CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Entertainment / The Lounge /
Jilbab atau Gamis Terlilit Ban, Siapa yang Salah?
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/60082cff82d49521c15e2154/jilbab-atau-gamis-terlilit-ban-siapa-yang-salah

Jilbab atau Gamis Terlilit Ban, Siapa yang Salah?

Jilbab atau Gamis Terlilit Ban, Siapa yang Salah?
Sumber

Assalamu'alaikum, selamat malam, GanSist. Adiva balik lagi nih, dengan tulisan baru. Tetapi, enggak yakin bakal balik beneran sih. Karena mood yang sedang naik turun, mendaki gunung lalu menuruni lembah.

Kali ini, Adiva mau nulis tentang: "Jilbab atau Gamis Terlilit Ban, Siapa yang Salah?"

Nah, kalau beberapa waktu lalu, Adiva bahas tentang tips aman berkendara dengan gamis dan jilbab lebar, kali ini bahas sesuai judul yang dibuat tebal, ya.

Di kehidupan sehari-hari, mungkin ada banyak kita temui kejadian jilbab dan gamis atau rok para wanita yang terlilit di ban motor. Karena kejadian ini pun, akhirnya banyak orang yang beranggapan bahwa menggunakan rok dan jilbab lebar saat berkendara itu membahayakan dan lebih baik jika menggunakan celana saja dan jilbab pendek.

Akan tetapi, menurut aku sendiri nih, ya. Aku lebih nyaman berkendara pakai jilbab lebar dan gamis. Kenapa? Ya, udah biasa aja. Meski seringkali dapat nyinyiran dari orang-orang.

Banyak di antara mereka yang bilang, "Duh, kenapa pakai begitu? Apa gak ribet, tuh?" Atau ... "Itu si Anu kemarin jatuh dari motor loh, gara-gara naik motor pakai jilbab panjang." Dan masih banyak lagi kalimat-kalimat yang dilontarkan.

Hem, sebenarnya ... yang patut disalahkan di sini tuh, jilbab dan gamisnya atau orang yang make jilbab dan gamisnya sih? Karena kalau dipikir-pikir nih, ya. Jilbab ama gamis itu gak bisa milih buat gak dipake sama orang. Bener gak? Terus, kenapa mereka yang selalu disalahin? Padahal yang semestinya disalahkan adalah orang yang memakai.

Beberapa kali aku nemuin ini di luar sana. Seseorang makai jilbab panjang, naik motor. Jilbabnya emang panjang, tapi panjangnya di belakang doang, di depannya pendek. Nah, terus dia biarin itu jilbab menjuntai nyapu jalanan, dekat sama roda motor. Kalau misal itu jilbab diterbangin angin ke rantai, siapa yang salah? Apa mau salahin angin juga?

Di sini aku geleng-geleng kepala aja pas lihat. Secara, mereka sendiri yang nyari. Terus, gara-gara mereka ini, orang yang lain jadi kena imbas. Orang yang make jilbab dengan benar, jadi diceramahi suruh lepas jilbab dan gamisnya. Dengan alasan, nanti mencelakai yang bawa motor atau mencelakai diri sendiri.

Berdasar dari apa yang aku ceritain di atas. Aku kasih ini sebagai kesimpulannya. Jadi, saat ada orang yang menjadi korban jilbab atau gamis terlilit di roda motor, itu bukan salah dari jilbab atau pun gamisnya, ya. Akan tetapi, itu karena salah manusianya sendiri, salah si pengguna. Coba kalau dia hati-hati, lebih memperhatikan apa yang dipakainya, dan yang penting adalah, enggak usah ikut-ikutan tren model hijab ini dan itu, apalagi model jilbab panjang banget bagian belakangnya dan pendek banget depannya.

Selanjutnya, lebih perhatikan tips aman berkendara dan jangan lupa berdoa, minta keselamatan sama Allah selama perjalanan. Lagi-lagi, semua kejadian itu memang sudah ada yang buat skenarionya, tetapi kita juga diharuskan untuk tidak ceroboh dan selalu hati-hati.

Aku enggak melarang orang berjilbab dan memakai gamis yang modelnya mekar banget di bawahnya. Akan tetapi, aku meminta teman-teman untuk selalu memastikan pakaiannya aman. Demi keselamatan diri sendiri juga kok, bukan buat orang lain.

Lagi, berhenti menghakimi orang yang mengenakan jilbab lebar dan gamis, bahwa pakaian mereka akan mendatangkan celaka. Karena apa? Karena jika mereka muslimah, itu adalah perintah dari Tuhan mereka untuk menutup aurat. Tidak usah terlalu memikirkan mereka apa enggak panas dengan pakaian itu, atau hal lainnya. Karena mereka yang terbiasa dengan itu, akan merasa sama saja antara memakai pakaian biasa di rumah dengan pakaian syar'i di luar rumah.

Mengingatkan untuk berhati-hati boleh, tetapi melarang mereka memakai itu, tidak boleh. So, kamu juga kalau disuruh tinggalkan apa yang sudah jadi kebiasaan di hidupmu, pasti enggak mau 'kan? Apalagi jika itu akan dipertanggung jawabkan kelak di hadapan Tuhan.

So, sekian tulisan unfaedah dariku. Semoga enggak ada yang berkomentar kasar. Berpendapat boleh saja, beda pendapat itu sudah biasa. Tetapi memaksakan pendapat pribadi untuk diterima oleh orang lain, itu yang enggak biasa dan enggak boleh.

Babay, sampai jumpa lain waktu. Mohon maaf bila ada salah kata, jangan ada yang tersinggung, ya. Cuma ngeluarin apa yang mengganjal di pikiran karena melihat fenomena di jalanan dan argumen orang-orang tentang apa yang aku kenakan saat berkendara. Entah itu perjalanan dekat, atau pun perjalanan jauh. Kalau menurut GanSist, bagaimana? Mari tuliskan pendapat kalian juga, ya. Wassalamu'alaikum.


Adiva Azzahra,
Gowa, 20 Januari 2021.

Sumber gambar: di sini
Narasi: opini pribadi
profile-picture
profile-picture
profile-picture
galigulagalu dan 21 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh adivaazzahra
Halaman 1 dari 6
Page one
Tetap utamakan keselamatan dengan berhati-hati.
Hijab tak membatasi aktivitas
Yang salah tentu yg make gamis.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
EriksaRizkiM dan 7 lainnya memberi reputasi
Lihat 8 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 8 balasan
hmmm...
intinya mentang2 menjalankan ajaran agama keselamatan diabaikan, membahayakan diri dan orang lain.
emoticon-Bingung
profile-picture
profile-picture
profile-picture
bajier dan 11 lainnya memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 2 balasan
Quote:

Kalo kalimat yang gw bold diartikan menyalahkan jilbab nya,
Mending buka lagi buku bahasa Indonesia nya.

Yang disalahin si Anu neng, bukan jilbab nya.


Bukan sekali dua kali.
Udah banyak kasus, pakaian yang menjuntai sangat bahaya kalo bawa motor.
Mau itu sarung, gamis, jas hujan ponco, daster, dan sebagainya.
Maka nya orang pada ngingetin.

Kalo yang celaka loe doank, orang mah bodo amat.
Masalah nya, kalo itu gamis nyangkut trus loe jatuh, pengendara yang di deket loe juga bisa ikutan celaka.

Kenapa dalam instruksi safety riding diwajibkan pake sepatu, celana panjang, jaket, dan helm?
Itu ada maksud dan tujuannya, tentunya berdasarkan riset dan penelitian berbasis data dan fakta.

Kalo gw ketemu cewek atau emak-emak bawa motor pake pakaian yang over, gw pilih menjauh daripada ikut celaka.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
raperinoa dan 19 lainnya memberi reputasi
Lihat 5 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 5 balasan
Yang terpenting selalu berhati hati saja jangan sampai lalai terhadap keselamatan
profile-picture
adivaazzahra memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Kok jadi nyengir sendiri ya...

Ya pasti yang disalahin orangnya lah Mba, barangnya itu ya hanya sebagai media.

Rem blong pada saat berkendara, yang disalahin pengemudinya karena lalai.
Senjata nembak sendiri, yang disalahin ya pemiliknya karena lalai.

Dalam konteks jilbab/gamis terlilit ban ini mengingatkan boleh, melarang ga boleh?
Ah syudahlah...
profile-picture
profile-picture
profile-picture
ruryajah dan 2 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh Pathela
Lihat 3 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 3 balasan
Jangan main salah2an lah..
Mending tuh yg make gamis panjangnya introspeksi.. gimana cara nya berkendara aman, tp tetep bergamis.
Di kasih gesper kek.. pake helm kek..
profile-picture
profile-picture
profile-picture
sedotninja dan 4 lainnya memberi reputasi
jilbab lebar sama gamis gak salah.

karena benar-salah hanya dilakukan oleh orang.

justru yang salah orangnya, udah tau mau naik motor, malah pake jilbab lebar sama gamis.

kalo yang celaka dia doang sih silahkan lah meskipun itu nyusahin.

tapi kalo malah bikin orang lain yang celaka gimana?
profile-picture
profile-picture
profile-picture
comrade.frias dan 8 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh tyrodinthor
Dari dulu gw ga suka liat busana menjuntai2 menyapu lantai gitu.
Gw sendiri udah kenyang liat mbak2/emak2 kain nya masuk rantai/ban di jalanan.
Mbak, bu, kalo emg hobi banget pake busana yg menjuntai, beli mobil dong. Lebih aman buat kalian.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
ruryajah dan 3 lainnya memberi reputasi
udah dibilang jangan naek kendaraan buatan kapir, naek onta atau kuda aja
emoticon-Marah
profile-picture
profile-picture
profile-picture
EriksaRizkiM dan 7 lainnya memberi reputasi
Salah motor nya lha

Masa org beragama dibikin jatoh

profile-picture
zeledi memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Yang salah cowok fix no debat emoticon-Ngakak
profile-picture
ruryajah memberi reputasi
Padahal Kerudung itu cukup sampe nutupin dada saja, gak usah sampe nutupin kaki emoticon-DP
Lihat 5 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 5 balasan
Yang salah udah pasti yang pake jilbab dan gamis mahmud
Salah orangnya. Sama aja orang nyalahin rem blong, itu kan salah sendiri gak rutin diservis atau menunda padahal udah waktunya ganti.
emoticon-Cool
kalo pake pakaian yang menjuntai si sarannya kayaknya masih bisa deh dilipet dan didudukin waktu di motor, jadi ga menjuntai. dan hal lainnya itu kadang suka nutupin lampu belakang motor dan itu juga bahaya. pengendara diibelakang bisa gatau kalo dia mau ngerem atau belok karena ketutupan
Tuhan memberikan KEMUDAHAN dalam hidup manusia
tapi MANUSIA nya sendiri yang bikin RIBET
profile-picture
profile-picture
profile-picture
fachri15 dan 5 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh ۞thermal_paste۞
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Yg salah ban nya ... Ban nya pasti tapir ga suka org pake gamis ...
emoticon-Ngacir2
profile-picture
fachri15 memberi reputasi
Halaman 1 dari 6


GDP Network
© 2021 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di