CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Story / ... / Stories from the Heart /
Tuan Muda Arka : Part 8
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/60064ecc68cc9577d477159f/tuan-muda-arka--part-8

Tuan Muda Arka : Part 8

Arka pun menatap Radit dalam dalam sambil tersenyum miring, entah apa yang di rencanakan dia.
"Oke gue nggak bakal panggilin penghulu , tetapi gue tantang lo untuk mencari cewe dalam waktu dua Minggu," sambil menatap ke arah Radit. "Berani nggak?"
Radit pun terkejut mendengar kata-kata Arka. Karena baru pertama kali ini dia mendapat kan tantangan yang sangat bodoh. Dengan terpaksa Radit pun mengiyakan saja walaupun hatinya telah berkata lain.
"Oke gue berani. Dalam waktu dua Minggu ini Seorang Radit sekertaris Tuan Muda Arka ini akan mendapatkan pasangan," kata Radit dengan tegas, padahal sekarang dia lagi berfikir bagaimana caranya dia mendapat pasangan dalam waktu yang singkat ini.
Tuan Muda Arka : Part 8
"Oke gue pegang omongan lo," sambil menatap ke arah Elina. "Tapi kalau lo nggak dapat pasangan dalam waktu dua Minggu ini, gue bakal suruh lo nikah sama Elina."
Radit dan Elina menelan salivanya dengan susah payahnya. Bagaimana bisa seorang Arka Wijaya menantang Radit untuk mencari pacar dalam waktu dua Minggu. Dapat sih pasti tetapi kan belum tentu baik.
"Loh kok aku di ikut ikutin, kan aku nggak salah?" tanya Elina kepada Arka.
"Makanya berdo'a biar Radit cepat dapat pacar supaya lo nggak jadi nikah sama dia. Gue kasih tahu sama lo, kalau bener lo jadi nikah sama Radit gue pastiin lo bakal remuk semua tuh badan," kata Arka.
"Kok bisa emang aku bakal di siksa gitu?" tanya Elina lagi.
"Bukan di siksa tetapi lo nggak di izinin untuk turun dari ranjang," kata Arka dengan tersenyum miring lalu beranjak pergi meninggalkan Elina dan Radit.
Mata Radit pun membola setelah mendengar omongan Arka. Bisa bisanya dia mengatakan hal hal yang sangat memalukan bagi dirinya kepada cewe lain.
"Heh, Ka lo jangan sekata kata ya kalau ngomong!" kata Radit sambil berteriak.
Namun Arka tidak menggubris teriakkan Radit malahan dia terus berjalan. Beda dengan Elina justru sekarang dia bingung dengan omongan Arka tadi.
 
Cuaca semakin sore, matahari pun tenggelam. Dan di gantikan dengan bulan. Elina sekarang sedang di dapur untuk memasak makanan kesukaan Arka, padahal kalau boleh jujur. Elina tidak bisa memasak apapun, bahkan dia bisanya cuma mengerjakan soal sekolah.
Elina pun bingung dia ingin memasak nasi goreng buat Arka. Tetapi dia tidak tau bahan-bahan apa yang harus di gunakan. Sedangkan Arka yang yang sejak tadi dia hanya memandangi Elina dari pintu dapur.
Ingin sekali Arka tertawa melihat Elina yang sedang kesusahan mencari bahan-bahan nasi goreng. Namun dia tidak tega. Alhasil Arka pun membantu Elina.
"Mau masak apa lo?" tanya Arka kepada Elina.
Elina terkejut mendengar suara Arka, pasalnya dari tadi dia tidak melihat keberadaan Arka. Tapi kenapa secara tiba-tiba dia bisa muncul begitu saja, apa jangan-jangan Arka memiliki ilmu sirkus.
"Astaga ... tuan ngapain di sini, bikin orang kaget aja," kata Elina.
"Emang kenapa ini kan rumah gue, jadi ya terserah gue lah mau ngapain aja," jawab Arka.
'nih orang ngeselin banget sih, untung dia majikan aku kalau enggak mungkin udah aku pecel,' gerutu Elina dalam hatinya.
Arka pun heran kepada Elina. Mengapa ekspresi Elina sekarang berubah menjadi canggung. Segitu nggak sukanya kah dia sama Arka. Ingin sekali Arka bertanya kepada Elina, tetapi tiba-tiba bel rumah berbunyi.
Elina sesegera berlari untuk membuka pintu rumah, setelah terbuka ternyata dia adalah seorang wanita paruh baya bersama pria paruh baya.
"Kamu siapa?" tanya wanita paruh baya tersebut.
"Sa–saya Elina bu, sa–saya pembantu baru di sini," jawab Elina dengan gugup.
Kedua orang tua paruh baya tersebut pun terkejut mendengar jawaban Elina.
"Umur kamu sekarang berapa?" tanya pria paruh baya tersebut.
"Umur saya dua puluh tahun pak," jawab Elina.
"Hah, dua puluh tahun," kata pria paruh baya tersebut sambil menatap ke arah istrinya begitu juga dengan istrinya dia juga melihat kearah suaminya.
 
Elina yang mendengar omongan wanita dan pria paruh baya tersebut. Dia semakin deg degan, seakan akan jantungnya sudah ingin loncat keluar, keringat dingin sudah mulai keluar dari wajah Elina serta bibir yang pucat pasi.
*****
"Lama banget sih tu orang, nggak bisa apa cepat dikit," monolog Arka.
Arka pun memutuskan untuk menghampiri Elina dan melihat siapa yang datang barusan. Saat Arka sampai di ruang tamu dia terkejut melihat kedua orangtuanya yang sudah duduk manis di sofa yang sudah tersediakan.
Pandangan Arka sekarang teralih menatap ke Elina, dia heran mengapa wajah Elina terlihat pucat pasi nggak seperti biasanya yang terkadang suka ceria. Ya walaupun suka membantah sih.
"Mama, papa kalian ngapain kesini?" tanya Arka kepada mama dan papanya.
"Arka tolong, kamu jawab dengan jujur! Apakah benar ini pembantu kamu?" tanya papanya Arka.
"Iya pah, dia pembantu Arka," jawab Arka.
"Arka kenapa kamu harus mencari pembantu muda sih, bukannya di sini itu udah ada bi Ira yang siap membantu apapun keinginan kamu," kata mamanya.
"Sebenarnya sih Radit melihat Elina sedang kecebur sungai, katanya Elina nggak punya rumah dan dia butuh pekerjaan.Terus Radit bawa kesini dan kebetulan Arka butuh satu pembantu lagi. Makanya Arka bantuin, emang apa sih mah salahnya membantu sesama manusia tanpa membedakan status," kata Arka.
Orang tua Arka saling memandang satu sama lain. Tumben sekali nih anak bisa berkata dengan bijak, apa dia salah makan kali ya.
Beda dengan Elina justru sekarang hanya diam saja sambil berdiri dengan tangan yang sudah gemetaran. Seandainya Elina memiliki ilmu bisa menghilang, pasti sekarang dia sudah menghilang.
"Tumben sekali kamu bisa berkata dengan bijak gini, apa kamu salah makan?" tanya papanya.
Mama Arka menepuk jidatnya sendiri karena pertanyaan bodoh dari suaminya.
"Aduh papa, gimana sih. Kalau Arka sombong nggak boleh, giliran udah berubah malah di bilang salah makan. Sebenarnya mau papa apa sih, apa papa mau Arka berubah menjadi Ironman?" tanya mamanya Arka.
 


profile-picture
profile-picture
wanitatangguh93 dan bukhorigan memberi reputasi
lama ga apdet nih.
profile-picture
Dheaafifah memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan


GDP Network
© 2021 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di