- Beranda
- Komunitas
- News
- Tribunnews.com
Mencari Sinyal untuk Belajar Daring, Siswi SMP Dirudapaksa di Hutan
TS
tribunnews.com
Mencari Sinyal untuk Belajar Daring, Siswi SMP Dirudapaksa di Hutan
TRIBUNAMBON.COM - Seorang pria merudapaksa siswi Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang berusia 15 tahun.
Peristiwa tersebut terjadi di Kecamatan Rakit Kulim, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Riau.
Diketahui pria dengan inisial JPN kini telah diamankan Polsek Kelayang.
"Pelaku berinisial JPN (23), ditangkap polisi Polsek Kelayang beberapa jam setelah pelaku mencabuli korban," kata Kepala Urusan Humas Polres Inhu Aipta Misran.
"Korban seorang siswi SMP berusia 15 tahun," tulis Misran kepada Kompas.com melalui pesan singkat, Sabtu (23/1/2021).
Dikutip dari Kompas.com, Misran juga mengatakan jika JPN telah beberapa kali memerkosa korban sejak 2020 lalu.
Aksi pemerkosaan terakhir dilakukan pada, Minggu (10/1/2021) sekitar pukul 14.00 WIB.
Peristiwa tersebut terjadi di hutan, saat korban sedang mencari sinyal internet untuk daring tugas sekolah.
Diketahui saat itu korban seorang diri dan tidak dapat menghindar.
"Saat itu, korban sedang berada di dataran tinggi agar bisa mendapat sinyal internet untuk daring tugas sekolah," kata Misran.
Baca Selengkapnya di >>>
Peristiwa tersebut terjadi di Kecamatan Rakit Kulim, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Riau.
Diketahui pria dengan inisial JPN kini telah diamankan Polsek Kelayang.
"Pelaku berinisial JPN (23), ditangkap polisi Polsek Kelayang beberapa jam setelah pelaku mencabuli korban," kata Kepala Urusan Humas Polres Inhu Aipta Misran.
"Korban seorang siswi SMP berusia 15 tahun," tulis Misran kepada Kompas.com melalui pesan singkat, Sabtu (23/1/2021).
Dikutip dari Kompas.com, Misran juga mengatakan jika JPN telah beberapa kali memerkosa korban sejak 2020 lalu.
Aksi pemerkosaan terakhir dilakukan pada, Minggu (10/1/2021) sekitar pukul 14.00 WIB.
Peristiwa tersebut terjadi di hutan, saat korban sedang mencari sinyal internet untuk daring tugas sekolah.
Diketahui saat itu korban seorang diri dan tidak dapat menghindar.
"Saat itu, korban sedang berada di dataran tinggi agar bisa mendapat sinyal internet untuk daring tugas sekolah," kata Misran.
Baca Selengkapnya di >>>
0
151
0
Komentar yang asik ya
Komentar yang asik ya
Komunitas Pilihan