CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Female / Wedding & Family /
Menikah Setelah Jatuh Cinta, atau Jatuh Cinta Setelah Menikah?
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/60030b70c820847a2458f471/menikah-setelah-jatuh-cinta-atau-jatuh-cinta-setelah-menikah

Menikah Setelah Jatuh Cinta, atau Jatuh Cinta Setelah Menikah?

Menikah Setelah Jatuh Cinta, atau Jatuh Cinta Setelah Menikah?


Benarkah menikah harus atas nama cinta?

Menikah Setelah Jatuh Cinta, atau Jatuh Cinta Setelah Menikah?

Menikah dengan seseorang yang kita cintai sudah pasti sangat membahagiakan. Sayangnya, ada pepatah yang mengatakan bahwa mencintai tidak harus memiliki. Tetapi menikahi berarti harus mencintai. Kalian sepakat?

Kata para pujangga, hidup tanpa cinta bagai taman tak berbunga. Hampa. Lalu, apakah itu berarti kita harus menikah hanya dengan orang yang dicinta? Jika menuruti hawa nafsu dan ego, maka akan ane jawab dengan cepat. Tepat!

Tetapi mari kita lihat lewat sudut pandang yang berbeda. Melalui penggalan kehidupan orang di sekitar. Jatuh cinta dan berpacaran pasca menikah sepertinya bukanlah perkara yang menakutkan.

Menikah Setelah Jatuh Cinta, atau Jatuh Cinta Setelah Menikah?


Lalu, benarkah cinta hal yang paling penting dalam sebuah pernikahan?

Pada hakikatnya cinta adalah sebuah ketertarikan, nafsu, dan kasih sayang. Jadi, sebuah pernikahan jelas membutuhkan itu. Tetapi yang bisa membuatnya bertahan adalah keterikatan pada komitmen yang terjalin.

Sejatinya cinta akan tumbuh dalam wadah yang subur. Pepatah Jawa mengatakan, witing tresno jalaran soko kulino. Cinta akan tumbuh dengan sendirinya setelah terbiasa bersama-sama. Benarkah?

Pada prinsipnya, menikah tidak cukup hanya bermodalkan cinta.
Bukankah tidak sedikit yang menikah setelah jatuh cinta, tetapi begitu bulan madu berakhir kehidupan menjadi sepahit empedu? Bukankah tidak sedikit rumah tangga yang hancur karena perselingkuhan, padahal sebelum menikah saling mencinta setengah gila?

Menikah Setelah Jatuh Cinta, atau Jatuh Cinta Setelah Menikah?


Intinya, cinta itu penting dalam sebuah pernikahan. Tetapi tidak penting kapan kita jatuh cinta pada pasangan. Setelah atau sebelum menikah, yang terpenting adalah keinginan untuk menjaganya.

Karena jatuh cinta akan terasa menyenangkan jika terjadi dalam waktu dan pada orang yang tepat. Namun, cinta akan menyulitkan jika terjadi dalam situasi yang sebaliknya.

Cinta memang penting. Tetapi kesetiaan, saling menghargai, serta rasa saling menjaga adalah yang bisa membuat kebersamaan bertahan lama.

Buatlah wanitamu jatuh cinta berkali-kali, maka kau akan dibuat jatuh cinta olehnya sampai mati.


Menikah Setelah Jatuh Cinta, atau Jatuh Cinta Setelah Menikah?


See you next thread!

emoticon-Haiemoticon-Hai



Menikah Setelah Jatuh Cinta, atau Jatuh Cinta Setelah Menikah?


Sumber : Opri
Gsmbar : Google
profile-picture
profile-picture
profile-picture
mamaproduktif dan 37 lainnya memberi reputasi
Halaman 1 dari 6
Jatuh cinta trus pdkt klo ccok nikh tp gw blm prnh mrasakn gmn nikh it
Cinta aja lah sebelum nikah...kan orang yang bakalan kita ajak untuk hidup bersama, menjalani hari, menua bersama.
Aku ga tau harus pilih yg mana.. harus banyak berguru dulu😅
asal gak jatuh cinta lagi sama yang lain haha
profile-picture
ceuhetty memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 2 balasan
Jatuh cinta dlu baru nikah

Tapi ane blm perna nikah dan jgn dlu deh.. ga siap
profile-picture
ceuhetty memberi reputasi
Kalo ane ya ya kudunya harus ada cinta dulu sih baru nikah. Kalo belom ada cinta atau suka diantaranya susah deh heheheh perjodohan juga pasti salah satu ada yg udah suka gak mungkin gak suka sama sekali mau dijodohin wkwkwkek
profile-picture
ceuhetty memberi reputasi
hmm klooo menurut ane kek gini2 tuh tergantung kitanya juga kan yaaa preferensiny gimanaaa. ada yg kudu cinta duluan ada yg kudu disukain duluuuu
profile-picture
ceuhetty memberi reputasi
Bebarengan gimana.. hehehe biar lebih afdol hehe
profile-picture
ceuhetty memberi reputasi
Cinta itu dibangun sih.. Kalau bisa jatuh cinta sama pasangan tiap hari uwuuuu 🙈
profile-picture
ceuhetty memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
gue lbh menyarankan menikah setelah jatuh cinta krn pondasi terkuat pernikahan itu saling mencintai, kalo dari awal engga ada perasaan cinta jgn pernah berani ambil komitmen utu menikah
profile-picture
ceuhetty memberi reputasi
Lihat 5 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 5 balasan
ane sih pilih jatuh cintah sebelum dan sesudah menikah dah bray
profile-picture
ceuhetty memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Duh tulisannya enak dibaca. Mending bangun cinta daripada jatuh, ea.
profile-picture
ceuhetty memberi reputasi
Jatuh cinta terus bisa ga?? Heheheh
profile-picture
ceuhetty memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Jatuh cinta dlu lah, Kalo nikah dulu, blm tentu nantinya bisa mencintai. Kompromi dan komitmen pun tetap butuh ketertarikan.
profile-picture
ceuhetty memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
ane masih mikir kok bisa menikah tapi belum cinta.. ane ga bsa gan emoticon-Frown
profile-picture
profile-picture
ceuhetty dan davianjustice memberi reputasi
Buat gue kudu cinta dulu sih
profile-picture
ceuhetty memberi reputasi
Lihat 4 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 4 balasan
Baiknya 22nya gan. Menikah karena cinta dan selamanya mencintai setelah menikah
profile-picture
profile-picture
ceuhetty dan davianjustice memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Gmn carany merried tnpa cinta
Taaruf x tuh y emoticon-Big Grin
profile-picture
profile-picture
ceuhetty dan davianjustice memberi reputasi
"Sex without love is nothing" emoticon-Embarrassment
profile-picture
ceuhetty memberi reputasi
terserah lah mau pilih yg mana.. cuma masalah waktu aja itu.. yg penting sama sama sampe nikahnya.. tanda kalo ada keseriusan dalam hubungan itu
profile-picture
ceuhetty memberi reputasi
Halaman 1 dari 6


GDP Network
© 2021 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di