TS
SalmaMarkets
Analisa Fundamental dalam Trading Forex, Ini Cara Memahaminya
Analisa fundamental dalam trading forex merupakan suatu metode analisis pasar untuk melakukan peramalan harga. Dalam analisis ini menitikberatkan terhadap keadaan ekonomi secara menyeluruh. Tujuannya untuk menganalisis berbagai faktor termasuk lapangan kerja, suku bunga, PDB, manufaktur internasional dan lainnya. Faktor-faktor tersebut secara langsung maupun tidak langsung berpengaruh terhadap harga mata uang.
Bagi yang mau cari info lebih banyak seputar forex maka bisa gabung di Salma Market. Broker forex salmamarket menyediakan tempat untuk trading terbaik dan terpercaya. Banyak fasilitas yang bisa dimanfaatkan disini, Anda juga bisa memanfaatkan akun demo. Yuk, raih profit besar dengan bermain trading forex di SalmaMarket.
https://www.salmamarkets.asia/Indonesia
Melakukan analisis fundamental dalam bertrading tentu menjadi suatu hal yang penting. Karena dalam pasar keuangan ada kemungkinan perbedaan harga suatu aset dari nilainya. Misalnya ketika pasar menilai suatu aset mempunyai harga harga di bawahnya atau harga berlebih dalam jangka pendek.
Melalui analisa fundamental bertujuan untuk menemukan nilai sebenarnya dari suatu aset sehingga dapat menemukan peluang trading yang tepat terhadap aset tersebut. Berbeda dengan analisis teknis yang hanya memperhatikan harga saat ini, sedangkan analisis fundamental melihatnya dari segala aspek. Mari pahami lebih jauh tentang pengaruh analisa fundamental dalam dunia trading berikut.
Peran Analisa Fundamental dalam Trading Forex
Bagi yang sudah berpengalaman dalam trading forex, mungkin sangat menyadari bahwa banyak diantara laporan berita ternyata berpengaruh dalam pergerakan pasar keuangan. Terutama dalam indikator ekonomi yang yang telah diamati oleh para ahlinya, mereka bisa menjadi petunjuk mengenai kesehatan ekonomi.
Indikator tersebut ditemukan dalam laporan berita yang dirilis setiap Minggu, setiap bulan maupun setiap triwulan. Lalu bagaimana perbandingan antara analisis fundamental dan teknikal menggunakan frekuensi pembaruan data?
Indikator fundamental umumnya diterbitkan hanya dalam satu minggu sekali, sementara dalam kasus analisa fundamental, data baru tiba setiap saat dalam bentuk penawaran harga. Dalam hal ini, modal mengalir di negara-negara yang mempunyai akumulasi modal sangat lambat dibandingkan negara dengan model yang akumulasinya sangat cepat.
Dalam gambaran tersebut kita bisa melihat kekuatan ekonomi seperti yang digambarkan pada suatu negara. Jika suatu negara mempunyai kekuatan ekonomi yang tinggi maka dianggap bisa menarik investasi asing karena cenderung menghasilkan pengembalian di pasar keuangan yang lebih tinggi.
Biasanya para trader akan mencari kelemahan atau kekuatan ekonomi di banyak negara ketika ada laporan ekonomi yang dirilis. Sentimen pasar akan condong ke arah ketika berita belum ditulis. Jika merubah harga sebelum rilisnya berita tersebut maka disebut harga di pasar. Banyak trader yang masih pemula akan di minta menjauh dari berita ekonomi ketika melakukan analisis fundamental.
Mengenal Indikator Ekonomi dalam Analisa Fundamental
Untuk lebih memahami mengenai analisis fundamental ketika bermain trading forex, berikut beberapa indikator ekonomi yang perlu diketahui:
1. Suku bunga
Indikator utama dalam analisa fundamental yaitu suku bunga. Jenisnya ada banyak, tapi dalam trading lebih berfokus terhadap suku bunga dasar yang ditetapkan oleh bank sentral. Peran bank sentral sendiri salah satunya dengan memanipulasi suku bunga sebagai bagian dari kebijakan moneter.
Karena melalui suku bunga bisa menjadi alat untuk meratakan ekonomi dunia. Pengaruhnya yakni terhadap pengangguran, produksi, investasi tanda inflasi maupun trading. Setiap trader wajib memahami indikator ini ketika bermain di broker forex terbaik.
2. Inflasi
Inflasi berkaitan dengan jumlah uang yang beredar. Kunci dari inflasi yaitu bank sentral dan pemerintah dapat menyeimbangkan diri mereka sendiri pada tingkat yang telah ditentukan. Pengaruh inflasi terhadap trading dapat menyebabkan keseimbangan permintaan dan penawaran yang mendukung penawaran jika terjadi banyak inflasi.
Sedangkan jika terjadi penurunan peredaran uang atau yang disebut deflasi, maka nilai uang menjadi meningkat sementara jasa dan barang menjadi lebih murah. Kondisi perekonomian yang seperti ini bisa menjadi hal positif hanya dalam jangka pendek, sementara dalam jangka panjang bisa berpengaruh negatif.
3. PDB (Produk Domestik Bruto)
Indikator ini juga diyakini berpengaruh besar terhadap kesehatan ekonomi secara keseluruhan. Dalam memahami indikator ini membutuhkan pengetahuan mengenai permintaan dan penawaran yang baik. Peningkatan PDB tanpa disertai peningkatan dalam permintaan merupakan kebalikan dari ekonomi sehat dalam perspektif analisis pasar forex.
Bagi yang mau cari info lebih banyak seputar forex maka bisa gabung di Salma Market. Broker forex salmamarket menyediakan tempat untuk trading terbaik dan terpercaya. Banyak fasilitas yang bisa dimanfaatkan disini, Anda juga bisa memanfaatkan akun demo. Yuk, raih profit besar dengan bermain trading forex di SalmaMarket.
https://www.salmamarkets.asia/Indonesia
Diubah oleh SalmaMarkets 06-01-2021 09:24
0
184
2
Komentar yang asik ya
Urutan
Terbaru
Terlama
Komentar yang asik ya
Komunitas Pilihan