai gantinya aku pun tertawa sinis ketika mendengar permintaan maaf mantan istriku sebelum dibawa ke sel tahanan Mako Brimob.

Harry yang heran melihatku tertawa sinis ketika mendengar permintaan maaf mantan istriku segera bertanya padaku "Pak Iko, mengapa Bapak tertawa sinis ketika mendengar permintaan maaf mantan istri Bapak?"

"Harry, aku tidak bisa marah lagi pada mantan istriku, dia melakukan hal yang lebih parah daripada selingkuh dengan kata lain dia sudah terlibat bio terorisme" jawabku dengan nada sopan dan baik baik

"Dia sudah minta maaf Pak" sahut Harry karena kasihan melihatku tertawa sinis saat mendengar permintaan maaf dari mantan istriku di siaran radio

"Harry, dia sudah dipengaruhi Menteri sakit itu" tutupku dengan sopan

Daniel segera membelaku dengan menunjukkan foto bangkai anjing miliknya serta milik Andrew dan milik Tom pada Harry "Dan mantan istri Pak Iko juga terlibat perampasan anjing anjing milikku, milik Tom dan milik Andrew untuk dijadikan Bio Organic Weapon"

Harry akhirnya paham dengan penjelasan Daniel dan bagusnya lagi dia makan lebih banyak lauk dan nasi mungkin karena ia selalu lapar (atau dia tidak mau berdebat denganku), setelah makan malam selesai aku dan istriku pun akhirnya dapat tidur nyenyak bersama kedua putriku hasil pernikahanku dengan mantan istriku berkat berita baik dari RRI pada pukul 19:50.

IKO UWAIS
Diubah oleh smersh64

[SIDE STORY] AFTERMATH (CHELSEA PERSPECTIVE)

27 JUNE 2022

10:00

WHITE TIGER CAMP, MOUNT ARJUNO

Aku, Julie dan Pevita serta Abimana dievakuasi pihak TNI bersama survivor lainnya menuju Lanud Abdul Rachman Saleh, dalam perjalanan ke Lanud kami yang berada di bus 1 TNI AU bersama keluarga Pak Iko serta keluarga Tom dan keluarga Daniel pun tersenyum ketika Pak Iko berkata pada Bu Emma "Kita akan liburan ke pantai se DIY bersama anak anak kita setelah para bangshat itu divonis hukuman berat atas kejahatan mereka"

"Ya, kita sudah tidak akan ke gunung lagi. Daniel, Bonnie, Tom dan Zendaya serta Andrew dan Jesse juga sudah tidak mau lagi ke gunung"

Andrew dan Jesse, kedua survivor remaja dan anak anjing mereka serta Evanna pun senang mendengarnya begitu juga Harry, Daniel, Bonnie serta Zendaya dan Tom.

Arifin masih berminat untuk mendaki gunung tetapi ia tahu diri untuk tidak mengajak satu geng Pecinta Alam pimpinan Andrew cs (yang telah bubar menjelang evakuasi pukul 07:00 pagi tadi) yang kebetulan adalah tetangga kampung sebelahnya karena mereka sudah mengalami trauma karena wabah Mayat Hidup di Gunung Arjuno, ia memutuskan untuk mencari teman baru di kalangan Mapala UIN Sunan Kalijaga serta UGM tentunya bukan Abimana dan Pevita untuk bersama sama mendaki gunung.

"Mas Abim, aku masih minat mendaki gunung tapi aku ndak bakal ngajak Mas Abim dan Mbak Pev naik gunung meneh, aku akan mencari teman teman baru di Mapala UGM dan UIN Sunan Kalijaga untuk mendaki gunung"

"Terima kasih Mas Arif tapi Mas harus hati hati di gunung, di sana ada segerombolan anjing liar yang mengidap rabies"

"Ya Mas Abim"

Kami masih mencemaskan sisa anjing yang terinfeksi virus Formosa di sana, kami berharap tim anti bioterorisme TNI-POLRI memusnahkan anjing anjing itu sampai tuntas.

13:00

Kami menaiki pesawat Airbus A330 TNI-AU yang terbang ke Yogyakarta setelah diperiksa untuk memastikan tidak ada luka gigitan Mayat pada tubuh kami.

Aku, Julie serta Pevita dan Abimana yang lega karena berhasil meninggalkan Malang pun bertekad tidak akan ke gunung lagi, Mobil Abimana yang terpaksa ditinggal di Gunung Arjuno segera dibawa pihak TNI ke Kota Yogyakarta setelah dipastikan bersih dari virus.

Menjelang mendarat kami pun berpamitan dengan Pak Iko, Bu Emma serta tetangga mereka termasuk Arifin untuk berpisah "Sampai jumpa di PN Jakarta Selatan saat pengadilan perdana Menteri Kesehatan"

"Sampai Jumpa juga Julie"

14:30

YOGYAKARTA

Begitu pesawat mendarat di NYIA Pevita serta Abimana, Aku dan Julie segera menaiki taksi online untuk ke kos masing masing setelah diperiksa oleh Dokter TNI, kami akan bertemu para survivor saat pengadilan perdana Menteri Kesehatan di PN Jakarta Selatan.

CHELSEA ISLAN
Diubah oleh smersh64

[SIDE STORY] AFTERMATH (JULIE PERSPECTIVE)

30 JUNE 2022

07:00

PN JAKARTA SELATAN

Sidang perdana kasus bioterorisme dengan terdakwa Menteri Kesehatan dan mantan istri Pak Iko itu pun dimulai, saat persidangan terdakwa satunya mengakui peranannya dalam membuat virus Formosa dan menyuntikkan virus itu pada anjing anjing yang tim Dokter binaannya rampas dari Andrew, Tom dan Daniel.

Rekan rekan Reza dan Iqbal juga memberikan kesaksian yang memberatkan pada Menteri Kesehatan dan mantan istri Pak Iko terkait perencanaan proyek pembuatan virus F setelah Formosa, menurut keterangan mereka Menteri Kesehatan juga berencana membuat virus F yang karakteristiknya serupa dengan Formosa namun media penyebarannya melalui air bersih PAM dengan bantuan mantan istri Pak Iko.

4 JULY 2022

PN JAKARTA SELATAN

12:00

Setelah persidangan berlangsung berhari hari akhirnya sidang vonis pun dimulai selama satu jam, Hakim PN Jakarta Selatan memvonis Menteri Kesehatan dengan hukuman mati.

Begitu palu diketok Menteri Kesehatan langsung mengamuk dengan melempar Mic sambil berlari ke arah Hakim PN Jakarta Selatan dengan jarum suntik berisi cairan virus Formosa, untungnya polisi yang sigap berhasil menahan Menteri sakit jiwa itu serta mengamankan jarum suntik tersebut.

Menteri Kesehatan sempat menendang anjing K9 Polisi jenis German Sheperd dengan sangat keras sampai patah rahangnya saat dibawa menuju mobil tahanan, kami pun menatap dengan benci sang terdakwa yang baru saja divonis hukuman mati bersama Pak Iko dan Bu Emma sedangkan para survivor lainnya termasuk Andrew dan Daniel menenangkan Tom yang menangis histeris karena tidak tega dengan kondisi anjing K9 yang ditendang Menteri Kesehatan.

6 JULY 2022

09:00

YOGYAKARTA

Sidang vonis mantan istri Pak Iko pun dimulai di PN Jakarta Selatan yang di siarkan langsung secara online, kami yang menonton persidangan di rumah Daniel bersama Bu Emma dan Bonnie serta Evanna pun dengan tegang mengamati situasi sedangkan di rumah Andrew bersama Tom, Andrew serta Jesse dan Harry yang juga menonton siaran langsung Pak Iko mengamati persidangan dengan tersenyum sinis yang ditujukan pada mantan istrinya.

Saat vonis seumur hidup dijatuhkan Hakim PN Jakarta Selatan kami melihat mantan istri Pak Iko menangis sedih diiringi amuk dari rekan kerjanya yang masih waras serta ayah dan ibu Iqbal dan Reza yang siap menghajar mantan istri Pak Iko meski sang putra berupaya menenangkan amuk mereka "Sudahlah teman teman mohon tenang, dia sudah divonis seumur hidup"

Kami yang menonton situasi persidangan itu berdiskusi membandingkan situasi pada dua hari yang lalu, menurut Bu Emma masih lebih parah tanggal 4 Juli dimana Menteri Kesehatan mencoba membunuh Hakim PN Jakarta Selatan dengan jarum suntik berisi cairan virus Formosa dan menyerang anjing K9 Polisi dengan tendangan sangat keras sampai patah rahang.

Aku dan Chelsea memutuskan ikut pesta merayakan kemenangan survivor melawan Menteri Kesehatan dan mantan istri Pak Iko di persidangan, kami menginap di rumah Daniel bersama Pak Iko, Bu Emma, kedua putri Pak Iko, Evanna serta Daniel dan Bonnie.

Dan kami bersyukur Tuhan masih memberi kami kehidupan sampai saat ini, semoga para korban wabah Mayat Hidup diampuni segala dosa mereka selama hidup, Amin.

JULIE ESTELLE
Diubah oleh smersh64
Halaman 1 dari 3


GDP Network
© 2021 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di