CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Ini Dia Besaran OMZET BULE yang Jualan MI AYAM di Yogyakarta, Naik Fantastis
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/600a1e99b41d3069dd1bf940/ini-dia-besaran-omzet-bule-yang-jualan-mi-ayam-di-yogyakarta-naik-fantastis

Ini Dia Besaran OMZET BULE yang Jualan MI AYAM di Yogyakarta, Naik Fantastis

Ini Dia Besaran OMZET BULE yang Jualan MI AYAM di Yogyakarta, Naik Fantastis
Charlotte Peeters memasak mi ayam. (foto: kompas.com)

YOGYAKARTA - Apa jadinya kalau yang menjual mi ayam bakso adalah seorang bule? Ini benar adanya. Ada warung mi ayam “Telolet” di Sleman, Yogyakarta. Tepatnya di Jalan Moses Gatorkaca, Mrican, Caturtunggal, Depok.

Nama penjualnya adalah Charlotte Peeters, perempuan asal Belanda.

Selain memasak mi ayam, bule ini juga mengantarkan pesanan ke pembelinya. Ia pun sangat ramah dan murah senyum kepada siapa pun. Selain itu, Charlotte Peeters juga mahir berbahasa Indonesia.

Charlotte Peeters menceritakan, dirinya dan suami Arya Andika Widyadana memang memiliki usaha di bidang pariwisata. Namun saat ini sepi karena pandemi Covid-19.

"Kami harus mencari pemasukan yang lain untuk bisa survive," ujar Charlotte.

Baca juga: (UAH) Jangan sampai Kehilangan Rasionalitas dalam Memahami Persoalan

Sebenarnya Charlotte Peeters dan suaminya sudah memiliki keinginan untuk membuka usaha kuliner. Kemudian, saat usahanya terdampak pandemi ini keduanya memutuskan untuk merealisasikan membuka warung makan bakso mi ayam.

"Suami kan paling suka bakso dan saya suka mi ayam ya akhirnya kami membuat keputusan, membuka warung mi ayam bakso. Kami buka mulai 17 Agustus 2020 kemarin," ungkapnya.

Diakuinya meski suka dengan mi ayam, namun dirinya tidak begitu senang dengan mi ayam yang manis. Sebab rata-rata mi ayam di Yogyakarta yang pernah dinikmatinya cenderung memiliki rasa manis.

Karenanya, Charlotte Peeters mencoba berkali-kali memasak mi ayam untuk menemukan resep yang khas.

"Belajar masak mi ayam, sampai sekarang masih belajar, sering ada merasa kurang di sini masih ada revisi soal rasa. Jadi kami mi ayam lebih gurih, untuk input rasa Belanda itu enggak ada rasanya Indonesia sekali," ungkapnya.

Awalnya Harganya Rp 5.000 Per Mangkok

Charlotte Peeters menyampaikan awalnya satu mangkok mi ayam diberi harga Rp 5.000. Kemudian sekitar satu setengah bulan lalu dinaikkan menjadi Rp 7.000 per mangkok.

Harga satu mangkok mi ayam ini terhitung murah. Charlotte Peeters sengaja memasang harga murah agar terjangkau bagi masyarakat.
Terlebih, di saat pandemi saat ini juga berdampak bagi perekonomian masyarakat.

"Kami sendiri merasakan dampak pandemi seperti apa, paling penting untuk kami harga murah semua orang bisa datang untuk makan tapi walaupun murah rasanya harus enak," jelasnya.

Harga itulah yang juga menjadi pertimbangan memilih membuka warung mi ayam dan bakso.

Sebab, jika memilih makanan lain belum tentu bisa memberi harga yang murah per mangkoknya.

Nama Telolet Dipilih karena Lucu

Penamaan telolet ini, lanjutnya, datang dengan sendirinya. Nama itu dipilih karena lucu dan mudah diingat oleh orang.

"Waktu kami buka memang cari nama, nah sempat kepikiran bikin nama mi ayam bakso Amsterdam atau apa tetapi kami berpikir otomatis ekspektasi orang harus ada rasa Belanda. Akhirnya enggak tau aja tiba-tiba kami dapat telolet dan kami berdua cocok dengan itu dan lucu aja," urainya.

Diakuinya, diterapkan Pembatasan Secara Terbatas Kegiatan Masyarakat (PSTKM) di Sleman menyebabkan penurunan pembeli.

Meski pembeli menurun, Charlotte Peeters dan suaminya tidak pernah menyerah. Ia tetap terus menjalankan usahanya.

Hingga akhirnya, warung mi ayam baksonya menjadi viral di media sosial. Sejak itu pembeli di warungnya mulai naik kembali.

Omzet Rp 700 – 800 Ribu

"Saat ini minggu ini setiap hari Rp 700- Rp 800 ribu omzetnya, tetapi sebelumnya anjlok, sehari hanya 150 ribu karena memang ada pembatasan secara terbatas itu terasa langsung. Tetapi paling penting kita jangan sampai give up, lanjut terus," tegasnya.

Baca juga: 100 Persen Laba Milik Mitra HANIYA Fried Chicken, Harga Kaki Lima Kualitas Resto

Sebelum viral di media sosial, pembeli yang datang ke warungnya sering kali kaget. Mereka kaget karena melihat yang memasak mi ayam dan mengantarkan seorang bule.

"Saat saya sendiri sedang masak kan tidak langsung keliatan, nah waktu keluar (mengantar makanan) reaksi pertama kaget. Tapi saya suka membuat mereka nyaman berbincang-bincang, sejak viral banyak orang datang sehingga tidak kaget lagi saat melihat mbak bule masak mi ayam," bebernya. (*)

sumber:https://regional.kompas.com/read/202...mangkuk?page=1
profile-picture
profile-picture
profile-picture
nyonyo2 dan 20 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh Elfariza0000
Halaman 1 dari 4
siap2 ditanya visa & pajak...
profile-picture
profile-picture
profile-picture
ronny398 dan 9 lainnya memberi reputasi
Lihat 25 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 25 balasan
dikit² viral emoticon-Hammer2
profile-picture
miesedaap008 memberi reputasi
Nah ini baru bule
profile-picture
taosipudan memberi reputasi
Enak ya bu bikin usaha di Indonesia daripada di negara anda. Kalau di negara anda ribetnya bukan main emoticon-Big Grin

Quote:



profile-picture
profile-picture
profile-picture
pitaksemprul dan 11 lainnya memberi reputasi
Lihat 20 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 20 balasan
sejak awal pandemi memang banyak bermunculan ukm pengusaha makanan, ibaratnya seperti jamur di musim hujan.
dan rasanya termasuk oke.
profile-picture
jeff123556 memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 2 balasan
Mau2 aja tuh bule disini, uda panas, jualan mi,
Hebat!
halal kgk nih? emoticon-Big Grin
Coba mungalap dan pake hijab
Pasti makin rame emoticon-Leh Uga

Tapi tetep upahin karyawannya sesuai UMR emoticon-Big Grin
profile-picture
profile-picture
profile-picture
xinq dan 5 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
yang penting happy emoticon-Om Telolet Om! emoticon-Om Telolet Om! emoticon-Om Telolet Om! emoticon-Om Telolet Om! emoticon-Sundul Up
murah banget.
Moga aja makanannya enak, jadi pelanggan baru balik lagi bukan dateng karena sekedar viral aja emoticon-Big Grin
mukanya lumayan cakep

Ini Dia Besaran OMZET BULE yang Jualan MI AYAM di Yogyakarta, Naik Fantastis
profile-picture
profile-picture
fiqihism dan johanbaikatos memberi reputasi
Diubah oleh zinaitudosa
Lihat 5 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 5 balasan
Bule buka usaha secara baik begini aja masih dinyinyirin. Cukuplah bule-bule gembel di Bali yang bikin resah itu yang dinyinyirin.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
viniest dan 6 lainnya memberi reputasi
Keren, tetep jadi bos
jd inget ada bule cowok jualan burger di purwokerto
doi emg nikah sm cewek lokal sana
ohh. . lakinya orang indo. .emoticon-Big Grin
kok gini doang rame yak?

ane sering beli makanan yang jualnya orang bule, kadang gk bisa bhs indonesia jadi bingung dah..
di serve sama buletuh rasanya gimana gitu berasa lg liburan ke luar negri haha
dan mereka malah lebih ramah/friendly dr orng indonya sendiri
profile-picture
qavir memberi reputasi
Gw salut aja mau jualan yg penting sih kalo mie ayam gak laku biasanya sih bisa ngubah status jualan ayam kampus gimana?
Ya gimana ya, emang sebagian besar mental kita OVERPROUD : bangga kalo deketan sama bule, biarpun aslinya ternyata bulenya kere & tidak berguna dinegaranya.
profile-picture
profile-picture
anggrekbulan dan al.makmun memberi reputasi
Lihat 10 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 10 balasan
Keren
Halaman 1 dari 4


GDP Network
© 2021 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di