CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Female / Wedding & Family /
Fenomena Toxic Parent, Apakah Agan Mengalaminya?
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/600a4a29a727686ad74e3529/fenomena-toxic-parent-apakah-agan-mengalaminya

Fenomena Toxic Parent, Apakah Agan Mengalaminya?

Fenomena Toxic Parent, Apakah Agan Mengalaminya?


Kita selalu mendengar bahwa orang tua akan selalu menginginkan yang terbaik untuk anaknya. Namun dalam beberapa kejadian, ada fenomena yang disebut toxic parent dimana orang tua menghambat tumbuh kembang anak secara psikologis karena tindakan - tindakan yang dilakukannya. Banyak sekali situasi yang membuat orang tua dikategorikan menjadi toxic parents, antara lain :

1. Orang tua yang menganggap anaknya sebagai investasi masa depan


Investasi yang dimaksud adalah sandaran secara finansial di hari tua. Jadi seorang Ibu atau Ayah mengharapkan timbal balik dari anak - anaknya ketika sang buah hati telah beranjak dewasa dan mampu menghasilkan pendapatan sendiri. Orang tua jenis ini menganggap bahwa dahulu mereka telah banyak berkorban dan menghabiskan uang untuk merawat anak - anaknya, maka kelak jika mereka masuk usia senja, mereka akan dengan terang - terangan meminta jatah uang, meminta timbal balik atas apa yang telah mereka lakukan selama ini. Tanpa peduli pada kewajiban lain yang sedang ditanggung si anak.

Kebanyakan meski anak - anaknya telah menikah pun, orang tua akan tetap menuntut untuk dibiayai sehingga makin banyak generasi sandwich (generasi yang membiayai 2 generasi, yaitu orang tua dan anak). Kondisi seperti ini sudah menjadi hal yang membudaya di negara kita karena mindset orang tua yang menganggap anaknya adalah investasi maupun ATM berjalan. Tentu saja hal ini sangat toxic dan cukup melelahkan psikologis seorang anak yang dibebani tanggung jawab berlipat ganda.

Apalagi anjuran berbakti kepada orang tua yang selalu digaung - gaungkan selama ini, membuat para orang tua semakin merasa benar jika menuntut bakti dari anak - anaknya.

2. Orang tua yang mewariskan cita - citanya pada sang anak

Fenomena cita - cita yang tak kesampaian di masa lalu membuat seseorang berharap kelak anak - anaknya bisa meneruskan cita - citanya. Jika saya gagal, maka anak saya harus berhasil. Tapi sayangnya berhasil disini dalam konteks yang salah, yakni berhasil mewujudkan harapan dan cita - cita orang tuanya.

Anak dipaksa melakukan apa yang dia tidak sukai, menjalani profesi yang diidamkan orang tuanya demi membuat mereka bahagia. Memang sangat egois! Padahal seseorang bisa dikatakan sukses bila menjalani apa yang dia inginkan dengan suka cita dan sepenuh hati. Jika sudah begini, tidak ada hari yang dijalani tanpa keterpaksaan. Bayangkan saja, anaknya ingin jadi pengusaha yang punya kebebasan waktu, namun dipaksa jadi tentara dengan budaya disiplin, tepat waktu, tegas dan selalu menaati segudang aturan. Apakah si anak akan bahagia? Tentu saja tidak.

3. Orang tua yang Dominan


Orang tua dominan merupakan orang tua yang punya pengaruh besar dalam hidup sang anak, saking besarnya orang tua jenis ini akan memilihkan apapun untuk anaknya. Mulai dari dimana dia sekolah, jurusan apa yang harus diambil, harus menikah dengan siapa hingga berteman dengan siapa.

Hal ini membuat anak muak dan kehilangan kontrol pada hidupnya sendiri. Maunya ambil jurusan A malah dipaksa masuk jurusan B, maunya menikah dengan pacar pilihannya tapi malah dijodohkan dengan anak temannya yang dirasa lebih cocok dan sederajat, berteman pun diatur - atur, tidak boleh berkawan dengan orang kalangan bawah misalnya.

Hal - hal seperti itu memang ada di kehidupan nyata. Tumbuh kembang anak menjadi terganggu. Hasrat untuk melawan orang tua akan menjadi semakin besar. Maka dari itu gansist, yang baca thread ini semoga kelak ketika kita jadi orang tua, kita bisa jadi orang tua yang baik untuk anak - anak kita dan tidak melakukan tindakan toxic seperti yang telah ane sebutkan di atas. Mungkin masih ada banyak kondisi toxic parent yang belum ane sebutkan disini. Silahkan tambahin gan!

Ane @adnanami  pamit, jangan lupa follow akun ini untuk mendapatkan update thread inspiratif lainnya. Kalian juga bisa berkunjung ke halaman kaskus ane dengan klik gambar di bawah ini! Sampai jumpa kembali di lain kesempatan. Jangan sungkan untuk saling sapa di kolom komentar thread ini ya!

Fenomena Toxic Parent, Apakah Agan Mengalaminya?

Referensi: opini TS
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Oom Jayus dan 41 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh adnanami
Halaman 1 dari 6
toxic parent
profile-picture
Cahayahalimah memberi reputasi
orang tua beracun
orang tua jahat
profile-picture
profile-picture
firdausi09 dan Cahayahalimah memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Untung orangtua Ane biasa2 aja...
Fenomena Toxic Parent, Apakah Agan Mengalaminya?
Fenomena Toxic Parent, Apakah Agan Mengalaminya?
profile-picture
profile-picture
d112za dan murayh0 memberi reputasi
Lihat 3 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 3 balasan
'Nope ...
Sejak kecil, udah jauh ama orangtua ...
profile-picture
d112za memberi reputasi
Lihat 6 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 6 balasan
ngalamin sihh .. tp y uda lahh .. emoticon-Ngakak
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Gak jahat itu..pengen yg terbaik aja..cuman cara beda2
Lihat 7 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 7 balasan
gak hanya teman, orang tua bisa toxic ternyata emoticon-Matabelo
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 2 balasan
Anak memang investasi ortu... Tp bukan dr segi finansial... Melainkan investasi akhirat...
profile-picture
stipen212 memberi reputasi
Lihat 5 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 5 balasan
semoga nnti setelah punya anak, ane bisa menghindari ini semua
thanks gan utk early warningnya
profile-picture
profile-picture
profile-picture
reid2 dan 4 lainnya memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 2 balasan
mungkin ada kaitannya juga kali yah ama peribahasa "banyak anak banyak rejeki"

ya iyalah , anaknya disuruh jadi donatur kehidupan elu pas udah tuwir
profile-picture
richardus96 memberi reputasi
Lihat 8 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 8 balasan
Semoga nggak banyak yg mengalami. Serba salah posisi si anak.
profile-picture
profile-picture
ujellyjello dan adnanami memberi reputasi
Diubah oleh mypurplesaturn
Lihat 3 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 3 balasan
Sangat byk kasus begini, terutama di negara2 maju di asia gan 😑
profile-picture
reid2 memberi reputasi
Diubah oleh greasemonkey09
Lihat 6 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 6 balasan
Dan berlindung dibalik kalimat sakti 'karena orangtua tau yg terbaik untuk anaknya'
Lihat 5 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 5 balasan
Toxic parent ibarat buah simalakama
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Semoga kelak ane dapat menjadi orangtua yang baik emoticon-Jempol
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 2 balasan
Jangan2 kasus anak lapor polisi ortu karena ortunya toxic kali ya.

Kecuali anak kena provokasi menantu ini mah anak goblok
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 2 balasan
emoticon-Ultah

sayang anak sayang anak
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 2 balasan
Baru tau ada toxic parent
Lihat 4 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 4 balasan
Gembok
profile-picture
gushastoko memberi reputasi
Diubah oleh greasemonkey09
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Halaman 1 dari 6


GDP Network
© 2021 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di