CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Perencanaan Keuangan /
Don’t put all of your protection into one insurance product
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5ffaa94a5cf6c44f507b9566/dont-put-all-of-your-protection-into-one-insurance-product

Don’t put all of your protection into one insurance product

Don’t put all of your protection into one insurance product

Pasti pernah dengar istilah "dont put your egg into one basket", sama hal nya dengan proteksi.

Mau alasannya?

Sebelumnya saya jelaskan dulu kalau Premi asuransi/ biaya asuransi itu akan naik karena 3 faktor yaitu
1. Usia
2. Inflasi
3. Kondisi medis (besaran klaim)

Ingat rumus di bawah ini:

Besaran Premi = total biaya asuransi + porsi investasi

Biaya asuransi apa aja sih?
1. Biaya akuisisi
2. Biaya Cost of Insurance/rider. Nah biaya ini akan naik seiring bertambahnya usia kita.
3. Biaya switching
4. Biaya pengelolaan investasi
5. Biaya adm dll

Jika nasabah membeli 1 produk unit link yang dilengkapi dengan 3 benefit spt
1. Proteksi Jiwa
2. Critical Illness (CI)
3. Proteksi Kesehatan

Kemudian amit2 nasabah terkena sakit kritis (misal Kanker), nasabah pasti akan klaim proteksi kesehatan dan CI ke pihak asuransi. Kemudian klaim proteksi kesehatan dan CI dibayar dong.

Pastinya nasabah puas karena klaim benar dibayar.

Tapi di sisi lain, pihak asuransi pasti akan menaikkan biaya asuransi untuk proteksi jiwa, CI dan kesehatan. Mengapa demikian? Karena tingkat resiko mortalita dari nasabah tersebut berubah jadi “high risk”.

Pertanyaan berikutnya: “Kan ada Payor Benefit bro?”

Ingat, rider Payor Benefit itu hanya akan membayarkan Premi.

Sedangkan setelah nasabah mengalami sakit kritis, biaya asuransi nya pasti melonjak tajam. Dan biasanya biaya asuransinya sdh lebih besar daripada premi nya (ingat rumus di atas), karena defisit, maka akan menggunakan Nilai Investasi yg sdh terbentuk. Apabila nilai investasinya sudah tdk bs mengcover biaya asuransi, maka polis nasabah bisa hangus/Lapse jika tidak di top-up.

Dan sayangnya nasabah juga tidak mempunyai proteksi apapun lagi karena semua ditempatkan dalam 1 payung yang sama.

Lalu bagaimana solusinya?
Please contact me.
Feliks
082114385157

IG = feliks.axa

feliks.axa
Diubah oleh household1

cara membeli asuransi dengan benar

milih asuransi bagus sbnrnya susah dan perlu professional adviser yg independen (tidak menjual produk, hanya jasa nasehat). tapi utk org awam, bisa dicatat bbrp poin:

1. kalau mau investasi jangan di perusahaan asuransi, lebih murah dipisah beli indeks/reksadana di tmpt lain.

2. beli asuransi secara online dan tanya2 lewat email/whatsapp. knp? biar ada bukti, bukan janji verbal.

3. minta tagihan real utk produk yg ente beli karena disana keliatan semua potongan, trus minta dijelasin cara ngitung nya gimana.

4. jangan pernah ditipu sama "norma" dalam kontrak dan byk tanya di forum. byk kok ahli yg iseng2 ksh masukan gratisan.

5. milihnya pelan2 aja gak usah buru2, ini keputusan komitmen jangka panjanh. kalau ada yg desak suruh cepet2, beli dari tmpt lain.
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan


GDP Network
© 2021 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di